Kejati Kalbar Sita Empat Aset Terpidana Korupsi Wendy untuk Penuhi Uang Pengganti Rp14,1 M  PONTIANAK INFORMASI - Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, kembali melakukan penyitaan sejumlah aset milik ter

Kejati Kalbar Sita Empat Aset Terpidana Korupsi Wendy untuk Penuhi Uang Pengganti Rp14,1 M PONTIANAK INFORMASI - Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, kembali melakukan penyitaan sejumlah aset milik ter

Berandascoped-by-BerandaLokalscoped-by-LokalKejati Kalbar Sita Empat Aset Terpidana Korupsi Wendy untuk Penuhi Uang Pengganti Rp14,1 M

Kejati Kalbar Sita Empat Aset Terpidana Korupsi Wendy untuk Penuhi Uang Pengganti Rp14,1 M

Pontianak | Selasa, 2 Desember 2025

PIFA, Lokal - Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, kembali melakukan penyitaan sejumlah aset milik terpidana kasus korupsi Wendy alias Asia di empat lokas. Penyitaan dilakukan untuk pemenuhan kewajiban terpidana membayar uang pengganti sebesar Rp14,18 Miliar sesuai putusan pengadilan.


Kegiatan sita eksekusi ini dilakukan oleh Tim Eksekutor Kejati Kalbar dan Kejari Pontianak, pada Senin (1/12/25).


Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dr. Emilwan Ridwan menyampaikan bahwa langkah ini merupakan komitmen Kejati Kalbar dalam menindaklanjuti setiap putusan pengadilan, khususnya terkait pemulihan aset dalam perkara korupsi.


“Kami menjalankan tugas eksekusi ini sebagai bentuk keseriusan Kejaksaan dalam memastikan terpenuhinya hak negara. Setiap kerugian negara harus dipulihkan, dan kami akan terus melakukan langkah-langkah strategis untuk memastikan kewajiban uang pengganti dapat direalisasikan,” ujar Kajati.


Beliau menegaskan bahwa tindakan sita eksekusi akan terus dilakukan secara berkelanjutan terhadap aset-aset lain milik terpidana apabila belum mencukupi nilai uang pengganti. Kejaksaan juga memastikan seluruh rangkaian kegiatan dilakukan sesuai ketentuan hukum, transparan, dan akuntabel.


Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Pontianak, Agus Eko Purnomo, SH.MHum menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kejati Kalbar guna mempercepat proses eksekusi.


“Kolaborasi kami dengan Kejati Kalbar merupakan bagian dari upaya bersama mendukung penegakan hukum yang efektif dan pemulihan kerugian negara secara maksimal,” terangnya


Kasus tindak pidana korupsi yang menjerat Wendy bermula dari aksinya bersama beberapa pihak lain Akur Prihartanto, Sumardi, Andar Sujatmoko, dan Dimar Rimbawana, yang dilakukan antara tahun 2016 hingga 2019 di BNI Sentra Kecil Pontianak dan BNI Sentra Kredit Menengah Pontianak.


Mereka terbukti melakukan penyalahgunaan kewenangan yang mengakibatkan kerugian keuangan negara.


Atas perbuatannya, Wendy dijatuhi hukuman delapan tahun penjara, denda Rp300 juta subsider empat bulan kurungan, serta kewajiban membayar uang pengganti Rp14,18 miliar subsider empat tahun penjara.

Rekomendasi

Foto: 4 Event Menarik Sepanjang Februari 2025 di Pontianak, Salah Satunya Kalbar Food Festival | Pifa Net

4 Event Menarik Sepanjang Februari 2025 di Pontianak, Salah Satunya Kalbar Food Festival

Pontianak
| Selasa, 4 Februari 2025
Foto: Resmi, PSSI Tunjuk Patrick Kluivert Jadi Pelatih Baru Timnas Indonesia | Pifa Net

Resmi, PSSI Tunjuk Patrick Kluivert Jadi Pelatih Baru Timnas Indonesia

Indonesia
| Rabu, 8 Januari 2025
Foto: El' Dablek Aldi Satya Mahendra Terpacu Taklukan Sirkuit Cremona di Ajang Dunia World Supersport | Pifa Net

El' Dablek Aldi Satya Mahendra Terpacu Taklukan Sirkuit Cremona di Ajang Dunia World Supersport

Indonesia
| Sabtu, 3 Mei 2025
Foto: Kedekatan Ruben Onsu dan Desy Ratnasari Jadi Perbincangan Publik Usai Cerai dari Sarwendah | Pifa Net

Kedekatan Ruben Onsu dan Desy Ratnasari Jadi Perbincangan Publik Usai Cerai dari Sarwendah

Pifabiz
| Minggu, 26 Januari 2025
Foto: PDIP Tegaskan Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran | Pifa Net

PDIP Tegaskan Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Indonesia
| Sabtu, 11 Januari 2025
Foto: Ini Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2024, Catat Tanggalnya! | Pifa Net

Ini Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama 2024, Catat Tanggalnya!

Indonesia
| Kamis, 2 Januari 2025
Foto: AEROX TRACK DAY, Enjoy Sensasi Berkendara Super Sport AEROX ALPHA di Lintasan Sirkuit | Pifa Net

AEROX TRACK DAY, Enjoy Sensasi Berkendara Super Sport AEROX ALPHA di Lintasan Sirkuit

Bogor
| Kamis, 16 Januari 2025
Foto: Jerman Kecam Agresi Israel di Gaza: Tak Bisa Lagi Berdalih Melawan Terorisme | Pifa Net

Jerman Kecam Agresi Israel di Gaza: Tak Bisa Lagi Berdalih Melawan Terorisme

Internasional
| Selasa, 27 Mei 2025
Foto: Yamaha Dukung Kampanye Keselamatan Berkendara, Sunmori MAXi Ride & Pride Bersama Gubernur Lampung | Pifa Net

Yamaha Dukung Kampanye Keselamatan Berkendara, Sunmori MAXi Ride & Pride Bersama Gubernur Lampung

Otomotif
| Kamis, 23 Oktober 2025
Foto: Dokter Ingatkan Perawatan Kulit Perlu Disesuaikan dengan Perubahan Cuaca | Pifa Net

Dokter Ingatkan Perawatan Kulit Perlu Disesuaikan dengan Perubahan Cuaca

Lifestyle
| Kamis, 21 Agustus 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: BINDA Kalbar Yakin Target Vaksinasi 40 Ribu Dosis Segera Tuntas | Pifa Net

BINDA Kalbar Yakin Target Vaksinasi 40 Ribu Dosis Segera Tuntas

Berita Pontianak, PIFA – Kerja keras jajaran BINDA Kalbar menuntaskan misi program vaksinasi sebanyak 40 ribu dosis di Januari 2022 hampir tuntas. Kini, capaian vaksinasi BINDA Kalbar diangka 80 persen, BINDA Kalbar pun meyakini, target 40 ribu dosis tersebut akan segera tuntas dalam waktu dekat ini. “Dari target vaksin sebanyak 40 ribu dosis, sudah tercapai sekitar 80 persen. Ini pencapaian maksimal dari seluruh jajaran BINDA Kalbar di 14 kabupaten dan kota,” katanya, mengutip dari rilis yang diterima PIFA, Kamis (3/2/2022). Kabinda menjelaskan, program vaksinasi yang dilaksanakan BINDA Kalbar menyasar seluruh kalangan masyarakat di 14 kabupaten dan kota. Mulai dari masyarakat umum, pelajar, lansia, pondok pesantren hingga wilayah perbatasan dan pelosok Kalbar. Pihaknya juga memberikan layanan vaksinasi door to door bagi lansia yang berhalangan datang ke sentra vaksinasi. “Kita berikan pelayanan vaksin diseluruh lapisan masyarakat. Bahkan, kita berikan layanan door to door bagi masyarakat lansia yang berhalangan pergi ke lokasi vaksin. Semua ini untuk mempermudah dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya. Lebih lanjut, Kabinda mengatakan jajaran BINDA Kalbar turut berpartisipasi dalam menggalakan vaksinasi anak usia 6-11 tahun. BINDA Kalbar bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat dan satgas Covid-19 gencar melaksanakan vasinasi ke sekolah-sekolah. “Beberapa kabupaten dan kota mulai melaksanakan vaksinasi anak usia 6-11 tahun sejak sepekan terakhir ini. Mudah-mudahan kegiatan dilapangan berjalan lancar dan sasaran vaksin bisa maksimal untuk seluruh anak-anak yang membutuhkan pelayanan vaksin,” harapnya. Lebih jauh, Kabinda mengungkapkan capaian vaskinasi Covid-19 di Kalbar per tanggal 25 Januari 2022 mencapai 63 persen. Dengan rincian, vaksin dosis satu sebanyak 74,4 persen dan vaksin dosis dua sebesar 52,8 persen. “Mudah-mudahan capaian vaksin di daerah-daerah terus bertambah. Sehingga, capaian global program vaksinasi di Kalbar bisa terus meningkat dan mencapai target yang ditetapkan pemerintah pusat sebesar 70 persen supaya terbentuk herd immunity,” pungkasnya. (yd)

Kalbar
| Kamis, 3 Februari 2022

Lokal

Foto: KUA-PPAS APBD Tahun 2022 Telah Disetujui Oleh Bupati dan DPRD Kabupaten Melawi | Pifa Net

KUA-PPAS APBD Tahun 2022 Telah Disetujui Oleh Bupati dan DPRD Kabupaten Melawi

Melawi - Pemerintah Kabupaten Melawi bersama DPRD Kabupaten Melawi menyetujui Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kabupaten Melawi Tahun Anggaran 2022 pada Rapat Paripurna ke-XVIII Masa Sidang Ke-Dua Tahun 2021 dengan agenda Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Bupati Melawi bersama Pimpinan DPRD Kabupaten Melawi tentang KUA-PPAS APBD Kabupaten Melawi Tahun Anggaran 2022. Melawi,Jumat (27/08/2021). Dilansir dari media Pemkab Melawi Hendegi Januardi Usfa Yursa selaku Wakil Ketua DPRD Kabupaten Melawi,  yang memimpin rapat mengatakan KUA-PPAS telah dibahas bersama Badan Anggaran DPRD Kabupaten Melawi bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Melawi. “Ringkasan KUA-PPAS terdiri dari Pendapatan Daerah sebesar Rp. 864.996.015.485, Belanja sebesar Rp. 877.419.645. Surplus/Defisit sebesar Rp. 12.423.396.160. Kemudian pembiayaan Daerah Rp. 12.423.396.160, terdiri dari pembiayaan Rp. 14.423.396.160 dan pengeluaan pembiayaan Rp. 2 miliar dan Silpa Rp. 0”, paparnya. Sementara itu, Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa dalam sambutannya mengapresiasi DPRD Kabupaten Melawi dan Tim TAPD yang telah membahas bersama nota kesepakatan KUA PPAS APBD Kabupaten Melawi Tahun Anggaran 2022. “KUA-PPAS APBD merupakan rencana keuangan tahunan Pemerintah Daerah yang dibahas dan disetui bersama oleh Pemerintah Daerah dan DPRD yang kemudian ditetapkan dengan kesepakatan bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD”, ungkapnya. Bupati menjelaskan bahwa rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2022 yang telah diajukan ke DPRD telah disusun berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah dengan berdasarkan pada rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Tahun 2022. “Kesinambungan antara RKPD, KUA, serta PPAS menunjukkan bahwa telah ada upaya yang nyata untuk mewujudkan keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan”, jelasnya. Pada kesempatan tersebut juga, Bupati mengatakan Pemerintah Daerah sangat memperhatikan, dan menjadikan saran, kritik, pendapat maupun penilaian Fraksi-Fraksi di DPRD Kabupaten Melawi terhadap substansi materi rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2022 sebagai koreksi penting dalam rangka menjamin akuntabilitas pengunaan anggaran daerah untuk peningkatan pembangunan di Kabupaten Melawi. “Mari kita satukan langkah dan tekad bersama dengan penuh optimis dan penuh tanggung jawab dalam membangun Kabupaten Melawi kedepannya”, tutupnya. Hadir pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Melawi, Drs. Kluisen, Unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Melawi, Anggota DPRD Kabupaten Melawi, Forkopimda Kabupaten Melawi, Sekda Kabupaten Melawi, Para Kepala OPD, Pimpinan Instansi Vertikal dan BUMD, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Melawi, GOW dan DWP Kabupaten Melawi.

Tim Redaksi
| Selasa, 31 Agustus 2021

Sports

Foto: PSSI: Patrick Kluivert Bakal Libatkan Pelatih Lokal | Pifa Net

PSSI: Patrick Kluivert Bakal Libatkan Pelatih Lokal

PIFA.CO.ID, SPORTS - Langkah baru diambil oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk memperkuat sepak bola nasional dengan melibatkan pelatih lokal sebagai bagian dari tim kepelatihan Timnas Indonesia Putra Senior. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada pelatih Indonesia, sekaligus mendorong peningkatan kompetensi melalui transfer pengetahuan dari pelatih internasional.Patrick Kluivert, pelatih kepala Timnas Indonesia Senior, akan memimpin seleksi kandidat asisten pelatih lokal, didukung oleh dua asisten pelatih yang sebelumnya telah dipilih oleh PSSI. Proses ini diharapkan dapat menemukan talenta terbaik yang mampu berkontribusi secara signifikan pada pengembangan sepak bola nasional.Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan bahwa program ini adalah salah satu bagian dari rencana jangka panjang untuk menciptakan ekosistem kepelatihan yang berkelanjutan. "Sejak awal kami sepakat dengan Patrick Kluivert untuk melibatkan pelatih lokal dalam tim kepelatihan. Ini bukan hanya soal pengalaman, tapi juga upaya kami memperkaya pengetahuan pelatih Indonesia melalui kerja sama langsung," ujar Erick.Data terbaru menunjukkan PSSI telah melaksanakan hampir 200 program pelatihan bagi pelatih lokal, meliputi lisensi D hingga Pro, dengan total lebih dari 5.000 pelatih terlatih. Erick menekankan bahwa kerja sama dengan FIFA dan AFC telah berkontribusi besar pada peningkatan jumlah dan kualitas pelatih, dengan pertumbuhan signifikan mencapai 40% selama periode ini.Dalam proses seleksi, database PSSI akan digunakan untuk menyaring 10 kandidat terbaik. Setelah itu, Patrick Kluivert bersama timnya akan memilih dua asisten pelatih yang dianggap paling cocok untuk mendukung program kerja Timnas Indonesia. "Kami berharap kandidat terpilih tidak hanya belajar, tetapi juga mampu membawa dampak besar bagi sepak bola Indonesia ke depannya," tambah Erick.PSSI juga menekankan pentingnya memberikan ruang seluas-luasnya kepada pelatih lokal di berbagai tingkatan. Contoh nyata sudah terlihat, seperti Nova Arianto yang menjadi bagian dari tim pelatih Timnas U17 dan Indra Sjafri di Timnas U20. Bahkan, kebijakan melarang pelatih asing di Liga 2 menjadi salah satu langkah konkret untuk memastikan pelatih Indonesia mendapatkan lebih banyak peluang.Selain itu, Erick menyatakan bahwa PSSI berkomitmen membangun jalur karier kepelatihan di tingkat daerah untuk memperluas potensi pengembangan sepak bola nasional. "Penguatan di level daerah adalah fondasi bagi kemajuan sepak bola kita. Program ini merupakan langkah strategis untuk membangun ekosistem sepak bola yang kokoh dan berkelanjutan," tutupnya.Dengan pendekatan baru ini, PSSI berharap mampu menciptakan lebih banyak pelatih berkualitas yang tidak hanya mendukung Timnas Indonesia, tetapi juga membawa perubahan positif bagi masa depan sepak bola di seluruh negeri.

Indonesia
| Rabu, 22 Januari 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5