CNN Indonesia

CNN Indonesia

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalKesal Tak Diberi Uang Rp15 Juta, Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya

Kesal Tak Diberi Uang Rp15 Juta, Pria di Bantul Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya

Nasional | Kamis, 23 Juli 2026

BANTUL – Seorang pria berinisial MN (32) diduga membakar rumah milik orang tuanya di wilayah Ngebel, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), setelah kesal permintaannya uang sebesar Rp15 juta tidak segera dipenuhi.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (22/7) sekitar pukul 21.00 WIB. Polisi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

"Peristiwa ini berawal dari adanya persoalan di dalam keluarga. Pelaku meminta uang kepada orang tuanya sebesar Rp15 juta untuk mengambil sepeda motor dan membayar angsuran," kata Rita, Kamis (23/7).

Menurut Rita, orang tua pelaku sebenarnya telah berusaha mencari dana untuk memenuhi permintaan tersebut. Namun, pelaku tidak sabar hingga terjadi pertengkaran yang berujung pada aksi pembakaran.

"Orang tuanya sebenarnya sudah berusaha mencarikan dana, tetapi pelaku tidak sabar hingga akhirnya terjadi pertengkaran yang berujung pada aksi pembakaran," ujarnya.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, pelaku diduga telah merencanakan aksi tersebut sejak sehari sebelumnya. Namun rencana itu baru dilakukan setelah situasi di rumah kembali memanas.

Sekitar pukul 19.30 WIB, warga bersama perangkat wilayah dan Bhabinkamtibmas sempat mendatangi rumah pelaku untuk meredakan konflik. Meski telah dilakukan pendekatan secara persuasif, pelaku tetap tidak dapat ditenangkan.

Sekitar pukul 20.30 WIB, pelaku menyiram salah satu kamar menggunakan bahan bakar jenis Pertalite sebelum membakarnya. Api kemudian membesar, namun warga bersama petugas kepolisian segera melakukan pemadaman sehingga kobaran api tidak meluas ke bagian rumah lainnya.

Dalam proses pemadaman, seorang anggota Bhabinkamtibmas, Bripka Agustinus Sulistiyono, mengalami luka bakar pada kedua telapak tangan dan kedua telapak kaki akibat kontak langsung dengan api.

Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Kasihan 1 untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, pelaku juga mengalami luka bakar pada bagian kaki bawah dan punggung. Setelah dievakuasi warga, ia dibawa ke Rumah Sakit Bethesda untuk menjalani perawatan.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah barang di dalam kamar seperti kasur, bantal, pakaian, jendela, dan kursi busa mengalami kerusakan. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta.

Polisi mengungkapkan hasil pendalaman sementara menunjukkan pelaku memiliki riwayat persoalan keluarga dan sebelumnya beberapa kali mendapat teguran dari warga karena dinilai kerap membuat keresahan di lingkungan sekitar.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Polres Bantul untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Rekomendasi

Foto: AC Milan Gagal Lolos Otomatis ke 16 Besar UCL Usai Dikalahkan Dinamo Zagreb | Pifa Net

AC Milan Gagal Lolos Otomatis ke 16 Besar UCL Usai Dikalahkan Dinamo Zagreb

Italia
| Kamis, 30 Januari 2025
Foto: Naturalisasi Mauro Zijlstra Masuki Tahap Kemenpora, Erick Thohir Targetkan Rampung Pekan Depan | Pifa Net

Naturalisasi Mauro Zijlstra Masuki Tahap Kemenpora, Erick Thohir Targetkan Rampung Pekan Depan

Sports
| Minggu, 6 Juli 2025
Foto: KPK Buka Peluang Panggil Kembali Khalid Basalamah Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji | Pifa Net

KPK Buka Peluang Panggil Kembali Khalid Basalamah Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Hukum
| Rabu, 25 Juni 2025
Foto: Prabowo Putuskan Bahasa Portugis Diajarkan di Sekolah, Komisi X DPR Minta Kajian Manfaatnya | Pifa Net

Prabowo Putuskan Bahasa Portugis Diajarkan di Sekolah, Komisi X DPR Minta Kajian Manfaatnya

Politik
| Jumat, 24 Oktober 2025
Foto: Selalu Tampil Maksimal, Amorim Ungkap MU Butuh Lebih Banyak Pemain Seperti Bruno | Pifa Net

Selalu Tampil Maksimal, Amorim Ungkap MU Butuh Lebih Banyak Pemain Seperti Bruno

Inggris
| Senin, 10 Maret 2025
Foto: 5 Lokasi Rumah yang Dianggap Kurang Ideal Menurut Feng Shui | Pifa Net

5 Lokasi Rumah yang Dianggap Kurang Ideal Menurut Feng Shui

Lifestyle
| Senin, 7 Juli 2025
Foto: Ini Resep Anti Gagal Bikin Nastar Lebaran untuk Pemula | Pifa Net

Ini Resep Anti Gagal Bikin Nastar Lebaran untuk Pemula

Indonesia
| Selasa, 25 Maret 2025
Foto: Presiden Prabowo Putuskan Empat Pulau Sengketa Masuk Wilayah Aceh | Pifa Net

Presiden Prabowo Putuskan Empat Pulau Sengketa Masuk Wilayah Aceh

Nasional
| Selasa, 17 Juni 2025
Foto: BLU CRU Experience Day Hadir kembali, Ngumpul Bareng, Asah Knowledge & Skill Safety Riding Bersama Muhammad Faerozi di Tasikmalaya | Pifa Net

BLU CRU Experience Day Hadir kembali, Ngumpul Bareng, Asah Knowledge & Skill Safety Riding Bersama Muhammad Faerozi di Tasikmalaya

Tasikmalaya
| Selasa, 25 Februari 2025
Foto: E-Commerce Serentak Tertibkan Penjualan Pakaian Bekas Impor Ilegal Usai Arahan Kementerian UMKM | Pifa Net

E-Commerce Serentak Tertibkan Penjualan Pakaian Bekas Impor Ilegal Usai Arahan Kementerian UMKM

Tekno
| Jumat, 7 November 2025

Berita Terkait

Nasional

Foto: Jemaah Masjid Aolia di Gunungkidul Lebaran Hari ini | Pifa Net

Jemaah Masjid Aolia di Gunungkidul Lebaran Hari ini

PIFA, Nasional - Sejumlah umat muslim Jemaah Masjid Aolia di Dusun Panggang III, Kalurahan Giriharjo, Kabupaten Gunungkidul, lebaran hari ini dan telah melaksanakan Salat Idul Fitri 1445 Hijriah pada Jumat (5/4/2024). Melansir dari Suara.com, warga melaksanakan Salat Idul Fitri di aula rumah Imam jemaah masjid Aolia, KH Ibnu Hajar Pranolo. Salad Id Jemaah Masjid Aolia berlangsung seperti Salat Id pada umumnya, meski pelaksanaannya lebih awal dari Lebaran yang diperkirakan jatuh 10 April. Menantu Mbah Benu, Daud mengungkapkan Jamaah Aolia memang sudah merayakan Hari Raya Idul Fitri. Mereka menggelar sholat Id terlebih dahulu dibanding dengan umat muslim lainnya. "Semua itu berdasarkan keputusan dari Mbah Benu yang dipercaya memiliki kemampuan Laduni. Semua keputusan Mbah Benu kami ikuti. Beliau lebih tahu," kata dia, Jumat. Meski hari ini salat Id namun Kamis malam kemarin jamaah tidak menggelar takbiran. Mereka hanya melaksanakan sholat isya saja. Pada Jumat ini mereka juga tidak menyelenggarakan halal bi halal karena langsung mempersiapkan salat Jumat. Untuk diketahui, Jamaah Aolia adalah kelompok masyarakat yang dipimpin Raden Ibnu Hajar Sholeh Pranowo yang dikenal dengan sebutan Mbah Benu. la menjelaskan selain memimpin jamaah, ia juga menjadi mursyid atau guru bagi jemaahnya. Jamaah ini diklaim tersebar di berbagai daerah di seluruh nusantara. (ly)

Yogyakarta
| Jumat, 5 April 2024

Teknologi

Foto: 3 Cara Memindahkan Data WhatsApp ke HP Baru dengan Aman | Pifa Net

3 Cara Memindahkan Data WhatsApp ke HP Baru dengan Aman

PIFA, Tekno - Salah satu hal yang harus dihadapi pengguna saat mengganti ponsel adalah memindahkan semua data dari perangkat lama ke yang baru. Untuk mempermudah, WhatsApp pun telah menyediakan fitur untuk mentransfer riwayat obrolan dan media terkait ke ponsel baru. Lalu, bagaimana cara memindahkan WhatsApp (WA) ke HP Android baru? Simak caranya.Sebelum memindahkan WhatsApp ke ponsel baru, pengguna perlu mencadangkan data agar tidak ada informasi yang hilang selama proses ini.* Android: Pada perangkat Android, buka Settings > Chats > Chat backup. Sambungkan akun Google Drive untuk menyimpan cadangan ke cloud, lalu tekan tombol hijau BACK UP. * iOS: Pencadangan di iOS mirip, meski antarmukanya sedikit berbeda dan pencadangan dilakukan melalui iCloud. Buka Settings > Chats > Chat Backup, lalu ketuk tombol Back Up Now untuk menyimpan cadangan ke cloud.Setelah mencadangkan data, pengguna dapat mentransfer WhatsApp ke ponsel baru. Ada beberapa metode yang bisa digunakan untuk memindahkan WhatsApp ke ponsel baru. Berikut penjelasan tiap metode, berdasarkan informasi dari laman Android Authority. (ly)

Indonesia
| Sabtu, 12 Oktober 2024

Lokal

Foto: Sy Abdullah Ketua DPW Nasdem Salurkan Ribuan Paket Sembako di Empat Kabupaten Terdampak Banjir di Kalbar | Pifa Net

Sy Abdullah Ketua DPW Nasdem Salurkan Ribuan Paket Sembako di Empat Kabupaten Terdampak Banjir di Kalbar

Berita PONTIANAK, PIFA - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Kalbar, Syarief Abdullah Alkadrie menyalurkan 8.000 paket sembako yang di distribusikan empat Kabupaten terdampak banjir seperti Sanggau, Sekadau Sintang, dan melawai, Jum'at 19 November 2021 pagi. Sebanyak 11 Truk yang mengangkut bahan baku Sembako tersebut, kegiatan pelepasan ini digelar di DPW Nasdem Jalan Abdurahman Saleh No.35 Bangka Belitung Laut , Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Pagi 07.00 WIB. "Akan tetapi tetapi porsi yang lebih besar memang untuk Kabupaten Sintang,Ini dalam rangka partai Nasdem turut membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir. Selama ini Partai NasDem didaerah juga telah melalui berbagai upaya. Diantaranya di Kabupaten Sintang partai Nasdem juga telah mendirikan dapur umum pada awal terdampak banjir," katanya. Dalam paparannya Syarief Abdullah menjelaskan, Sebelum banyak dapur umum yang dibuka kita sudah buka duluan. Dengan banyaknya bantuan tentu akan semakin meringankan beban masyarakat. "Paket bantuan tersebut berisikan beras, mie instan, minyak goreng, gula, pempers, pembalut wanita, air mineral, dan biskuit. Walaupun ini jumlahnya tidak banyak tetapi ini upaya kita untuk turut berpartisipasi meringankan beban masyarakat yang terdampak," jelasnya. Proses penyaluran akan di di Kabupaten Sanggau diserahkan kepada DPD Partai NasDem, dan Kabupaten Sekadau, Sintang dan Melawi akan diserahkan ke posko BPBD dan DPD partai Nasdem. Syarief Abdullah mengungkapkan, persoalan kita dampak dari pembabatan hutan di masa lalu, sehingga menjadi lingkungan yang tidak terkendali.  "Sehingga upaya mitigasi kedepan harus dilakukan diantaranya terkait pengerukan alur Sungai Kapuas. Akibat kedangkalan ini akan berakibat pada memperlambat alur air. Saya juga sependapat dengan Gubernur Kalbar untuk memanfaatkan waduk yang ada agar bisa menampung air. waduk-waduk ini bisa berfungsi untuk menyerap air yang begitu besar, karena jika hujan terus di hulu maka debit air Sungai Kapuas tinggi akibat kedangkalan alur maka air keluar akan lambat," ujarnya. Beberapa pengurus DPW Partai Nasdem ikut turun, dan Syarief Abdullah Alkadrie selaku ketua juga ikut turun langsung untuk mengawal pendistribusian bantuan ini ke masyarakat terdampak korban banjir di empat Kabupaten di Kalbar.

Kalbar
| Jumat, 19 November 2021
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5