Iran Ancam Bikin Negara Teluk Gelap Jika Pembangkit Listrik Diserang AS-Israel
Internasional | Sabtu, 8 Agustus 2026
Reuters
Internasional | Sabtu, 8 Agustus 2026










Lifestyle

PIFA.CO.ID, LIFESTYLE - Menjaga tubuh tetap bugar di tengah kesibukan kerja adalah kunci produktivitas. Salah satu cara untuk mencapainya adalah dengan rutin berolahraga di pagi hari sebelum memulai aktivitas. Untuk kamu pekerja sibuk, yang tidak bisa membagi waktu untuk olahraga. Berikut lima olahraga pagi yang efektif untuk pekerja dengan jadwal padat: 1. Jogging atau Jalan CepatJogging atau jalan cepat adalah pilihan olahraga sederhana yang bisa dilakukan di sekitar rumah atau taman terdekat. Selain membantu meningkatkan stamina, aktivitas ini juga memperbaiki suasana hati dan memberi energi untuk menghadapi hari kerja. 2. Yoga atau PereganganYoga di pagi hari membantu merilekskan tubuh, meningkatkan fleksibilitas, dan mengurangi stres. Jika waktu terbatas, cukup lakukan beberapa pose dasar seperti downward dog atau child’s pose selama 10-15 menit. 3. Latihan HIIT (High-Intensity Interval Training)Bagi yang memiliki waktu sangat terbatas, latihan HIIT adalah solusi tepat. Dengan durasi 10-15 menit, Anda bisa melakukan kombinasi gerakan seperti jumping jacks, burpees, dan mountain climbers untuk membakar kalori secara efektif. 4. Bersepeda SantaiJika memungkinkan, gunakan sepeda untuk olahraga sekaligus transportasi menuju tempat kerja. Bersepeda tidak hanya melatih otot kaki dan meningkatkan kesehatan jantung, tetapi juga ramah lingkungan. 5. Bodyweight WorkoutLatihan menggunakan berat badan sendiri seperti push-up, sit-up, atau plank adalah opsi praktis. Latihan ini bisa dilakukan di rumah tanpa memerlukan peralatan tambahan, cocok untuk Anda yang memiliki jadwal ketat. Dengan lima pilihan olahraga di atas, kamu bisa memulai hari dengan tubuh yang bugar dan semangat tinggi. Sisihkan waktu 15-30 menit setiap pagi, dan rasakan manfaatnya untuk tubuh serta produktivitas kerja Anda.
Lokal

Berita Kapuas Hulu, PIFA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas Hulu membuktikan janjinya bahwa Tindak Pidana Korupsi tidak berdiri sendiri. Hari ini, Kejari Kapuas Hulu menahan tersangka dengan inisial LS atas tindak pidana korupsi pembangunan Terminal Bunut Hilir tahun anggaran 2018, Senin (7/2/2022). Tim penyidik tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu, dalam upaya penegakan hukum, setelah melakukan serangkaian tindakan penyidikan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : ND-05/O.1.16/Fd.1/02/2022 tanggal 07 Februari 2022; setelah yakin dengan mengumpulkan alat bukti yang cukup kuat dan melakukan pemeriksaan terhadap 27 saksi yang diperiksa baik dari pejabat maupun swasta, tim penyidik melakukan penahanan terhadap tersangka LD atas Dugaan Tindak Pidana Korupsi Dalam Pembangunan atau Penimbunan terminal Bunut Hilir Tahun anggaran 2018 yang bersumber dari APBD Kabupaten Kapuas Hulu. Berdasarkan rilis yang diterima dari Kejari Kapuas Hulu hari ini (7/2), LS melanggar pasal 2 dan pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Tindak Pidana Korupsi. Kasi Intelijen Kejari Kapuas Hulu, Adi Rahmanto, SH. MH menyampaikan bahwa LS merupakan direktur perusahaan pelaksana kegiatan, yang terhadap dirinya turut serta dimintai pertanggungjawabannya karena pada prakteknya dilapangan LS menyerahkan pekerjaan tersebut kepada S yang sudah terlebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka. Korupsi LS mengakibatkan negara mengalami kerugian sebesar Rp. 316.742.294,68 (tiga ratus enam belas juta tujuh ratus empat puluh dua ribu dua ratus sembilan puluh empat koma enam puluh delapan rupiah). Penahanan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor : Print-02/O.1.16/Fd.1/02/2022 tanggal 07 Februari 2022. Tersangka ini akan ditahan selama 20 (dua puluh) hari kedepan (tanggal 07 Februari 2022 s/d 26 Februari 2022) dan ditahan di Rumah Tahanan (RUTAN) Kelas IIB Putussibau. Sementara ini penyidikan terhadap perkara tindak pidana korupsi pembangunan terminal bunut hilir tahun 2018 masih berlangsung dimana kami sedang mendalami keterangan saksi-saksi, sehingga tidak menutup kemungkinan akan ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka baru. Perkara atas nama tersangka S dan LS akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Pontianak untuk dilakukan penuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu.
Lifestyle

PIFA, Lifestyle - Selama ini, piramida identik dengan Mesir dan kemegahan Piramida Agung Khufu di Giza. Namun, siapa sangka, negara dengan piramida terbanyak di dunia justru bukan Mesir, melainkan Sudan. Melansir IFL Science, Sudan yang terletak di kawasan Afrika Timur Laut memiliki setidaknya 255 piramida, hampir dua kali lipat dari jumlah piramida di Mesir yang sekitar 135 bangunan. Meskipun tidak setenar piramida Mesir, peninggalan di Sudan menyimpan sejarah peradaban kuno yang tak kalah penting. Sebagian besar piramida di Sudan dibangun pada abad ke-8 SM di wilayah Nubia, yang kala itu menjadi pusat Kerajaan Kush. Hingga kini, para arkeolog telah menemukan sekitar 200 monumen runcing dan 41 makam bangsawan Kush di kawasan tersebut. Peradaban ini sempat terlupakan hingga akhirnya dikenal kembali pada 1830-an, ketika pemburu harta karun Giuseppe Ferlini menemukan artefak dari salah satu situs piramida. Namun, aksinya dikritik karena dianggap merusak situs bersejarah dan menjarah peninggalan kuno. Di era modern, teknologi LIDAR (Light Detection and Ranging) membantu para peneliti menemukan situs piramida baru yang tertutup hutan atau terkubur di bawah tanah. Para ahli meyakini masih banyak piramida yang belum terungkap, baik di Sudan maupun negara lain. Selain Mesir dan Sudan, beberapa negara juga memiliki piramida bersejarah, seperti: Nigeria, dengan sekitar 10 piramida Nsude. Meksiko, yang terkenal dengan Piramida Matahari dan Piramida Besar Cholula peninggalan peradaban Aztec dan Maya. Guatemala, memiliki enam piramida berundak peninggalan suku Maya. Niger, menyimpan dua piramida kuno dan sebuah sphinx. Fakta ini menunjukkan bahwa piramida bukan hanya simbol Mesir, melainkan juga warisan arsitektur kuno yang tersebar di berbagai belahan dunia dan menjadi saksi peradaban masa lampau.