Kalah dari Chou Tien Chen, Alwi Farhan: Saya Akan Belajar Atasi Tekanan Besar
Sports | Sabtu, 22 Agustus 2026
Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan menjadikan kekalahan di perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026 sebagai pelajaran untuk menghadapi tekanan pada pertandingan besar.
Alwi terhenti setelah kalah dari wakil Taiwan, Chou Tien Chen, dua gim langsung 15-21, 15-21 di New Delhi, India, Jumat (21/8).
Unggulan ke-11 itu mengaku kecewa karena gagal melangkah lebih jauh. Namun, Alwi tetap bersyukur bisa mencapai babak perempat final Kejuaraan Dunia.
"Alhamdulillah tetap bersyukur bisa mencapai babak sejauh ini, tetapi tentu sangat kecewa karena hasilnya tidak sesuai harapan. Saya terima ini sebagai kesempatan untuk belajar lebih baik," kata Alwi dalam keterangan PBSI seusai laga.
Alwi mengaku kesulitan mengembangkan permainan sejak awal pertandingan. Chou tampil agresif dan terus mencari kesempatan untuk melancarkan serangan.
Kondisi lapangan dengan perbedaan arah angin yang cukup terasa juga membuat Alwi kesulitan mengimbangi permainan Chou yang memiliki pukulan lebih kuat.
"Dari awal Chou sangat aktif mencari serangan dan beberapa kali membuat saya serba salah. Dengan kondisi lapangan seperti ini, tenaganya yang besar membuat dia benar-benar bisa memegang kendali," ujar Alwi.
Chou mampu mempertahankan kendali permainan pada kedua gim. Alwi pun tidak banyak mendapat kesempatan untuk membangun momentum dan mengejar ketertinggalan.
Kekalahan tersebut membuat Alwi menyadari masih ada aspek yang perlu diperbaiki, terutama dalam mengelola tekanan saat tampil di pertandingan besar.
"Saya akan belajar mengatasi tekanan-tekanan besar seperti tadi," katanya.
Meski kecewa, Alwi memilih tidak larut dalam hasil tersebut. Ia ingin menjadikan pengalaman di Kejuaraan Dunia sebagai bagian dari proses untuk meningkatkan permainannya pada turnamen berikutnya.
"Hasil ini harus diterima dan kami harus terus berpikir ke depan. Saya masih percaya dengan rencana Tuhan dan akan terus berusaha," ujar Alwi.



















