iStock

iStock

Berandascoped-by-BerandaLifestylescoped-by-LifestyleKenapa Banyak Penumpang Langsung Berdiri Saat Pesawat Mendarat? Ini Alasannya

Kenapa Banyak Penumpang Langsung Berdiri Saat Pesawat Mendarat? Ini Alasannya

Lifestyle | Selasa, 7 Juli 2026

Pemandangan penumpang yang langsung berdiri begitu pesawat menyentuh landasan pacu sudah menjadi hal yang sering ditemui. Bahkan, ada yang buru-buru membuka kompartemen bagasi dan mengambil barang bawaan meski pesawat masih bergerak menuju area parkir.

Kebiasaan ini kerap memicu perdebatan. Sebagian menganggapnya mengganggu dan tidak perlu, sementara sebagian lain merasa wajar karena sudah lama duduk selama penerbangan.

Padahal, awak kabin selalu mengingatkan penumpang untuk tetap duduk dengan sabuk pengaman terpasang hingga pesawat benar-benar berhenti dan tanda sabuk pengaman dimatikan. Aturan ini bukan sekadar soal kenyamanan, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan.

Mengapa penumpang ingin segera berdiri?

Dari sisi psikologi perilaku, ada beberapa alasan yang membuat sebagian orang langsung bangkit setelah pesawat mendarat.

1. Merasa lega setelah penerbangan

Bagi sebagian penumpang, terutama yang memiliki rasa takut terbang, momen roda pesawat menyentuh landasan menjadi tanda bahwa perjalanan sudah berakhir.

Rasa lega tersebut dapat memicu keinginan untuk segera keluar dari pesawat. Berdiri atau mengambil barang dianggap sebagai cara untuk melepaskan ketegangan setelah mengalami stres selama penerbangan.

2. Ingin cepat meninggalkan pesawat

Sebagian orang berdiri lebih awal karena ingin segera sampai tujuan. Alasannya bisa beragam, mulai dari mengejar penerbangan lanjutan, menghadiri agenda penting, hingga sekadar tidak sabar turun dari pesawat.

Namun, berdiri lebih dulu sebenarnya tidak selalu membuat proses keluar menjadi lebih cepat. Penumpang yang duduk di bagian tengah atau belakang tetap harus menunggu antrean di depannya.

3. Sudah menjadi kebiasaan

Perilaku ini juga bisa terjadi karena kebiasaan yang terbentuk. Setelah sering melakukan hal yang sama dalam perjalanan sebelumnya, otak dapat menganggapnya sebagai respons otomatis.

Begitu pesawat menyentuh landasan, tubuh langsung bereaksi untuk berdiri tanpa mempertimbangkan apakah memang diperlukan atau tidak.

4. Tubuh terasa kaku setelah duduk lama

Duduk dalam posisi yang sama selama berjam-jam dapat menyebabkan tubuh terasa pegal, terutama pada bagian punggung, leher, dan kaki.

Keinginan untuk berdiri bisa menjadi respons alami tubuh untuk melakukan peregangan setelah lama tidak bergerak. Meski begitu, sebaiknya peregangan dilakukan setelah pesawat benar-benar berhenti.

5. Takut tertahan penumpang lain

Ada juga penumpang yang merasa harus segera berdiri agar tidak terjebak antrean. Mereka khawatir penumpang lain membutuhkan waktu lama untuk mengambil barang atau keluar dari kursi.

Padahal, dalam banyak kasus, berdiri di lorong sebelum waktunya tidak memberikan banyak keuntungan karena semua penumpang tetap harus turun sesuai urutan.

Tetap duduk demi keselamatan

Meski terlihat seperti kebiasaan kecil, berdiri sebelum pesawat berhenti total memiliki risiko tertentu.

Pesawat masih dapat mengalami pengereman mendadak, perubahan arah, atau guncangan kecil saat menuju area parkir. Kondisi tersebut dapat membuat penumpang yang sudah berdiri kehilangan keseimbangan dan terjatuh.

Karena itu, penumpang disarankan tetap duduk dengan sabuk pengaman terpasang hingga lampu tanda sabuk pengaman dimatikan oleh awak kabin.

Menunggu beberapa menit mungkin terasa lama, tetapi mengikuti instruksi awak kabin merupakan langkah sederhana untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun penumpang lain.

Rekomendasi

Foto: Penelitian: Sikap Ceria Bantu Hadapi Tantangan Hidup dengan Lebih Baik | Pifa Net

Penelitian: Sikap Ceria Bantu Hadapi Tantangan Hidup dengan Lebih Baik

Indonesia
| Kamis, 13 Februari 2025
Foto: Mengenal Luak Kue, Kudapan yang Hanya Ada Saat Perayaan Imlek | Pifa Net

Mengenal Luak Kue, Kudapan yang Hanya Ada Saat Perayaan Imlek

Pontianak
| Kamis, 23 Januari 2025
Foto: Lestarikan Motif Melayu-Dayak, Seniman Kalbar Gelar Pameran Swarupa di Museum | Pifa Net

Lestarikan Motif Melayu-Dayak, Seniman Kalbar Gelar Pameran Swarupa di Museum

Lokal
| Jumat, 21 November 2025
Foto: Polytron Siap Luncurkan Laptop Pertamanya di Indonesia, Debut 5 Agustus 2025 | Pifa Net

Polytron Siap Luncurkan Laptop Pertamanya di Indonesia, Debut 5 Agustus 2025

Teknologi
| Selasa, 29 Juli 2025
Foto: Netflix Siapkan "Squid Game: The Challenge" di Tengah Kekecewaan atas Emmy Awards 2025 | Pifa Net

Netflix Siapkan "Squid Game: The Challenge" di Tengah Kekecewaan atas Emmy Awards 2025

Pifabiz
| Jumat, 18 Juli 2025
Foto: 6 Anak di Pontianak Hendak Perang Sarung Ditangkap, Polisi Temukan Senjata Tajam | Pifa Net

6 Anak di Pontianak Hendak Perang Sarung Ditangkap, Polisi Temukan Senjata Tajam

Pontianak
| Rabu, 26 Maret 2025
Foto: Banding Ditolak, FAM Didenda Rp7,23 Miliar dan 7 Pemain Naturalisasi Dilarang 12 Bulan oleh FIFA | Pifa Net

Banding Ditolak, FAM Didenda Rp7,23 Miliar dan 7 Pemain Naturalisasi Dilarang 12 Bulan oleh FIFA

Sports
| Selasa, 4 November 2025
Foto: Kanye West dan Bianca Censori Bikin Gaduh di Grammy Awards 2025 hingga Diusir dari Acara    | Pifa Net

Kanye West dan Bianca Censori Bikin Gaduh di Grammy Awards 2025 hingga Diusir dari Acara

Indonesia
| Senin, 3 Februari 2025
Foto: X Sempat Lumpuh, Elon Musk Bilang Begini | Pifa Net

X Sempat Lumpuh, Elon Musk Bilang Begini

Amerika Serikat
| Selasa, 11 Maret 2025
Foto: Rekam Jejak Kasus Hukum Nikita Mirzani: Dari Penganiayaan hingga Pemerasan | Pifa Net

Rekam Jejak Kasus Hukum Nikita Mirzani: Dari Penganiayaan hingga Pemerasan

Indonesia
| Rabu, 5 Maret 2025

Berita Terkait

Pifabiz

Foto: Vicky Prasetyo Gugat Hasil Pilbup Pemalang, Minta MK Gelar Pemilihan Ulang | Pifa Net

Vicky Prasetyo Gugat Hasil Pilbup Pemalang, Minta MK Gelar Pemilihan Ulang

PIFAbiz - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pemalang 2024, Vicky Prasetyo-Suwendi, mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) agar memerintahkan KPU menggelar pemilihan ulang.Kuasa hukum mereka, Marloncius Sihaloho, menuding adanya kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif yang dilakukan KPU Pemalang serta pasangan calon nomor 3 dalam proses perhitungan dan pelaksanaan Pilbup Pemalang.Menurut Marloncius, sebelum hari pemilihan, ditemukan bingkisan berisi barang dengan logo paslon nomor 3, Anom Widiyantoro-Nurkholes, yang disertai uang Rp100 ribu dan dibagikan diam-diam kepada warga. Selain itu, saat perhitungan suara, beberapa kotak suara ditemukan di dalam toilet KPU Pemalang, yang diduga sengaja disembunyikan.Atas dasar itu, pemohon meminta MK membatalkan Keputusan KPU Pemalang Nomor 2139 Tahun 2024 tentang penetapan hasil Pilbup Pemalang dan memerintahkan pemilihan ulang secara transparan dan jujur. Pemohon juga meminta pasangan nomor 3 mengakui adanya kecurangan agar masyarakat mengetahui kebenarannya.Dalam rekapitulasi suara KPU Pemalang, pasangan Vicky Prasetyo-Suwendi meraih 121.158 suara, Mansur Hidayat-Bobby Dewantara memperoleh 225.503 suara, dan Anom Widiyantoro-Nurkholes unggul dengan 278.043 suara.

Pifabiz
| Kamis, 9 Januari 2025

Sports

Foto:   Cristiano Ronaldo Antar Portugal Juara UEFA Nations League 2024/2025, Tambah Koleksi Trofi Jadi 34 | Pifa Net

Cristiano Ronaldo Antar Portugal Juara UEFA Nations League 2024/2025, Tambah Koleksi Trofi Jadi 34

PIFA, Sports – Cristiano Ronaldo kembali mengukir sejarah bersama Timnas Portugal dengan menjuarai UEFA Nations League 2024/2025. Dalam laga final yang berlangsung di Allianz Arena, Munchen, Senin (9/6/2025) dini hari WIB, Portugal mengalahkan Spanyol lewat adu penalti dengan skor 5-3, setelah bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu. Ronaldo, yang kini berusia 40 tahun, tampil sebagai pahlawan dengan mencetak gol penyeimbang pada menit ke-61. Gol itu memaksa pertandingan berlanjut hingga adu penalti, di mana Portugal keluar sebagai pemenang. Meski harus ditarik keluar karena cedera pada menit ke-88, kontribusinya tetap vital dan menjadi inspirasi bagi tim. Usai kemenangan dramatis itu, Ronaldo tak kuasa menahan air mata haru. Trofi ini menjadi gelar internasional ketiga Ronaldo bersama Portugal, setelah Euro 2016 dan Nations League edisi pertama pada 2019. Total trofi yang ia kumpulkan kini mencapai 34, semakin mendekati Lionel Messi yang memiliki 46 trofi. Pelatih Portugal, Roberto Martinez, bersama seluruh skuad menyambut kemenangan ini dengan penuh suka cita. Ronaldo menyebut gelar untuk negaranya jauh lebih bermakna ketimbang prestasi individu. Dengan total 938 gol sepanjang karier profesionalnya, ia terus membuktikan bahwa usia bukanlah batas untuk kejayaan di dunia sepak bola.

Sports
| Senin, 9 Juni 2025

Sports

Foto: Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI: Sanksi untuk Klub dan Pemain Liga Indonesia | Pifa Net

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI: Sanksi untuk Klub dan Pemain Liga Indonesia

PIFA.CO.ID, SPORTS - Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah menggelar sidang pada 5, 7, dan 8 Februari 2025 untuk menindaklanjuti berbagai pelanggaran yang terjadi di kompetisi sepak bola Indonesia. Sejumlah klub, pemain, dan ofisial menerima sanksi berupa denda maupun larangan bertanding akibat pelanggaran yang dilakukan selama pertandingan.Sidang 5 Februari 2025PCB Persipasi dikenai denda Rp12.500.000 akibat lima pemainnya mendapatkan kartu kuning dalam laga kontra PSM Kota Madiun pada 2 Februari 2025.Mochamad Adam Malik (PCB Persipasi) mendapat larangan bermain tambahan dua pertandingan serta denda Rp5.000.000 karena memukul pemain lawan dan menerima kartu merah langsung.Persiba Balikpapan didenda Rp5.000.000 karena pelemparan sepatu oleh penonton ke arah bench Sumut United FC pada 3 Februari 2025.Tim Persiba Balikpapan juga dikenai denda Rp2.500.000 akibat ketidakhadiran pelatih kepala dalam sesi konferensi pers pasca pertandingan.Persib Bandung dijatuhi dua sanksi denda, yaitu Rp50.000.000 karena penyalaan flare dan Rp20.000.000 akibat pelemparan botol oleh suporternya dalam laga melawan PSM Makassar pada 1 Februari 2025.Persis Solo harus membayar denda Rp25.000.000 karena suporternya hadir dalam pertandingan tandang melawan Madura United FC pada 1 Februari 2025.PSBS Biak menerima denda Rp50.000.000 setelah enam pemainnya mendapat kartu kuning saat menghadapi Persija Jakarta pada 2 Februari 2025.Julian Alberto Velazquez (PSBS Biak) dikenai larangan bermain tiga pertandingan serta denda Rp10.000.000 karena tindakan kasar yang membahayakan pemain lawan dan mendapatkan kartu merah langsung.Habibi A. Jusuf (Borneo FC Samarinda) dijatuhi sanksi larangan bermain dua pertandingan serta denda Rp10.000.000 atas tindakan kasarnya dalam laga melawan PSS Sleman.Panitia Pelaksana Pertandingan Arema FC didenda Rp20.000.000 karena fasilitas air di ruang ganti tim tamu tidak berfungsi dengan baik saat laga melawan Bali United FC.Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues (Bali United FC) mendapat larangan ikut serta dalam aktivitas sepak bola selama tiga pertandingan karena memasuki ruang ganti tim saat menjalani larangan mendampingi akibat akumulasi kartu kuning.Sheva Arshavin Nesta (PSS Sleman U18) dijatuhi larangan bermain dua pertandingan serta denda Rp5.000.000 akibat pelanggaran kasar dalam laga melawan Semen Padang U18.Ahmad Fahrul Rumuar (Malut United FC U20) dikenai sanksi larangan bermain satu pertandingan serta denda Rp5.000.000 karena menghalangi tim lawan mencetak gol dan menerima kartu merah langsung.Sidang 7 Februari 2025Panitia Pelaksana Pertandingan Sriwijaya FC didenda Rp10.000.000 setelah empat penonton terjatuh dari tribun dalam laga melawan Persikota Kota Tangerang pada 4 Februari 2025.Persipal FC harus membayar denda Rp25.000.000 karena enam pemainnya menerima kartu kuning dalam pertandingan melawan Rans Nusantara FC pada 5 Februari 2025.Sidang 8 Februari 2025Legirin S.Pd (ofisial PSDS) dijatuhi larangan berpartisipasi dalam pertandingan selama empat laga serta denda Rp12.500.000 karena menghina dan mendiskreditkan perangkat pertandingan dalam laga PSCS Cilacap vs PSDS pada 5 Februari 2025.Keputusan Komdis PSSI ini menjadi peringatan bagi seluruh elemen sepak bola nasional untuk menjunjung tinggi sportivitas dan disiplin dalam setiap pertandingan demi kemajuan sepak bola Indonesia.

Indonesia
| Sabtu, 15 Februari 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5