Antara

Antara

Berandascoped-by-BerandaSportsscoped-by-SportsJohn Herdman Puji Shayne Pattynama Usai Pecah Kebuntuan, Jadi Kunci Kemenangan Timnas Indonesia

John Herdman Puji Shayne Pattynama Usai Pecah Kebuntuan, Jadi Kunci Kemenangan Timnas Indonesia

Sport | Sabtu, 1 Agustus 2026

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memuji penampilan Shayne Pattynama yang menjadi pembeda dalam kemenangan 3-0 atas Tim nasional sepak bola Timor Leste pada laga kedua Piala AFF 2026, Jumat (31/7).

Herdman mengungkapkan keputusan melakukan sejumlah pergantian pemain menjadi salah satu kunci kemenangan Skuad Garuda. Menurutnya, rotasi diperlukan karena ada pemain yang sudah menghabiskan banyak tenaga pada pertandingan sebelumnya.

"Sejumlah pemain mendapatkan lebih banyak menit bermain dibandingkan yang saya inginkan, namun pemain lainnya mendapat istirahat lalu turun bermain," kata Herdman.

Ia kemudian menyoroti Pattynama sebagai contoh keberhasilan strategi tersebut. Bek kiri itu diistirahatkan sejak awal laga setelah mengalami kram dan kelelahan pada pertandingan pertama.

"Shayne adalah contoh yang tepat untuk itu. Dia bekerja keras di laga pertama sehingga mengalami kram dan kelelahan. Kami mengistirahatkannya malam ini, namun kami tahu kualitasnya," ujar Herdman.

Timnas Indonesia sempat kesulitan membongkar pertahanan Timor Leste meski unggul jumlah pemain sejak menit ke-21. Kebuntuan baru terpecahkan setelah Herdman memasukkan Shayne Pattynama dan Sandy Walsh pada menit ke-53.

Pergantian tersebut memberikan dampak signifikan. Pattynama akhirnya membuka keunggulan Indonesia pada menit ke-74 melalui tembakan keras dari dalam kotak penalti.

"Dia turun bermain dan berhasil mencetak gol. Wide center back yang mencetak gol untuk kami. Jadi, benar-benar luar biasa," tutur Herdman.

Gol Pattynama membuat permainan Timnas Indonesia semakin lepas. Dua gol tambahan kemudian lahir melalui tendangan bebas Thom Haye dan sontekan Mitchell Baker di depan gawang.

Kemenangan 3-0 atas Timor Leste membuat Timnas Indonesia mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan menjaga laju sempurna di Piala AFF 2026.

Rekomendasi

Foto:  Manchester United Capai Kesepakatan Boyong Matheus Cunha dari Wolves Senilai Rp1,6 Triliun | Pifa Net

Manchester United Capai Kesepakatan Boyong Matheus Cunha dari Wolves Senilai Rp1,6 Triliun

Sports
| Rabu, 28 Mei 2025
Foto: Bupati Kapuas Hulu Resmi Buka Pekan Gawai Dayak di Seberuang: Pesta Budaya Sarat Makna dan Pelestarian Adat | Pifa Net

Bupati Kapuas Hulu Resmi Buka Pekan Gawai Dayak di Seberuang: Pesta Budaya Sarat Makna dan Pelestarian Adat

Kapuas Hulu
| Jumat, 20 Juni 2025
Foto: YouTube Klarifikasi Aturan Monetisasi, Tegaskan Konten AI Masih Bisa Diuangkan Asal Autentik | Pifa Net

YouTube Klarifikasi Aturan Monetisasi, Tegaskan Konten AI Masih Bisa Diuangkan Asal Autentik

Teknologi
| Jumat, 11 Juli 2025
Foto: Fitur-fitur Canggih yang Dukung Pengalaman Touring Semakin Nyaman & Menyenangkan | Pifa Net

Fitur-fitur Canggih yang Dukung Pengalaman Touring Semakin Nyaman & Menyenangkan

Indonesia
| Senin, 17 Februari 2025
Foto: Waspada! Ini Daftar HP dengan Radiasi Tertinggi dan Cara Menguranginya | Pifa Net

Waspada! Ini Daftar HP dengan Radiasi Tertinggi dan Cara Menguranginya

Indonesia
| Rabu, 12 Februari 2025
Foto: 1.135 Penari Kalbar Meriahkan Hari Tari Sedunia di Pendopo Gubernur | Pifa Net

1.135 Penari Kalbar Meriahkan Hari Tari Sedunia di Pendopo Gubernur

Pontianak
| Rabu, 30 April 2025
Foto: Veddriq Leonardo, Budak Kalbar, Masuk Nominasi The World Games Athlete of The Year 2024 | Pifa Net

Veddriq Leonardo, Budak Kalbar, Masuk Nominasi The World Games Athlete of The Year 2024

Kalbar
| Kamis, 16 Januari 2025
Foto: Chelsea Tumbangkan Liverpool 3-1, Perebutan Posisi Lima Besar Semakin Ketat | Pifa Net

Chelsea Tumbangkan Liverpool 3-1, Perebutan Posisi Lima Besar Semakin Ketat

Inggris
| Senin, 5 Mei 2025
Foto: Gara-gara Kelalaian Pihak Sekolah, 113 Siswa SMAN1 Mempawah Terancam Gagal SNBP 2025 | Pifa Net

Gara-gara Kelalaian Pihak Sekolah, 113 Siswa SMAN1 Mempawah Terancam Gagal SNBP 2025

Mempawah
| Selasa, 4 Februari 2025
Foto: Drama Perceraian Baim Wong dan Paula Verhoeven Memanas, Pembagian Waktu Bertemu Anak Jadi Sorotan | Pifa Net

Drama Perceraian Baim Wong dan Paula Verhoeven Memanas, Pembagian Waktu Bertemu Anak Jadi Sorotan

Indonesia
| Kamis, 6 Maret 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: BPBD Sintang Himbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Tahun | Pifa Net

BPBD Sintang Himbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Tahun

PIFA.CO.ID, LOKAL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang mengeluarkan himbauan kepada masyarakat terkait cuaca ekstrem yang diperkirakan akan berlangsung hingga akhir tahun 2024. Kepala BPBD Abdul Syufriadi, didampingi Sekretaris BPBD Sintang Beni Enos, menyampaikan bahwa himbauan ini merupakan respons atas prediksi cuaca dari BMKG Stasiun Meteorologi Tebelian. Menurut BMKG, wilayah Kabupaten Sintang akan mengalami curah hujan tinggi dan angin kencang hingga 30 Desember 2024.“Kami menghimbau warga untuk menghindari daerah terbuka dan jalan raya saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang. Tetaplah berada di dalam rumah kecuali ada keperluan mendesak. Bagi pengendara, terutama kendaraan roda dua, segera mencari tempat berteduh yang aman,” ujar Abdul Syufriadi pada Kamis (19/12/2024).Selain itu, masyarakat diminta untuk aktif mengikuti perkembangan cuaca melalui sumber resmi dan terpercaya seperti BMKG. Perhatian khusus juga harus diberikan pada peringatan dini terkait hujan deras, angin kencang, dan potensi tanah longsor.“Sejak Oktober 2024, kita telah menetapkan status siaga bencana Bantingsor di Kabupaten Sintang,” tambah Abdul Syufriadi.Ia juga mengingatkan warga untuk memastikan saluran air di sekitar rumah atau bangunan tidak tersumbat. Sampah yang menghalangi drainase harus segera dibersihkan. Hindari daerah dengan risiko banjir, seperti sungai atau daerah aliran sungai. Jangan melintasi jalur yang berpotensi terendam banjir baik dengan kendaraan maupun berjalan kaki.“Tunda keberangkatan jika terdapat tanda-tanda akan hujan, angin kencang, kilat, dan petir. Jangan memaksakan diri. Jauhi tiang listrik, gardu, kabel, dan peralatan listrik saat terjadi hujan disertai kilat dan petir,” tambah Abdul Syufriadi.

Sintang
| Kamis, 19 Desember 2024

Internasional

Foto: PBB: Saat Ini Risiko Penggunaan Senjata Nuklir Berada di Level Tertinggi dalam Beberapa Dekade Terakhir | Pifa Net

PBB: Saat Ini Risiko Penggunaan Senjata Nuklir Berada di Level Tertinggi dalam Beberapa Dekade Terakhir

PIFA, Internasional - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menilai risiko penggunaan senjata nuklir saat ini berada pada level tertinggi dalam beberapa dekade terakhir. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul berakhirnya Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis Baru atau New START antara Rusia dan Amerika Serikat. Seperti dilaporkan RIA Novosti pada Kamis (5/2), Guterres menyampaikan keprihatinannya melalui pernyataan resmi yang dikeluarkan setelah perjanjian New START resmi berakhir pada Rabu. Ia menyayangkan berakhirnya perjanjian yang disebut sebagai hasil kerja keras selama puluhan tahun itu, terlebih karena terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global. Guterres menilai berakhirnya New START terjadi “pada waktu terburuk”, ketika hubungan internasional berada dalam situasi yang penuh ketidakpastian dan risiko eskalasi konflik. “Namun, bahkan di tengah ketidakpastian ini, kita harus mencari harapan. Ini merupakan kesempatan untuk mengatur ulang dan menciptakan sistem pengendalian senjata yang sesuai dengan konteks yang berkembang pesat,” kata Guterres. Meski demikian, Guterres menyambut baik penegasan dari Amerika Serikat dan Rusia terkait pemahaman bersama mengenai dampak destabilisasi dari perlombaan senjata nuklir. Ia juga menekankan pentingnya mencegah dunia kembali memasuki era proliferasi nuklir yang tidak terkendali. Sebagai informasi, New START merupakan perjanjian terakhir yang mengatur pengendalian senjata nuklir antara Amerika Serikat dan Rusia. Perjanjian tersebut membatasi jumlah hulu ledak nuklir strategis jarak jauh yang boleh dimiliki kedua negara dan mulai berlaku sejak 5 Februari 2011. Berakhirnya New START memunculkan kekhawatiran baru terkait masa depan rezim pengendalian senjata nuklir global, terutama di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik internasional.

Internasional
| Kamis, 5 Februari 2026

Lokal

Foto: Wakil Ketua DPRD Kalbar Sebut Berantas PETI Mesti Bijaksana | Pifa Net

Wakil Ketua DPRD Kalbar Sebut Berantas PETI Mesti Bijaksana

Berita Lokal, PIFA - Wakil Ketua DPRD Kalbar, Suriansyah meminta pemerintah daerah agar menyiapkan lapangan kerja baru dan membuka peluang usaha seluasnya. Hal ini menurutnya menjadi salah satu solusi dalam penanganan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kalbar. "Pemerintah hendaknya mampu menyiapkan lapangan usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat di Kalbar, yang selama ini melakukan PETI," kata Suriansyah, menyoroti maraknya aktivitas PETI, kemarin. Menurut Suriansyah, para pekerja tambang emas ilegal itu, melakukan pekerjaan yang menyalahi aturan karena tak ada kesempatan dan peluang kerja lainnya. Mereka semata untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. "Karena mereka melakukannya karena keperluan ekonomi demi kesejahteraan keluarga," ujarnya. Hal ini harus menjadi perhatian seluruh stakeholder, terlebih lagi aktivitas PETI tersebut dilakukan dengan cara berbahaya. Seperti tragedi di Bengkayang yang akhirnya menelan korban jiwa. Suriansyah menyebutkan, pemerintah mesti punya solusi sebab di sisi lain PETI menjadi sumber pendapatan masyarakat, tapi mereka tidak sepenuhnya menikmati hasil.  "Jadi seharusnya pemerintah menyediakan lapangan kerja dan usaha yang baik. Apabila dilakukan di dalam sektor pertambangan, hendaknya pemerintah bisa memberikan saluran kegiatan pertambangan emas lain, di wilayah resmi (yang diresmikan) dalam pertambangan rakyat yang resmi," paparnya. Pertambangan sesuai aturan yang dibuat itu, meminimalisir kesalahan masyarakat. Sehingga mereka bisa memanfaatkan lahan tambang itu dengan maksimal, bukan sekedar kerja untuk kepentingan cukong pemodal. "Sehingga tidak menyalahi aturan dan dikejar-kejar. Karena bagaimana pun jika dilakukan di sembarang tempat, itu mempunyai dampak lingkungan hidup, ketertiban dan keamanan, mempunyai dampak bagi maysrakat lainnya," paparnya lagi.   Sementara dalam upaya penindakan, pemerintah dan aparat juga harus berdasarkan kebijaksanaan. Dalam hal ini mulai dari keamanannya sampai dengan menyasar pelaku yang menikmati hasil PETI, bukan cuma pekerja kecil saja. "Saya rasa dalam menindak PETI, pemerintah harus bijaksana mengatur kegiatan pertambangan rakyat, bijaksana mengatur keamanan dan bijaksana menyasar siapa yang paling bertanggung jawab terhadap hal ini, yaitu para cukong yang membiayai kegiatan tersebut," tandasnya. (ap)

Bengkayang
| Kamis, 22 September 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5