Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (23/2/2026). ANTARA/Rio Feisal/am.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Budi Prasetyo memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (23/2/2026). ANTARA/Rio Feisal/am.

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalKPK Periksa Staf Asrama Haji Bekasi sebagai Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Periksa Staf Asrama Haji Bekasi sebagai Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji

Nasional | Selasa, 24 Februari 2026

PIFA, Nasional - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa seorang staf Asrama Haji Bekasi berinisial NIL sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji.

“Pemeriksaan bertempat di Gedung Merah Putih KPK atas nama NIL selaku staf Asrama Haji Bekasi,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Selasa.

Saat dikonfirmasi mengenai kehadiran saksi, Budi memastikan bahwa yang bersangkutan memenuhi panggilan penyidik.
“Hadir,” katanya mengonfirmasi.

Kasus dugaan korupsi kuota haji ini mulai disidik KPK sejak 9 Agustus 2025. Perkara tersebut berkaitan dengan penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama pada periode 2023–2024.

Pada 11 Agustus 2025, KPK mengumumkan penghitungan awal kerugian negara dalam perkara ini mencapai lebih dari Rp1 triliun. Bersamaan dengan itu, KPK juga mencegah tiga orang bepergian ke luar negeri selama enam bulan, yakni Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, serta Fuad Hasan Masyhur selaku pemilik biro penyelenggara haji Maktour.

Perkembangan berikutnya, pada 9 Januari 2026, KPK menetapkan dua dari tiga orang tersebut sebagai tersangka, yaitu Yaqut Cholil Qoumas dan Ishfah Abidal Aziz.

Yaqut kemudian mengajukan permohonan praperadilan atas penetapan tersangka ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 10 Februari 2026 dengan nomor perkara 19/Pid.Pra/2026/PN JKT.SEL.

Sidang perdana praperadilan yang semula dijadwalkan pada 24 Februari 2026 ditunda. Majelis hakim PN Jakarta Selatan menetapkan sidang akan digelar pada 3 Maret 2026, setelah menerima permohonan penundaan dari KPK melalui surat tertanggal 19 Februari 2026.

Sementara itu, KPK pada 19 Februari 2026 memperpanjang pencegahan ke luar negeri terhadap Yaqut Cholil Qoumas dan Ishfah Abidal Aziz, sedangkan pencegahan terhadap Fuad Hasan Masyhur tidak diperpanjang.

Rekomendasi

Foto: Kemenkes Temukan Lebih dari 1,3 Juta Anak di Indonesia Alami Tekanan Darah Tinggi | Pifa Net

Kemenkes Temukan Lebih dari 1,3 Juta Anak di Indonesia Alami Tekanan Darah Tinggi

Lifestyle
| Selasa, 21 Oktober 2025
Foto: Fernandes Jadi Penentu, Manchester United Raih Kemenangan Perdana di Liga | Pifa Net

Fernandes Jadi Penentu, Manchester United Raih Kemenangan Perdana di Liga

Sports
| Senin, 1 September 2025
Foto: Manchester City Siapkan Patung untuk Kevin De Bruyne di Etihad sebagai Penghargaan Perpisahan | Pifa Net

Manchester City Siapkan Patung untuk Kevin De Bruyne di Etihad sebagai Penghargaan Perpisahan

Inggris
| Rabu, 21 Mei 2025
Foto: El' Dablek Aldi Satya Mahendra Konsisten Raih Poin di World Supersport 2025, Siap Geber di Donington dan Balaton Park | Pifa Net

El' Dablek Aldi Satya Mahendra Konsisten Raih Poin di World Supersport 2025, Siap Geber di Donington dan Balaton Park

Otomotif
| Rabu, 9 Juli 2025
Foto: Bripda Fauzan Dua Kali Di-PTDH: Berawal dari Kasus Perkosaan, Berujung Penelantaran dan KDRT | Pifa Net

Bripda Fauzan Dua Kali Di-PTDH: Berawal dari Kasus Perkosaan, Berujung Penelantaran dan KDRT

Nasional
| Sabtu, 22 November 2025
Foto: Antony Siap Hajar Real Madrid Setelah Banding Kartu Merah Diterima | Pifa Net

Antony Siap Hajar Real Madrid Setelah Banding Kartu Merah Diterima

Spanyol
| Kamis, 27 Februari 2025
Foto: Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2025 | Pifa Net

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2025

China
| Selasa, 11 Februari 2025
Foto: Komisi X DPR Akan Panggil Fadli Zon Usai Pernyataan Kontroversial soal Pemerkosaan Massal 1998 | Pifa Net

Komisi X DPR Akan Panggil Fadli Zon Usai Pernyataan Kontroversial soal Pemerkosaan Massal 1998

Politik
| Selasa, 17 Juni 2025
Foto: Tren #KaburAjaDulu Jadi Otokritik bagi Pemerintah, Ini Kata DPR  | Pifa Net

Tren #KaburAjaDulu Jadi Otokritik bagi Pemerintah, Ini Kata DPR

Indonesia
| Rabu, 19 Februari 2025
Foto: Kubu Raya Tetapkan Status Tanggap Darurat Asap Akibat Karhutla | Pifa Net

Kubu Raya Tetapkan Status Tanggap Darurat Asap Akibat Karhutla

Kubu Raya
| Selasa, 29 Juli 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Kompak untuk Midji-Didi! Warga Pontianak Utara Tegaskan Pilihan di Pilgub Kalbar 2024 | Pifa Net

Kompak untuk Midji-Didi! Warga Pontianak Utara Tegaskan Pilihan di Pilgub Kalbar 2024

PIFA, Lokal - Pontianak Utara kembali menunjukkan soliditas dukungan bagi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Barat nomor urut 1, Sutarmidji dan Didi Haryono (Midji-Didi). Dalam kampanye dialogis yang digelar pada Selasa (19/11) malam di Jalan Dharma Putra, Kelurahan Siantan Hilir, ratusan masyarakat dari berbagai latar belakang etnis dan profesi hadir menyuarakan dukungannya.Tokoh masyarakat setempat, Muhammad Soleh, menegaskan keinginan kolektif masyarakat untuk kembali memenangkan Sutarmidji dalam Pilgub 2024.“Semua yang hadir malam ini sepakat ingin Pak Sutarmidji lanjut memimpin Kalbar lima tahun ke depan,” ujarnya.Ia juga mengungkapkan bahwa dukungan datang tak hanya dari Pontianak Utara, tetapi juga dari warga di perbatasan Kabupaten Kubu Raya.Soleh yang mewakili Barisan Nasional Pemuda Madura Kalbar menambahkan bahwa Sutarmidji memiliki rekam jejak kepemimpinan tanpa celah.“Kami yakin beliau masih mampu memimpin. Jejak digital dan kinerjanya sudah terbukti,” katanya sambil menyerukan kepada masyarakat untuk terus menggalang dukungan.Sutarmidji, yang akrab disapa Midji, dalam kesempatan tersebut berjanji akan membawa program penataan lingkungan yang berpotensi meningkatkan nilai properti di Pontianak Utara. “Jalan Dharma Putra bisa jadi kawasan mahal jika ditata dengan trotoar dan turap,” jelasnya. Ia juga meminta masyarakat berkomitmen mendukung program tersebut demi kemajuan wilayah mereka.Dengan semangat kebersamaan yang kuat dan visi pembangunan yang jelas, pasangan Midji-Didi optimis melanjutkan estafet kepemimpinan Kalimantan Barat untuk periode mendatang. Masyarakat pun berharap keberlanjutan program pembangunan yang telah terbukti memberi dampak nyata selama lima tahun terakhir.

Kalbar
| Rabu, 20 November 2024

Lokal

Foto: Kebakaran Lahan Dekat Pemukiman Serdam, Anak-anak Diungsikan | Pifa Net

Kebakaran Lahan Dekat Pemukiman Serdam, Anak-anak Diungsikan

PIFA, Lokal - Kebakaran lahan terjadi di kawasan pemukiman warga di Komplek Fajar Asri, Dusun Bunga Raya, Desa Sungai Raya Dalam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (20/2/2023) sore. Akibat kejadian ini, sejumlah anak-anak terpaksa diungsikan. Warga khawatir asap yang muncul karena kebakaran lahan itu dapat membahayakan kesehatan anak-anak. "Ada yang sempat mengungsi. Karena di sini banyak anak-anak, bahkan ada yang berusia dua sampai lima bulanan," kata Ketua Komplek Fajar Asri, Eko, Senin (20/2/2023) malam. Menurut Eko, anak-anak yang diungsikan itu setidaknya dari tujuh kepala keluarga (KK). Sementara di kompleknya itu, terdapat 77 rumah yang sebagian besar sudah ditempati. "Mereka ada yang dibawa ke rumah nenek-kakeknya di kawasan Purnama, Pontianak dan di rumah sanak saudara yang jauh dari lokasi rawan kebakaran lahan," ujar Eko. Eko menceritakan, titik api di kawasan komplek itu muncul sejak pagi hari. Warga setempat sempat berupaya memadamkan titik api yang terbakar di dalam lahan gambut itu. Kendati demikian, upaya warga untuk mengatasi kebakaran itu terhambat peralatan. Sehingga mereka berinisiatif untuk memanggil pemadam kebakaran baik pemerintah maupun swasta. "Abu sama asap sudah masuk ke rumah. Kalau apinya memang belum sampai ke rumah. Terima kasih kepada Damkar yang membantu kami," ujarnya. Meskipun titik api dapat dipadamkan pada Senin (20/2/2023) sekitar pukul 20.00 WIB, namun kata Eko warganya tetap bersiaga menjaga agar titik api tak muncil kembali pada malam hari. "Saya tinggal di sini sudah lima tahun. Kebakaran lahan ini terjadi sudah empat kalinya," katanya. Sementara itu, Kepala Bidang Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Kubu Raya, Sulistiono menerangkan, terpantau ada belasan titik api di Kabupaten Kubu Raya. Pihaknya sudah melakukan koordinasi bersama stakeholder terkait, dalam hal ini kepolisian, relawan bahkan TNI untuk penanganan kebakaran lahan tersebut. "Karena luasnya Kubu Raya, jadi wilayah yang sulit terjangkau istilahnya kita lokalisir dulu. Sementara yang terjangkau sudah kami tanggulangi," ujarnya. (ap)

Kubu Raya
| Selasa, 21 Februari 2023

Lokal

Foto: Setelah Dapat Laporan, Kapolsek Mempawah Timur Beserta Anggota Datangi Titik Api di Desa Antibar | Pifa Net

Setelah Dapat Laporan, Kapolsek Mempawah Timur Beserta Anggota Datangi Titik Api di Desa Antibar

Berita Mempawah, PIFA - Kapolsek Mempawah Timur, Iptu Waryo Bersama Tim Satgas Karhutla Polres Mempawah mendatangi lokasi untuk mencari titik api Hotspot  meski tidak terpantau di aplikasi lancang kuning di Dusun Moton Tinggi, Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, Kamis (03/02/2022).   Hal ini disebabkan karena hingga hari ini belum adanya curah hujan, yang menyebabkan keringnya lahan hingga ditemukanya titik api karhutla.   Pelaksanaan dalam pencarian titik Hotspot dan upaya pemadaman Karhutla dipimpin langsung oleh Kapolsek Mempawah Timur, bersama Kasat Sabhara Polres Mempawah yang langsung menyisir lokasi kebakaran.   Dari pencarian titik api, terpantau di Lokasi Perkebunan milik Warga Dusun Moton, Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, tampak api yang membakar lahan perkebunan. “Ditemukan di lapangan sisa tumpukan kayu yang terbakar dan sekarang berhasil dipadamkan, yang terbakar lahan kebun dan lahan kosong tersebut terjadi karena faktor kemungkinan karena warga ingin membuka lahan,” ujarnya.   Selanjutnya Tim Satgas Karhutla langsung melakukan upaya pemadaman agar tidak merambat kelokasi lahan gambut yang lain.   “hal ini akan diselidiki penyebab kejadian tersebut, jika ditemukan unsur kesengajaan akan dilakukan langkah hukum,” tutupnya. (ja) 

Mempawah
| Jumat, 4 Februari 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5