Ikuti Arahan Prabowo, Pemkot Bogor Copot Ratusan Spanduk Liar di Jalur Kota
Nasional | Kamis, 5 Februari 2026
Foto: Dok. Satpol PP Kabupaten Bogor
Nasional | Kamis, 5 Februari 2026










Lokal

PIFA.CO.ID, LOKAL - Penjabat Wali Kota Pontianak, Edi Suryanto, menyerahkan 14 paket bantuan sarana dan prasarana (sarpras) kelautan dan perikanan kepada kelompok usaha dan nelayan. Bantuan meliputi kolam terpal bulat, Unit Pengolahan Ikan (UPI), alat penangkapan ikan, serta bangunan budidaya ikan lele bioflok.Pemerintah berupaya memastikan bahwa pelaku usaha perikanan kita memiliki dukungan yang memadai untuk menjalankan aktivitas mereka dengan produktif dan berkelanjutan,” ujar Edi, Senin.Plt Kepala DPPP Kota Pontianak, Muchammad Yamin, menambahkan bahwa bantuan diberikan kepada 30 kelompok usaha dengan total 300 penerima.Selain itu, juga disalurkan paket ikan segar kepada 40 rumah tangga.Pemkot Pontianak turut memberikan pendampingan untuk memastikan hasil produksi optimal. Yamin mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan untuk budidaya ikan dengan kolam terpal sebagai solusi praktis dan produktif.
Lokal

PIFA, Lokal - Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., melanjutkan agenda kunjungan kerja dalam rangka Silaturahmi Ramadhan 1444 H/2023M. Ada sejumlah pesan yang disampaikan Sutarmidji dalam sambutannya. Silaturahmi diadakan bersama Bupati Sambas H. Satono, S.Sos.I., M.H Singkawang, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat dr. Harisson, M.Kes., Direktur Bank Kalbar H. Rokidi, S.E., M.M., dan beberapa Kepala OPD terkait di lingkungan Pemprov Kalbar serta Forkopimda Kabupaten Sambas, Minggu (9/4/2023). Gubernur Sutarmidji menerangkan, kedatangannya ke Pemangkat dalam rangka pengendalian inflasi serta menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat Sambas. “Saya kebetulan ambil waktu safari Ramadhan dalam rangka mengatasi inflasi. Inflasi perlu ditangani, kalau tidak terkendali, daya beli berkurang, orang miskin bertambah pengangguran bertambah. Perusda juga saya minta untuk operasi pasar, jual beras medium. Kita juga ada 360.000 kk yang mendapat bantuan dari Badan Pangan Nasional (BAPANAS) setiap bulannya sebanyak 10 kg per KK selama 3 bulan kedepan. Datanya langsung dari pusat, dari BAPANAS,” pesannya. Lanjutnya, terkait bulan suci ramadhan dirinya mengingatkan bahwa sebagai seorang muslim tidaklah hanya rajin dalam membaca Alquran namun juga harus mengkaji dan mengimplementasikan nilai-nilai positif yang terkandung di dalamnya. “Orang diluar islam, dia baca dia kaji dan diimplementasikan, kita baca saja, kaji tidak apalagi mengimplementasikannya. Negara paling hebat pendidikannya, paling bahagia di dunia itu negara Finlandia. Negara kecil, kita juga ada kota kecil, tapi tak seperti mereka. Mereka mengimplementasikan ajaran islam. Mereka teliti apakah yang membuat orang sukses. Kalo kita disinikan tolak ukurnya adalah sekolah favorit, IPK 4. Sedangkan untuk mereka, itu nomor yang kesekian,” tutur Sutarmidji. Ia menjelaskan, bahwasanya ada 4 kunci kesuksesan seseorang yaitu Kejujuran, Disiplin, Dukungan orang terdekat dan Kemampuan. Dirinya menilai semua nilai-nilai ini sudah terkandung dalam ajaran islam. “Mulai dari kejujuran, dimana Rasulullah memperoleh gelar al-amin. Kemudian disiplin, sederhananya dimana seorang muslim dituntut untuk melaksanakan sholat tepat pada waktunya. Kemudian dukungan orang terdekat, support system yang positif menghasilkan lingkungan kerja yang positif pula. Dan yang terakhir barulah kemampuan atau skill. Makanya, sekolah favorit, IPK 4 tidak menjamin seseorang sukses, bisa jadi ia memanfaatkan kelebihannya (kepintarannya) untuk menipu orang lain”, jelasnya. Menutup arahannya Ia juga menambahkan, ada 3 poin yang diterapkan negara Finlandia sehingga mampu mempertahankan prestasi yang diraihnya. Ketiga poin tersebut yaitu tidak mengambil hak orang lain, tidak membandingkan kehidupan kita dengan orang lain dan yang terakhir tidak merusak alam. “Nah, kalau 3 poin ini sudah diterapkan, hidup kita juga tenang (bahagia). Alam kita juga terjaga”, tambahnya. Ditempat yang sama, Bupati Sambas menyampaikan apresiasinya atas perhatian Gubernur Sutarmidji yang cukup intens berkunjung ke Bumi Serambi Mekah Kalbar ini.. “Kita beruntung, bersyukur, Pak Gubernur selama 2 tahun sudah 8 kali datang ke Sambas. Mudah-mudahan kehadiran beliau membawa keberkahan dan wasilah dari Allah subhanahu wa ta’ala kemudahan dalam hal pembangunan. Semoga kita diberi kekuatan untuk menyempurnakan ramadhan sampai selesai. 1 Syawal nanti kita semua bersih seperti bayi yang baru lahir dari rahim ibunya. Kami Juga melaporkan melaporkan dalam rangka mengisi Bulan Suci Ramadhan 1444 H, kita sudah turun di 19 Kecamatan. Besok sudah terakhir, di Kecamatan Sambas. Mudah-mudahan kegiatan kita seperti ini terus berlanjut, sesuai dengan julukan sambas zaman dulu, sambas sebagai serambi mekah,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan bahwa telah melakukan langkah – langkah serupa seperti yang dilakukan oleh Pemprov Kalbar, yakni dengan melakukan operasi pasar di beberapa titik. “Kami juga ada operasi pasar, beras vendor – vendor yang masuk termasuk bulog dan sebagainya, walaupun baru di 5 kecamatan, namun ini sangat membantu dalam menyambut idul fitri. Adapun 5 kecamatan tersebut yaitu Selakau Pemangkat, Tebas, Teluk Keramat dan terakhir Kec. Sambas,” tutupnya. Selanjutnya, Gubernur Kalbar menyerahkan secara simbolis bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Bank Kalbar kepada Pemerintah Kabupaten Sambas. Adapun bantuan tersebut berupa Bantuan Ternak sejumlah 40 ekor Sapi dan bantuan 10 ekor Ternak Kambing serta 26.500 batang Hijauan Pakan Ternak (HPT). (rs)
Lokal

Berita Lokal, PIFA - Tersangka kasus illegal logging 1.050 meter kubik di Kalimantan Barat, terancam tindak pidana pencucian uang (TPPU). Pengurus CV Rimbah Gemilang Indah (RGI) berinisial SA itu ditengarai menguntungkan dirinya dalam aktivitas ilegal tersebut. "Tidak hanya sampai di pidana illegal logging, tapi juga tindak pidana pencucian uangnya,” kata Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipiter) Bareskrim Mabes Polri Brigjen Pol Pipit Rismanto, kemarin. Pipit menerangkan, terlebih perusahaan tersebut juga telah beroperasional sejak lama, yakni tahun 2008. Sebumnya, praktik illegal logging itu dibongkar Bareskrim Mabes Polri. Kasus ini melibatkan tiga perusahaan. Ketiganya CV Rimbah Gemilang Indah (RGI) sebagai penyedia bahan kayu dan pemegang Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan Kayu-Kayu Olahan (SKSHHK-KO). Kemudian CV Sumber Mandiri Abadi (Sama) dan CV Pusaka Damai Sentosa (PDS) sebagai pengolah kayu untuk ekspor. Pengungkapan kasus tersebut pada Rabu (7/9/2022) berdasarkan laporan masyarakat. Saat itu, polisi menemukan truk bermuatan kayu olahan di gudang CV Sumber Mandiri Abadi, Kabupaten Kubu Raya. Setelah diperiksa, truk bermuatan kayu olahan berupa papan balok itu memang dilengkapi dokumen SKSHHK-KO dari CV Rimbah Gemilang Indah (RGI), tapi setelah diperiksa dokumen tersebut telah digunakan mengangkut kayu lain pada Senin (5/9/2022). Dari temuan tersebut, CV RGI diduga telah melakukan tindak pidana pengangkutan kayu hasil hutan tanpa dilengkapi dokumen sah. "Telah terjadi perubahan modus operandi, dulunya dilakukan secara terang-terangan," kata Pipit. Namun, sekarang para pelaku menyiasati dengan dokumen SKSHHK-KO yang digunakan berkali-kali. Tersangka memanipulasi dokumen SKSHHK-KO. (ap)