John Herdman Dorong Rizky Ridho “Naik Level”, Buka Peluang Abroad Bek Timnas Indonesia
Timnas Indonesia | Kamis, 15 Januari 2026
PIFA, Sports - Pelatih kepala baru timnas Indonesia John Herdman berharap bek tengah Persija Jakarta, Rizky Ridho, dapat segera “naik level” setelah lima musim merumput di kompetisi sepak bola tertinggi Tanah Air.
“Kita punya pemain seperti Rizky Ridho yang tampil baik di liga tersebut (Super League), dan semoga dia bisa naik ke level berikutnya,” kata Herdman di Jakarta Pusat, Selasa (13/1), usai konferensi pers pertamanya sebagai pelatih timnas Indonesia.
Rizky Ridho memulai debutnya di Liga 1 Indonesia—kini bernama Super League—pada Maret 2020 bersama Persebaya Surabaya saat menghadapi Persipura Jayapura. Saat itu, Ridho masih berusia 18 tahun 3 bulan 21 hari. Sejak debut tersebut, ia langsung menjadi pemain reguler di lini belakang Bajul Ijo sebelum akhirnya bergabung dengan Persija Jakarta pada musim 2023/2024.
Secara total, Ridho telah mencatatkan 110 penampilan di Super League dengan torehan enam gol dan dua assist. Konsistensi itu juga berlanjut di level internasional. Bersama timnas Indonesia, Ridho sudah mengoleksi 47 caps dan mencetak empat gol. Dari jumlah tersebut, 18 penampilan ia catatkan di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026, menjadikannya pemain dengan jumlah penampilan terbanyak bagi skuad Garuda di babak kualifikasi tersebut, dengan hanya dua kali absen.
Dengan kualitas dan konsistensi yang ditunjukkan, banyak pihak menilai Ridho sudah layak “naik level”, yang kerap diartikan sebagai peluang bermain di luar negeri atau abroad.
Dalam kesempatan yang sama, Herdman juga menegaskan pentingnya keberadaan liga profesional sebagai fondasi masa depan sepak bola Indonesia. Ia menilai komitmen terhadap kompetisi domestik menjadi kunci utama dalam membangun kekuatan tim nasional.
“Saya pikir kita harus mengakui pentingnya liga profesional di sini. Saya sempat menonton ‘El Clasico’ (Persib vs Persija) di televisi beberapa malam lalu, pertandingan yang sangat panas dan penuh gairah, seperti derbi pada umumnya,” ujar pelatih kelahiran Consett, Inggris tersebut.
“Saya percaya komitmen terhadap liga domestik adalah fondasi masa depan kita. Dan penting bagi saya untuk menonton langsung. Karena jika pelatih tim nasional tidak menonton liga domestik, maka tidak ada harapan bagi pemain-pemain lokal,” katanya menambahkan.
Herdman menegaskan dirinya akan memberi perhatian khusus kepada pemain-pemain muda yang tampil reguler di liga, termasuk dari klub-klub daerah. Menurutnya, para pemain muda itulah yang akan menjadi tulang punggung timnas Indonesia ke depan.
“Penting bagi pemain-pemain muda, pemain muda di Borneo FC, dan pemain lain yang mendapatkan menit bermain, untuk tahu bahwa pelatih tim nasional memperhatikan mereka. Karena merekalah masa depan kita,” tutup Herdman.




















