Karhutla Capai 800 Hektare di Kobar, TN Tanjung Puting Diperketat
Nasional | Senin, 24 Agustus 2026
CNN Indonesia
Nasional | Senin, 24 Agustus 2026









Sports

PIFA, Timnas – Bek Timnas U-22 Indonesia, Muhammad Ferrari, menyambut positif laga uji coba menghadapi Mali yang akan digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada 15 dan 18 November 2025. Pertandingan tersebut menjadi bagian dari persiapan akhir skuad Garuda Muda menjelang ajang SEA Games 2025 di Thailand. “Persiapan bagus lawan Mali. Uji coba terakhir sebelum ke SEA Games dan sangat penting,” ujar pemain Bhayangkara FC itu, Rabu (12/11). Ferrari mengakui belum mengetahui secara detail kekuatan Mali, namun menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah menerapkan strategi yang telah disusun oleh pelatih Indra Sjafri. “Belum sepenuhnya mengetahui kekuatan Mali, tapi kami fokus pada cara bermain dari Coach Indra Sjafri,” katanya. Pelatih Timnas U-22, Indra Sjafri, menjelaskan bahwa pemilihan Mali sebagai lawan uji coba dilakukan agar timnya bisa mendapatkan pengalaman menghadapi tim dengan karakter permainan berbeda. “Idealnya, uji coba dilakukan dengan tim yang kualitasnya bervariasi — ada yang di atas, setara, dan di bawah kami. Namun kali ini kami melakukan simulasi dengan dua laga melawan Mali, dan itu tidak masalah,” ungkapnya. Dua pertandingan melawan Mali ini menjadi bagian dari pemusatan latihan (TC) terakhir sebelum Timnas U-22 berangkat ke Thailand. Dalam cabang olahraga sepak bola SEA Games 2025, Indonesia tergabung di Grup C bersama Myanmar, Filipina, dan Singapura. Laga kontra Mali diharapkan dapat mengasah kekompakan dan ketajaman permainan Timnas U-22, sekaligus menjadi tolok ukur kesiapan tim dalam menghadapi kompetisi bergengsi di tingkat Asia Tenggara tersebut.
Lokal

PIFA, Lokal - Suasana di Kubu Raya semakin meriah seiring dengan diadakannya Bupati Kubu Raya Championship 2023. Acara prestisius ini berhasil mempertemukan 466 anak pecinta Taekwondo dari usia cilik 4 hingga 25 tahun yang datang untuk saling adu ketangkasan di wilayah Kubu Raya, Kalimantan Barat. Para peserta yang bersemangat ini berasal dari hampir seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat, membuat acara ini semakin istimewa. Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menyambut antusiasme yang luar biasa dari peserta yang datang dari berbagai daerah tersebut. "Bahagia sekali melihat antusiasme 466 anak pecinta Taekwondo dari usia cilik hingga 25 tahun ini, mereka datang dari berbagai penjuru Kalimantan Barat, bahkan ditemani oleh orang tua mereka. Semoga kelak mereka bisa menjadi atlet Taekwondo mendunia," ucap Bupati Mahendrawan. Bupati Kubu Raya Championship 2023 bukan hanya sekadar turnamen, tetapi juga menjadi wadah bagi pemuda dan pemudi Kalimantan Barat untuk menunjukkan bakat mereka di dunia Taekwondo. Selain itu, acara ini diharapkan dapat meningkatkan mutu olahraga Taekwondo di Kalimantan Barat dan membantu dalam mencari serta mengembangkan bakat-bakat muda yang berpotensi menjadi atlet berprestasi. (ad)
Lokal

PIFA, Lokal - Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, mengapresiasi upaya transformasi digital yang dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Wilayah Kalimantan Barat. Baginya, langkah digitalisasi tersebut akan menjadi solusi bagi beragam masalah terkait pertanahan. Pernyataan ini disampaikan Bupati Muda saat menghadiri acara Sosialisasi Transformasi Digital yang diselenggarakan oleh Kanwil BPN Kalimantan Barat di Hotel Mercure, Pontianak, pada Jumat (16/2/2024). “Kami ikut mengapresiasi sekaligus bersyukur karena adanya komitmen dari BPN untuk melakukan transformasi dari manual ke digital. Ini menjadi solusi sekaligus untuk kita mencegah terjadinya problem yang terus bertambah. Apalagi ini urusan pertanahan. Jika kita tidak menyelesaikan dengan cara ini, maka masalah akan bertambah banyak,” ujar Muda. Lebih lanjut, Muda menegaskan bahwa digitalisasi akan mengurangi berbagai risiko yang timbul akibat kejadian tak terduga, seperti bencana alam seperti kebakaran dan banjir, serta risiko lainnya seperti kerusakan, kehilangan, dan pemalsuan. “Karena proses-prosesnya sudah dilakukan maka diinput ke dalam proses sistem digital. Tentu ini akan menjamin bahwa informasi itu akan tersampaikan kepada semua pihak terkait. Sekaligus itu cara untuk menyelesaikan dengan tidak menimbulkan problem yang baru,” tuturnya. Muda juga memberikan pujian terhadap peran Kepala Kanwil BPN Kalimantan Barat yang dianggapnya sangat progresif. Langkah digitalisasi yang diambil oleh Kanwil BPN tersebut juga memberikan dampak positif dalam menangani sejumlah persoalan pertanahan di Kabupaten. (ad)