Indonesia Tumbangkan Qatar dalam Duel Dramatis Lima Set di AVC Men's Volleyball Cup 2026
Sports | Senin, 22 Juni 2026
Volleyball world
Sports | Senin, 22 Juni 2026










Nasional

PIFA, Nasional - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi peran jajaran Kejaksaan Agung RI dalam usaha mempertahankan dan mengembalikan aset negara. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam Upacara Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa Ke-63, di Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan Agung, di Jakarta, Sabtu (22/07/2023) pagi. “Saya mengapresiasi langkah Kejaksaan dalam pengembalian kerugian negara yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir ini. Saya mengapresiasi kerja keras dan kinerja kejaksaan ini,’ kata Presiden, mengutip laman Setkab RI. Selain usaha mengembalikan aset negara, Presiden juga menekankan pentingnya peran Kejaksaan dalam penyelesaian sengketa tanah negara dan perdagangan internasional. “Peran jaksa sebagai pengacara negara juga sangat penting untuk melindungi kepentingan negara, mencegah penyalahgunaan keuangan negara, mempertahankan dan mengembalikan aset negara, termasuk menyelesaikan sengketa tanah negara dan sengketa perdagangan internasional,” ujar Presiden. Presiden juga mengingatkan agar kewenangan yang sangat besar yang dimiliki Kejaksaan, seperti kewenangan penyidikan, penuntutan, perampasan dan pengembalian aset, serta kewenangan lainnya dimanfaatkan dengan benar, profesional, dan bertanggung jawab. “Selamat Hari Bhakti Adhyaksa yang ke-63. Bakti Bapak-Ibu sangat dibutuhkan rakyat Indonesia, bakti untuk menegakkan hukum, bakti untuk menjunjung keadilan, bakti untuk kemajuan Indonesia,” ucapnya. (yd)
Lokal

PIFA, Lokal - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya (Pemkab Kubu Raya) memperkuat peran Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dalam berbagai pencapaian yang telah diraih. Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, menyoroti pentingnya kontribusi BKMT yang tersebar di seluruh desa dengan anggota berasal dari berbagai latar belakang profesi dan keahlian. Bupati Muda Mahendrawan mengakui signifikansi peran BKMT karena keberadaannya di seluruh kampung dan melibatkan anggota dengan peran ganda, seperti kader posyandu, guru PAUD, petugas RT, dan anggota BPD. Pernyataan ini disampaikan saat beliau membuka acara "Kegiatan Peningkatan Peran Kelembagaan BKMT di Dalam Perlindungan Perempuan Menuju Generasi Bahagia" pada tanggal 17 Januari 2024, di Aula Gedung Diklat Kepung Bakul Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kubu Raya. Bupati Muda Mahendrawan berharap bahwa dengan penguatan kelembagaan BKMT, pencapaian-pencapaian positif seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi kedua di Kalimantan Barat, pertumbuhan ekonomi tertinggi, tingkat kemiskinan dan kemiskinan ekstrem terendah, serta penurunan stunting hingga 6,8 persen dapat dipertahankan dan ditingkatkan. “Jadi inilah makanya kita menjaga dan merawat supaya apa yang sudah betul juga akan diperkuat oleh BKMT,” ungkapnya. Bupati Muda Mahendrawan menekankan pentingnya pertemuan untuk peningkatan peran kelembagaan BKMT, bukan hanya untuk konsolidasi internal tetapi juga untuk memperkuat sinergi BKMT dengan seluruh perangkat daerah. (ad)
Lokal

Berita Sanggau, PIFA - Wakil Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si menyambut sekaligus mendampingi Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, SH, M.Hum dalam rangka meresmikan listrik delapan desa di Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Sabtu (19/03/2022). Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji katakan delapan desa yang diresmikan ini berada di Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau. Disebutkan oleh Gubernur bahwa delapan desa tersebut diantaranya; Desa Meranggau, Desa Balai Tinggi, Desa Enggadai, Desa Lalang, Desa Baru Lombak, Desa Melawi Makmur, Desa Pampang Dua dan Desa Sungai Kembayau. “Dan ini bagian dari program PLN tahun anggaran 2021, yang dimana ada 82 desa di seluruh Kalbar yang sudah teraliri listrik. Untuk tahun 2022 ini hanya 50 desa lebih, tapi mudah-mudahan bertambah,” kata Gubernur Kalbar H. Sutarmidji saat meresmikan listrik delapan desa, bertempat di Desa Meranggau, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Sabtu (19/03/2022). Lanjut dijelaskan Gubernur Kalbar bahwa setelah 82 desa ini selesai dan kemudian ditambahkan 50 desa lagi ini masih ada 200an lebih desa di Kalbar yang belum ada listrik. “Nah, saya berharap ini cepat bisa terealisasi, walaupun anggarannya mahal. Kalau perlu anggarannya jangan cuman 30 atau 40 miliyar, mungkin bisa 500 atau 600 miliyar dari pusat. Mudah-mudahan bisa dan saya upayakan menyurati Kementerian ESDM, DPR RI, karena ada Komisi VII orang kita di DPR RI dari Kalbar yaitu Pak Maman Abdurrahman,” terangnya. “Nanti beliau akan memperjuangkan supaya listrik desa itu ditambah. Kemudian saya juga akan menyurati Kementerian ESDM dan PLN supaya ditambah jatah untuk Kalbar,” tambahnya. (ja)