Pelatih Timnas Indonesia John Herdman saat mengikuti acara perkenalan pelatih baru Timnas Indonesia di Jakarta, Selasa (13/1/2026). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/sgd/pri

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman saat mengikuti acara perkenalan pelatih baru Timnas Indonesia di Jakarta, Selasa (13/1/2026). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/sgd/pri

Berandascoped-by-BerandaSportsscoped-by-SportsJohn Herdman Sudah Jalin Komunikasi dengan Pemain Timnas Indonesia Sejak Natal

John Herdman Sudah Jalin Komunikasi dengan Pemain Timnas Indonesia Sejak Natal

Sports | Rabu, 14 Januari 2026

PIFA, Sports - Pelatih timnas Indonesia John Herdman mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi dengan sejumlah pemain inti tim Garuda sejak tiga pekan lalu, jauh sebelum resmi diperkenalkan sebagai pelatih kepala.

Herdman secara resmi diumumkan sebagai pelatih timnas Indonesia pada Sabtu lalu. Namun, pelatih berusia 50 tahun itu menyebut sudah melakukan pendekatan awal dengan beberapa pemain, termasuk kapten tim Jay Idzes, sejak momen Natal.

Komunikasi tersebut, kata Herdman, bukan untuk membahas target besar seperti Piala Dunia, melainkan sebagai langkah awal untuk saling mengenal dan membangun hubungan personal dengan para pemain.

“Selama Natal, saya mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru kepada banyak dari mereka bersama keluarga masing-masing. Tapi saya sudah berbicara dengan kelompok inti pemain. Saya sudah melakukan percakapan, percakapan panjang, dengan kapten dan beberapa pemain senior,” ujar Herdman di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa, usai jumpa pers perkenalan resminya.

“Bukan untuk langsung membahas Piala Dunia, tapi untuk mengenal mereka sebagai manusia dan memperkenalkan diri saya,” tambahnya.

Dalam dua pekan ke depan, Herdman berencana melanjutkan komunikasi dengan para pemain timnas Indonesia melalui konferensi video. Ia ingin memahami sudut pandang pemain terkait perjalanan tim Garuda dalam dua tahun terakhir, termasuk kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 setelah terhenti di Arab Saudi pada Oktober tahun lalu.

“Dalam dua minggu ke depan, saya akan melakukan konferensi video dengan para pemimpin inti tim untuk memahami kampanye kualifikasi Piala Dunia, mendengar sudut pandang mereka, memahami motivasi mereka, mengapa mereka bermain untuk Indonesia, dan apa yang mereka inginkan dari perjalanan ini,” ungkap Herdman.

Perjalanan Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026 sendiri dimulai sejak Oktober 2023 pada putaran pertama melawan Brunei Darussalam di era Shin Tae-yong. Tim Garuda kemudian melaju ke putaran kedua dan ketiga, sebelum akhirnya tersingkir di putaran keempat di bawah asuhan Patrick Kluivert usai kalah bersaing dengan Arab Saudi dan Irak.

Setelah tahap komunikasi virtual, Herdman dijadwalkan mengunjungi Eropa pada akhir Januari hingga awal Februari untuk memantau langsung para pemain timnas yang berkarier di benua biru.

Beberapa pemain Indonesia yang saat ini bermain di Eropa antara lain Jay Idzes (Sassuolo) dan Emil Audero (Cremonese) di Italia, Kevin Diks (Borussia Moenchengladbach) di Jerman, Calvin Verdonk (Lille) di Prancis, Ole Romeny (Oxford United) di Inggris, Ragnar Oratmangoen (Dender) dan Joey Pelupessy (Lommel) di Belgia, serta Justin Hubner (Fortuna Sittard) dan Dean James (Go Ahead Eagles) di Belanda.

“Akhir Januari hingga awal Februari, saya akan pergi ke Eropa untuk melihat lingkungan latihan mereka, mendengarkan mereka secara langsung, serta mencari pemain lain yang mungkin siap untuk bergabung. Ini akan menjadi periode yang sangat sibuk, dan pada tahap ini mendengarkan pemain serta memahami perspektif mereka adalah hal yang paling penting,” pungkas Herdman.

Sebelumnya, Herdman juga membuka peluang untuk menambah pemain naturalisasi baru guna memperkuat skuad timnas Indonesia ke depan.

Rekomendasi

Foto: Wendy Red Velvet Siapkan Comeback Solo pada September 2025 | Pifa Net

Wendy Red Velvet Siapkan Comeback Solo pada September 2025

Pifabiz
| Jumat, 25 Juli 2025
Foto: Pep Guardiola Tegaskan Ingin Kurangi Skuad Manchester City, Ancaman Mundur Jika Tak Didengar | Pifa Net

Pep Guardiola Tegaskan Ingin Kurangi Skuad Manchester City, Ancaman Mundur Jika Tak Didengar

Indonesia
| Kamis, 22 Mei 2025
Foto: Harga BBM di Brunei Jauh Lebih Murah dari Indonesia: RON 95 Cuma Rp6.400 per Liter | Pifa Net

Harga BBM di Brunei Jauh Lebih Murah dari Indonesia: RON 95 Cuma Rp6.400 per Liter

Indonesia
| Minggu, 2 Maret 2025
Foto: Bareskrim Polri Selidiki Video Wanita Tanpa Busana yang Meludahi Al Quran dan Ucapkan Kata Kasar | Pifa Net

Bareskrim Polri Selidiki Video Wanita Tanpa Busana yang Meludahi Al Quran dan Ucapkan Kata Kasar

Nasional
| Rabu, 26 November 2025
Foto: Musisi Fariz RM Kembali Ditangkap untuk Keempat Kalinya Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba | Pifa Net

Musisi Fariz RM Kembali Ditangkap untuk Keempat Kalinya Terkait Dugaan Penyalahgunaan Narkoba

Jakarta
| Kamis, 20 Februari 2025
Foto: AC Milan Datangkan Joao Felix dengan Status Pinjaman | Pifa Net

AC Milan Datangkan Joao Felix dengan Status Pinjaman

Italia
| Selasa, 4 Februari 2025
Foto: Willie Salim Bantah Soal Soal 200 kg Daging Rendang yang Hilang Settingan | Pifa Net

Willie Salim Bantah Soal Soal 200 kg Daging Rendang yang Hilang Settingan

Palembang
| Senin, 24 Maret 2025
Foto: Yamaha 2025 Siap Digelar, Hadirkan Pertarungan Kreativitas Modifikator di 6 Kota Besar | Pifa Net

Yamaha 2025 Siap Digelar, Hadirkan Pertarungan Kreativitas Modifikator di 6 Kota Besar

Otomotif
| Senin, 22 September 2025
Foto: Timnas Indonesia U-20 Jamu India U-20 di Laga Terakhir Turnamen Mandiri 2025 | Pifa Net

Timnas Indonesia U-20 Jamu India U-20 di Laga Terakhir Turnamen Mandiri 2025

Indonesia
| Kamis, 30 Januari 2025
Foto: Bikin Auto Pangling, Modifikator Ini Bawa Nuansa Nostalgia Balap Legendaris di Modifikasi NMAX “TURBO” | Pifa Net

Bikin Auto Pangling, Modifikator Ini Bawa Nuansa Nostalgia Balap Legendaris di Modifikasi NMAX “TURBO”

Otomotif
| Jumat, 5 Desember 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Sempat Terjadi Kesalahpahaman di Lapangan, Begini Penjelasan Panitia Justitia Futsal Championship 2022 | Pifa Net

Sempat Terjadi Kesalahpahaman di Lapangan, Begini Penjelasan Panitia Justitia Futsal Championship 2022

Berita Pontianak,  PIFA – Panitia penyelenggara Justitia Futsal Championship 2022 memberikan keterangan terkait kericuhan antar suporter pertandingan futsal tingkat SMA se Kalbar, yang telah terjadi di Gor Pangsuma, pada Jumat (18/02/2022) malam. Justitia Futsal Championship 2022 merupakan kompetisi Futsal terbesar di Kalbar tingkat pelajar SMA sederajat, diselenggarakan oleh salah satu Kampus di Pontianak, yang diikuti oleh berbagai sekolah di Kabupaten/Kota di Kalbar. Ketua Pelaksana Justitia Championship 2022 Rama mengatakan, keributan tersebut dipicu kesalahpahaman antar pemain dan wasit. “Bentrokan itu dipicu oleh adanya miss komunikasi di lapangan antar pemain dan wasit sehingga terjadinya kericuhan,” ujarnya saat di wawancarai Pontianak Informasi Sabtu, (19/02/2022). Rama menjelaskan, tindakan yang diambil panitia penyelenggara adalah memberikan sanksi kepada wasit. “Karena ini terjadi faktor lapangan pertandingan, kami memberikan saksi kepada wasit melalui koordinator wasitnya lewat pernyataan kepada kami bahwa wasit yang bersangkutan tidak akan dilibatkan selama pertandingan,” paparnya. Setelah kejadian tersebut, dia menjelaskan pertandingan dilakukan tanpa penonton mengingat Pontianak juga  menerapkan PPKM level 3, untuk pelaksanaan selanjutnya. “ Dalam situasi pandemi ini ada beberapa hal yang harus kita sesuaikan jadi mohon kepada para pendukung untuk mengindahkan peraturan yang disiapkan pihak panitia, agar lebih menyadari pentingnya prokes demi kelancaran kegiatan Justitia Futsal Championship 2022,” pungkasnya. Saat di konfirmasi Kadisporapar Kalbar Windy Prihastari menuturkan, kegiatan Justitia Futsal Championship 2022, sebelumnya  dibuka  langsung oleh Wali Kota dan Kadisporapar dengan  terus mengingatkan adanya protokol kesehatan. “Sesuai izin satgas Covid-19 sebelum memulai kegiatan awal pada saat pertandingan PPKM level 2 dengan batasan 50 persen, namun adanya kenaikan PPKM Level 3 tidak boleh adanya penonton,” jelasnya saat dihubungi PIFA.  Dia juga meminta kepada para penonton untuk tetap sportif dan menaati prokes. “Tadi malam satgas Covid-19 menunggu keputusan, pertandingan selanjutnya tidak adanya penonton,” ucapnya. (ja) 

Pontianak
| Sabtu, 19 Februari 2022

Lokal

Foto: Tahanan Rutan Bengkayang Kendalikan Penyelundupan 10 Kilogram Sabu Malaysia | Pifa Net

Tahanan Rutan Bengkayang Kendalikan Penyelundupan 10 Kilogram Sabu Malaysia

PIFA, Lokal -  Penyelundupan 10 kilogram narkoba jenis sabu melalui perbatasan Indonesia-Malaysia di Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat (Kalbar) kembali digagalkan. Kepala Polisi Resor (Kapolres) Bengkayang AKBP Bayu Suseno mengatakan, dalam pengungkapan tersebut, selain mengamankan barang bukti satu, pihaknya juga menangkap lima orang tersangka. “Telah diungkap kasus kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu seberat 10 kilogram dan menangkap lima orang tersangka,” kata Bayu, Rabu (1/3/2023). Kelima orang tersangka, masing-masing berinsial L (25), G alias Ale (25), YP alias Yoges (29), DA alias Kubuat (25) dan SA (34). Dia menerangkan, pengungkapan tersebut bermula dari Polsek Jagoi Babang mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran narkoba di wilayahnya. Informasi itu, segera ditindaklanjuti dengan berkoordinasi kepada Satuan Resnarkoba Polres Bengkayang dan Direktorat Narkoba Polda Kalbar untuk menangkap dua orang pria berinisial L (25) dan G alias Ale (25) di sebuah perkebunan kelapa sawit. "Ketika digeledah, ditemukan barang bukti lima bungkus plastik warna hitam yang diduga sabu,” ucap Bayu. Selanjutnya, dilakukan pengembangan perkara dan pihaknya kembali menangkap YP di sebuah penginapan, Kecamatan Jagoi Babang, Bengkayang. Tak sampai di situ, berdasarkan hasil interogasi, dugaan penyelundupan narkoba tersebut dikendalikan dua orang warga binaan di Rutan Bengkayang. “Dua orang warga binaan di Rutan Bengkayang berinisial DA dan Sa sudah kita amankan juga untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Bayu. Bayu menegaskan, kelima tersangka dijerat Pasal 114, 132 dan 112 Undang-undang tentang Narkotika. “Kami mengajak stakeholder terkait dan masyarakat untuk bekerja sama saling memberikan informasi dalam rangka pencegahan dan penyalahgunaan narkoba,“ katanya. Kepolisian, sambung Bayu, juga akan memperketat kawasan Jagoi Babang sebagai pintu masuk perlintasan antar negara, Indonesia-Malaysia. Ini dilakukan guna meminimalisir tindakan kejahatan lintas negara. "Akan kita perkuat, perketat. Mulai dari penambahan personel sampai peralatan penunjang," katanya. Di sisi lain, Kapolres menegaskan, kasus sabu-sabu kali ini berbeda dari kasus Kepala Desa, JH yang nyambi jual narkoba dari Malaysia yang sebelumnya ditangkap oleh Polres Kubu Raya.  "Tidak ada kaitan dengan yang dialami Kades JH," ujarnya. (ap) 

Bengkayang
| Rabu, 1 Maret 2023

Sports

Foto: Siap Hadapi Palestina dan Argentina, Kiper Timnas Pelajari Strategi Lawan  | Pifa Net

Siap Hadapi Palestina dan Argentina, Kiper Timnas Pelajari Strategi Lawan 

PIFA, Sports - Diketahui sebelumnya, Indonesia menjadi salah satu peserta uji coba FIFA Matchday beberapa pekan mendatang. Timnas Indonesia dibawah asuhan Shin Tae-yong memulai pemusatan latihan (TC) pada hari ini, Senin (5/6/2023), di Surabaya.  Timnas Indonesia akan menghadapi Palestina di jadwalkan Rabu, 14 Juni 2023 bertempat di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Kemudian pada Senin, 19 Juni 2023 Timnas Indonesia vs Argentina Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Kiper Timnas Indonesia, Ernando Ari Sutaryadi, mulai fokus menghadapi dua laga uji coba. Ernando masuk skuat Garuda yang akan menghadapi Palestina dan Argentina di Jakarta. Ini tentu menjadi pengalaman baru bagi Ernando Ari mengingat dia sebelumnya lebih banyak tampil di Timnas Indonesia kelompok usia. Saat membela Timnas Indonesia senior, dia biasanya menghadapi tim Asia Tenggara. Ernando mengaku mulai mempelajari kekuatan dua tim yang bakal jadi calon lawannya itu. Caranya adalah menonton video pertandingan tim lawan. Kebetulan, video itu juga dibagikan di grup pemain Timnas Indonesia. “Ya mungkin saya lihat video-video karena di grup dikirim video penampilan tim-tim lawan. Saya akan melihat video-video yang saya pelajari dari Timnas Indonesia melawan Palestina dan Argentina,” kata Ernando, dikutip dari bola.com. Ernando Ari sendiri tercatat sebagai kiper termuda di skuat Timnas Indonesia saat ini. Di usianya yang masih 21 tahun, dia harus bersaing dengan Syahrul Trisna (27 tahun) dan Reza Arya Pratama (23 tahun). Tapi, bicara pengalaman internasional, Ernando tentu lebih punya banyak kesempatan. Ernando sudah dua kali memberi titel juara, masing-masing bersama Timnas Indonesia U-16 meraih trofi Piala AFF U-16 2018 dan menyabet medali emas SEA Games 2023 bersama Timnas Indonesia U-22. “Saya mengamati pertandingan-pertandingan. Saya ada evaluasi untuk diri saya, cuma saya lebih mematangkan diri untuk melihat pertandingan yang akan datang. Harapannya semoga diberi kepercayaan dan menampilkan yang terbaik,” tutup dia. (hs)

Indonesia
| Senin, 5 Juni 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5