Komisi II DPR Minta WFH Tak Diterapkan Senin dan Jumat, Cegah Libur Panjang. CNN

Komisi II DPR Minta WFH Tak Diterapkan Senin dan Jumat, Cegah Libur Panjang. CNN

Berandascoped-by-BerandaPolitikscoped-by-PolitikKomisi II DPR Minta WFH Tak Diterapkan Senin dan Jumat, Cegah Libur Panjang

Komisi II DPR Minta WFH Tak Diterapkan Senin dan Jumat, Cegah Libur Panjang

Politik | Sabtu, 28 Maret 2026

PIFA, Politik - Komisi II DPR RI meminta agar kebijakan Work From Home (WFH) untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) tidak diberlakukan pada hari Senin dan Jumat.

Anggota Komisi II DPR sekaligus Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, menilai langkah tersebut penting untuk mencegah potensi libur panjang yang justru dapat meningkatkan konsumsi BBM.

"Tujuan WFH itu apa, jika untuk menghemat BBM yang berpotensi langka, maka memang sebaiknya tidak memasukkan hari Jumat dan hari Senin," ujarnya kepada wartawan, Jumat (27/3).

Menurutnya, penerapan WFH di awal atau akhir pekan berisiko dimanfaatkan sebagai long weekend. Jika hal itu terjadi, tujuan penghematan energi tidak akan tercapai, bahkan bisa berdampak sebaliknya.

Deddy menyarankan kebijakan WFH lebih tepat diterapkan pada hari Selasa hingga Kamis, dengan penyesuaian kebutuhan masing-masing instansi.

Selain itu, ia menekankan pentingnya standar operasional prosedur (SOP) dan mekanisme pengawasan yang ketat dalam pelaksanaan WFH. Hal ini diperlukan agar produktivitas aparatur sipil negara (ASN) tetap terjaga dan target kinerja (KPI) dapat tercapai.

Ia juga menyoroti kesiapan infrastruktur kerja, seperti ketersediaan perangkat komputer dan koneksi komunikasi yang memadai. Tanpa dukungan tersebut, menurutnya, WFH berpotensi hanya menjadi “libur terselubung”.

Tak hanya itu, pengaturan unit kerja yang diperbolehkan menjalankan WFH juga dinilai krusial. Deddy mengingatkan sektor pelayanan publik yang bersifat esensial tidak boleh menerapkan WFH karena dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian.

Ia menyarankan agar pengaturan jadwal dan pembagian unit kerja yang menjalankan WFH diserahkan kepada masing-masing instansi, kepala daerah, maupun pimpinan lembaga agar tetap adil dan efektif.

Wacana penerapan WFH ini muncul di tengah upaya pemerintah menghemat energi akibat dinamika global, termasuk konflik geopolitik yang berdampak pada kenaikan harga minyak dunia. Sejumlah negara, seperti Filipina, bahkan telah lebih dulu menerapkan kebijakan WFH satu hari dalam sepekan sebagai langkah efisiensi energi.

Rekomendasi

Foto: Barcelona Punya Kans Juara UCL, Hansi Flick: Fokus ke Perempatfinal Dulu | Pifa Net

Barcelona Punya Kans Juara UCL, Hansi Flick: Fokus ke Perempatfinal Dulu

Spanyol
| Rabu, 12 Maret 2025
Foto: McLaren Dominan, Piastri Pimpin Klasemen F1 2025 di Tengah Persaingan Ketat hingga Juni | Pifa Net

McLaren Dominan, Piastri Pimpin Klasemen F1 2025 di Tengah Persaingan Ketat hingga Juni

Sport
| Senin, 9 Juni 2025
Foto: AC Milan Incar Joao Felix, Jelang Penutupan Bursa Transfer Musim Dingin | Pifa Net

AC Milan Incar Joao Felix, Jelang Penutupan Bursa Transfer Musim Dingin

Italia
| Sabtu, 1 Februari 2025
Foto:  Dua Pemain Baru Keturunan Belanda Dikabarkan Segera Gabung Timnas Indonesia | Pifa Net

Dua Pemain Baru Keturunan Belanda Dikabarkan Segera Gabung Timnas Indonesia

Indonesia
| Rabu, 8 Januari 2025
Foto: 5 Drama Korea Terpopuler Juni 2025, dari Komedi Horor hingga Aksi Polisi | Pifa Net

5 Drama Korea Terpopuler Juni 2025, dari Komedi Horor hingga Aksi Polisi

Pifabiz
| Sabtu, 28 Juni 2025
Foto: UI Tunggu Rapat Empat Organ untuk Bahas Disertasi Bahlil Lahadalia | Pifa Net

UI Tunggu Rapat Empat Organ untuk Bahas Disertasi Bahlil Lahadalia

Indonesia
| Senin, 3 Maret 2025
Foto: Buntut Konten Masak Rendang 200 Kg, Willy Salim Dilaporkan ke Polda Sumsel | Pifa Net

Buntut Konten Masak Rendang 200 Kg, Willy Salim Dilaporkan ke Polda Sumsel

Pifabiz
| Senin, 24 Maret 2025
Foto: Patrick Kluivert Rilis Skuad Sementara Pemain Timnas Indonesia, Berikut Daftarnya! | Pifa Net

Patrick Kluivert Rilis Skuad Sementara Pemain Timnas Indonesia, Berikut Daftarnya!

Indonesia
| Minggu, 9 Maret 2025
Foto: Update Klasemen Liga Italia, Inter Milan Pepet Napoli di Puncak | Pifa Net

Update Klasemen Liga Italia, Inter Milan Pepet Napoli di Puncak

Italia
| Senin, 27 Januari 2025
Foto: Garuda Muda Siap Tempur di Piala Asia U-20 2025 | Pifa Net

Garuda Muda Siap Tempur di Piala Asia U-20 2025

Indonesia
| Jumat, 7 Februari 2025

Berita Terkait

Sports

Foto: Garuda Muda Siap Tempur di Piala Asia U-20 2025, Indra Sjafri Fokus Matangkan Strategi | Pifa Net

Garuda Muda Siap Tempur di Piala Asia U-20 2025, Indra Sjafri Fokus Matangkan Strategi

PIFA.CO.ID, SPORTS - Timnas Indonesia U-20 memulai persiapan intensif jelang Piala Asia U-20 2025 dengan menggelar latihan perdana di Shenzhen Youth Football Training Base, Tiongkok, Senin (10/2) malam. Sesi latihan selama satu jam ini menjadi bagian dari adaptasi tim terhadap kondisi cuaca dan lingkungan sebelum menghadapi laga perdana melawan Iran pada Kamis (13/2).Skuad Garuda Muda yang tiba di Shenzhen pada Minggu (9/2) terlihat antusias menjalani latihan. Pelatih Indra Sjafri memastikan bahwa seluruh pemain dalam kondisi prima dan siap bertanding. "Alhamdulillah hari ini kita melakukan latihan perdana di lapangan setelah kemarin melakukan latihan recovery di hotel. Semua pemain dalam keadaan sehat dan fit," ujar Indra Sjafri.Lebih lanjut, Indra menjelaskan bahwa tim mulai menyusun strategi untuk menghadapi Iran. "Hari ini kita mulai merancang game plan dan taktik melawan Iran. Pemain juga sudah beradaptasi dengan cepat terhadap suhu di sini. Selain itu, di sini makanan cocok untuk kami dan hotel juga oke. Sekarang tinggal bagaimana kita harus bisa mencapai nilai positif di laga pertama, karena laga pertama sangat penting bagi kita," tambahnya.Indonesia tergabung di Grup C bersama Uzbekistan, Iran, dan Yaman. Untuk bisa melaju ke Piala Dunia U-20 2025 di Chile, Garuda Muda harus menembus babak semifinal.Striker Jens Raven juga menegaskan kesiapannya menghadapi turnamen ini. "Di sini cuaca bagi saya bagus, sama dengan di Belanda. Jadi untuk saya baik. Selain itu, makanan dan hotel bagus dan semuanya memberikan hal positif bagi kami," kata Jens Raven.Jadwal Grup C Piala Asia U-20 202513 Februari 2025:16.15 WIB - Uzbekistan vs Yaman (Shenzhen Youth Football Training Base Pitch No 1)18.30 WIB - Iran vs Indonesia (Shenzhen Youth Football Training Base Centre Stadium)16 Februari 2025:16.15 WIB - Yaman vs Iran (Shenzhen Youth Football Training Base Pitch No 1)18.30 WIB - Indonesia vs Uzbekistan (Shenzhen Youth Football Training Base Centre Stadium)19 Februari 2025:18.30 WIB - Uzbekistan vs Iran (Shenzhen Youth Football Training Base Pitch No 1)18.30 WIB - Indonesia vs Yaman (Shenzhen Youth Football Training Base Centre Stadium)Dengan semangat dan persiapan yang matang, Timnas U-20 optimistis meraih hasil positif di turnamen ini.

China
| Selasa, 11 Februari 2025

Nasional

Foto: Oknum Copot Label Donatur Korban Gempa Cianjur, Kang Emil Marah dan Minta Polisi Usut Tuntas | Pifa Net

Oknum Copot Label Donatur Korban Gempa Cianjur, Kang Emil Marah dan Minta Polisi Usut Tuntas

Berita Nasional, PIFA - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil marah dengan ulah oknum yang mencopot label identitas donatur yang memberi bantuan kepada para korban gempa Cianjur, Jawa Barat. Ia pun meminta agar pihak berwajib mengusut tuntas kejadian tak terpuji itu agar tak terulang lagi. Video tersebut turut diunggah Kang Emil di akun Twitternya @ridwankamil. Tampak dalam video tersebut sejumlah orang mencopot label identitas donatur (dari salah satu gereja) yang menempel di tenda untuk para pengungsi. "Sangat disesalkan dan tidak boleh terulang lagi pencabutan label identitas pemberi bantuan tenda oleh oknum warga setempat di tenda pengungsian di Cianjur," ujar Ridwan Kamil, dikutip dari keterangan unggahannya. Kang Emil, sapaan akrabnya, menegaskan, bencana datang tak pilih-pilih dan mendampaki semua orang. Bencana itu, katanya, menimpa semua pihak dan semua golongan di Cianjur. Dia menambahkan, yang membantu juga datang tak pilih-pilih. "Yang membantu bencana pun datang tidak pilih-pilih, datang dari semua pihak, dari semua golongan, kelompok, apapun keyakinan atau agamanya. Berdirinya bendera, spanduk, baliho, stiker dari para pemberi bantuan adalah hal yang wajar, karena mungkin itu bagian dari pelaporan pertanggungjawaban kepada para donatur yang menitipkan bantuan kepada mereka," tegas dia. Kang Emil kemudian menyinggung soal isi Sila ke-2 Pancasila. "Karenanya Sila ke-2 Pancasila, “Kemanusiaan Yang adil dan Beradab” harus dijunjung dengan baik dan dipraktekkan dengan bijak. Bantuan kemanusiaan tidak boleh ternodai sedikitpun oleh unsur kebencian golongan," sambungnya. Atas kejadian itu, Kang Emil secara pribadi sudah meminta pihak berwajib untuk menindaklanjuti ulah oknum itu. Saya sudah meminta kepolisian khususnya Kapolda Jawa Barat untuk menindaklanjuti hal ini agar tidak terulang lagi di kemudian hari. Walaupun kita tidak bersaudara dalam keimanan, kita tetaplah bersaudara dalam kebangsaan dan kemanusiaan. Hatur nuhun," tutupnya.

Cianjur
| Minggu, 27 November 2022

Sports

Foto: Barcelona Incar Winger AC Milan Usai Gagal Gaet Nico Williams | Pifa Net

Barcelona Incar Winger AC Milan Usai Gagal Gaet Nico Williams

PIFA, Sports - Barcelona tengah mencari winger baru setelah gagal merekrut Nico Williams, yang memutuskan untuk tetap di Athletic Bilbao. Blaugrana kini mempertimbangkan opsi lain, salah satunya adalah winger AC Milan Rafael Leao.  Menurut laporan dari Mundo Deportivo pada Selasa (20/8) pagi WIB, meski operasi ini sangat rumit, Barcelona memiliki sekutu kuat, yaitu agen Leao, Jorge Mendes. Nilai Leao diperkirakan berkisar antara 90 hingga 100 juta euro. Namun, anggaran yang dimiliki Barca sama seperti yang telah direncanakan untuk Nico Williams, yaitu sekitar 60 juta euro. Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa Milan mungkin tertarik pada beberapa pemain Blaugrana yang bisa dimasukkan dalam negosiasi, seperti Raphinha, Andreas Christensen, Iñigo Martínez, Ferran Torres, dan juga Alejandro Balde. Pemain lain yang mungkin menarik minat manajemen Rossoneri termasuk De Jong, Araujo, dan Ansu Fati, namun saat ini mereka sedang cedera, yang membuat kemungkinan transfer mereka menjadi lebih rumit. (yd)

Spanyol
| Selasa, 20 Agustus 2024
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5