Penyerangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. (ANTARA/Anadolu/py/am.)

Penyerangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. (ANTARA/Anadolu/py/am.)

Berandascoped-by-BerandaInternasionalscoped-by-InternasionalKonflik Iran Ganggu Deportasi Migran, AS Tunda Penerbangan Pemulangan

Konflik Iran Ganggu Deportasi Migran, AS Tunda Penerbangan Pemulangan

Internasional | Jumat, 27 Maret 2026

Operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran berdampak pada kebijakan imigrasi, khususnya upaya deportasi migran asal Iran. Media Politico melaporkan pada Jumat bahwa konflik yang sedang berlangsung memaksa penundaan sejumlah penerbangan deportasi.

Sejak lama, hubungan tegang antara Washington dan Teheran memang menjadi kendala dalam proses pemulangan warga Iran. Meski begitu, beberapa penerbangan deportasi sempat dilakukan sejak akhir tahun lalu.

Namun, pemerintahan Presiden Donald Trump dalam dokumen pengadilan menyebutkan bahwa penerbangan carter yang dijadwalkan pekan ini dibatalkan. Penundaan itu terjadi karena deportasi ke Iran untuk sementara dihentikan akibat konflik militer yang masih berlangsung.

Situasi ini kini tengah menjadi perhatian pengadilan federal. Hakim sedang mempertimbangkan apakah para tahanan asal Iran yang ditahan oleh otoritas imigrasi AS masih memiliki kemungkinan untuk dideportasi dalam waktu dekat.

Jika tidak, pengadilan berpotensi membebaskan mereka dari tahanan imigrasi atau memberi kesempatan untuk mengajukan pembebasan melalui sidang jaminan.

Di sisi lain, Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat menegaskan komitmennya untuk tetap menegakkan hukum imigrasi.

"Kami akan terus menggunakan semua opsi hukum untuk mendeportasi imigran ilegal," demikian pernyataan resmi yang dikutip.

Sebelumnya, pada 28 Februari, AS bersama Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah.

Sejak dilantik sebagai presiden ke-47, Trump juga menegaskan komitmennya untuk menekan imigrasi ilegal dan menjalankan program deportasi massal. Ia bahkan menetapkan keadaan darurat nasional untuk menangani krisis perbatasan Amerika Serikat.

Rekomendasi

Foto: Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes, Calon Pengganti Francesco Acerbi di Inter | Pifa Net

Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes, Calon Pengganti Francesco Acerbi di Inter

Italia
| Sabtu, 22 Maret 2025
Foto: Modal 40 Juta-an, LEXI LX 155 Japan Look Sukses Juarai Kategori Elit di Event CustoMAXI 2025 Aceh | Pifa Net

Modal 40 Juta-an, LEXI LX 155 Japan Look Sukses Juarai Kategori Elit di Event CustoMAXI 2025 Aceh

Otomotif
| Rabu, 3 Desember 2025
Foto: Komedian Mpok Alpa Meninggal Dunia di Usia 38 Tahun | Pifa Net

Komedian Mpok Alpa Meninggal Dunia di Usia 38 Tahun

Pifabiz
| Jumat, 15 Agustus 2025
Foto: PPATK Wacanakan Pemblokiran Sementara e-Wallet yang Nganggur | Pifa Net

PPATK Wacanakan Pemblokiran Sementara e-Wallet yang Nganggur

Nasional
| Minggu, 10 Agustus 2025
Foto: Inter Milan Hajar Torino 5-0 di Laga Pembuka Serie A | Pifa Net

Inter Milan Hajar Torino 5-0 di Laga Pembuka Serie A

Sports
| Selasa, 26 Agustus 2025
Foto: Mahasiswa Kembali Gelar Aksi Tolak UU TNI di DPR Hari Ini | Pifa Net

Mahasiswa Kembali Gelar Aksi Tolak UU TNI di DPR Hari Ini

Jakarta
| Kamis, 27 Maret 2025
Foto: Kabar Duka, Mochamad Jamasari Pemeran Kang Gobang di Preman Pensiun Meninggal Dunia | Pifa Net

Kabar Duka, Mochamad Jamasari Pemeran Kang Gobang di Preman Pensiun Meninggal Dunia

Indonesia
| Jumat, 7 Februari 2025
Foto: Virus HMPV Belum Ditemukan di Kalbar, Bandara Supadio Tingkatkan Kewaspadaan | Pifa Net

Virus HMPV Belum Ditemukan di Kalbar, Bandara Supadio Tingkatkan Kewaspadaan

Kubu Raya
| Rabu, 15 Januari 2025
Foto: Prabowo Tegaskan Indonesia-Malaysia Komitmen Dukung Palestina Merdeka | Pifa Net

Prabowo Tegaskan Indonesia-Malaysia Komitmen Dukung Palestina Merdeka

Malaysia
| Selasa, 28 Januari 2025
Foto: 11 Pilihan Takjil Rendah Kalori untuk Diet Sehat Selama Puasa | Pifa Net

11 Pilihan Takjil Rendah Kalori untuk Diet Sehat Selama Puasa

Indonesia
| Minggu, 2 Maret 2025

Berita Terkait

Lifestyle

Foto: Pentingnya Air Putih untuk Anak, Waspadai Dampak Minuman Berpemanis | Pifa Net

Pentingnya Air Putih untuk Anak, Waspadai Dampak Minuman Berpemanis

PIFA, Lifestyle - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menekankan pentingnya memberikan makanan dan minuman yang sehat bagi anak-anak sebagai bagian dari pemenuhan hak anak. Orang tua, khususnya, diingatkan untuk selalu membimbing anak-anak dalam memilih sumber nutrisi yang baik, termasuk dalam hal asupan minuman. Amurwani Dwi Lestariningsih, Asisten Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak atas Kesehatan dan Pendidikan Kemen PPPA, mengungkapkan bahwa saat ini anak-anak cenderung lebih memilih minuman kemasan kekinian dibandingkan air mineral. Padahal, minuman tersebut umumnya mengandung gula dalam jumlah besar, yang jika dikonsumsi secara rutin dan dalam jumlah banyak dapat berdampak buruk bagi kesehatan anak. "Kita juga mengadvokasi, mengedukasi kepada keluarga, terutama ibu-ibu rumah tangga, mengenai pentingnya anak-anak untuk minum air putih, air sehat. Kami tidak menyarankan ibu-ibu ini memberikan air minum kemasan," ujar Amurwani dalam sebuah diskusi media talk yang diselenggarakan di Jakarta pada Selasa (27/8/2024). Amurwani juga menyoroti bahwa minuman kemasan seringkali dijual dengan harga yang sangat terjangkau, sehingga orang tua cenderung tidak keberatan untuk membelikan minuman tersebut berulang kali dalam sehari. Namun, konsumsi gula yang berlebih dari minuman kemasan ini dapat setara dengan mengonsumsi satu piring nasi setiap kali minum. "Kalau kita lihat, satu kemasan minuman berpemanis itu sama juga kita makan satu piring nasi. Bayangkan kalau gulanya 50 gram itu sama juga kita makan satu piring nasi. Kalau itu lima kali minum, berarti 5 piring nasi," jelasnya. Selain risiko konsumsi gula berlebih, kurangnya aktivitas fisik di kalangan anak-anak masa kini turut menjadi faktor penyebab meningkatnya kasus obesitas dan prediabetes pada anak-anak sejak dini. Oleh karena itu, Amurwani menyarankan para orang tua untuk membatasi konsumsi minuman berpemanis pada anak-anak. Jika belum bisa sepenuhnya menghindari, setidaknya konsumsi produk tersebut dibatasi menjadi hanya sekali sehari dan diimbangi dengan asupan air mineral yang lebih banyak. "Benar-benar diatur, minum itu boleh hanya sekali aja. Kalau sudah minum itu satu botol setidaknya 250 mili, itu jangan makan nasi. Karena itu sama juga satu piring nasi," pungkasnya. (b)

Indonesia
| Rabu, 28 Agustus 2024

Lokal

Foto: Bupati Sanggau Minta Duta GENRE Sanggau Ikut Berperan Dalam Penurunan Angka Stunting | Pifa Net

Bupati Sanggau Minta Duta GENRE Sanggau Ikut Berperan Dalam Penurunan Angka Stunting

Berita Sanggau, PIFA -  Pemkab Sanggau melalui Bupati Sanggau, Paulos Hadi Meminta Kepada Duta GENRE ikut berperan dalam penurunan angka stunting, hal ini disampaikan saat melaksanakan kegiatan Malam Apresiasi Duta Genre Kabupaten Sanggau Tahun 2022, bertempat di aula Hotel Garden Palace, pada Selasa (10/05/2022).   Program Generasi Berencana (GENRE) dan Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK R) merupakan salah satu dari sekian banyak program pemberdayaan masyarakat sesuai kelompok sasaran yang ada di lingkungan kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau.   GENRE dan PIK R merupakan wadah untuk mengembangkan dan mengedepankan pembentukan karakter dikalangan generasi muda, mengajarkan remaja tentang Kesehatan reproduksi, menjauhi pernikahan dini melalui pendewasaan usia perkawinan, bahaya napza dan seks pra nikah, serta isu-isu yang dihadapi saat ini, salah satunya permasalahan stunting.   Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sanggau, Paolus Hadi, S.IP., M.Si, yang juga selaku Ayah GENRE Kabupaten Sanggau berharap kepada Duta GENRE bisa memaksimalkan fungsinya, untuk bisa memastikan para remaja Kabupaten Sanggau memastikan diri untuk masa depan terutama dalam berkeluarga.   “Fungsi mereka sangat baik, mereka akan sangat membantu memastikan para remaja Kabupaten Sanggau mempersiapkan diri untuk menyonsong masa depannya terutama berkeluarga. Pendidikan-pendidikan remaja dini ini sangat penting, sebelum mereka menikah ini penting untuk reproduksi, sehingga generasi Sanggau kedepan itu terhindari dari stunting,” ucapnya.   Berbicara soal stunting, Paolus Hadi meminta kepada Duta GENRE Sanggau untuk ikut berperan dalam menghadapi tantangan stunting yang ada di Kabupaten Sanggau, yaitu menurunkan angka stunting dari 21% ke 14% guna menyonsong masa depan Indonesia Emas di tahun 204.   “Hingga saat ini kita banyak stunting, hingga di 2022 ini tercatat sebanyak 21% yang stunting. Tantangan kita adalah bisa menurunkan angka stunting tersebut menjadi 14%. Untuk itu disinilah peran dari Duta GENRE Sanggau, Saya minta mereka juga ikut mensosialisasikan bagaimana sikap remaja yang baik untuk menyonsong masa depannya terutama Indonesia Emas di tahun 2045,”  tegasnya. (ja) 

Sanggau
| Rabu, 11 Mei 2022

Lokal

Foto: Seluruh Fraksi Setujui Pertanggungjawaban APBD Kalbar 2021 | Pifa Net

Seluruh Fraksi Setujui Pertanggungjawaban APBD Kalbar 2021

Berita Lokal, PIFA – DPRD Kalimantan Barat menggelar Rapat Paripurna Penetapan Raperda Pertanggungjawaban APBD Kalbar Tahun Anggaran 2021 di Balairungsari, Gedung DPRD Kalbar, Jumat (29/7/2022).  Rapat paripurna itu digelar hingga malam hari. Beragendakan penyampaian akhir fraksi-fraksi, penetapan keputusan DPRD terhadap pertanggungjawaban APBD 2021, penandatanganan berita acara persetujuan serta pendapat akhir kepala daerah. Paripurna tersebut, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kalbar, M Kebing L dihadiri oleh jajaran wakil ketua diantaranya Prabasa Anantatur dan Suriansyah. Selain itu hadir pula Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar, Harisson dan kepala OPD jajaran Pemprov Kalbar. “Semua fraksi menyetujui Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kalbar tahun anggaran 2021 untuk ditetapkan menjadi Perda,” kata Kebing. Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kalbar, Suriansyah menyatakan pelaksanaan APBD Kalbar tahun anggaran 2021 oleh pemerintah provinsi secara umum cukup baik. “Hal lain terkait pertanggungjawaban APBD, menurut kami sudah dilaksanakan cukup baik oleh pemerintah provinsi,” katanya.  Suriansyah menilai, penggunaan anggaran dalam APBD 2021 oleh Pemprov Kalbar itu sudah sesuai dengan peruntukkan yang ditetapkan. Penggunaan anggaran ini juga sudah melewati mekanisme pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). (ap)

Kalbar
| Minggu, 31 Juli 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5