Menu makan bergizi gratis di Kota Pontianak selama Ramadhan. (Dok. PIFA/Lydia Salsabila)

Menu makan bergizi gratis di Kota Pontianak selama Ramadhan. (Dok. PIFA/Lydia Salsabila)

Berandascoped-by-BerandaLokalscoped-by-LokalIni Menu Makanan Bergizi Gratis Selama Ramadhan di Kota Pontianak

Ini Menu Makanan Bergizi Gratis Selama Ramadhan di Kota Pontianak

Pontianak | Senin, 10 Maret 2025

PIFA.CO.ID, LOKAL - Selama Ramadhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Pontianak, Kalimantan Barat tetap berjalan. Namun menu yang diberikan bukan makanan siap saji yang langsung dikonsumsi oleh siswa. Tetapi makanan kering agar bisa dibawa pulang siswa untuk berbuka puasa dirumah.

Pantauan di salah satu dapur Mitra SPPG Pontianak tepatnya di Ume Kitchen, pada Senin (10/3/25), adapun menu yang akan diberikan hari ini untuk siswa seperti kurma, susu, roti dan telur rebus.

Selain itu tempat atau wadahnya juga diganti menjadi goodie bag atau kantong berbahan kain.

Owner PT. Borneo Catering Service, Mitra SPPG Pontianak, Habibi mengatakan menu-menu tersebut telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Menunya itu menu yang gampang dan aman dibawa pada saat buka puasa. Contohnya susu, biskuit, telur, roti isi, buah-buahan, dan kacang hijau, sepertinya kayak gitu. Intinya memenuhi kebutuhan gizinya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Habibi mengatakan selama bulan ramadhan jam pendistribusian makanan ke sekolah-sekolah disamaratakan pada pukul 09.00 wib. Borneo Catering Service sendiri saat ini mengantarkan untuk tiga sekolah yakni SDN 29, SMPN 9 dan SMKN 1 Pontianak.

“Total jumlah yang kita distrbusikan itu kisaran 2.500 porsi per hari,” ujarnya

Sejak diresmikan pada tanggal 20 Januari 2025, program Makan Bergizi Gratis di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) terus meluas dan kini telah menjangkau 154 sekolah. Mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Rekomendasi

Foto: Perceraian Cut Intan Nabila dan Armor Toreador Resmi Diputus, Hak Asuh Jatuh ke Tangan Sang Ibu | Pifa Net

Perceraian Cut Intan Nabila dan Armor Toreador Resmi Diputus, Hak Asuh Jatuh ke Tangan Sang Ibu

Indonesia
| Selasa, 25 Maret 2025
Foto: Agensi Bantah Kim Soo-hyun Sosok Pria di Foto Lawas Kim Sae-ron | Pifa Net

Agensi Bantah Kim Soo-hyun Sosok Pria di Foto Lawas Kim Sae-ron

Korea Selatan
| Selasa, 18 Maret 2025
Foto: Perpanjang Kontrak di Liverpool, Mo Salah Naik ke Peringkat Dua Gaji Tertinggi Liga Inggris | Pifa Net

Perpanjang Kontrak di Liverpool, Mo Salah Naik ke Peringkat Dua Gaji Tertinggi Liga Inggris

Inggris
| Sabtu, 12 April 2025
Foto: Bahlil Buka Suara soal Larang Pengecer Jual LPG 3 Kg | Pifa Net

Bahlil Buka Suara soal Larang Pengecer Jual LPG 3 Kg

Indonesia
| Selasa, 4 Februari 2025
Foto: Ditetapkan Tersangka, Ini Kronologi Kasus Persetubuhan-Aborsi Vadel Badjideh ke Anak Nikita Mirzani | Pifa Net

Ditetapkan Tersangka, Ini Kronologi Kasus Persetubuhan-Aborsi Vadel Badjideh ke Anak Nikita Mirzani

Indonesia
| Sabtu, 15 Februari 2025
Foto: Legenda Musik Indonesia Emilia Contessa Tutup Usia | Pifa Net

Legenda Musik Indonesia Emilia Contessa Tutup Usia

Indonesia
| Selasa, 28 Januari 2025
Foto: PAP Pimpinan Lawrence Wong Menang Telak di Pemilu Singapura, Mandat Kuat untuk Stabilitas | Pifa Net

PAP Pimpinan Lawrence Wong Menang Telak di Pemilu Singapura, Mandat Kuat untuk Stabilitas

Indonesia
| Selasa, 6 Mei 2025
Foto: COD Teman Kencan Lewat MiChat, Dua Pemuda Pontianak Jadi Korban Perampokan | Pifa Net

COD Teman Kencan Lewat MiChat, Dua Pemuda Pontianak Jadi Korban Perampokan

Pontianak
| Senin, 17 Februari 2025
Foto: Demokrat Minta PPN 12 Persen Hanya untuk Kalangan Atas | Pifa Net

Demokrat Minta PPN 12 Persen Hanya untuk Kalangan Atas

Politik
| Rabu, 1 Januari 2025
Foto: Liverpool Punya Peluang Emas Raih Trofi di Final Carabao Cup | Pifa Net

Liverpool Punya Peluang Emas Raih Trofi di Final Carabao Cup

Inggris
| Sabtu, 15 Maret 2025

Berita Terkait

Lifestyle

Foto: Cara Mudah Mengatasi Kucing Buang Kotoran Sembarangan di Halaman Rumah | Pifa Net

Cara Mudah Mengatasi Kucing Buang Kotoran Sembarangan di Halaman Rumah

PIFA, Lifestyle - Kucing seringkali dianggap sebagai hewan peliharaan yang menggemaskan, tetapi ada satu masalah yang sering membuat kita kerepotan-kucing suka buang kotoran sembarangan. Tidak hanya kucing peliharaan, kucing liar pun seringkali memilih halaman rumah sebagai tempat untuk buang kotoran. Masalah ini tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga menimbulkan bau tidak sedap yang bisa merusak kenyamanan di sekitar rumah.Jika halaman rumahmu sudah menjadi "kamar mandi umum" bagi kucing, saatnya untuk mencari solusi. Berikut adalah delapan cara yang bisa kamu coba untuk menghentikan kebiasaan kucing buang kotoran sembarangan.1. Segera Bersihkan Kotorannya Kucing memiliki indra penciuman yang sangat tajam. Ketika mereka mencium bau kotoran atau urin kucing lain di suatu tempat, mereka akan menganggap tempat tersebut sebagai jamban komunitas mereka. Oleh karena itu, jika kamu menemukan kotoran kucing di halaman, segera bersihkan hingga bersih dan pastikan tidak ada bau yang tersisa.2. Pasang Cat-Free Fence Pagar biasa seringkali tidak efektif untuk mencegah kucing masuk ke halaman rumah. Mereka dapat dengan mudah melewati celah atau memanjatnya. Solusinya adalah dengan memasang pagar khusus anti-kucing (Cat-Free Fence) yang dilengkapi dengan paku seperti kawat berduri. Namun, jangan khawatir, desain pagar ini tidak akan melukai kucing, tetapi cukup untuk membuat mereka berpikir dua kali sebelum mencoba masuk.3. Tanam Tumbuhan Pengusir Kucing Beberapa tumbuhan memiliki aroma yang tidak disukai kucing, seperti lavender, rosemary, dan tumbuhan dari keluarga mint. Meskipun aromanya sangat kuat bagi kucing, tumbuhan-tumbuhan ini tidak mengganggu manusia. Menanam tumbuhan ini di halaman dapat menjadi cara alami untuk mengusir kucing dari area tersebut.4. Kubur Kulit JerukKucing tidak menyukai bau citrus, seperti dari kulit jeruk, karena bau tersebut bisa menjadi racun bagi mereka. Kamu bisa memanfaatkan kulit jeruk dengan cara menguburnya di dekat area yang sering digunakan kucing untuk buang kotoran. Dengan cara ini, kucing akan menjauh dari area tersebut.5. Sebar Bubuk KopiBubuk kopi mengandung kafein yang beracun bagi kucing jika dikonsumsi dalam jumlah tinggi. Menaburkan bubuk kopi di area yang sering dikunjungi kucing bisa menjadi cara efektif untuk mengusir mereka. Namun, perlu diingat bahwa bubuk kopi dapat mengubah kadar keasaman tanah, jadi gunakan dengan hati-hati.6. Gunakan Cuka Cuka memiliki bau asam yang kuat, yang dapat mengusir kucing dari halamanmu. Cara penggunaannya cukup mudah, larutkan cuka dalam air dengan perbandingan 1:1, lalu semprotkan di area yang sering dijadikan tempat buang kotoran oleh kucing. Selain itu, cuka juga bisa mengusir hama serangga, namun perlu diingat bahwa cuka bisa merusak beberapa jenis tanaman.7. Memasang Penyemprot Air OtomatisMeskipun membutuhkan biaya yang cukup besar, pemasangan penyemprot air otomatis dapat menjadi solusi untuk mengusir kucing. Alat ini akan menyemprotkan air secara otomatis saat mendeteksi adanya gerakan di sekitarnya, membuat kucing tidak betah dan akhirnya menjauh.8. Gunakan Tusuk Gigi Kamu bisa menaruh tusuk gigi di sekitar pot tanaman yang sering menjadi sasaran kotoran kucing. Cara ini terbukti ampuh karena kucing akan merasa tidak nyaman dan memilih mencari tempat lain untuk buang kotoran.Dengan mengikuti cara-cara di atas, diharapkan halaman rumahmu bisa bebas dari kotoran kucing, baik dari kucing peliharaan maupun kucing liar. Selain menjaga kebersihan dan kenyamanan, langkah-langkah ini juga akan membuat halaman rumahmu menjadi tempat yang lebih menyenangkan untuk dinikmati. (ly)

Indonesia
| Senin, 2 September 2024

Sports

Foto: Pelatih Venezia Yakin Jay Idzes dkk Mampu Selamat dari Degradasi Musim Ini | Pifa Net

Pelatih Venezia Yakin Jay Idzes dkk Mampu Selamat dari Degradasi Musim Ini

PIFA.CO.ID, SPORTS - Pelatih Venezia, Eusebio Di Francesco, menunjukkan keyakinan tinggi bahwa timnya, termasuk Jay Idzes dan rekan-rekan, mampu bertahan di kompetisi Liga Italia musim depan. Menurutnya, peluang tersebut masih sangat terbuka.Keyakinan itu ia ungkapkan setelah Venezia berhasil mencuri tiga poin penting usai menang tipis 1-0 atas Monza dalam laga yang digelar di Pier Luigi Penzo Stadium pada Sabtu, 12 April 2025. Berkat kemenangan tersebut, Venezia kini mengoleksi 24 poin dan menempati posisi ke-18 klasemen sementara.Jay Idzes, yang berperan sebagai kapten dalam laga kontra Udinese sebelumnya, kembali menunjukkan kepemimpinan penting di lapangan.Venezia Tetap OptimistisDi Francesco menegaskan bahwa timnya belum menyerah dalam upaya menghindari degradasi. Ia menekankan bahwa musim belum berakhir dan segala kemungkinan masih bisa terjadi."Sekarang tinggal enam lagi, harus percaya diri, berpengetahuan luas," ujar Eusebio Di Francesco, dikutip dari Tutto Venezia, Senin (14/4/2025).Selisih Tipis, Harapan TerjagaVenezia saat ini hanya terpaut dua poin dari Lecce yang menghuni posisi ke-17—batas aman dari zona degradasi. Artinya, kans untuk tetap berlaga di Serie A musim depan masih dalam jangkauan.Di Francesco mengaku puas dengan hasil kontra Monza. Menurutnya, tim tamu bukan lawan yang mudah karena mereka juga memiliki motivasi besar untuk selamat dari jerat degradasi."Ini adalah pertandingan yang sulit, tetapi kami juga harus sedikit melepaskan diri. Saya melihat bahwa kami juga sedikit tertahan. Kami akan menghargai pertandingan ini," kata Di Francesco."Kami tidak tampil cemerlang di babak pertama, kami kotor, kami berkembang di babak kedua tanpa kebobolan apa pun dari lawan," tambahnya.Venezia akan menghadapi laga krusial selanjutnya melawan Empoli pada 20 April 2025 di Stadio Carlo Castellani. Duel ini bisa menjadi penentu langkah mereka menuju keselamatan dari jurang degradasi.

Italia
| Senin, 14 April 2025

Sports

Foto: Joey, Dean, dan Emil Resmi Jadi WNI, PSSI: Timnas Indonesia Semakin Kuat dan Lengkap | Pifa Net

Joey, Dean, dan Emil Resmi Jadi WNI, PSSI: Timnas Indonesia Semakin Kuat dan Lengkap

PIFA.CO.ID, SPORTS - Tiga pemain sepak bola keturunan Indonesia, yakni Joey Mathijs Pelupessy, Dean Ruben James, dan Emil Audero Mulyadi, kini resmi menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Kepastian ini didapat setelah ketiganya menjalani prosesi pengambilan sumpah dan janji pewarganegaraan yang berlangsung di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Roma, Italia, pada Senin (10/3). Momen bersejarah ini menandai selesainya proses naturalisasi yang telah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir.Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, menyambut baik kabar ini dan mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah berperan dalam mempercepat proses naturalisasi tiga pemain tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, serta kolaborasi erat antara Komisi XIII dan X DPR RI, Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU), Direktorat Jenderal Imigrasi, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta."Alhamdulillah, hari ini Joey Mathijs Pelupessy, Dean Ruben James, dan Emil Audero Mulyadi sudah mengambil sumpah sebagai Warga Negara Indonesia untuk memperkuat Timnas Indonesia. Terima kasih Bapak Presiden Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, Ketua DPR RI, Pimpinan dan Anggota DPR, juga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Hukum dan semua pihak yang sudah membantu serta mendukung percepatan sumpah tiga pemain ini untuk Timnas Indonesia," ujar Erick Thohir, mengutip laman PSSI.Lebih lanjut, Erick menjelaskan bahwa ketiga pemain tersebut kini tengah menjalani proses administrasi lanjutan, termasuk pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan paspor Indonesia. Setelah itu, mereka akan menjalani proses perpindahan federasi di FIFA agar dapat segera membela Timnas Indonesia dalam ajang internasional."Kehadiran Joey, Dean, dan Emil tentu akan menambah kekuatan Timnas Indonesia saat bertemu Australia dan Bahrain nantinya. Tentu bergabungnya mereka akan menambah pilihan dan variasi formasi yang akan diterapkan pelatih Patrick Kluivert. Selain itu, kedalaman tim juga semakin lengkap," tambah Erick Thohir.Proses pengambilan sumpah kewarganegaraan di KBRI Roma turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk perwakilan PSSI dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Dari PSSI, hadir anggota Komite Eksekutif Arya Sinulingga, sementara dari Kemenkumham turut serta beberapa pejabat, seperti Sekretaris Jenderal Kemenkumham Nico Afinta, Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM Moh Noor Korompot, Yadi Heriyadi Hendriana, Akhmad Ali Fahmi, Adam Muhammad, serta Widodo selaku Direktur Jenderal AHU dan Dulyono sebagai Direktur Tata Negara AHU.Sementara itu, profil ketiga pemain menunjukkan bahwa mereka memiliki pengalaman bermain di kompetisi Eropa yang kompetitif. Joey Pelupessy saat ini memperkuat Lommel SK, klub asal Belgia, sementara Dean James bermain untuk Go Ahead Eagles di Eredivisie, liga utama Belanda. Di sisi lain, Emil Audero Mulyadi merupakan kiper berbakat yang membela klub Palermo FC di Italia. Kehadiran mereka di Timnas Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kualitas permainan skuad Garuda, terutama dalam menghadapi lawan-lawan kuat di ajang kualifikasi Piala Dunia.Dengan bergabungnya Joey, Dean, dan Emil, Timnas Indonesia semakin siap untuk menghadapi dua pertandingan penting dalam lanjutan Ronde Ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026. Skuad asuhan Patrick Kluivert akan berhadapan dengan Australia pada 20 Maret di Sydney sebelum menjamu Bahrain pada 25 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Pertandingan ini akan menjadi ujian berat bagi Timnas Indonesia, dan kehadiran pemain-pemain baru diharapkan dapat membawa dampak positif bagi performa tim di lapangan.Langkah naturalisasi ini merupakan bagian dari strategi PSSI dalam memperkuat Timnas Indonesia dengan menghadirkan pemain-pemain berkualitas yang memiliki darah keturunan Indonesia. Upaya ini telah membuahkan hasil dalam beberapa tahun terakhir, dengan beberapa pemain naturalisasi sebelumnya mampu memberikan kontribusi nyata bagi skuad Garuda di berbagai turnamen internasional. Kini, harapan besar disematkan kepada Joey, Dean, dan Emil untuk menjadi bagian dari generasi baru yang dapat membawa Timnas Indonesia bersaing di level yang lebih tinggi.Dengan semakin kuat dan lengkapnya komposisi tim, publik sepak bola Indonesia tentu berharap bahwa Timnas Indonesia dapat tampil lebih kompetitif dalam menghadapi tantangan ke depan. Dukungan penuh dari pemerintah, federasi, serta para suporter akan menjadi faktor penting dalam perjalanan skuad Garuda menuju pencapaian yang lebih gemilang di panggung internasional.

Indonesia
| Selasa, 11 Maret 2025
2
4
8
9
10
3
5
2
4
8
9
10
3
5
2
4
8
9
10
3
5