Keracunan Massal MBG di Simpenan Meluas, Enam Korban Dirujuk ke RSUD Palabuhanratu

Keracunan Massal MBG di Simpenan Meluas, Enam Korban Dirujuk ke RSUD Palabuhanratu

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalKeracunan Massal MBG di Simpenan Meluas, Enam Korban Dirujuk ke RSUD Palabuhanratu

Keracunan Massal MBG di Simpenan Meluas, Enam Korban Dirujuk ke RSUD Palabuhanratu

Jawa Barat | Kamis, 29 Januari 2026

PIFA, JaBar - Dugaan keracunan massal akibat konsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, terus meluas. Hingga Kamis (29/1/2026) dini hari, tercatat enam korban harus dirujuk ke RSUD Palabuhanratu karena kondisi kesehatan yang memburuk setelah menyantap paket makanan tersebut, dilansir dari detikJabar. Sebaran korban tidak hanya terpusat di satu sekolah, tetapi menyebar ke sejumlah lembaga pendidikan di wilayah Simpenan, menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua dan tenaga pendidik. ​ Menurut laporan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman, keenam korban yang dirujuk terdiri dari guru, pelajar, hingga wali murid. “Dirujuk ke RSUD 6 orang,” tulis Dandi dalam keterangan tertulis yang dikutip detikJabar. Mereka antara lain Desusi (25), Widia (11), Rahman (18), Abdul Zaeni (13), Siti Sari (19), dan Trikarsa Perba Rahayu (24), seorang guru SDN Bojongkopo yang sebelumnya sempat mencicipi tahu dalam paket MBG untuk memastikan keamanan makanan bagi siswanya. ​ Paket makanan MBG yang dibagikan oleh penyedia jasa katering SPPG Loji Anugrah Ratu Alam pada Rabu (28/1/2026) berisi nasi putih, tiga buah nugget, satu jeruk, sayuran, dan tahu goreng. Diduga, tahu yang terkandung dalam menu tersebut sudah tidak layak konsumsi dan ditemukan berjamur, bahkan ada yang mengandung staples, sehingga memicu reaksi keracunan pada sejumlah penerima. Selain keenam korban yang dirujuk, Puskesmas Simpenan juga masih melakukan observasi terhadap satu siswa SDN Loji bernama Rizda Septiani (11), sementara 17 korban lainnya dinyatakan sudah boleh pulang setelah mendapat penanganan medis. Korban keracunan MBG di Simpenan tidak hanya berasal dari SDN Bojongkopo, tetapi juga dari PAUD Al‑Hadi, SDN Gunung Biru, SDN Loji, SDN Sangrawayang, hingga SDN Cibutun. Tim medis Puskesmas Simpenan yang dipimpin dr. Egi Iswanto terus melakukan pemantauan ketat terhadap seluruh pasien yang datang. “Para korban rata‑rata mengalami gejala serupa yakni mual, pusing, dan sesak napas,” jelas Dandi dalam laporannya. ​ Tindakan medis yang dilakukan Puskesmas meliputi pengecekan kesehatan, pemberian cairan infus, obat sesuai keluhan, serta observasi lanjutan. Kasubag Tata Usaha Puskesmas Simpenan, Reno Erdiansyah, membenarkan kondisi guru Rahayu yang sempat membaik namun kembali memburuk. “Betul sebelumnya atas permintaan sendiri bu guru tersebut minta pulang, namun malam tadi datang lagi dengan kondisi muntah‑muntah. Melihat kondisinya akhirnya kami rujuk ke RSUD Palabuhanratu,” kata Reno. Reno juga menyebut bahwa pasien hingga sekitar pukul 08.03 WIB masih terus berdatangan, dengan sekitar 22 orang yang tercatat sebagai korban pada malam itu. ​ Insiden ini memicu sorotan terhadap pengawasan kualitas bahan makanan dan proses distribusi program MBG di wilayah Simpenan. Pihak Puskesmas dan dinas terkait menyatakan masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan untuk memastikan penyebab pasti keracunan. Sementara itu, distribusi menu MBG di wilayah Simpenan menjadi perhatian serius menyusul temuan tahu berjamur dan indikasi bahan yang tidak layak konsumsi. Kejadian ini menjadi peringatan bagi pemerintah daerah dan penyedia katering untuk memperketat standar keamanan pangan dalam program makan bergizi gratis. Orang tua dan tenaga pendidik diimbau lebih waspada terhadap kondisi fisik anak setelah mengonsumsi menu MBG, serta segera membawa ke fasilitas kesehatan terdekat bila muncul gejala mual, pusing, muntah, atau sesak napas.

Rekomendasi

Foto: Tren No Buy Challenge 2025: Ini 5 Langkah Sederhana untuk Hemat dan Cerdas Kelola Keuangan | Pifa Net

Tren No Buy Challenge 2025: Ini 5 Langkah Sederhana untuk Hemat dan Cerdas Kelola Keuangan

Indonesia
| Kamis, 23 Januari 2025
Foto: Warga Desa Kuala Mandor A Desak Polda Kalbar Usut Tuntas Kasus Dugaan Mafia Tanah yang Diduga Libatkan Kepala Desa | Pifa Net

Warga Desa Kuala Mandor A Desak Polda Kalbar Usut Tuntas Kasus Dugaan Mafia Tanah yang Diduga Libatkan Kepala Desa

Kalbar
| Kamis, 9 Januari 2025
Foto: PN Jakpus Ganti Hakim Anggota dalam Sidang Korupsi Gula yang Seret Tom Lembong | Pifa Net

PN Jakpus Ganti Hakim Anggota dalam Sidang Korupsi Gula yang Seret Tom Lembong

Jakarta
| Senin, 14 April 2025
Foto: Tudor Kecewa Juventus Gagal Kalahkan Milan di Turin | Pifa Net

Tudor Kecewa Juventus Gagal Kalahkan Milan di Turin

Sports
| Selasa, 7 Oktober 2025
Foto: Kiat Menyimpan Bawang dan Cabai agar Lebih Awet ala Chef Yuda Bustara | Pifa Net

Kiat Menyimpan Bawang dan Cabai agar Lebih Awet ala Chef Yuda Bustara

Indonesia
| Jumat, 14 Maret 2025
Foto: Pengendara Motor Tewas Tabrak Truk Trailer Parkir di Sungai Kakap | Pifa Net

Pengendara Motor Tewas Tabrak Truk Trailer Parkir di Sungai Kakap

Kubu Raya
| Sabtu, 1 November 2025
Foto: Klasemen Liga Italia: Perebutan Scudetto Menegangkan hingga Laga Terakhir! | Pifa Net

Klasemen Liga Italia: Perebutan Scudetto Menegangkan hingga Laga Terakhir!

Italia
| Senin, 19 Mei 2025
Foto: Studi: Musik Bantu Anak Usia Dini Mengenali Emosi | Pifa Net

Studi: Musik Bantu Anak Usia Dini Mengenali Emosi

Lifestyle
| Kamis, 31 Juli 2025
Foto: Perpanjang Kontrak hingga 2031, Lamine Yamal Targetkan Bawa Barcelona Raih Lebih Banyak Kemenangan | Pifa Net

Perpanjang Kontrak hingga 2031, Lamine Yamal Targetkan Bawa Barcelona Raih Lebih Banyak Kemenangan

Sports
| Jumat, 18 Juli 2025
Foto: Resep Yee Sang, Hidangan Salad Khas Perayaan Imlek | Pifa Net

Resep Yee Sang, Hidangan Salad Khas Perayaan Imlek

Indonesia
| Kamis, 16 Januari 2025

Berita Terkait

Teknologi

Foto: Cara Membuat Stiker WhatsApp di Android dan iOS | Pifa Net

Cara Membuat Stiker WhatsApp di Android dan iOS

PIFA, Tekno - WhatsApp telah menjadi salah satu aplikasi pesan instan paling populer di dunia. Salah satu fitur yang membuat percakapan di WhatsApp lebih seru adalah stiker. Selain emotikon standar, kini pengguna dapat mengirim stiker dengan berbagai ekspresi lucu dan imut. Bahkan, Anda dapat membuat stiker dengan menggunakan foto atau gambar Anda sendiri, dan menambahkan teks lucu untuk menjadikannya meme yang menarik. Berikut ini beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk membuat stiker WhatsApp. Membuat Stiker WhatsApp di Android Bagi pengguna smartphone Android, terdapat banyak aplikasi yang dapat membantu Anda dalam membuat stiker WhatsApp. Salah satu aplikasi yang direkomendasikan adalah Wemoji. Berikut langkah-langkah yang dapat Anda ikuti: 1. Siapkan foto yang ingin dijadikan stiker. 2. Buka aplikasi Wemoji dan masuk ke menu Sticker Editor. 3. Tambahkan foto yang sudah Anda siapkan. 4. Potong foto agar background menjadi transparan. 5. Tambahkan gambar lain atau teks agar stiker semakin menarik. 6. Simpan dan publikasikan stiker Anda agar dapat digunakan di WhatsApp. Membuat Stiker WhatsApp di iOS Bagi pengguna smartphone iOS seperti iPhone atau iPad, Anda dapat menggunakan aplikasi Sticker.ly yang tersedia di App Store untuk membuat Stiker WharsApp. Berikut adalah langkah-langkahnya: 1. Buka aplikasi Sticker.ly dan klik ikon tambah (+) di bagian bawah, lalu pilih "Regular". 2. Masukkan foto yang ingin Anda jadikan stiker. 3. Hapus latar belakang dengan menggunakan opsi otomatis (Auto), manual (Manual), atau potong (Crop). 4. Setelah latar belakang terhapus, Anda dapat berkreasi dengan stiker tersebut. 5. Klik "Text" untuk menambahkan teks dan klik "Emoji" untuk menambahkan emoji pada stiker. 6. Klik "Next" dan simpan stiker. 7. Pilih "New Pack" untuk menambahkan stiker ke paket stiker baru atau pilih "Add" jika ingin menambahkannya ke paket yang sudah ada sebelumnya. 8. Setelah itu, pilih "Add to WhatsApp" agar stiker dapat digunakan di WhatsApp. Dengan adanya aplikasi pembuat stiker WhatsApp ini, kini semakin mudah bagi Anda untuk membuat stiker kreatif dan personal. Anda dapat menghasilkan koleksi stiker WhatsApp yang beragam dan menggemaskan karena dibuat sendiri. Pilihlah aplikasi yang sesuai dengan perangkat yang Anda gunakan, dan berkreasilah dengan stiker-stiker lucu yang akan membuat percakapan di WhatsApp semakin menyenangkan.

Indonesia
| Rabu, 14 Juni 2023

Sports

Foto: Fiorentina Jadi Favorit Gaet Jay Idzes, Bek Timnas Indonesia Paling Diburu di Serie A | Pifa Net

Fiorentina Jadi Favorit Gaet Jay Idzes, Bek Timnas Indonesia Paling Diburu di Serie A

PIFA, Sports — Nama Jay Idzes terus menjadi sorotan panas di bursa transfer musim panas 2025. Bek tangguh milik Venezia sekaligus kapten Timnas Indonesia itu kini disebut menjadi incaran utama sejumlah klub besar Italia, setelah tampil konsisten meski timnya terdegradasi dari Serie A ke Serie B. Sempat dilaporkan diminati Inter Milan dan Udinese, kini kejutan datang dari Fiorentina. Klub asal Florence itu mendadak menjadi kandidat terkuat dalam perburuan Idzes, mengguncang peta transfer bek tengah Serie A. Menurut laporan eksklusif Messaggero Veneto, La Viola tengah mencari pengganti bek muda Pietro Comuzzo yang sedang dibidik AC Milan dan Napoli. Dalam pertimbangan teknis, Jay Idzes dianggap sebagai opsi ideal: berpengalaman di Serie A, berusia produktif 25 tahun, dan memiliki kemampuan bertahan yang solid. Situs Transfermarkt bahkan memberi peluang 68 persen bagi Idzes untuk bergabung dengan Fiorentina — lebih tinggi dari pesaing lainnya. Meski masih terikat kontrak dengan Venezia hingga 2027, situasi klub yang terdegradasi membuat masa depan Idzes menjadi spekulasi hangat. Dengan nilai pasar mencapai Rp130,36 miliar, ia menjadi pemain dengan nilai tertinggi di skuad Garuda. Klub-klub top berlomba mengajukan minat, termasuk Udinese yang disebut siap menggelontorkan hingga Rp469 miliar sebagai antisipasi hengkangnya Jaka Bijol ke Leeds United. Di sisi lain, Inter Milan yang sempat memantau Idzes sejak awal tahun kini mulai mengendurkan minatnya. Klub berjuluk Nerazzurri itu disebut tengah mengalihkan fokus ke bek lain yang dianggap lebih cocok dengan kebutuhan pelatih. Jay Idzes sendiri masih menjaga profesionalisme dan menyatakan komitmennya kepada Venezia dalam wawancara awal Juni lalu. Namun, banyak pihak menilai bahwa bertahan di Serie B akan menjadi kemunduran dalam kariernya, apalagi sejumlah klub La Liga dan Bundesliga juga mulai memantau situasi. Jika bergabung dengan Fiorentina, Idzes tidak hanya akan mendapat panggung lebih besar, tetapi juga lingkungan kompetitif yang kerap tampil di kompetisi Eropa. Transfer ini bisa menjadi lompatan penting dalam karier sang kapten Garuda, sekaligus menandai semakin kuatnya kepercayaan klub-klub elite Italia terhadap talenta Asia Tenggara. Kini publik hanya tinggal menanti: ke mana Jay Idzes akan berlabuh? Yang pasti, saga transfer sang bek tengah Timnas Indonesia ini masih jauh dari selesai.

Sports
| Senin, 23 Juni 2025

Nasional

Foto: Indonesia Peringkat ke-13 untuk Kasus Kanker Kandung Kemih, Ini Saran Dokter | Pifa Net

Indonesia Peringkat ke-13 untuk Kasus Kanker Kandung Kemih, Ini Saran Dokter

PIFA, Nasional - Menurut data terbaru dari Global Cancer Observatory tahun 2022, Indonesia ditempatkan di peringkat ke-13 untuk angka pengidap kanker kandung kemih. Disusul oleh peringkat ke-15 untuk angka kematian akibat penyakit tersebut. Hal ini menyoroti tantangan besar yang dihadapi dalam upaya pencegahan dan penanganan kanker kandung kemih di negara ini. Dr. Andhika Rachman, seorang Konsultan Hematologi-Onkologi Medik yang berpengalaman, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap rendahnya pengetahuan masyarakat Indonesia tentang kanker, khususnya kanker kandung kemih. "Pengetahuan masyarakat Indonesia seputar kanker masih sangatlah minim, terutama tentang kanker kandung kemih," ungkapnya dalam sebuah wawancara di Jakarta Pusat pada Sabtu (11/5/2024). Dr. Andhika menyoroti bahwa kanker kandung kemih seringkali tidak mendapat perhatian yang cukup dibandingkan dengan jenis kanker lainnya, meskipun prevalensinya juga signifikan. Banyak penderita kanker kandung kemih yang terlambat mendapatkan penanganan karena kurangnya pemahaman tentang gejala dan tanda-tanda awal penyakit ini. "Pertama itu diawali dengan gejala-gejala yang painless (tidak menimbulkan rasa nyeri), seperti kencing yang berdarah," jelasnya. Meskipun demikian, dr. Andhika menekankan pentingnya tidak panik ketika mengalami gejala tersebut. Ada beberapa faktor lain yang juga dapat menyebabkan darah dalam urine, seperti infeksi saluran kencing, kehamilan, atau adanya batu di saluran kencing. Untuk menghindari penanganan kanker kandung kemih yang terlambat, deteksi dini menjadi krusial. Dr. Andhika merekomendasikan untuk memperhatikan warna dan kondisi urine, serta segera berkonsultasi dengan dokter jika terdapat gejala yang mencurigakan. "Pertama, urine-nya dilihat. Warnanya jernih atau tidak. Sekarang kan lagi musim panas ya, perbanyak minum air putih atau air kelapa deh. Dan dilihat juga, ada infeksi atau tidak begitu ya. Kencingnya berdarah atau tidak," tambahnya. (b)

Indonesia
| Minggu, 12 Mei 2024
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5