PSSI

PSSI

Berandascoped-by-BerandaSportsscoped-by-SportsJadwal Siaran Langsung Indonesia U-17 vs Malaysia U-17, Debut David Nascimento

Jadwal Siaran Langsung Indonesia U-17 vs Malaysia U-17, Debut David Nascimento

Timnas | Sabtu, 4 Juli 2026

Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi Malaysia U-17 dalam laga uji coba yang menjadi bagian dari ajang Garuda Championship Series 2026. Pertandingan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (4/7).


Laga Indonesia U-17 kontra Malaysia U-17 akan disiarkan secara langsung oleh Indosiar mulai pukul 20.00 WIB. Kedua tim dijadwalkan bertemu dua kali dalam Garuda Championship Series 2026, yakni pada 4 dan 7 Juli.


Ajang tersebut menjadi bagian dari persiapan Timnas Indonesia U-17 menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 yang akan digelar pada November 2026.


Pertandingan melawan Malaysia juga menjadi debut pelatih baru Timnas Indonesia U-17, David Nascimento. Pelatih asal Portugal itu resmi ditunjuk PSSI pada Jumat (3/7).


Dalam menjalankan tugasnya, David Nascimento akan didampingi dua asisten pelatih, yakni Ahmad Bustomi dan Simon Tahamata. Staf kepelatihan juga diperkuat Muhamad Alimudin sebagai pelatih fisik, Taufik Nur Hidayat sebagai video analis, serta Arief Priyadhi sebagai pelatih kiper.


David Nascimento saat ini juga menjabat sebagai Kepala Akademi PSSI. Pelatih berusia 60 tahun itu mengantongi lisensi UEFA Pro dan memiliki pengalaman panjang di sepak bola Eropa, termasuk pernah menjadi asisten Louis van Gaal di AZ Alkmaar pada musim 2005/2006.


Dengan jajaran pelatih baru, Timnas Indonesia U-17 diharapkan mampu memanfaatkan dua laga uji coba melawan Malaysia untuk meningkatkan kekompakan tim sekaligus mematangkan persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U-17 2027.


Jadwal siaran langsung Indonesia U-17 vs Malaysia U-17


  • Pertandingan: Indonesia U-17 vs Malaysia U-17

  • Ajang: Garuda Championship Series 2026

  • Tanggal: Sabtu, 4 Juli 2026

  • Kick-off: 20.00 WIB

  • Stadion: Manahan, Solo

  • Siaran langsung: Indosiar

Rekomendasi

Foto: KPK dan ICAC Hong Kong Perkuat Sinergi untuk Pendidikan Antikorupsi Sejak Dini di Indonesia | Pifa Net

KPK dan ICAC Hong Kong Perkuat Sinergi untuk Pendidikan Antikorupsi Sejak Dini di Indonesia

Indonesia
| Rabu, 7 Mei 2025
Foto: Timnas U-17 Lolos ke Perempat Final Piala Asia dan Amankan Tiket ke Piala Dunia U-17 2025 | Pifa Net

Timnas U-17 Lolos ke Perempat Final Piala Asia dan Amankan Tiket ke Piala Dunia U-17 2025

Indonesia
| Senin, 7 April 2025
Foto: Kencing Berbusa, Waspadai Penyebab dan Cara Mengatasinya | Pifa Net

Kencing Berbusa, Waspadai Penyebab dan Cara Mengatasinya

Indonesia
| Minggu, 23 Februari 2025
Foto: Akmal Marhali Nilai Kembalinya Shin Tae-yong Bukan Solusi untuk Timnas Indonesia | Pifa Net

Akmal Marhali Nilai Kembalinya Shin Tae-yong Bukan Solusi untuk Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
| Rabu, 29 Oktober 2025
Foto: Alex Pastor Tiba di Indonesia, Siap Kerja Keras untuk Timnas | Pifa Net

Alex Pastor Tiba di Indonesia, Siap Kerja Keras untuk Timnas

Jakarta
| Minggu, 2 Februari 2025
Foto: Indonesia Terdampak Pembekuan Bantuan Medis AS, Apa Efeknya? | Pifa Net

Indonesia Terdampak Pembekuan Bantuan Medis AS, Apa Efeknya?

Indonesia
| Kamis, 30 Januari 2025
Foto: Dokter Ingatkan Bahaya Suplemen yang Tidak Diperlukan Tubuh, Bisa Picu Efek Samping Serius    | Pifa Net

Dokter Ingatkan Bahaya Suplemen yang Tidak Diperlukan Tubuh, Bisa Picu Efek Samping Serius

Indonesia
| Jumat, 11 April 2025
Foto: 50 Ton Beras Bantuan Presiden Tiba di Aceh, Publik Soroti Label Bergambar Wajah Presiden | Pifa Net

50 Ton Beras Bantuan Presiden Tiba di Aceh, Publik Soroti Label Bergambar Wajah Presiden

Politik
| Kamis, 4 Desember 2025
Foto:   3 Mahasiswa Ditangkap usai Bentangkan Poster Omon-omon di Kunjungan Wapres Gibran | Pifa Net

3 Mahasiswa Ditangkap usai Bentangkan Poster Omon-omon di Kunjungan Wapres Gibran

Politik
| Rabu, 18 Juni 2025
Foto: Buka Peluang Pembatasan Game Online Seperti PUBG Usai Insiden Ledakan di SMAN 72 | Pifa Net

Buka Peluang Pembatasan Game Online Seperti PUBG Usai Insiden Ledakan di SMAN 72

Nasional
| Senin, 10 November 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Buat Konten Horor, Kreator Ini Temukan Mayat Pelajar SMP di Bekas Wisata Kampung Gajah Bandung Barat | Pifa Net

Buat Konten Horor, Kreator Ini Temukan Mayat Pelajar SMP di Bekas Wisata Kampung Gajah Bandung Barat

PIFA, Bandung - Seorang pelajar SMP ditemukan meninggal dunia di kawasan bekas tempat wisata Kampung Gajah, yang berlokasi di Jalan Sersan Bajuri, Cihideung, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (13/2) malam.Jasad pelajar kelas VII tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 20.45 WIB oleh seorang konten kreator yang saat itu sedang melakukan live TikTok sambil membuat konten horor di kawasan wisata terbengkalai tersebut.Di tengah proses pembuatan konten, saksi melihat tubuh korban tergeletak di dalam area Kampung Gajah dan langsung melaporkan kejadian tersebut.Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra membenarkan adanya laporan penemuan mayat di lokasi itu.“Betul kemarin malam ada laporan soal penemuan mayat,” ujar Niko saat dihubungi wartawan, Sabtu (14/2).Namun, Niko belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut terkait kasus tersebut. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil autopsi yang dilakukan di RS Polri Sartika Asih, Kota Bandung.Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui berinisial ZAA, seorang remaja laki-laki yang masih duduk di bangku SMP di Kota Bandung.Pada tubuh korban ditemukan dugaan tanda-tanda kekerasan. Disebutkan terdapat luka bekas tusukan pada bagian perut.Hingga kini, polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban serta mengusut kemungkinan adanya tindak pidana dalam kasus tersebut.

Bandung
| Jumat, 13 Februari 2026

Sports

Foto: Daftar Klub dan Pemain yang Disanksi PSSI, Arema FC Didenda Rp100 Juta | Pifa Net

Daftar Klub dan Pemain yang Disanksi PSSI, Arema FC Didenda Rp100 Juta

Berita Sports, PIFA - Hasil sidang Komite Disiplin PSSI pada 19 Agustus 2022 telah keluar. Melalui laman resminya pada (23/8), PSSI mengumumkan menjatuhkan sanksi kepada sejumlah klub Liga 1 Indonesia setelah beberapa suporternya melakukan tindakan tak bertanggung jawab di stadion saat pertandingan berlangsung. Tampak dalam daftar klub yang diumumkan, ada PS Barito Putra, Persik Kediri, Arema FC, Persebaya Surabya, Persita Tanggerang, dan Rans Nusantara FC. Arema FC menjadi klub hukuman denda tertinggi yakni Rp100.000.000. Hal ini karena para suporter Arema FC menyalakan flare di atas tribun sehingga mengganggu jalannya pertandingan. Lebih lengkapnya, berikut klub dan pemain yang disanksi oleh PSSI: 1. PS Barito Putera - Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2022/2023 - Pertandingan: PSS Sleman vs PS. Barito Putera - Tanggal Kejadian: 13 Agustus 2022 - Jenis Pelanggaran: dalam 1 Pertandingan mendapatkan 6 Kartu Kuning - Hukuman: Denda Rp50.000.000 2. Sdr. Mochamad Syahid Nur Ichsan (Persik Kediri) - Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2022/2023 - Pertandingan: Persik Kediri vs Borneo FC Samarinda - Tanggal Kejadian: 12 Agustus 2022 - Jenis Pelanggaran: menendang bola ke arah perangkat pertandingan - Hukuman: Denda Rp25.000.000 3. Arema FC - Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2022/2023 - Pertandingan: Bali United FC vs Arema FC - Tanggal Kejadian: 13 Agustus 2022 - Jenis Pelanggaran: terjadi penyalaan 2 buah flare oleh suporter Arema FC di Tribun Barat - Hukuman: Denda Rp100.000.000, 4. Persebaya Surabaya - Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2022/2023 - Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Madura United FC - Tanggal Kejadian: 14 Agustus 2022 - Jenis Pelanggaran: terjadi pelemparan botol minuman dari suporter Persebaya Surabaya yang berada di Tribun VIP - Hukuman: Denda Rp50.000.000 5. Persita Tangerang - Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2022/2023 - Pertandingan: Persis Solo vs Persita Tangerang - Tanggal Kejadian: 14 Agustus 2022 - Jenis Pelanggaran: dalam 1 Pertandingan mendapatkan 6 Kartu Kuning - Hukuman: Denda Rp50.000.000 6. Sdr. Victor Sallinas Ribeiro (Rans Nusantara FC) - Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2022/2023 - Pertandingan: Rans Nusantara FC vs PSM Makassar - Tanggal Kejadian: 15 Agustus 2022 - Jenis Pelanggaran: Menghalangi tim lawan mencetak gol dan mendapatkan Kartu Merah Langsung - Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan sejak keputusan diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat. Denda sebesar Rp10.000.000,-

Jakarta
| Kamis, 25 Agustus 2022

Nasional

Foto: Serikat Pekerja Akan Ajukan Pemakzulan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terkait Larangan Study Tour | Pifa Net

Serikat Pekerja Akan Ajukan Pemakzulan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terkait Larangan Study Tour

PIFA, Nasional – Serikat Para Pekerja Pariwisata Jawa Barat (SP3JB) berencana mengajukan pemakzulan terhadap Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (Demul), melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar. Langkah ini merupakan bentuk protes atas kebijakan larangan study tour yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Jabar Nomor 45/PK.03.03/KESRA.Perwakilan SP3JB, Herdi Sudarja, mengatakan kebijakan tersebut berdampak signifikan pada sektor pariwisata dan usaha terkait di Jawa Barat. “Sesuai dengan peraturan pemerintah tentang pemerintahan daerah, ada klausul yang menyebut jika kepala daerah mengeluarkan kebijakan yang berdampak kepada ekonomi, bisa diajukan pemakzulan,” ujar Herdi, Senin (25/8).Herdi menyebut, pihaknya telah mengantongi bukti kuat bahwa kebijakan larangan study tour tidak hanya sebatas aturan internal sekolah, tetapi berimbas pada keberlangsungan usaha pariwisata. Ia menilai, SE Gubernur itu melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, khususnya Pasal 76 huruf b yang melarang kepala daerah membuat kebijakan yang merugikan kepentingan umum, meresahkan masyarakat, atau mendiskriminasi kelompok tertentu.“Pekan ini kita akan segera bertemu dengan DPR RI, menyampaikan aspirasi ke komisi terkait, lalu hasilnya akan kami teruskan ke DPRD Provinsi. Kewenangan pemakzulan memang ada di DPRD Provinsi,” tambahnya.SP3JB sebelumnya berencana menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Sate, Kota Bandung, pada Senin (25/8), namun aksi tersebut ditunda. Herdi menyebut penundaan dilakukan demi memberi ruang dialog dengan legislatif, baik di DPR RI maupun DPRD Jabar.“Kalau jalur diplomasi tidak ada hasil sama sekali, baru kami akan turun aksi. Kami meminta gubernur mengkaji ulang kebijakan ini dan mencermati rekomendasi revisi yang sudah diajukan SP3JB,” kata Herdi.Herdi juga mengungkap bahwa pihaknya sudah bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, namun hasil pertemuan tidak mengubah sikap gubernur yang tetap bersikeras melarang kegiatan study tour.Hingga berita ini diturunkan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana pemakzulan yang diusulkan SP3JB.

Nasional
| Selasa, 26 Agustus 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5