Korut Tegaskan Status Nuklir “Tak Bisa Diganggu Gugat” Jelang Kunjungan Xi Jinping. REUTERS

Korut Tegaskan Status Nuklir “Tak Bisa Diganggu Gugat” Jelang Kunjungan Xi Jinping. REUTERS

Berandascoped-by-BerandaInternasionalscoped-by-InternasionalKorut Tegaskan Status Nuklir “Tak Bisa Diganggu Gugat” Jelang Kunjungan Xi Jinping

Korut Tegaskan Status Nuklir “Tak Bisa Diganggu Gugat” Jelang Kunjungan Xi Jinping

Internasional | Minggu, 7 Juni 2026

Pemerintah Korea Utara menegaskan bahwa status mereka sebagai negara bersenjata nuklir kini bersifat absolut dan tidak dapat diganggu gugat. Pernyataan keras tersebut muncul di tengah meningkatnya dinamika diplomatik di kawasan Asia Timur, hanya sehari sebelum kunjungan kenegaraan Presiden China Xi Jinping ke Pyongyang.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kim Yo-jong, adik sekaligus figur berpengaruh dalam lingkaran elite pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Ia menegaskan bahwa program senjata pemusnah massal negaranya bukanlah objek negosiasi politik, sekaligus menolak seluruh tekanan internasional yang mendorong denuklirisasi.

Kim Yo-jong juga menyatakan bahwa upaya untuk memaksa Korea Utara meninggalkan kemampuan nuklirnya tidak dapat diterima, menandai sikap yang semakin tegas dari Pyongyang terhadap komunitas internasional.

Pernyataan ini muncul di saat yang sensitif, karena Xi Jinping dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan selama dua hari ke Korea Utara atas undangan langsung Kim Jong-un. Kunjungan tersebut menjadi yang pertama dalam tujuh tahun terakhir dan dinilai memiliki bobot geopolitik tinggi di tengah ketegangan global yang meningkat.

Sebelumnya, Xi Jinping juga telah melakukan sejumlah pertemuan dengan pemimpin negara besar lain, termasuk Amerika Serikat, dalam upaya membahas stabilitas kawasan, termasuk isu denuklirisasi Semenanjung Korea. Namun, Pyongyang kini kembali menegaskan posisinya secara sepihak.

Di sisi lain, China disebut tetap mendorong pendekatan diplomatik untuk meredakan ketegangan, meski tidak merinci secara terbuka isi pembicaraan terkait isu nuklir tersebut.

Dengan penegasan terbaru dari Korea Utara ini, ruang diplomasi di kawasan diperkirakan semakin kompleks, terutama dalam upaya menyeimbangkan kepentingan antara Pyongyang, Beijing, dan negara-negara Barat.

Rekomendasi

Foto: Microsoft dan OpenAI Selidiki Dugaan Akses Ilegal Data oleh DeepSeek | Pifa Net

Microsoft dan OpenAI Selidiki Dugaan Akses Ilegal Data oleh DeepSeek

Indonesia
| Kamis, 30 Januari 2025
Foto: YouTube Klarifikasi Aturan Monetisasi, Tegaskan Konten AI Masih Bisa Diuangkan Asal Autentik | Pifa Net

YouTube Klarifikasi Aturan Monetisasi, Tegaskan Konten AI Masih Bisa Diuangkan Asal Autentik

Teknologi
| Jumat, 11 Juli 2025
Foto: Terduga Pelaku Pembunuhan di Kapuas Hulu Ditemukan, Diamuk Massa hingga Kritis | Pifa Net

Terduga Pelaku Pembunuhan di Kapuas Hulu Ditemukan, Diamuk Massa hingga Kritis

Kapuas Hulu
| Selasa, 18 Februari 2025
Foto: SPPG Kalbar Percepat Verifikasi Mitra untuk Kelancaran Program Makan Bergizi Gratis | Pifa Net

SPPG Kalbar Percepat Verifikasi Mitra untuk Kelancaran Program Makan Bergizi Gratis

Kalbar
| Selasa, 7 Januari 2025
Foto: Kasus Kanker Kolorektal Meningkat di Kalangan Generasi Muda, Ini Gejala Awal yang Harus Diwaspadai | Pifa Net

Kasus Kanker Kolorektal Meningkat di Kalangan Generasi Muda, Ini Gejala Awal yang Harus Diwaspadai

Indonesia
| Kamis, 6 Maret 2025
Foto: Psikoterapis: Menangis Bantu Redakan Stres dan Sehatkan Mental | Pifa Net

Psikoterapis: Menangis Bantu Redakan Stres dan Sehatkan Mental

Lifestyle
| Jumat, 24 Oktober 2025
Foto:   Fitur AI di LinkedIn Kurang Diminati, CEO Soroti Risiko Profesional | Pifa Net

Fitur AI di LinkedIn Kurang Diminati, CEO Soroti Risiko Profesional

Teknologi
| Kamis, 26 Juni 2025
Foto:  Hattrick Harry Kane Bawa Bayern Muenchen Tekuk Hoffenheim 4-1 | Pifa Net

Hattrick Harry Kane Bawa Bayern Muenchen Tekuk Hoffenheim 4-1

Sports
| Minggu, 21 September 2025
Foto: Rocky Gerung Usul Reshuffle, Begini Tanggapan Bahlil | Pifa Net

Rocky Gerung Usul Reshuffle, Begini Tanggapan Bahlil

Indonesia
| Jumat, 23 Mei 2025
Foto: Transformasi Sepak Bola Wanita, Kesempatan Besar Belajar di Jepang! | Pifa Net

Transformasi Sepak Bola Wanita, Kesempatan Besar Belajar di Jepang!

Indonesia
| Rabu, 22 Januari 2025

Berita Terkait

Sports

Foto: AS Roma Ajukan Tawaran Resmi untuk Rekrut Jadon Sancho dari Manchester United | Pifa Net

AS Roma Ajukan Tawaran Resmi untuk Rekrut Jadon Sancho dari Manchester United

PIFA, Sports – AS Roma dikabarkan telah secara resmi mengajukan tawaran untuk merekrut winger Manchester United, Jadon Sancho, di tengah ketidakpastian masa depannya di Old Trafford.Menurut laporan pakar transfer Fabrizio Romano, Kamis (14/8), Roma menawarkan 20 juta pound sterling (Rp437 miliar) dan juga membuka opsi peminjaman dengan klausul pembelian musim depan. Namun, The Times menyebut Manchester United lebih menginginkan penjualan permanen ketimbang kesepakatan pinjaman.Sancho baru kembali ke Manchester United setelah dipinjamkan ke Chelsea musim lalu. Meski begitu, ia tidak masuk dalam rencana pelatih baru Ruben Amorim untuk musim 2025/26, bahkan berlatih terpisah dari skuad utama. Gaji tinggi Sancho, dilaporkan mencapai 250.000 pound sterling (Rp5,47 miliar) per pekan, menjadi kendala utama negosiasi.Roma bukan satu-satunya peminat winger timnas Inggris tersebut. Juventus, Inter Milan, dan mantan klubnya Borussia Dortmund juga dikaitkan dengannya. Meski begitu, tawaran resmi membuat Roma kini berada di posisi terdepan.Pelatih Roma Gian Piero Gasperini diyakini melihat Sancho sebagai tambahan ideal di sektor sayap berkat kemampuan dribel dan kreativitasnya. Kepindahan ke Serie A dinilai bisa menjadi awal baru bagi Sancho untuk menghidupkan kembali kariernya setelah periode sulit di Manchester United.Keputusan akhir transfer ini diperkirakan akan segera diketahui, mengingat bursa transfer akan segera ditutup.

Sports
| Jumat, 15 Agustus 2025

Lokal

Foto: Jepang Darurat Covid-19, Olimpiade Tokyo 2020 Resmi Digelar Tanpa Penonton | Pifa Net

Jepang Darurat Covid-19, Olimpiade Tokyo 2020 Resmi Digelar Tanpa Penonton

Ibu Kota Jepang Tokyo sedang darurat COVID-19, Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 bersama Pemerintah Jepang sepakat untuk gelar Olimpiade tanpa penonton. Menurut lapora Reuters pada Kamis (8/7/2021), kebijakan tersebut diambil setelah adanya pembicaraan antara pemerintah dengan penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo. Beberapa pekan sebelumnya, Pihak Penyelenggara masih berkeinginan untuk melangsungkan ajang olahraga bergengsi itu dengan jumlah penonton yang terbatas. Namun akibat kasus Covid-19 yang tak terbendung di Tokyo, keputusan tersebut dibatalkan guna mencegah masifnya penyebaran Corona di negeri matahari terbit itu. “Sangat disesalkan bahwa kami menyelenggarakan Olimpiade dalam format terbatas, menghadapi penyebaran infeksi virus corona,” kata Presiden Tokyo 2020 Seiko Hashimoto, dikutip dari Reuters (8/7). Dia pun meminta maaf kepada penonton yang telah membeli tiket. Di samping itu, Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga menilai penting untuk melakukan pencegahan penyebaran virus corona di Tokyo. Menurutnya, Varian Detla Covid-19 yang sangat mudah menular mulai menyebar sehingga dikhawatirkan menjadi sumber gelombang infeksi di negaranya. Melansir dari Tempo.co, kebijakan itu memupuskan harapan bagi sebagian orang yang menginginkan agar Olimpiade Tokyo dihadiri penonton. Pelaksanaan Olimpiade Tokyo dijadwalkan berlangsung mulai 23 Juli hingga 8 Agutus 2021. “Olimpiade dapat dilihat sebagai kesempatan bagi Jepang untuk berdiri di panggung global setelah negara tersebut mengalami musibah gempa bumi dahsyat satu dekade lalu. Namun, ajang olahraga multievent itu terpaksa ditunda satu tahun karena pandemi Covid-19, dan mengalami pembengkakan anggaran dalam jumlah yang teramat besar, tulis Redaksi Tempo.co (9/7/2021). Kemudian, Menteri Olimpiade Tamayo Marukawa menegaskan penyelenggara telah setuju untuk mengadakan Olimpiade tanpa penonton di Tokyo. Ia mengatakan kebijakan untuk pengambilan keputusan lainnya akan menyesuaikan dengan situasi di daerah setempat untuk venue yang berlokasi di luar wilayah ibu kota.

Admin
| Jumat, 9 Juli 2021

Pifabiz

Foto: Air Mata di Ujung Sajadah 2” Tayang 23 Oktober, Hadirkan Kisah Baru Aqilla dan Baskara | Pifa Net

Air Mata di Ujung Sajadah 2” Tayang 23 Oktober, Hadirkan Kisah Baru Aqilla dan Baskara

PIFAbiz - Rumah produksi Beehave Pictures resmi mengumumkan penayangan sekuel film Air Mata di Ujung Sajadah yang dijadwalkan hadir di bioskop seluruh Indonesia mulai 23 Oktober 2025.“Film Air Mata di Ujung Sajadah 2 akan menyajikan pengalaman menonton dengan konflik berlapis yang menyentuh hati setiap keluarga,” kata produser Ronny Irawan dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu.Disutradarai kembali oleh Key Mangunsong, film ini menghadirkan Titi Kamal yang kembali berperan sebagai Aqilla. Seperti film pertamanya, sekuel ini masih menyoroti tema cinta kasih keluarga yang sarat emosi, kehilangan, dan harapan.Kisah Air Mata di Ujung Sajadah 2 berfokus pada perjalanan Aqilla setelah merelakan anak kandungnya, Baskara (Faqih Alaydrus), untuk diasuh pasangan Arif dan Yumna (Citra Kirana) di Surakarta. Konflik baru muncul ketika Aqilla kehilangan kontak dengan sang anak melalui Yumna selama berbulan-bulan, hingga akhirnya memutuskan untuk pergi ke Surakarta demi mencari kebenaran.Aqilla dan Yumna kembali dipertemukan sebagai dua sosok ibu yang sama-sama berjuang memberikan kasih sayang kepada Baskara. Dari foto resmi yang dirilis rumah produksi, Baskara kini digambarkan berusia sembilan tahun dan merayakan ulang tahunnya bersama kedua ibunya.Selain Titi Kamal, Citra Kirana, dan Faqih Alaydrus, film ini juga dibintangi oleh Daffa Wardhana, Jenny Rachman, serta Mbok Tun.

Film
| Sabtu, 23 Agustus 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5