Iran Ancam Bikin Negara Teluk Gelap Jika Pembangkit Listrik Diserang AS-Israel
Internasional | Sabtu, 8 Agustus 2026
Reuters
Internasional | Sabtu, 8 Agustus 2026









Lifestyle

PIFA, Lifestyle - Malam Lailatul Qadar adalah malam yang penuh berkah dan keutamaan dalam agama Islam. Malam ini diyakini sebagai malam di mana Al-Quran pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Untuk mendapatkan keberkahan maksimal dari malam Lailatul Qadar, terdapat beberapa amalan yang bisa dilakukan. Berikut adalah lima amalan yang dapat dilakukan untuk meraih keberkahan di Malam Lailatul Qadar: 1. Shalat Tahajud Shalat Tahajud merupakan shalat sunnah yang dilakukan pada malam hari setelah tidur sejenak. Melaksanakan shalat Tahajud di Malam Lailatul Qadar merupakan amalan yang sangat dianjurkan karena kesempatan untuk mendapatkan pahala yang berlipat-lipat ganda. 2. Membaca Al-Quran Membaca Al-Quran di Malam Lailatul Qadar adalah amalan yang sangat dianjurkan. Sebaiknya luangkan waktu untuk merenungkan makna dari ayat-ayat yang dibaca dan memperbanyak dzikir kepada Allah SWT. 3. Berdoa dan Memohon Ampunan Malam Lailatul Qadar juga merupakan waktu yang sangat baik untuk berdoa dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah dilakukan serta memohon perlindungan dan petunjuk-Nya adalah amalan yang sangat dianjurkan. 4. Bersedekah Berbuat kebaikan dan bersedekah di Malam Lailatul Qadar merupakan amalan yang sangat mulia. Memberikan sedekah kepada yang membutuhkan akan mendatangkan berkah dan pahala yang besar dari Allah SWT. 5. Berzikir dan Beristighfar Mengingat dan menyebut nama Allah SWT dengan dzikir serta memperbanyak istighfar di Malam Lailatul Qadar juga merupakan amalan yang dianjurkan. Dengan berzikir dan beristighfar, kita dapat membersihkan hati dan mendekatkan diri kepada-Nya. (ly)
Sports

PIFA.CO.ID, SPORTS - Timnas Indonesia U-20 siap menghadapi laga perdana Piala Asia U-20 2025 melawan Iran pada Kamis (13/2). Pertandingan grup C ini akan digelar di Shenzen Youth Football Training Base Centre Stadium, Tiongkok.Dalam sesi latihan terakhir di Lapangan Leicheng Football Training Base pada Rabu (12/2), pelatih Indra Sjafri telah memberikan materi taktik guna menghadapi Iran.Penyerang Timnas U-20, Muhammad Ragil, menegaskan kesiapan tim menghadapi laga tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa tim pelatih telah memberikan gambaran mengenai kekuatan lawan. "Alhamdulillah, persiapan terakhir buat melawan Iran berjalan lancar dan baik. Semua pemain dalam kondisi baik dan siap buat besok pertandingan menghadapi Iran," ujar Ragil.Ia pun berharap dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia. "Mohon doa dan dukungannya untuk seluruh warga Indonesia agar kita bisa memberikan yang terbaik di pertandingan melawan Iran," kata pemain Bhayangkara FC itu.
Internasional

Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dikabarkan tengah memburu sekitar 11 ribu tentara Amerika Serikat yang berada di wilayah Timur Tengah di tengah memanasnya perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Badan intelijen IRGC bahkan disebut telah meminta warga Iran di wilayah Timur Tengah untuk memberikan informasi mengenai keberadaan para tentara AS tersebut. Mengutip laporan Al Jazeera dari kantor berita Tasnim, IRGC menyerukan masyarakat untuk membantu mengidentifikasi lokasi tentara Amerika yang disebut berada di berbagai tempat penginapan. “Organisasi intelijen IRGC menyerukan informasi tentang pasukan AS di seluruh wilayah. Badan intelijen IRGC telah menyerukan kepada warga di seluruh wilayah untuk menemukan 11.000 tentara AS yang tinggal di hotel dan akomodasi pribadi,” tulis laporan tersebut. Dalam pesan itu, IRGC juga mengklaim bahwa pasukan AS ingin “menggunakan saudara-saudara Arab kita sebagai perisai manusia.” IRGC turut meminta masyarakat Iran untuk tidak melindungi tentara AS di tengah konflik yang sedang berlangsung. Dalam pernyataannya, IRGC bahkan menyebut tentara Amerika sebagai teroris. “Kita terpaksa mengidentifikasi dan menargetkan orang Amerika. Oleh karena itu, lebih baik tidak melindungi mereka di hotel dan menjauhi lokasi mereka,” tulis pihak IRGC. Selain itu, IRGC menyerukan agar masyarakat melaporkan keberadaan tentara AS melalui aplikasi Telegram. “Adalah kewajiban Islam Anda untuk melaporkan secara akurat tempat persembunyian teroris Amerika dan mengirimkan informasi tersebut kepada kami melalui Telegram,” sambung pernyataan tersebut. Situasi perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel disebut semakin memanas. Ketegangan meningkat setelah Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, menyatakan akan melakukan balas dendam atas serangan pada 28 Februari lalu yang menewaskan ayahnya, Ali Khamenei. Serangan tersebut juga dilaporkan menewaskan sejumlah pemimpin Iran. Selain itu, serangan yang dilancarkan Amerika Serikat di Kota Minab disebut menewaskan lebih dari 170 siswi perempuan sekolah dasar. Menanggapi pernyataan Mojtaba Khamenei, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya menyatakan akan membunuh pemimpin tertinggi baru Iran tersebut.