Kadishub DKI Minta Maaf soal Usulan Parkir Rp60 Ribu per Jam
Nasional | Rabu, 2 September 2026
unsplash
Nasional | Rabu, 2 September 2026










Sports

PIFA, Sports - Tim Nasional Wanita Indonesia sudah tampil maksimal dalam laga uji coba internasional melawan Hong Kong pada Minggu (14/7) di Stadion Hong Kong Football Club. Skuad yang dijuluki Garuda Pertiwi ini menerima kekalahan kedua berturut-turut dengan skor 1-4. Di bawah pelatih Satoru Mochizuki, Garuda Pertiwi menunjukkan perlawanan meski dalam kondisi hujan deras. Pada babak pertama, tim tuan rumah mendominasi dengan mencetak empat gol, melalui Wai Yuen Ting (5'), Ho Mui Mei (25'), dan dua gol dari Cheung Wai Ki (28', 45+3'). Indonesia hanya mampu mencetak satu gol di babak kedua melalui Sheva Imut pada menit ke-63. Kekalahan ini mengikuti hasil sebelumnya pada Kamis (11/7), di mana Indonesia juga kalah dengan skor 2-3. Sebelumnya, Indonesia menunjukkan performa bagus dengan tidak terkalahkan, meraih kemenangan tipis 3-2 dan kemenangan telak 3-0 melawan Bahrain, serta menang 5-1 atas Singapura di tanah air. (ad)
Lifestyle

PIFA.CO.ID, LIFESTYLE - Popcorn merupakan camilan yang populer dinikmati dalam berbagai momen, termasuk saat berkumpul bersama keluarga. Namun, camilan ini ternyata bisa menimbulkan risiko serius bagi anak-anak balita. Dokter anak Dr. Niamh Lynch mengingatkan para orang tua untuk mempertimbangkan kembali menyajikan popcorn kepada anak kecil mereka, karena tidak ada cara yang benar-benar aman untuk memberi popcorn kepada balita."Apa yang saya rekomendasikan sebagai cara teraman untuk memberi popcorn kepada balita? Saya tidak punya. Itu sangat berbahaya," ujar Dr. Niamh Lynch dalam laporan Medical Daily, Minggu (9/3).Dr. Lynch menjelaskan bahwa popcorn dapat dengan mudah terhirup ke dalam saluran pernapasan balita yang lebarnya kira-kira sebesar jari kelingking. Hal ini bisa menyebabkan penyumbatan saluran napas yang berisiko fatal.Lebih lanjut, ia menekankan bahwa bukan hanya potongan popcorn utuh yang berbahaya, tetapi juga partikel kecil dari popcorn yang bisa menyebabkan infeksi serius jika terhirup ke dalam paru-paru."Jika teraspirasi atau terhirup, popcorn dapat mengendap di paru-paru dan menyebabkan infeksi serius. Jika balita menghirup popcorn ke dalam saluran pernapasan, sayangnya hal itu dapat menyebabkan kematian. Bahkan jika mereka hanya menghirup partikel kecilnya, tetap bisa menyebabkan infeksi yang sangat serius," jelasnya.Peringatan serupa juga datang dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, yang menegaskan bahwa popcorn termasuk makanan yang sebaiknya tidak diberikan kepada anak-anak di bawah usia empat tahun."Hindari menyajikan popcorn, sesendok selai kacang, anggur utuh, dan keju potong dadu kepada anak-anak di bawah usia 4 tahun, karena dapat menyebabkan tersedak. Selalu awasi anak-anak saat mereka makan," demikian pernyataan dari CDC.Untuk mencegah insiden tersedak, CDC menyarankan agar orang tua dan pengasuh memastikan anak-anak makan dalam posisi tegak, menghindari pemberian makanan di stroller atau kereta dorong, serta menciptakan suasana makan yang tenang dan terfokus. Mengawasi anak-anak dengan saksama selama makan menjadi langkah penting dalam mencegah risiko tersedak yang dapat berakibat fatal.
Lokal

PIFA, Lokal - Istri Gubernur Kalbar, Lismaryani Sutarmidji bersama Rumah Zakat Kalbar membelanjakan 20 anak yatim piatu baju untuk merayakan Hari Raya Idulfitri 1444 Hijriah di sebuah pusat perbelanjaan di Kota Pontianak, pada Sabtu (1/4/2023) Lismaryani tampak tak segan langsung turut memilihkan anak-anak tersebut pakaian yang mereka inginkan. Satu per satu tempat pajangan pakaian didatangi lalu dipilihkan dan dicobakan langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar itu kepada anak-anak tersebut. Dalam agenda berbagi bersama anak yatim piatu tersebut, Ketua DWP Kalbar Windy Prihastari serta para relawan dari Rumah Zakat dan rombongan Pengurus Tim Penggerak PKK Kalbar lainnya juga ikut mendampingi anak-anak tersebut berbelanja. Lismaryani mengungkapkan rasa syukurnya program belanja baju lebaran untuk anak yatim yang digelarnya bersama Rumah Zakat Kalbar tersebut bisa kembali terlaksana pada tahun ini. Anak-anak itu menurutnya, berasal dari empat kabupaten/kota di Kalbar masing-masing lima anak dari Pontianak, Kubu Raya, Mempawah, dan Landak. "Anak-anak ini saya bebaskan untuk memilih sendiri pakaian dan apa yang mereka inginkan. Belanjaannya harus sesuai keinginan mereka," katanya. Dia berharap, agar aksi saling berbagi kebahagiaan terutama di bulan suci Ramadan ini dapat terus dilakukan oleh masyarakat Kalbar. Dia pun berharap kegiatan berbagi bersama anak yatim piatu ini dapat terus berlanjut setiap tahunnya. "Saya harap kegiatan ini tiap tahunnya berlanjut walaupun tahun depan Bapak (Sutarmidji) pada September sudah selesai. Saya harap tahun depan saya kembali dilibatkan oleh Rumah Zakat untuk mengikuti kegiatan ini lagi untuk berbagi kepada anak-anak yatim piatu di Kalbar," jelasnya. Sementara itu Branch Manager Rumah Zakat Kalbar, Asrul Putra Nanda mengatakan momentum berbagai bersama anak yatim piatu tersebut sangat luar biasa terlebih pada bulan ramadan. Anak-anak tersebut menurutnya bisa tersenyum dengan baju lebaran mereka. Ia berharap momentum berbagi kebaikan tersebut bisa menular dan dirasakan oleh orang lain. “Ini tahun kedua bersama Bu Gubernur. Ibu Gubernur meminta kami (Rumah Zakat Kalbar) untuk mencarikan anak-anak yang benar-benar merupakan anak yatim piatu,” kata Asrul. Kegiatan serupa juga direncanakan dilaksanakan oleh Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Provinsi Kalbar dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Kalbar. (ap)