KPK Amankan Wakil Bupati Rejang Lebong dalam OTT di Bengkulu
Rejang Lebong | Rabu, 11 Maret 2026
Ilustrasi KPK. CNN Indonesia
Rejang Lebong | Rabu, 11 Maret 2026










Sports

PIFA, Timnas - Bek Timnas U-17 Indonesia, Mathew Baker, menyatakan keyakinannya bahwa Garuda Muda dapat meraih hasil lebih baik pada laga kedua Piala Dunia U-17 2025 di Qatar. Optimisme itu ia sampaikan usai Indonesia kalah 1-3 dari Zambia pada pertandingan perdana Grup H yang digelar di Aspire Zone Pitch 7, Doha, Selasa (4/11). Selanjutnya, Indonesia akan menghadapi lawan berat, yakni Brasil, yang sebelumnya menghancurkan Honduras dengan skor telak 7-0. Pertandingan melawan juara empat kali Piala Dunia U-17 itu dijadwalkan berlangsung pada Jumat (7/11). “Inilah sepak bola, apapun bisa terjadi. Selama kami bisa mengontrol pertandingan, saya yakin kami bisa mendapatkan hasil yang lebih baik lagi,” ujar Baker, dikutip dari akun resmi FIFA+, Rabu (5/11). Pemain berusia 16 tahun yang kini memperkuat klub Australia Melbourne City itu menyadari bahwa perbedaan kualitas antara Indonesia dan Brasil cukup besar. Brasil saat ini berada di peringkat tujuh dunia, sementara Indonesia menempati posisi ke-122. Namun, Baker menegaskan bahwa timnya tidak akan gentar menghadapi tim raksasa Amerika Selatan tersebut. “Brasil adalah negara sepak bola yang besar dan kami menyadari hal itu. Tapi kami akan mencoba untuk melawannya karena ini sepak bola. Jadi, apapun bisa terjadi,” tambahnya. Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan apresiasi terhadap perjuangan Timnas U-17 meski harus menelan kekalahan dari Zambia. Erick menilai Garuda Muda telah berjuang maksimal dan berharap mereka segera bangkit di dua laga sisa fase grup. “Bukan hasil yang diinginkan, tapi Timnas Indonesia U-17 sudah berjuang sekuat tenaga menghadapi Zambia pada pertandingan pertama Piala Dunia U-17 2025. Sempat unggul lebih dulu, tapi harus takluk 1-3. Masih ada dua pertandingan melawan Brasil dan Honduras, harus bisa bangkit,” tulis Erick di akun Instagram resminya. Pada laga kontra Zambia, Indonesia sempat unggul lewat gol Zahaby Gholy pada menit ke-12. Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama setelah Zambia membalas tiga gol dalam tujuh menit—melalui dua gol Abel Nyirongo (35’, 37’) dan satu gol Lukonde Mwale (42’). Dengan dua pertandingan tersisa, Indonesia masih memiliki peluang untuk melaju ke babak 32 besar jika mampu mencuri poin dari Brasil dan Honduras.
Nasional

Berita Nasional, PIFA - Presiden Joko Widodo (Jokowi mengingatkan semua pihak untuk tidak lengah agar dapat menjaga momentum pemulihan pasca pandemi COVID-19. Saat ini, kondisi pandemi di Indonesia sudah melandai, aktivitas masyarakat pun sudah kembali normal, dan ekonomi masyarakat pun mulai bergerak kembali. “Kita semua tidak boleh lengah, momentum pemulihan ini harus kita jaga. Untuk itu saya meminta masyarakat agar tetap melakukan vaksinasi COVID-19 secara lengkap dua dosis, ditambah vaksinasi booster untuk mencegah penularan,” ujarnya dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/5/2022). Presiden menegaskan bahwa vaksinasi penguat atau booster memiliki peran yang sangat penting. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa vaksinasi penguat dapat meningkatkan kekebalan imunitas hingga dua kali lipat dibandingkan vaksinasi dosis kedua. “Vaksinasi booster ini juga diperlukan untuk melindungi orang tua dan kelompok masyarakat rentan atau memiliki komorbid dari penularan COVID-19,” lanjutnya. Pemerintah sendiri memiliki stok vaksin COVID-19 penguat yang lebih dari cukup. Untuk itu, Presiden meminta masyarakat agar segera memanfaatkan fasilitas vaksin penguat yang disediakan secara gratis tersebut. Presiden juga meminta masyarakat untuk tak pilih-pilih dengan jenis vaksin. Menurutnya, semua jenis vaksin itu sama manfaatnya. “Jangan pilih-pilih jenis vaksin karena semua vaksin sama manfaatnya, untuk melindungi kita semua menghadapi pandemi. Mari kita jaga bersama-sama momentum baik ini, agar Indonesia makin pulih, dan ekonomi makin membaik,” pungkas. (yd)
Pifabiz

PIFAbiz - Ruben Onsu dan Sarawendah resmi bercerai. Hakim memutus cerai secara verstek Ruben Onsu dan Sarwendah dalam putusan yang disampaikan secara e-court, Selasa (24/9).Sebelumnya, Ruben Onsu telah melayangkan permohonan cerai terhadap istrinya, Sarwendah ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 10 Juni 2024 lalu. Dalam gugatannya, Ruben Onsu hanya meminta cerai tanpa menuntut soal hak asuh anak atau harta gana-gini.Setelah hakim memutuskan putusan cerai tersebut, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menggelar konferensi pers secara daring. Dalam konferensi pers itu, Minola mengungkapkan, Ruben memutuskan untuk bercerai dengan Sarwendah karena percekcokan. Menurut Minola, cekcok antara Ruben dan Sarwendah berawal dari perbedaan pendapat. Seiring berjalannya waktu, mereka sudah tidak dapat menoleransi perbedaan tersebut. "Daripada saling menyakiti dan berdampak pada anak, mereka memilih berpisah," kata Minola, Selasa (24/9). Minola tidak mengungkapkan secara detail mengenai permasalahan Ruben dan Sarwendah. Sebab, hal itu merupakan urusan pribadi mereka. "Masalahnya macam-macam, misalnya skala prioritas dalam rumah tangga itu berbeda, itu kita bicara soal isi perut rumah tangga, cara pandangnya berbeda," tutur Minola.“Jadi mereka sepakat untuk tidak saling menyakiti, saling melukai, agar tidak berdampak buruk pada anak," tambahnya.Ruben dan Sarwendah menikah pada 22 Oktober 2013. Dari pernikahan itu, mereka dikaruniai dua anak perempuan. Kemudian Ruben dan Sarwendah mengangkat Betrand Peto sebagai anak. (Lyd)