Reuters

Reuters

Berandascoped-by-BerandaSportsscoped-by-SportsKolombia Jadi Tim Terakhir Lolos ke 16 Besar, Ini Daftar Lengkap Peserta Fase Gugur Piala Dunia 2026

Kolombia Jadi Tim Terakhir Lolos ke 16 Besar, Ini Daftar Lengkap Peserta Fase Gugur Piala Dunia 2026

Sports | Sabtu, 4 Juli 2026

Kolombia menjadi tim terakhir yang memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Ghana dengan skor tipis 1-0 pada laga 32 besar.


Gol tunggal kemenangan Kolombia dicetak Jhon Arias pada menit ke-14. Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir sekaligus mengantarkan Los Cafeteros melaju ke fase gugur.


Keberhasilan ini menjaga peluang Kolombia untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026. Kolombia juga dipandang sebagai salah satu tim kuda hitam yang berpotensi memberi kejutan terhadap para unggulan.


Sebanyak 16 tim kini telah memastikan tempat di babak 16 besar. Deretan tim favorit juara seperti Brasil, Prancis, Inggris, Spanyol, Portugal, dan Argentina berhasil melanjutkan perjalanan mereka di turnamen.


Tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, juga sukses menembus fase gugur. Dukungan suporter diperkirakan masih menjadi salah satu kekuatan ketiga tim tersebut dalam menghadapi babak berikutnya.


Selain itu, sejumlah tim nonunggulan seperti Maroko, Norwegia, Belgia, Mesir, Swiss, dan Kolombia berpeluang menciptakan kejutan serta mengincar tiket ke perempat final.


Daftar lengkap tim lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026:


  1. Kanada

  2. Brasil

  3. Paraguay

  4. Maroko

  5. Norwegia

  6. Prancis

  7. Meksiko

  8. Inggris

  9. Belgia

  10. Amerika Serikat

  11. Spanyol

  12. Portugal

  13. Swiss

  14. Mesir

  15. Argentina

  16. Kolombia

Rekomendasi

Foto: Kai EXO Alan Konser Solo di Jakarta, Tiket Mulai Dijual 25 Maret | Pifa Net

Kai EXO Alan Konser Solo di Jakarta, Tiket Mulai Dijual 25 Maret

Jakarta
| Rabu, 19 Maret 2025
Foto:  Remaja 17 Tahun di Kubu Raya Ditangkap Polisi Usai Curi Sepeda Motor | Pifa Net

Remaja 17 Tahun di Kubu Raya Ditangkap Polisi Usai Curi Sepeda Motor

Kubu Raya
| Senin, 22 September 2025
Foto: Timnas U22 Indonesia Siap Memulai Misi Pertahankan Emas SEA Games 2025 | Pifa Net

Timnas U22 Indonesia Siap Memulai Misi Pertahankan Emas SEA Games 2025

Sports
| Kamis, 4 Desember 2025
Foto: Liverpool Punya Peluang Emas Raih Trofi di Final Carabao Cup | Pifa Net

Liverpool Punya Peluang Emas Raih Trofi di Final Carabao Cup

Inggris
| Sabtu, 15 Maret 2025
Foto: Ternyata Betul Kata Amorim, Ini MU Terburuk Sepanjang Sejarah | Pifa Net

Ternyata Betul Kata Amorim, Ini MU Terburuk Sepanjang Sejarah

Inggris
| Rabu, 19 Februari 2025
Foto: Beredar Kabar TikTok Dijual ke Elon Musk, Begini Kata Manajemen | Pifa Net

Beredar Kabar TikTok Dijual ke Elon Musk, Begini Kata Manajemen

Amerika Serikat
| Selasa, 14 Januari 2025
Foto: Kekayaan Elon Musk Anjlok USD 52 Miliar di 2025 Gegara Tesla | Pifa Net

Kekayaan Elon Musk Anjlok USD 52 Miliar di 2025 Gegara Tesla

Amerika Serikat
| Rabu, 26 Februari 2025
Foto: Meta Perketat Aturan, PHK Karyawan yang Terlibat Kebocoran Data | Pifa Net

Meta Perketat Aturan, PHK Karyawan yang Terlibat Kebocoran Data

Amerika Serikat
| Sabtu, 1 Maret 2025
Foto: Viral Seorang Pria Tembak Kucing Liar Pakai Senapan Angin di Mempawah | Pifa Net

Viral Seorang Pria Tembak Kucing Liar Pakai Senapan Angin di Mempawah

Mempawah
| Kamis, 6 Februari 2025
Foto: Pemerintah Resmi Hapus Pengecer dalam Distribusi LPG 3 Kg, Harga Diklaim Lebih Terkontrol | Pifa Net

Pemerintah Resmi Hapus Pengecer dalam Distribusi LPG 3 Kg, Harga Diklaim Lebih Terkontrol

Indonesia
| Selasa, 4 Februari 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Penyelidikan Kebakaran Gedung Mangkrak RS Untan, Polisi Singgung Pasal Kesengajaan | Pifa Net

Penyelidikan Kebakaran Gedung Mangkrak RS Untan, Polisi Singgung Pasal Kesengajaan

Berita Lokal, PIFA – Kepolisian tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab kebakaran di area gedung mangkrak RS Untan, yang terjadi pada Senin (29/8/2022) siang. Kebakaran itu menimbulkan kepanikan besar mengingat berada dekat rumah sakit.  Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Pontianak, Kompol Indra Asrianto Indra mengatakan, pemeriksaan dilakukan dengan teliti untuk mencari penyebab gedung itu terbakar. Dia menerangkan, jika dalam penyelidikan tersebut terungkap ada unsur kesengajaan, maka sesuai dengan Pasal 187 KUHP, barang siapa dengan sengaja menimbulkan kebakaran, ledakan atau banjir, diancam, dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun.  "Pasal tersebut dengan tegas menyatakan, jika karena perbuatan tersebut di atas timbul bahaya umum bagi barang, maka dapat dipidana penjara paling lama 15 tahun," kata Indra, kemarin. Sejauh ini, polisi telah memeriksa dua orang saksi. Kedua orang yang diperiksa merupakan warga yang membakar sampah. "Dua orang ini diperiksa sebagai saksi," tegas Indra. Indra menerangkan, dugaan awal kebakaran itu akibat warga membakar sampah sehingga api menjalar ke bagian bawah bangunan. Bangunan itu sendiri, berdiri di atas lahan gambut. "Bagian bawah bangunan tersebut tekstur tanah gambut dan masih banyak papan mal sisa proses pembuatan lantai bangunan belum dilepas. Sehingga api sangat mudah menjalar," ucapnya. Sebelumnya, petugas dari puluhan pemadam kebakaran di Kota Pontianak, berjibaku memadamkan api di lokasi itu. Asap tebal yang timbul, membuat tumbang para penjinak api hingga harus dirawat intensif di UGD RS Untan. Sementara di RS Untan yang berada tak jauh dari lokasi kebakaran itu, petugas sampai harus mengevakuasi sejumlah pasien dan alat-alat medis. Hal tersebut dilakukan mengantisipasi keadaan terburuk akibat kebakaran tersebut.  Kebakaran baru bisa diminimalisir setelah petugas pemadam kebakaran silih berganti menyiramkan air selama belasan jam. (ap)

Pontianak
| Rabu, 31 Agustus 2022

Nasional

Foto: Iriana Jokowi Pamit Menjelang Purnatugas sebagai Ibu Negara: Saya Minta Maaf | Pifa Net

Iriana Jokowi Pamit Menjelang Purnatugas sebagai Ibu Negara: Saya Minta Maaf

PIFA, Jakarta - Ibu Negara Republik Indonesia, Iriana Joko Widodo, secara resmi berpamitan menjelang berakhirnya tugasnya sebagai pendamping Presiden Joko Widodo yang akan mengakhiri masa jabatannya pada 20 Oktober mendatang. Iriana menyampaikan permohonan maaf dan rasa terima kasih dalam acara "Penyuluhan Pencegahan Anti Narkoba bagi Pelajar se-Provinsi DKI Jakarta" yang diadakan di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, pada Selasa (24/9).“Saya minta maaf kalau ada salah-salah kata selama ini. Saya tanggal 20 Oktober sudah purnatugas,” ujar Iriana di hadapan 5000 siswa-siswi SMP dan SMA yang hadir pada acara tersebut.Acara penyuluhan ini diadakan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terkait bahaya narkoba. Iriana juga berharap kegiatan positif seperti ini dapat diteruskan oleh pemerintah selanjutnya. “Acara ini bisa dilanjutkan di periode yang akan datang. Maaf lahir batin untuk semuanya. Sukses Jakarta untuk Indonesia,” lanjutnya.Dalam kesempatan itu, Iriana turut menghibur para siswa dengan mengadakan kuis seputar narkoba. Para peserta tampak antusias berpartisipasi, terlebih dengan hadiah menarik yang disediakan, seperti sepeda dan tablet Android. Suasana semangat terlihat ketika siswa-siswi berebut untuk menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Iriana.Presiden Joko Widodo pertama kali dilantik pada 20 Oktober 2014 dan melanjutkan masa jabatannya di periode kedua sejak 2019. Masa jabatan ini akan berakhir pada 20 Oktober 2024, dan Iriana beserta sang suami akan purnatugas, digantikan oleh Presiden terpilih, Prabowo Subianto.Iriana juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial selama menjabat sebagai Ibu Negara, termasuk kegiatan kunjungan ke berbagai daerah untuk meninjau perkembangan kerajinan lokal dan kesejahteraan ibu serta anak. (Adl)

Jakarta
| Jumat, 27 September 2024

Nasional

Foto: Meningkat, Penerimaan Pajak Capai Rp868,3 Triliun Hingga Akhir Juni 2022 | Pifa Net

Meningkat, Penerimaan Pajak Capai Rp868,3 Triliun Hingga Akhir Juni 2022

Berita Nasional, PIFA - Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Suryo Utomo menyampaikan bahwa hingga akhir Juni 2022, penerimaan pajak di Tanai Air mencapai Rp868,3 triliun. Suryo menyebut terjadi pertumbuhan penerimaan pajak sebesar 55,7 persen dengan capaian 58,5 persen dari target yang dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2022. Meski meningkat, Suryo menekankan untuk tetap waspada dengan pergerakan harga komoditas dan perkembangan ekonomi dunia “Harapannya ini akan konsisten hingga akhir tahun, walaupun ada beberapa catatan yang disampaikan oleh Ibu Menteri Keuangan, kita harus tetap waspada mengenai pergerakan harga komoditas dan juga perkembangan ekonomi dunia,” kata Suryo, Selasa (2/8/2022), mengutip keterangan Humas Kemenkeu. Lebih lanjut dia menjelaskan, jika dirincikan menurut kelompok jenis pajak besar, Pajak Penghasilan (PPh) Non Migas berkontribusi sebesar 69,4 persen target yang didapat dengan jumlah Rp519,6 triliun. Kemudian, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) mencatatkan penerimaan sebesar Rp300,9 triliun atau 47,1 persen dari target, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) & Pajak Lainnya tercatat sebesar Rp4,8 triliun atau 14,9 persen dari target, dan PPh Migas mencapai Rp43 triliun atau 66,6 persen dari target. Menurut Suryo ada beberapa elemen yang berkontribusi pada capaian penerimaan sampai dengan semester I tahun 2022 ini. Suryo menambahkan, kinerja penerimaan pajak yang sangat baik pada periode Januari hingga Juni 2022 dipengaruhi oleh beberapa faktor. Diantaranya tren peningkatan harga komoditas, pertumbuhan ekonomi yang ekspansif dan tingkat permintaan yang terus membaik (domestik dan luar negeri), basis yang rendah pada tahun 2021 akibat pemberian insentif, dan dampak dari implementasi Undang-Undang Harmoni Peraturan Perpajakan (UU HPP). Kemudian pada bulan Juni, kinerja pertumbuhan terutama ditopang oleh penerimaan Program Pengungkapan Pajak Sukarela (PPS) yang sangat tinggi pada bulan terakhir implementasinya. Pertumbuhan yang konsisnten itu, lanjut Suryo harus tetap diwaspadai mengingat adanya pengaruh dari pertumbuhan dan situasi ekonomi dunia. “Dapat kami sampaikan juga bahwa di semester dua nanti ke depan kami memperkirakan bahwa pertumbuhan masih cukup konsisten sejalan dengan perkembangan pertumbuhan ekonomi. Maka tadi kami sampaikan di awal dan Ibu Menteri juga sudah sampaikan bahwa kita harus tetap waspada juga terhadap pertumbuhan dan situasi ekonomi dunia karena pengaruh ekonomi akan berdampak juga pada penerimaan perpajakan,” pungkasnya. (yd)

Indonesia
| Rabu, 3 Agustus 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5