Kapolri Tegas Tolak Polri Dibawah Kementerian: “Lebih Baik Jadi Petani Daripada Menteri”
Nasional | Rabu, 28 Januari 2026
Kapolri Tegas Tolak Polri Dibawah Kementerian: “Lebih Baik Jadi Petani Daripada Menteri”
Nasional | Rabu, 28 Januari 2026









Nasional

PIFA, Nasional – Polisi mengungkap isi tas milik Arya Daru Pangayunan (ADP), diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang ditemukan tewas secara misterius di sebuah kamar kos di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Tas tersebut ditemukan di lantai 12 atau rooftop Gedung Kemlu, tempat yang sempat dikunjungi korban sebelum kematiannya.Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, mengatakan bahwa tas itu ditemukan satu hari setelah jasad Arya ditemukan pada Selasa (8/7). Lokasi tepatnya berada di samping tangga darurat rooftop Gedung Kemlu.“Ditemukan lah tas itu di lantai 12 di samping tangga darurat,” ujar Reonald kepada wartawan, Senin (28/7).Dari hasil pemeriksaan, isi tas mencakup beberapa barang pribadi dan kantor. Di antaranya laptop, pakaian baru hasil belanja, beberapa obat-obatan, nota belanja, serta alat-alat kantor.“(Isinya) laptop, terus pakaian yang baru dibeli, terus ada beberapa obat-obatan ya yang korban bawa, terus ya pokoknya belanjaan yang baru dia beli, terus beberapa nota, terus beberapa alat-alat kantor lah,” kata Reonald.Selain itu, penyidik juga menemukan surat rawat jalan dari salah satu rumah sakit di Jakarta yang tertanggal Juni 2025. Namun, pihak kepolisian enggan mengungkap detail isi surat tersebut karena menyangkut privasi korban.“Ada ditemukan surat rawat jalan beliau dari salah satu rumah sakit umum di Jakarta, tanggal saya lupa, tapi di catatan bulan Juni 2025. (Soal riwayat sakit) enggak bisa saya kasih tahu ya, karena itu masuk ke privasi,” tambah Reonald.Arya ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan wajah terlilit isolasi kuning di kamar kosnya di kawasan Gondangdia Kecil, Menteng. Meski demikian, hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sejauh ini, polisi juga belum menemukan indikasi pembunuhan.Penyebab pasti kematian Arya masih menunggu hasil lengkap autopsi, termasuk pemeriksaan histopatologi dan toksikologi. Polisi telah mengantongi hasil pemeriksaan laboratorium forensik (labfor) dan menyatakan bahwa penyelidikan masih terus berlangsung guna mengungkap secara menyeluruh penyebab meninggalnya diplomat muda tersebut.
Sports

PIFA, Sports - Pertandingan sengit di pekan ke-10 Ligue 1 2023/2024 melihat Paris Saint-Germain (PSG) tampil perkasa ketika bertandang ke markas Brest di Stade Francis-Le Blé pada Minggu malam. Dalam laga yang berlangsung menarik, para pemain PSG menunjukkan dominasi mereka, namun satu nama yang paling mencolok adalah Kylian Mbappe, yang menjadi bintang kemenangan tim. Penampilan gemilang Mbappe menjadi kunci kemenangan PSG. Pencetak brace ini mampu memberikan ancaman nyata bagi pertahanan Brest sepanjang pertandingan. Dua gol yang diciptakannya tidak hanya membantu PSG meraih tiga angka, tetapi juga menempatkannya sebagai Man of the Match dengan rating tertinggi, 8.69, menurut situs WhoScored. Dalam pertandingan ini, Mbappe menunjukkan ketajamannya dengan melepaskan lima tembakan ke gawang Brest, empat di antaranya tepat sasaran dan dua di antaranya berbuah gol. Selain itu, ia juga menciptakan empat peluang berbahaya untuk rekan-rekan setimnya, menempatkannya sebagai pemain dengan jumlah keypass terbanyak di antara pemain PSG lainnya. Tak hanya itu, Mbappe juga unggul dalam hal kreativitas permainan. Ia berhasil melakukan tiga dribel sukses dan satu umpan silang yang akurat, menunjukkan kontribusinya yang luar biasa dalam membangun serangan timnya. Performa impresif ini membuatnya menjadi andalan utama PSG di lapangan dan membantu timnya memetik kemenangan penting atas Brest. Kemenangan ini tidak hanya menjadi pencapaian tim PSG, tetapi juga menjadi cerminan dari ketajaman serta kontribusi Mbappe yang tak terbantahkan. Dengan penampilan gemilangnya, ia kembali membuktikan bahwa dirinya adalah salah satu pemain terbaik di dunia, menjadikan namanya tak tergantikan dalam skuat PSG. (hs)
Nasional

PIFA, Nasional - Seorang pengungsi Rohingya bernama Mohammad Amin (29) diringkus polisi usai nekat memperkosa anak di bawah umur di Makassar hingga hamil. Dikteahui, korban yang masih berusia 16 tahun telah melahirkan bayi yang kini berusia 7 bulan. Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Devi Sujana mengungkapkan bahwa pelaku sempat melarikan diri ke Jakarta sebelum akhirnya berhasil ditangkap dan digelandang ke Mapolrestabes Makassar pada Kamis (18/7). "Pelakunya warga etnis Rohingya, pengungsi Rohingya," kata Devi Sujana kepada wartawan, Jumat (19/7/2024). Devi mengungkapkan bahwa pelaku memanfaatkan kedekatannya dengan keluarga korban dalam menjalankan aksinya. Peristiwa pemerkosaan itu sendiri terjadi sekitar September 2023. "Modusnya sebenarnya dia kenal baik dengan salah satu keluarga korban sehingga dipercaya kadang-kadang diminta untuk antar ke mana," kata Devi. Kasus ini dilaporkan keluarga korban begitu mencurigai perubahan dalam diri korban. Perbuatan pelaku mengakibatkan korban hamil. Akibat perbuatannya itu, pelaku terancam dengan pasal terkait kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur dan perlindungan anak dengan ancaman hukuman kurang lebih 15 tahun penjara. (ad)