Kimberly Ryder akhirnya angkat suara soal rumor alasan gugat cerai Edward Akbar. (CNN Indonesia)

Kimberly Ryder akhirnya angkat suara soal rumor alasan gugat cerai Edward Akbar. (CNN Indonesia)

Berandascoped-by-BerandaPifabizscoped-by-PifabizKimberly Ryder Buka Suara soal Rumor Alasan Gugat Cerai Edward Akbar

Kimberly Ryder Buka Suara soal Rumor Alasan Gugat Cerai Edward Akbar

Jakarta | Kamis, 25 Juli 2024

PIFAbiz - Aktris Kimberly Ryder akhirnya angkat bicara mengenai berbagai spekulasi yang muncul terkait alasan dirinya menggugat cerai suaminya, Edward Akbar. Setelah menghadiri sidang cerai perdana dengan agenda mediasi di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Pusat, Kimberly membantah beberapa rumor yang beredar.

Salah satu rumor yang dibantahnya adalah mengenai larangan dari Edward untuk terjun ke dunia hiburan.

"Enggak sih. Tidak ada (larangan ke dunia hiburan) sih. Setahu saya sejauh ini tidak ada perselingkuhan ya dari kedua pihak," ungkap Kimberly Ryder seperti dikutip dari detikHot, Rabu (24/7).

Rumor lainnya adalah tentang kurangnya nafkah yang diberikan Edward kepada Kimberly. Namun, Kimberly memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh mengenai hal tersebut.

"Kayaknya enggak perlu diomongin," tambah aktris berusia 30 tahun itu.

Kimberly hadir di persidangan tersebut didampingi oleh kuasa hukumnya, Machi Achmad. Machi mengungkapkan bahwa kliennya sudah tidak tinggal serumah dengan Edward selama beberapa bulan.

"Yang jelas dari penggugat sudah mengatakan adanya pisah rumah juga kan. Sudah beberapa bulan memang tidak tinggal bersama," ungkap Machi Achmad.

Saat ditanya mengenai dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sebagai alasan gugatan cerai, Machi belum bisa memberikan jawaban pasti.

"Wah, itu kami belum bisa jawab ya. Ini masih mediasi, kami juga sudah tuangkan dalam gugatan kami mengenai sebab-sebab perceraian," jelasnya. 

"Tolong jangan berandai-andai terlebih dahulu karena secara agama sudah jatuh talak tiga kali. Kami punya bukti-buktinya, bahkan kami mengantongi video menalak," katanya.

Menurut Machi, kliennya bukan tidak ingin mempertahankan pernikahan, namun karena hukum agama sudah menetapkan talak tiga kali, situasi tersebut harus diterima.

"Jadi, dari klien kami bukannya tidak ingin mempertahankan, tapi karena dari hukum agama sudah ada mengenai hal tersebut," pungkas Machi.

Kimberly Ryder menggugat cerai Edward Akbar ke PA Jakarta Pusat pada 12 Juli lalu setelah menikah selama lebih dari lima tahun. Gugatan tersebut diajukan oleh pengacara Kimberly melalui e-court dengan nomor registrasi 916/Pdt.G/2024/PAJP. Dalam gugatan tersebut, Kimberly tidak menuntut harta gana-gini, melainkan hanya meminta hak asuh terhadap kedua anaknya. (b)

Rekomendasi

Foto: Arsenal Kembali Tersandung di Semifinal, Tren Buruk di Eropa Berlanjut | Pifa Net

Arsenal Kembali Tersandung di Semifinal, Tren Buruk di Eropa Berlanjut

Italia
| Kamis, 8 Mei 2025
Foto: Demokrat Sesalkan Sikap Partai yang Instruksikan Kepala Daerah Tak Hadiri Retret di Akmil | Pifa Net

Demokrat Sesalkan Sikap Partai yang Instruksikan Kepala Daerah Tak Hadiri Retret di Akmil

Indonesia
| Minggu, 23 Februari 2025
Foto: Juventus Babak Belur Lagi! Legendanya, Del Piero Sampai Kehabisan Kata-kata | Pifa Net

Juventus Babak Belur Lagi! Legendanya, Del Piero Sampai Kehabisan Kata-kata

Italia
| Senin, 17 Maret 2025
Foto: Xiaomi 16 Dirumorkan Usung Baterai Jumbo 7.000 mAh, Jadi Gebrakan Baru di Kelas Flagship | Pifa Net

Xiaomi 16 Dirumorkan Usung Baterai Jumbo 7.000 mAh, Jadi Gebrakan Baru di Kelas Flagship

Dunia
| Senin, 14 April 2025
Foto: Jokowi Tegaskan Tak Ada Matahari Kembar: Matahari Itu Hanya Satu yaitu Presiden Prabowo Subianto | Pifa Net

Jokowi Tegaskan Tak Ada Matahari Kembar: Matahari Itu Hanya Satu yaitu Presiden Prabowo Subianto

Indonesia
| Selasa, 22 April 2025
Foto: Fakta Menarik saat Arsenal Bantai Real Madrid 3-0 di Leg 1 Perempat Final UCL | Pifa Net

Fakta Menarik saat Arsenal Bantai Real Madrid 3-0 di Leg 1 Perempat Final UCL

Inggris
| Kamis, 10 April 2025
Foto: Komisi X Setujui Proses Naturalisasi Ole, Dion dan Tim | Pifa Net

Komisi X Setujui Proses Naturalisasi Ole, Dion dan Tim

Indonesia
| Selasa, 4 Februari 2025
Foto: Cristiano Ronaldo Berduka atas Kepergian Diogo Jota: Tidak Masuk Akal | Pifa Net

Cristiano Ronaldo Berduka atas Kepergian Diogo Jota: Tidak Masuk Akal

Sports
| Jumat, 4 Juli 2025
Foto: Resep Opor Ayam, Hidangan Wajib Lebaran yang Nikmat Disantap bersama Keluarga | Pifa Net

Resep Opor Ayam, Hidangan Wajib Lebaran yang Nikmat Disantap bersama Keluarga

Indonesia
| Sabtu, 22 Maret 2025
Foto: Elkan Baggott Beri Assist, Blackpool Raih Kemenangan di League One | Pifa Net

Elkan Baggott Beri Assist, Blackpool Raih Kemenangan di League One

Inggris
| Kamis, 30 Januari 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Daftar Pilwako, Dokter Muda Ini Bakal Bentuk Karakteristik untuk Masyarakat Mandiri | Pifa Net

Daftar Pilwako, Dokter Muda Ini Bakal Bentuk Karakteristik untuk Masyarakat Mandiri

PIFA, Lokal - Akbar Rahmad Putra, seorang dokter berusia 27 tahun terus memantapkan diri sebagai Calon Wali Kota Pontianak. Setelah mendaftarkan diri di DPD PAN Kota Pontianak, kini figur muda Kota Khatulistiwa ini menyambangi Sekretariat PKS Pontianak. "Setelah kemarin mendaftar di PAN, sore ini saya mendaftarkan diri ke PKS," kata Akbar Rahmad Putra, Senin (30/4/2024) sore. Seperti saat mendaftar di PAN, ia pun berharap PKS dapat mengusungnya sebagai Calon Wali Kota Pontianak. Akbar Rahmad Putra pun memastikan dirinya sangat siap apabila sejumlah partai tempatnya mendaftar telah mengusungnya.  Selain ingin membenahi sektor kesehatan dan pendidikan di Kota Pontianak, Akbar Rahmad Putra bertekad juga ingin membentuk karakteristik masyarakat Kota Pontianak yang lebih baik lagi. "Karakter masyarakat harus dibentuk, karakter yang lebih baik lagi, sehingga tercipta keharmonisan antar masyarakat, mulai dari lingkungan keluarga, tetangga, dan masyarakat luas," ujar Rahmad. Lanjut Rahmad, bahwa karakter, etika dan moral serta keharmonisan antar masyarakat di Kota Pontianak tentunya itu harus ditingkatkan lebih baik lagi. "Sehingga nantinya di dalam lingkungan antar keluarga, antar tetangga antar masyarakat saling tegur, senyum dan sapa. Saling berbagi apabila ada yang mengalami kesulitan, peka terhadap lingkungan yang membutuhkan," ucap Rahmad. Rahmad mengatakan demikian, karena yang hadir pertama kali ketika terjadi sesuatu permasalahan di lingkungan keluarga, tetangga dan masyarakat, yang hadir pertama kali adalah masyarakat di lingkungannya masing-masing, bukan pemerintah. "Saling bahu membahu, saling toleransi,  saling bekerja sama serta peka terhadap suatu persoalan di lingkungan masing-masing, maka akan menjadikan kokohnya masyarakat di Kota ini," ujar Rahmad. "Kita ingin masyarakat mandiri, karena ketika masyarakat mandiri, semua persoalan akan terselesaikan, tentunya dengan membentuk karakter masyarakat," sambung Rahmad. Rahmad pun mengajak semua masyarakat untuk meningkatkan rasa persatuan dan persaudaraan serta kepekaan antara satu dengan yang lainnya. Ditambahkan Rahmad, apabila ada yang menanyakan di mana peran pemerintah. Tentunya peran pemerintah membentuk karakter masyarakatnya dengan cara menggandeng para tokoh agama dan masyarakat. "Insyaallah kota ini akan menjadi kota yang sangat baik lagi ke depannya. Saya Akbar Rahmad Putra, salam untuk seluruh masyarakat Kota Pontianak," pungkas Rahmad. (ap) 

Pontianak
| Rabu, 1 Mei 2024

Sports

Foto: Strategi Coach STY Sukses, Peluang Garuda Muda Lolos ke Semifinal AFF U-19 Masih Terbuka | Pifa Net

Strategi Coach STY Sukses, Peluang Garuda Muda Lolos ke Semifinal AFF U-19 Masih Terbuka

Berita Sports, PIFA - Strategi yang diturunkan Shin Tae-yong (STY) sukses didiimplementasikan punggawa Timnas U-19 Indonesia pada laga keempat Piala AFF U-19 tahun 2022 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (8/7) malam. Skuad Garuda Muda berhasil menaklukan Filipina dengan skor telak 5-1. Berkat kemenangan ini, peluang Indonesia untuk melaju ke babak selanjutnya masih terbuka. Tak seperti biasanya, pada laga kontra Filipina Coach STY menurunkan banyak pemain berbeda dari laga-laga sebelumnya, hanya kiper Cahya Supriadi dan Muhammad Ferrari yang diturunkan. Selebihnya adalah pemain yang sering duduk di bangku cadangan. Meski tampil dengan banyak perubahan pemain, Cahya Supriyadi dan rekan-rekannya berhasil menang besar. Untuk melaju ke babak semifinal, Indonesia harus menuntaskan laga babak penyisihan Grup A melawan Myanmar (10/7) dengan raihan tiga poin. Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengaku ikut mendengar instruksi Coach STY kala menentukan siapa pemain yang akan diturunkan.  “Saya ikut mendengarkan saat STY menentukan 11 pemain yang akan diturunkan melawan Filipina. Awalnya saya sedikit gelisah, tetapi kegelisahan saya terobati. 11 pemain itu dan pemain pengganti lainnya justru bermain menggila. Alhamdulillah kita menang,” ujarnya, dikutip PIFA dari laman PSSI (9/7). Iriawan meminta semua pemain untuk menuntaskan fase grup dengan kemenangan saat melawan Myanmar nanti . “Tidak ada cara lain. Kita harus menang. Tunjukkan kita bisa. Saya minta doa dan dukungan semua warga negara Indonesia,” tambahnya. Sementara itu, Coach STY mengatakan bahwa kunci kemenangan pada laga ini yakni para pemain tampil semaksimal mungkin. “Memang Marselino Ferdinan tidak akan bisa main untuk turnamen kali ini karena cedera, jadi saya berusaha mengubah mental pemain agar para pemain mengorbankan diri. Para pemain pastinya berusaha dan tahu juga di tim kita sudah mulai menjadi satu," jelas dia. Saat ini Indonesia meraih 8 poin hasil dua kali menang, dua kali seri. Skuad Garuda Muda kini menduduki posisi ketiga klasemen sementara. Sedangkan posisi pertama ditempati Vietnam, disusul Thailand diposisi kedua. Vietnam unggul selisih gol dari Thailand, keduanya sama-sama mengoleksi 10 poin. Laga terakhir yang dimainkan pada Minggu (10/7) akan menjadi penentu akhir klasmen di Grup A Piala AFF U-19 tahun ini. (yd)

Bekasi
| Sabtu, 9 Juli 2022

Lokal

Foto: Sekda Harap Mahasiswa Kedokteran Untan Jadi Dokter Berkompeten | Pifa Net

Sekda Harap Mahasiswa Kedokteran Untan Jadi Dokter Berkompeten

PIFA, Lokal - Sekretaris Daerah Kalimantan Barat, Harisson membahas Perencanaan Intervensi Kesehatan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat saat memberikan mata kuliah umum di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (Untan) Ruang E.1.4, Jumat (26/5/2023). Usai memberikan mata kuliah terhadap 99 mahasiswa/i kedokteran, pria bergelar dokter ini berharap mereka nantinya benar-benar menjadi dokter yang profesional dibidangnya. Meningkatkan pelayanan kesehatan di Kalbar sehingga mendongkrak derajat kesehatan masyarakat.  "Intinya jika tidak berkolaborasi dan memberdayakan masyarakat maka akan kesusahan mencapai target program kesehatan, untuk itu kita perlu memperhatikan keterlibatan masyarakat secara aktif dalam program kesehatan," jelasnya. Beberapa  materi yang disampaikan yakni terkait pentingnya upaya pencegahan stunting. Upaya ini dapat dimulai dengan memberikan edukasi tentang pola makan yang seimbang dan asupan gizi yang cukup pada anak-anak dan ibu hamil. Selain itu, peningkatan akses pada layanan kesehatan di tingkat desa harus lebih diperhatikan. Melalui upaya pemenuhan tenaga kesehatan, peningkatan sarana pelayanan primer seperti Puskesmas dan klinik pratama, pemenuhan alat kesehatan dan obat, serta inovasi untuk pelayanan di daerah terpencil. (ap)

Kalbar
| Minggu, 28 Mei 2023
2
4
8
9
10
3
5
2
4
8
9
10
3
5
2
4
8
9
10
3
5