India Uji Tembak Rudal Agni-4 Berkemampuan Nuklir, Jangkauan 4.000 Km
Internasional | Sabtu, 8 Agustus 2026
AFP
Internasional | Sabtu, 8 Agustus 2026









Lokal

Berita Landak, PIFA – Bupati Landak Karolin Margret Natasa melakukan sosialisasi penurunan angka stunting melalui 10 program pokok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Selutung yang merupakan desa binaan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Landak di Kecamatan Mandor yang dikarenakan angka stunting di desa Selutung tinggi yakni 30 persen. Bupati Landak Karolin Margret Natasa dalam arahannya mengatakan bahwa asupan makanan untuk ibu hamil, ibu melahirkan dan ibu menyusui harus makanan yang sehat dan begizi, hal ini dikarenakan para ibu-ibu memerlukan nutrisi yang cukup untuk kebutuhan anak-anaknya. “Jadi ibu hamil, ibu menyusui dan ibu yang punya anak harus makan sehat, rajin kontrol serta minum vitamin. Dengan kemajuan pengetahuan dan teknologi saat ini kita diajarkan makan jangan asal kenyang, tetapi makan itu harus bergizi sehingga makan itu selain nasi harus dilengkapi lauk pauk seperti sayur, ikan, ayam, nah untuk itu mari kita coba menyediakan sumber protein yang murah dan terajangkau di desa,” ucap Karolin, senin (25/04/22). Lebih lanjut Bupati Karolin meminta agar anak-anak boleh diberi makan setelah usia enam bulan dan untuk yang usia dibawah enam bulan anak-anak cukup diberi Air Susu Ibu (ASI), selain itu Bupati Landak berpesan bahwa mengatasi stunting bukan hanya tanggung jawab para ibu saja, tetapi menjadi tanggung jawab keluarga. "Oleh karena itu ibu menyusui harus makan nyaman dan bergizi, agar ASInya ada gizinya bukan cuma air saja. Sebelum anak usia enam bulan tidak boleh diberi pisang, kole-kole cukup dengan ASI saja, karena jika diberi makanan pada uasia sebelum enam bulan akan mengganggu pencernaan pada anak," terang Karolin. Pada Kunjungan tersebut Bupati Karolin juga memberikan bantuan beih sayur kepada desa Selutung serta memberikan makanan tambahan dan vitamin untuk ibu hamil, ibu meyusui, bayi dan balita. (rs)
Lokal

PIFA, Lokal - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, hadir dalam Perayaan Natal Bersama Umat Kristiani Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2023, yang digelar di Gedung Voli Indoor Putussibau pada Sabtu malam, 6 Januari 2024. Meskipun diguyur hujan deras, ribuan warga tetap antusias menghadiri perayaan ini, menunjukkan semangat dan keinginan kuat untuk merayakan Natal bersama-sama. Dalam sambutannya, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah berhasil menyelenggarakan perayaan Natal dengan lancar. "Puji Tuhan, kita bisa kembali melaksanakan perayaan Natal bersama ini setelah terjadinya wabah COVID-19. Ini merupakan suatu kebahagiaan kita bersama, bisa berkumpul dalam suasana Natal yang penuh kehangatan di Gedung Voli Indoor Putussibau," ucapnya. Bupati Kapuas Hulu, akrab disapa Bang Sis, juga mengajak umat yang hadir untuk selalu menjaga kerukunan antarumat beragama. "Agar apa yang menjadi tema Natal pada tahun 2023 bisa kita wujudkan yaitu Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi," ungkap dia. Pada kesempatan yang sama, Bang Sis selaku Kepala Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu mengingatkan masyarakat akan intensitas curah hujan yang tinggi. Ia menyebutkan bahwa beberapa kecamatan seperti Silat Hulu, Bunut, dan lainnya mengalami banjir. "Kemarin (4/1/23) di Kecamatan Hulu Gurung telah terjadi banjir, sehingga terputusnya akses utama transportasi darat," sampai Bupati Sis menambahkan. Dengan kehadiran Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan dalam Perayaan Natal Bersama ini, momen tersebut tidak hanya menjadi ajang perayaan agama, tetapi juga menjadi bukti solidaritas dan kepedulian pemimpin terhadap warganya di tengah tantangan cuaca yang sulit. Perayaan Natal ini bukan hanya tentang kegembiraan, tetapi juga tentang kebersamaan dan semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai cobaan yang datang. (yd)
Lokal

Berita Mempawah, PIFA - Direktur Perfilman, Musik dan Media Baru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Ahmad Mahendra mengunjungi Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (20/10/2021). Ahmad mengatakan bahwa, kunjungan tersebut terkait dukungan terhadap pengembangan industri kreatif dari daerah - daerah, salah satunya di bidang perfilman yang semakin bergeliat. Ia melanjutkan, kunjungan tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya menarik minat para penggiat industri kreatif yang bergerak pada cerita lokal di setiap daerah. Hal itu diharapkan dapat memberi nilai edukasi dan pembinaan dalam mengembangkan diri di tengah perkembangan teknologi. "Semoga dengan kunjungan ini mampu menarik penggiat film lokal untuk mengembangkan diri melalui program yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," ujarnya, dikutip laman Pemkab Mempawah. Ia juga mengajak penggiat film lokal untuk terus berkarya dan mengembangkan diri serta memproduksi film yang berkualitas sebagai ajang mempromosikan daerah. "Sudah banyak contoh film yang mengangkat suatu daerah dan menciptakan satu wisata baru melalui perfilman. Seperti Puthuk Setumbu di Magelang dan Belitung. Semoga banyak daerah yang membuka diri untuk mendorong industri perfilman," ungkapnya. Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Mempawah Muhammad Pagi menyampaikan terima kasih atas kunjungan yang dilakukan oleh Ahmad beserta timnya. Muhammad Pagi berharap, kunjungan itu dapat menjadi dorongan bagi pemerintah Kabupaten Mempawah dalam mendukung industri perfilman yang ada di Kabupaten Mempawah. Ia juga menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Mempawah akan berusaha maksimal memberikan dukungan dan support bagi industri kreatif yang ada di Kabupaten Mempawah. Tak hanya itu, muhammad Pagi juga menyatakan pihaknya akan mendorong pelaku industri kreatif dalam membuat film - film yang mengangkat potensi daerah. "Dengan industri kreatif tentunya menjadi sarana promosi daerah, semoga insan kreatif di Mempawah dapat terus berkarya dan berkreasi dan dapat mengangkat nama Kabupaten Mempawah hingga ke taraf nasional maupun internasional" katanya.