Klasemen Akhir Grup A Piala AFF 2026: Indonesia Tersingkir, Singapura dan Vietnam Lolos
Sports | Sabtu, 8 Agustus 2026
Antara
Sports | Sabtu, 8 Agustus 2026










Lokal

Berita Mempawah, PIFA - Kapolsek Mempawah Timur, Iptu Waryo Bersama Tim Satgas Karhutla Polres Mempawah mendatangi lokasi untuk mencari titik api Hotspot meski tidak terpantau di aplikasi lancang kuning di Dusun Moton Tinggi, Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, Kamis (03/02/2022). Hal ini disebabkan karena hingga hari ini belum adanya curah hujan, yang menyebabkan keringnya lahan hingga ditemukanya titik api karhutla. Pelaksanaan dalam pencarian titik Hotspot dan upaya pemadaman Karhutla dipimpin langsung oleh Kapolsek Mempawah Timur, bersama Kasat Sabhara Polres Mempawah yang langsung menyisir lokasi kebakaran. Dari pencarian titik api, terpantau di Lokasi Perkebunan milik Warga Dusun Moton, Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, tampak api yang membakar lahan perkebunan. “Ditemukan di lapangan sisa tumpukan kayu yang terbakar dan sekarang berhasil dipadamkan, yang terbakar lahan kebun dan lahan kosong tersebut terjadi karena faktor kemungkinan karena warga ingin membuka lahan,” ujarnya. Selanjutnya Tim Satgas Karhutla langsung melakukan upaya pemadaman agar tidak merambat kelokasi lahan gambut yang lain. “hal ini akan diselidiki penyebab kejadian tersebut, jika ditemukan unsur kesengajaan akan dilakukan langkah hukum,” tutupnya. (ja)
Lifestyle

PIFA, Lifestyle - Seorang pasien di Florida, Amerika Serikat, menjadi sorotan setelah ditemukan ratusan telur cacing pita dalam tubuhnya. Dokter UGD, dr Sam Ghali, menjelaskan bahwa kondisi ini disebabkan oleh konsumsi daging babi mentah atau setengah matang yang masih mengandung larva cacing pita. Larva tersebut menetas dan masuk ke jaringan tubuh, membentuk kista pada tubuh pasien.Spesialis penyakit dalam, dr Aru Ariadno, SpPD, KGEH, menegaskan bahwa risiko serupa dapat terjadi pada daging lain yang dikonsumsi dalam kondisi kurang matang. “Ada kemungkinan daging setengah matang mengandung bakteri ataupun parasit. Beberapa daging yg sebaiknya dihindari dimakan setengah matang adalah daging sapi giling, daging ayam, daging bebek dan daging babi," ujarnya kepada detikcom, Sabtu (25/1/2024).Ia juga menjelaskan bahwa proses pengolahan dan kebersihan daging sangat berpengaruh terhadap risiko kontaminasi. “Daging sapi giling dikhawatirkan tercemar oleh alat penggiling-nya yang mungkin tercemar bakteri, ayam dan bebek juga bila proses pembersihan dan penyimpanannya yang tidak baik. Daging babi seperti diketahui memiliki parasit cacing pita yang hidup di daging babi, bila termakan akan menyebabkan penyakit cacing pita pada manusia,” sambungnya.Kondisi yang dialami pasien tersebut dikenal sebagai sistiserkus, di mana kista terbentuk akibat larva cacing yang masuk ke jaringan tubuh, termasuk otot, otak, dan mata. “Sistiserkosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing pita. Penyakit ini dapat menyebabkan berbagai gejala, seperti sakit kepala, kejang, dan kebingungan bila menyerang otak. Bisa menyebabkan kebutaan bila mengenai mata," tambah dr Aru.Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kebersihan alat masak juga perlu diperhatikan untuk mencegah kontaminasi."Penting juga untuk memperhatikan alat masak yang bersih, tidak menggunakan talenan ataupun pisau yang sama untuk mengolah daging berbeda dan pastikan selalu kebersihannya," pungkasnya.
Lokal

Berita Ketapang, Kalbar - Pifa, Pengerjaan penimbunan di beberapa titik pada ruas jalan Pelang - Tumbang Titi yang rusak berat, kini telah mulai dilakukan. Adalah perusahaan setempat, yaitu PT.Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Group, PT. Limpah Sejahtera dan PT. Arthu Energi Resorse yang melakukan pengerjaannya melalui dana atau program CSR (Corporate Social Responsibility), pada Senin, (13/9/2021). Hal tersebut sebagai tindak lanjut dari hasil rapat yang dipimpin oleh Wakil Bupati H.Farhan, SE.,M.S.i, pada Selasa lalu, (7/9/2021) , di Ruang Rapat Bupati Ketapang berkenaan dengan permasalahan jalan Pelang-Batu Tajam, yang mana Beliau menginginkan agar pengerjaan jalan Pelang - Tumbang Titi disegerakan. Senada dengan Wabub, Sekda Ketapang Alexander Wilyo, S.STP.,M.S.i. pun menyikapi serius masalah rusaknya jalan Pelang Tumbang - Titi. Kemudian Beliau arahkan agar Dinas PUPTR berkolaborasi dengan perusahaan untuk segera memperbaiki jalan-jalan tersebut menggunakan progam CSR. Hal tersebut Sekda sampaikan saat kunjungan kerjanya bersama Ka. OPD terkait, di Air Upas - Manismata pada Rabu, (9/9/2021) yang lalu.