Kenapa Banyak Penumpang Langsung Berdiri Saat Pesawat Mendarat? Ini Alasannya
Lifestyle | Selasa, 7 Juli 2026
Pemandangan penumpang yang langsung berdiri begitu pesawat menyentuh landasan pacu sudah menjadi hal yang sering ditemui. Bahkan, ada yang buru-buru membuka kompartemen bagasi dan mengambil barang bawaan meski pesawat masih bergerak menuju area parkir.
Kebiasaan ini kerap memicu perdebatan. Sebagian menganggapnya mengganggu dan tidak perlu, sementara sebagian lain merasa wajar karena sudah lama duduk selama penerbangan.
Padahal, awak kabin selalu mengingatkan penumpang untuk tetap duduk dengan sabuk pengaman terpasang hingga pesawat benar-benar berhenti dan tanda sabuk pengaman dimatikan. Aturan ini bukan sekadar soal kenyamanan, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan.
Mengapa penumpang ingin segera berdiri?
Dari sisi psikologi perilaku, ada beberapa alasan yang membuat sebagian orang langsung bangkit setelah pesawat mendarat.
1. Merasa lega setelah penerbangan
Bagi sebagian penumpang, terutama yang memiliki rasa takut terbang, momen roda pesawat menyentuh landasan menjadi tanda bahwa perjalanan sudah berakhir.
Rasa lega tersebut dapat memicu keinginan untuk segera keluar dari pesawat. Berdiri atau mengambil barang dianggap sebagai cara untuk melepaskan ketegangan setelah mengalami stres selama penerbangan.
2. Ingin cepat meninggalkan pesawat
Sebagian orang berdiri lebih awal karena ingin segera sampai tujuan. Alasannya bisa beragam, mulai dari mengejar penerbangan lanjutan, menghadiri agenda penting, hingga sekadar tidak sabar turun dari pesawat.
Namun, berdiri lebih dulu sebenarnya tidak selalu membuat proses keluar menjadi lebih cepat. Penumpang yang duduk di bagian tengah atau belakang tetap harus menunggu antrean di depannya.
3. Sudah menjadi kebiasaan
Perilaku ini juga bisa terjadi karena kebiasaan yang terbentuk. Setelah sering melakukan hal yang sama dalam perjalanan sebelumnya, otak dapat menganggapnya sebagai respons otomatis.
Begitu pesawat menyentuh landasan, tubuh langsung bereaksi untuk berdiri tanpa mempertimbangkan apakah memang diperlukan atau tidak.
4. Tubuh terasa kaku setelah duduk lama
Duduk dalam posisi yang sama selama berjam-jam dapat menyebabkan tubuh terasa pegal, terutama pada bagian punggung, leher, dan kaki.
Keinginan untuk berdiri bisa menjadi respons alami tubuh untuk melakukan peregangan setelah lama tidak bergerak. Meski begitu, sebaiknya peregangan dilakukan setelah pesawat benar-benar berhenti.
5. Takut tertahan penumpang lain
Ada juga penumpang yang merasa harus segera berdiri agar tidak terjebak antrean. Mereka khawatir penumpang lain membutuhkan waktu lama untuk mengambil barang atau keluar dari kursi.
Padahal, dalam banyak kasus, berdiri di lorong sebelum waktunya tidak memberikan banyak keuntungan karena semua penumpang tetap harus turun sesuai urutan.
Tetap duduk demi keselamatan
Meski terlihat seperti kebiasaan kecil, berdiri sebelum pesawat berhenti total memiliki risiko tertentu.
Pesawat masih dapat mengalami pengereman mendadak, perubahan arah, atau guncangan kecil saat menuju area parkir. Kondisi tersebut dapat membuat penumpang yang sudah berdiri kehilangan keseimbangan dan terjatuh.
Karena itu, penumpang disarankan tetap duduk dengan sabuk pengaman terpasang hingga lampu tanda sabuk pengaman dimatikan oleh awak kabin.
Menunggu beberapa menit mungkin terasa lama, tetapi mengikuti instruksi awak kabin merupakan langkah sederhana untuk menjaga keselamatan diri sendiri maupun penumpang lain.



















