Ilustrasi Bandung. Shutterstock

Ilustrasi Bandung. Shutterstock

Berandascoped-by-BerandaLokalscoped-by-LokalKota dan Kabupaten Penyangga Bandung Raya: Perannya Apa Saja?

Kota dan Kabupaten Penyangga Bandung Raya: Perannya Apa Saja?

Bandung | Selasa, 24 Februari 2026

PIFA, Lokal - Bandung Raya tidak hanya terdiri dari Kota Bandung, tetapi juga ditopang oleh sejumlah daerah di sekitarnya yang memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi, permukiman, dan industri.

Kota Cimahi dikenal sebagai kawasan militer dan industri. Letaknya yang berbatasan langsung dengan Kota Bandung membuat Cimahi menjadi wilayah hunian sekaligus pusat kegiatan manufaktur dan jasa.

Sementara itu, Kabupaten Bandung memiliki wilayah luas yang mencakup kawasan industri, pertanian, serta destinasi wisata seperti Ciwidey dan Rancaekek. Kabupaten ini berperan sebagai penopang kebutuhan pangan, tenaga kerja, hingga kawasan produksi.

Di sisi barat, Kabupaten Bandung Barat berkembang sebagai kawasan wisata alam dan permukiman baru. Lembang dan Padalarang menjadi contoh wilayah yang mendorong sektor pariwisata sekaligus perumahan.

Adapun Kabupaten Sumedang di bagian timur turut berkontribusi melalui pengembangan pendidikan dan infrastruktur, terutama sejak hadirnya jalan tol dan kawasan pendidikan tinggi.

Keempat daerah ini saling terhubung dan membentuk ekosistem metropolitan Bandung Raya. Perannya tidak hanya sebagai penyangga, tetapi juga sebagai motor pertumbuhan yang memperkuat posisi Bandung sebagai pusat ekonomi dan pendidikan di Jawa Barat.

Rekomendasi

Foto: RPJMD Kota Pontianak 2025-2029 Disahkan, Jembatan Garuda dan Penanganan Banjir Masuk Prioritas Pembangunan | Pifa Net

RPJMD Kota Pontianak 2025-2029 Disahkan, Jembatan Garuda dan Penanganan Banjir Masuk Prioritas Pembangunan

Pontianak
| Senin, 26 Mei 2025
Foto: Ramai Isu soal Matahari Kembar, Prabowo Minta Menteri Kabinet Merah Putih Merapatkan Barisan | Pifa Net

Ramai Isu soal Matahari Kembar, Prabowo Minta Menteri Kabinet Merah Putih Merapatkan Barisan

Indonesia
| Selasa, 22 April 2025
Foto: Gerindra Tanggapi soal Usul Makan Bergizi Gratis Gunakan Dana Zakat | Pifa Net

Gerindra Tanggapi soal Usul Makan Bergizi Gratis Gunakan Dana Zakat

Indonesia
| Kamis, 16 Januari 2025
Foto: Presiden Prabowo Putuskan Empat Pulau Sengketa Masuk Wilayah Aceh | Pifa Net

Presiden Prabowo Putuskan Empat Pulau Sengketa Masuk Wilayah Aceh

Nasional
| Selasa, 17 Juni 2025
Foto: PSSI Pecat Patrick Kluivert Usai Gagal Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2026 | Pifa Net

PSSI Pecat Patrick Kluivert Usai Gagal Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2026

Timnas
| Kamis, 16 Oktober 2025
Foto: Zarof Ricar Divonis 16 Tahun, Uang Rp915 Miliar dan Emas 51 Kg Dirampas untuk Negara | Pifa Net

Zarof Ricar Divonis 16 Tahun, Uang Rp915 Miliar dan Emas 51 Kg Dirampas untuk Negara

Politik
| Kamis, 19 Juni 2025
Foto: ASN akan Terapkan Skema Work From Anywhere untuk Efisiensi Anggaran | Pifa Net

ASN akan Terapkan Skema Work From Anywhere untuk Efisiensi Anggaran

Indonesia
| Senin, 10 Februari 2025
Foto: Peta Persaingan Liga Italia Makin Ketat: Inter dan Napoli Senggol-senggolan di Puncak | Pifa Net

Peta Persaingan Liga Italia Makin Ketat: Inter dan Napoli Senggol-senggolan di Puncak

Italia
| Minggu, 20 April 2025
Foto: Jokowi Tanggapi soal Penggeledahan Rumah Hasto sebagai Dugaan Pengalihan Isu OCCRP | Pifa Net

Jokowi Tanggapi soal Penggeledahan Rumah Hasto sebagai Dugaan Pengalihan Isu OCCRP

Indonesia
| Kamis, 9 Januari 2025
Foto:   Arsenal Umumkan Skuad Liga Champions, Gabriel Jesus Dicoret, Pemain 15 Tahun Max Dowman Masuk Daftar | Pifa Net

Arsenal Umumkan Skuad Liga Champions, Gabriel Jesus Dicoret, Pemain 15 Tahun Max Dowman Masuk Daftar

Sports
| Kamis, 4 September 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Program Sutarmidji: Rp200 Juta untuk 100 Desa Berprestasi di Kalbar! | Pifa Net

Program Sutarmidji: Rp200 Juta untuk 100 Desa Berprestasi di Kalbar!

PIFA, Lokal - Calon Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) nomor urut 1, Sutarmidji, menawarkan program bantuan fantastis untuk desa-desa yang mampu meningkatkan Indeks Desa Membangun (IDM) tertinggi setiap tahunnya. Dalam kampanye dialogis yang digelar di Desa Lembah Beringin, Kecamatan Nanga Mahap, Sekadau, Minggu (10/11), Midji menyampaikan bahwa program ini bertujuan mempercepat pembangunan desa melalui alokasi dana minimal Rp200 juta.Program ini, kata Midji, akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur desa seperti jalan lingkungan, jalan usaha tani, hingga balai pertemuan."Program ini bukan untuk kepala desa, melainkan langsung ke pembangunan di desa yang berhasil meningkatkan IDM-nya," tegas Midji di hadapan ratusan warga yang hadir.Menurut Midji, 100 desa dengan peningkatan nilai IDM tertinggi setiap tahunnya berhak mendapat bantuan ini. Proses pemilihan desa dilakukan secara terukur dan transparan, memberi motivasi agar setiap desa berlomba-lomba meningkatkan IDM melalui 52 indikator kemandirian desa."Kalau desa berkembang menjadi desa mandiri dengan nilai tertinggi, maka kami akan beri program minimal Rp200 juta. Bahkan bisa lebih besar tergantung kemampuan keuangan provinsi," ujarnya. Sutarmidji, yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Kalbar periode 2018-2023, menyatakan bahwa anggaran untuk program ini telah disiapkan dengan memanfaatkan sumber-sumber yang optimal.Midji juga mengkritik calon gubernur lain yang belum memahami pengelolaan anggaran secara tepat."Ada yang tak paham soal SiLPA, jumlah sisa anggaran setiap tahun dia akumulasi, padahal itu tidak bisa dilakukan," sindirnya.Sutarmidji memaparkan bahwa Kalbar telah sukses meningkatkan jumlah desa mandiri. Di tahun 2018, hanya ada satu desa mandiri, sementara pada 2023, jumlahnya melonjak menjadi 1.079 desa. Ia bahkan menyebut Desa Sekura di Sambas sebagai desa terbaik nomor 16 se-Indonesia.Pembangunan desa, menurut Midji, menjadi fondasi penting untuk kemajuan daerah dan bangsa."Kalau desa sudah mandiri, maka 52 indikator terpenuhi, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga keuangan," tutupnya.

Sekadau
| Selasa, 12 November 2024

Lokal

Foto: Pemkab Bengkayang Targetkan Pendapatan Daerah Rp1,21 Triliun untuk Tahun 2026 | Pifa Net

Pemkab Bengkayang Targetkan Pendapatan Daerah Rp1,21 Triliun untuk Tahun 2026

PIFA, Lokal - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkayang menetapkan target pendapatan daerah sebesar Rp1,21 triliun untuk tahun anggaran 2026. Rencana ini tertuang dalam Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang baru-baru ini disampaikan oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Menurut Sebastianus Darwis, target pendapatan tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp98,33 miliar, pendapatan transfer sebesar Rp1,1 triliun, dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) sebesar Rp7 miliar. Rencana pengeluaran daerah juga telah ditetapkan sebesar Rp1,21 triliun, dengan rincian Belanja Operasi mencapai Rp916,28 miliar, Belanja Modal sebesar Rp71,27 miliar, Belanja Tidak Terduga sebesar Rp25 miliar, Belanja Transfer sebesar Rp185,99 miliar, dan Pengeluaran Pembiayaan Daerah sebesar Rp34,36 miliar. Sebastianus Darwis menekankan bahwa anggaran yang disusun masih bersifat proyeksi sementara dan dapat mengalami perubahan selama proses pembahasan dan evaluasi. Dia berharap agar proses tersebut dapat berjalan efektif dan efisien sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Bengkayang berkomitmen untuk bekerja sama dalam menyusun APBD yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat. Harmonisasi dengan indikator makro daerah dan isu-isu strategis lainnya menjadi fokus penting untuk mencapai kesepakatan yang positif. Dengan perencanaan anggaran yang ambisius ini, Pemkab Bengkayang optimis dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memajukan pembangunan daerah secara signifikan. Proses pembahasan lebih lanjut terkait KUA dan PPAS tahun anggaran 2026 akan segera dilakukan dalam waktu dekat. Harapan untuk Masa Depan Sebastianus Darwis menyatakan bahwa Pemkab Bengkayang siap menghadapi tahun 2026 dengan perencanaan anggaran yang lebih baik dan terarah. Proses penyusunan APBD tahun ini juga dilakukan dengan mematuhi amanat Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Harmonisasi Kebijakan Fiskal Nasional, yang telah disampaikan kepada Gubernur Kalimantan Barat untuk mendapatkan evaluasi lebih lanjut. Komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membangun Bengkayang secara inklusif terus menjadi tujuan utama dalam setiap langkah perencanaan dan pelaksanaan program pemerintah daerah.

Bengkayang
| Senin, 14 Juli 2025

Sports

Foto: Rapat Bahas Nasib Patrick Kluivert Tunggu Erick Thohir Selesai Hajatan Keluarga | Pifa Net

Rapat Bahas Nasib Patrick Kluivert Tunggu Erick Thohir Selesai Hajatan Keluarga

PIFA, Sports – Wakil Ketua Umum PSSI I Zainuddin Amali mengungkapkan bahwa rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI untuk membahas masa depan pelatih timnas Indonesia Patrick Kluivert belum akan digelar dalam waktu dekat. Menurut Amali, rapat tersebut menunggu waktu yang tepat karena Ketua Umum PSSI Erick Thohir masih memiliki acara keluarga, yakni menikahkan putrinya pada 18 dan 19 Oktober 2025. “Oh iya tunggu Ketua Umum, kan beliau masih ada acara pernikahan. Mau menikahkan putrinya. Pernikahannya tanggal 18 dan 19 Oktober,” kata Amali di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (13/10/2025). Sebelumnya, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) sekaligus manajer timnas Indonesia, Sumardji, menyatakan nasib Kluivert dan staf kepelatihannya akan dibahas dalam rapat Exco PSSI. Keputusan ini diambil menyusul gagalnya timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1) pada putaran keempat. Amali menegaskan bahwa PSSI akan terlebih dahulu menunggu laporan lengkap dari Ketua BTN sebelum mengambil keputusan apa pun. “Kita tunggu dulu laporan dari Ketua BTN sekaligus manajer. Baru kita ambil sikap. Kan kita belum tahu laporan seperti apa,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa keputusan terkait masa depan Kluivert tidak bisa diambil secara sepihak, meskipun ada tekanan dari publik agar pelatih asal Belanda itu segera diberhentikan. “Enggaklah. Ini kan organisasi. Kita harus mengambil keputusan bersama-sama. Dasar kita mengambil keputusan dalam rapat Exco itu adalah laporan Ketua BTN sekaligus manajer timnas,” kata Amali. Terkait waktu pelaksanaan rapat Exco, Amali menegaskan tidak ada tenggat waktu khusus. “Tidak ada lambat-lambatnya. Ini sesiapnya,” ujarnya. Saat ditanya mengenai alasan Kluivert dan stafnya langsung pulang ke Belanda setelah dua kekalahan di Jeddah, Amali mengaku belum mengetahui. “Tanya dia, tidak tahu kita,” ujarnya singkat.

Sports
| Selasa, 14 Oktober 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5