Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo. (Antara/dok)

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo. (Antara/dok)

Berandascoped-by-BerandaLokalscoped-by-LokalKPK Periksa 9 Pejabat Pemkab Tulungagung, Dalami Dugaan Pemerasan Bupati Nonaktif

KPK Periksa 9 Pejabat Pemkab Tulungagung, Dalami Dugaan Pemerasan Bupati Nonaktif

Surabaya | Rabu, 22 April 2026

Tulungagung – Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memeriksa sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, dalam lanjutan penyidikan kasus dugaan pemerasan yang menjerat Bupati nonaktif, Gatut Sunu Wibowo.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pemeriksaan dilakukan terhadap sembilan pejabat sebagai saksi. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendalami proses penyiapan hingga pembuatan surat pernyataan pengunduran diri yang melibatkan 16 kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

“Hari ini kami melakukan pemeriksaan terhadap pejabat Pemkab Tulungagung untuk mendalami kronologi penyiapan maupun pembuatan surat pernyataan pengunduran diri terhadap 16 OPD,” katanya, Rabu.

Pemeriksaan tidak dilakukan di Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, melainkan di kantor BPKP Jawa Timur.

KPK menduga surat pernyataan tersebut digunakan sebagai alat tekanan dalam praktik pemerasan. Surat itu disebut belum bertanggal saat ditandatangani sehingga dapat digunakan sewaktu-waktu untuk menekan pejabat yang tidak memenuhi permintaan pihak tertentu.

“Ketika kepala OPD tidak memenuhi keinginan, surat tersebut diduga digunakan sebagai alat ancaman,” ujarnya.

Dalam isi surat, para kepala OPD menyatakan kesediaan mengundurkan diri dari jabatan maupun status aparatur sipil negara apabila dinilai tidak mampu menjalankan tugas. Selain itu, terdapat klausul terkait tanggung jawab pengelolaan anggaran di masing-masing OPD.

Penyidik juga mendalami dugaan adanya permintaan sejumlah uang yang dikaitkan dengan kebutuhan operasional tertentu kepada OPD yang telah menandatangani surat tersebut.

Untuk memperkuat pembuktian, KPK terus memeriksa saksi dan mengumpulkan alat bukti tambahan. Lembaga tersebut juga mengimbau seluruh pihak yang dipanggil agar bersikap kooperatif dan memberikan keterangan secara lengkap.

Adapun sembilan pejabat yang diperiksa terdiri atas Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, pejabat di Bagian Protokol dan Kesejahteraan Rakyat Setda, Kepala Bidang Kebudayaan, serta sejumlah staf dan sekretaris pribadi terkait.

Rekomendasi

Foto: Hasil Drawing Nasional Liga 4 2024/2025, Babak 64 Besar Resmi Diumumkan | Pifa Net

Hasil Drawing Nasional Liga 4 2024/2025, Babak 64 Besar Resmi Diumumkan

Indonesia
| Rabu, 16 April 2025
Foto: Garuda Muda Matangkan Taktik di Bandung Sebelum Uji Coba di Dubai | Pifa Net

Garuda Muda Matangkan Taktik di Bandung Sebelum Uji Coba di Dubai

Indonesia
| Sabtu, 8 Maret 2025
Foto: RPJMD Kota Pontianak 2025-2029 Disahkan, Jembatan Garuda dan Penanganan Banjir Masuk Prioritas Pembangunan | Pifa Net

RPJMD Kota Pontianak 2025-2029 Disahkan, Jembatan Garuda dan Penanganan Banjir Masuk Prioritas Pembangunan

Pontianak
| Senin, 26 Mei 2025
Foto: Razman Minta Kasus Vadel Badjideh Dihentikan, Begini Kata Polisi | Pifa Net

Razman Minta Kasus Vadel Badjideh Dihentikan, Begini Kata Polisi

Jakarta
| Selasa, 21 Januari 2025
Foto: Apple TV Resmi Hadir di Android, Pengguna Kini Bisa Streaming Konten Apple TV+ | Pifa Net

Apple TV Resmi Hadir di Android, Pengguna Kini Bisa Streaming Konten Apple TV+

Indonesia
| Kamis, 13 Februari 2025
Foto: 5 Rekomendasi Teh Premium yang Cocok untuk Dinikmati saat Santai | Pifa Net

5 Rekomendasi Teh Premium yang Cocok untuk Dinikmati saat Santai

Indonesia
| Senin, 17 Februari 2025
Foto: 17 Negara Pastikan Lolos ke Piala Dunia 2026, Persaingan Kualifikasi Kian Memanas | Pifa Net

17 Negara Pastikan Lolos ke Piala Dunia 2026, Persaingan Kualifikasi Kian Memanas

Sports
| Senin, 8 September 2025
Foto: Polresta Pontianak akan Tindak Tegas Aksi Debt Collector yang Ancam Konsumen | Pifa Net

Polresta Pontianak akan Tindak Tegas Aksi Debt Collector yang Ancam Konsumen

Pontianak
| Kamis, 15 Mei 2025
Foto: Indonesia Gagal Lolos ke Piala Asia 2026 Usai Kalah Tipis dari Myanmar | Pifa Net

Indonesia Gagal Lolos ke Piala Asia 2026 Usai Kalah Tipis dari Myanmar

Timnas
| Sabtu, 18 Oktober 2025
Foto: Hotman Paris Dirawat di RS Mewah Singapura, Biaya Kamar Capai Rp 192 Juta per Malam | Pifa Net

Hotman Paris Dirawat di RS Mewah Singapura, Biaya Kamar Capai Rp 192 Juta per Malam

Singapura
| Jumat, 28 Februari 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Polres Singkawang Ringkus Pengedar Narkoba Jenis Sabu | Pifa Net

Polres Singkawang Ringkus Pengedar Narkoba Jenis Sabu

Berita Singwang, PIFA - Satresnarkoba Polres Singkawang meringkus seorang pria berinisial H yang diduga sebagai pengedar narkoba jenis sabu di sebuah rumah yang beralamat di Jalan Gunung Merapi Gang Warga, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Jumat (03/06/2022) sekitar pukul 16.45 WIB. "Dari penggeledahan yang dilakukan kepada H, anggota Satresnarkoba Polres Singkawang berhasil mengamankan barang bukti yang diduga narkoba jenis sabu seberat 18,42 gram," kata Waka Polres Singkawang, Kompol Raden Mahendra, Rabu (8/6/2022).  Tersangka, diduga sebagai pengedar narkoba karena jika dilihat dari barang bukti berupa percakapan di telepon genggamnya bahkan dari jumlah barang bukti tersebut sudah dipecah ke beberapa paket kecil untuk siap diedarkan.  "Kemudian, berdasarkan hasil pemeriksaan yang bersangkutan sudah menjalankan bisnis haram ini hampir satu tahun," ujarnya.  Menurut keterangan tersangka jika barang haram tersebut didapatkan dari seseorang yang berada di Kota Pontianak.  "Atas perbuatannya, tersangka akan dikenakan Pasal 114 ayat 2 dan 112 ayat 2 UU Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun," ungkapnya.  Sebelumnya, Kepala BNNK Singkawang, Kompol Toto Budi mengatakan, pola yang dilakukan BNNK Singkawang dalam rangka pemberantasan narkoba mengacu ke Inpres Nomor 2 tahun 2020 tentang program P4GN dan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009, tentang narkotika, dimana dalam pelaksanaan di wilayah Singkawang dan Sambas dilakukan berkordinasi dengan satuan tugas (BNNP Kalbar) dan kepolisian setempat. "Program pemberantasan ini adalah dalam rangka penanganan peredaran narkoba di wilayah Singkawang dan Sambas, selain kita berkordinasi dengan polri, kita juga melakukan kordinasi dengan Pemkot dan Pemda dalam rangka mewujudkan kelurahan/desa bersinar (bersih narkoba)," katanya. Dalam pelaksanaannya, BNNK secara bersama-sama melakukan intervensi di kelurahan/desa dalam bidang pencegahan, rehabilitasi dan pemberantasan. "Selain itu kita juga melaksanakan giat pencegahan atau penyuluhan di daerah perbatasan Sambas-Malaysia ditujukan kepada masyarakat perbatasan menyangkut potensi kerawanan narkoba yang masuk dari luar ke Indonesia," ujarnya. Menurutnya, semua upaya tentang pencegahan, pemberantasan dan peredaran gelap narkoba tidak bisa dilakukan oleh BNN, TNI/Polri dan instansi pemerintah serta perlu juga dukungan dari seluruh masyarakat tentang bahaya narkoba. "Karena kejahatan narkoba merupakan kejahatan yang luar biasa dan perlu dengan penanganan yang luar biasa juga," ungkapnya. (ja)

Singkawang
| Kamis, 9 Juni 2022

Lokal

Foto: 8 Ribu Warga KKR Sudah Vaksin, Bupati Muda Ingatkan Warga Sadari Pentingnya Prokes | Pifa Net

8 Ribu Warga KKR Sudah Vaksin, Bupati Muda Ingatkan Warga Sadari Pentingnya Prokes

Kubu Raya - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya (KKR), Marijan mengatakan, jumlah masyarakat KKR yang telah melaksanakan vaksinasi mencapai 68 ribu orang.  Hingga kini, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan meyakinkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi.   “Kita lakukan sesuai kuota vaksin yang diberikan ke Kabupaten Kubu Raya. Makanya kita ingatkan masyarakat, agar ikuti protokol kesehatan, terutama di dalam keluarga,” terangnya saat meninjau vaksinasi dosis pertama di Desa Mekar Baru Kecamatan Sungai Raya, Senin (30/8/2021).  Dalam peninjauan itu, hadir pula Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan. Ia menyebut, saat ini vaksinasi di Pemkab KKR terus dilakukan, terutama di desa-desa dan 20 puskesmas yang tersebar di sembilan kecamatan dengan melibatkan Satgas Covid Desa. "Anggaplah vaksin ini untuk kebal dari Covid-19. Yang terpenting kesadaran masyarakat dalam menjalankan prokes, jangan sampai kendor. Dengan kepong bakol saya yakin, kita bisa bersama-sama menekan angka penyebaran Covid-19 ini," ucapnya. Dia menambahkan, dengan gerakan Kepong Bakol di bidang kesehatan dan vaksinasi Covid-19, dirinya mengajak masyarakat untuk  'menanjakkan'  kebahagiaan dan imunitas masyarakat, terutama bersemangat dalam menghadapi pandemi ini. "Semoga pandemi ini cepat berlalu dan kita bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Caranya adalah dengan menerapkan prokes secara ketat," kata Muda.  Muda juga mengajak masyarakat untuk memperkuat penerapan protokol kesehatan di setiap rumah tangga, agar lebih aman dan terhindar dari bahaya Covid-19.  "Sampai saat ini, ancaman Covid-19 masih terjadi di sekitar kita. Berbagai upaya telah kita lakukan selama ini, namun yang paling efektif dalam penanggulangan ini adalah dengan memaksimalkan penerapan prokes di lingkungan keluarga," kata Muda. Agar bisa menjaga dari sebaran Covid-19, Muda juga meminta masyarakat, terutama anggota keluarga untuk semakin menerapkan protokol kesehatan ketat apabila hendak bepergian keluar rumah.   "Saya minta anggota keluarga selalu mewaspadai penyebaran Covid-19 di lingkungan keluarga ini dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat, dengan menggunakan masker, menjaga pola hidup sehat, hingga menghindari kerumunan dengan menjaga jarak," tuturnya.

Tim Redaksi
| Selasa, 31 Agustus 2021

Lokal

Foto: Walkot dan BNNK Gelar Tes Urine Guna Mencegah Peredaran Narkotika di Kota Singkawang | Pifa Net

Walkot dan BNNK Gelar Tes Urine Guna Mencegah Peredaran Narkotika di Kota Singkawang

Berita Singkawang, PIFA - Wakil Wali Kota Singkawang, Drs. H. Irwan, M.Si bersama BNNK Singkawang gelar tes urine mendadak kepada warga di beberapa titik rumah kos dan penginapan di Kota Singkawang , Jumat (31/12/2021). Irwan selaku Ketua TP4GN (Tim Pencegahan dan Pemberatasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) Kota Singkawang mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam upaya diseminasi informasi P4GN yaitu menyampaikan kepada masyarakat mengenai bahaya dan penyalahgunaan narkotika dan mengurangi tingkat peredaran gelap narkotika di Kota Singkawang. Irwan mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh BNNK, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Singkawang melalui Satpol PP dan Polisi Militer dalam rangka upaya pembinaan pencegahan dan pemberantasan narkotika di Kota Singkawang.  “Sebagai Kota Wisata, masyarakat dihimbau untuk tidak menggunakan bahkan membantu peredaran narkoba. Dan ini menjadi tugas kita bersama dalam upaya kita memerangi narkoba.” kata Irwan saat rilis yang di dapat PIFA Senin, 3/01/2022.  Ia menghimbau agar masyarakat khususnya orang tua untuk selalu mengawasi anak-anak dan keluarga untuk menjauhi narkoba. Upaya ini ungkapnya, tidak hanya dilakukan saat akan menyambut tahun baru, akan tetapi akan terus dilakukan untuk menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Singkawang dalam menekan seminimal mungkin peredaran narkoba di Kota Singkawang. Narkoba merusak dan menghancurkan masa depan. (rs)

Singkawang
| Senin, 3 Januari 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5