Kritikus politik dan aktivis ‘98 Faizal Assegaf saat memberikan keterangan kepada media. ANTARA/HO-Faizal Assegaf

Kritikus politik dan aktivis ‘98 Faizal Assegaf saat memberikan keterangan kepada media. ANTARA/HO-Faizal Assegaf

Berandascoped-by-BerandaPolitikscoped-by-PolitikKPK Sita Enam Barang dari Faizal Assegaf Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Sita Enam Barang dari Faizal Assegaf Terkait Kasus Bea Cukai

Politik | Selasa, 14 April 2026

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita enam barang milik Direktur Utama PT Sinkos Multimedia Mandiri, Faizal Assegaf, dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyitaan tersebut dilakukan setelah pemeriksaan terhadap Faizal.

“Seingat saya ada enam item yang disita dari yang bersangkutan,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan, salah satu barang yang disita berupa perangkat elektronik. Namun, KPK belum merinci lebih jauh terkait jenis maupun rincian barang tersebut.

Menurut Budi, penyitaan dilakukan karena penyidik memiliki dasar dan argumentasi kuat dalam mengaitkan barang-barang tersebut dengan perkara yang sedang ditangani.

“Yang bersangkutan juga sudah mengakui kepada penyidik, yang kemudian dilakukan penyitaan atas barang-barang tersebut,” katanya.

Kasus ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 4 Februari 2026 di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Dalam OTT tersebut, KPK menangkap 17 orang dan menetapkan enam di antaranya sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait impor barang tiruan.

Sejumlah nama yang telah ditetapkan sebagai tersangka antara lain Rizal, Sisprian Subiaksono, Orlando Hamonangan, serta pihak swasta seperti John Field, Andri, dan Dedy Kurniawan.

KPK juga kemudian menetapkan tersangka baru, yakni Budiman Bayu Prasojo, pada 26 Februari 2026.

Dalam pengembangan perkara, KPK turut menyita uang sebesar Rp5,19 miliar dari sebuah rumah aman di Ciputat, Tangerang Selatan, yang diduga terkait praktik kepabeanan dan cukai.

Faizal sendiri telah diperiksa KPK pada 7 April 2026. Namun, pada 14 April 2026, ia melaporkan pernyataan juru bicara KPK ke Polda Metro Jaya karena merasa difitnah terkait materi pemeriksaannya.

KPK menyatakan proses penyidikan masih terus berjalan dan detail lebih lanjut terkait barang bukti akan disampaikan pada waktu berikutnya.

Rekomendasi

Foto: Budget Rp 6,7 Miliar, Film Animasi Merah Putih One For All Menuai Kritik Publik | Pifa Net

Budget Rp 6,7 Miliar, Film Animasi Merah Putih One For All Menuai Kritik Publik

Teknologi
| Sabtu, 9 Agustus 2025
Foto: Bawa Spirit Momen Sejarah Juara Dunia di Jerez, Aldi Satya Mahendra Raih Prestasi Cemerlang di FIM Intercontinental Games 2024 | Pifa Net

Bawa Spirit Momen Sejarah Juara Dunia di Jerez, Aldi Satya Mahendra Raih Prestasi Cemerlang di FIM Intercontinental Games 2024

Indonesia
| Senin, 3 Februari 2025
Foto: Waspada Kolesterol Tinggi, ‘Pembunuh Senyap’ yang Bisa Serang di Usia Muda | Pifa Net

Waspada Kolesterol Tinggi, ‘Pembunuh Senyap’ yang Bisa Serang di Usia Muda

Lifestyle
| Rabu, 9 Juli 2025
Foto:  Yamaha NMAX “TURBO” Jadi Kanvas Modifikasi, Karya Nakano Garage Tampil Supersport dan Premium | Pifa Net

Yamaha NMAX “TURBO” Jadi Kanvas Modifikasi, Karya Nakano Garage Tampil Supersport dan Premium

Otomotif
| Senin, 1 Desember 2025
Foto: Ayah Prada Lucky, Pelda Christian Namo, Dilaporkan Langgar Kode Etik: Danrem 161 Lakukan Pendalaman | Pifa Net

Ayah Prada Lucky, Pelda Christian Namo, Dilaporkan Langgar Kode Etik: Danrem 161 Lakukan Pendalaman

Nasional
| Kamis, 6 November 2025
Foto: KPK: Kerugian Negara Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Capai Lebih dari Rp1 Triliun | Pifa Net

KPK: Kerugian Negara Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Capai Lebih dari Rp1 Triliun

Politik
| Selasa, 12 Agustus 2025
Foto: Kompak, Dua Wakil Inggris Gagal Menang di Leg 1 Perempat Final Liga Europa | Pifa Net

Kompak, Dua Wakil Inggris Gagal Menang di Leg 1 Perempat Final Liga Europa

Inggris
| Jumat, 11 April 2025
Foto: Insiden Tragis Warnai Parade Juara Liverpool, Puluhan Suporter Terluka | Pifa Net

Insiden Tragis Warnai Parade Juara Liverpool, Puluhan Suporter Terluka

Sports
| Selasa, 27 Mei 2025
Foto: Liverpool Taklukkan Atletico 3-2 Lewat Drama di Anfield | Pifa Net

Liverpool Taklukkan Atletico 3-2 Lewat Drama di Anfield

Sports
| Kamis, 18 September 2025
Foto:   Manchester City Resmi Gaet Rayan Cherki dari Lyon | Pifa Net

Manchester City Resmi Gaet Rayan Cherki dari Lyon

Sports
| Rabu, 11 Juni 2025

Berita Terkait

Nasional

Foto: BRIN Kerahkan Task Force untuk Tangani Banjir Sumatra, Dipimpin Peneliti Joko Widodo | Pifa Net

BRIN Kerahkan Task Force untuk Tangani Banjir Sumatra, Dipimpin Peneliti Joko Widodo

PIFA, Nasional - Bencana banjir dan longsor yang melanda berbagai wilayah Sumatra menimbulkan kerusakan parah serta korban jiwa. Menyikapi kondisi tersebut, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengumumkan pengerahan tim khusus melalui Task Force Penanggulangan Bencana guna memberikan dukungan ilmiah dan teknologi di lapangan. Task force ini dipimpin oleh Joko Widodo, seorang peneliti BRIN yang ahli di bidang geografi, radar, dan sains lingkungan—bukan Presiden ke-7 RI yang memiliki nama sama. Joko menjelaskan bahwa BRIN telah mengaktifkan sejumlah unit reaksi cepat untuk merespons bencana secara multidisipliner. “BRIN hadir dengan pendekatan ilmiah. Kami memastikan seluruh kemampuan riset, teknologi, dan SDM yang dimiliki dapat digunakan secara optimal untuk membantu masyarakat,” kata Joko Widodo dalam rapat internal pada Minggu (30/11/2025), berdasarkan keterangan resmi BRIN. Pemetaan Cepat dengan Radar Sentinel-1 Sejak awal kejadian, tim pemrosesan data satelit BRIN telah memetakan area terdampak banjir menggunakan radar Sentinel-1 yang mampu menembus awan dan curah hujan lebat. Peta tersebut menunjukkan sebaran genangan di wilayah Aceh dan Sumatra Utara, dan telah dibagikan ke pemerintah daerah, BNPB, serta komunitas geospasial. “Data ini sangat penting untuk memahami sebaran genangan terkini dan mendukung penentuan prioritas penanganan di lapangan,” ujar Joko. Pasokan Air Bersih Jadi Fokus Utama BRIN menempatkan kebutuhan air bersih sebagai prioritas karena banyak infrastruktur rusak dan pasokan air kemasan di lokasi bencana belum mencukupi. Untuk mempercepat distribusi peralatan dan dukungan logistik, BRIN juga menjajaki kerja sama pengiriman melalui jalur udara bersama TNI AU. Di sisi teknologi pemantauan, BRIN menyiapkan survei udara dan operasi drone guna memetakan kondisi area yang sulit dijangkau lewat jalur darat. Dukungan Kesehatan dan Psikososial Task Force BRIN turut mengerahkan tenaga kesehatan, psikolog, serta ahli kesehatan lingkungan untuk membantu warga di daerah terdampak. Menurut Joko Widodo, dampak bencana tidak hanya bersifat fisik, namun juga memengaruhi kesehatan dan psikologis masyarakat. Semua langkah respons BRIN akan dilakukan secara terukur, cepat, dan berbasis data. Mengingat cakupan wilayah terdampak sangat luas, BRIN akan menentukan titik-titik strategis untuk memastikan intervensi tepat sasaran. Profil Singkat Joko Widodo (Peneliti BRIN) Joko Widodo menempuh pendidikan sarjana di bidang Geografi di Universitas Gadjah Mada (1993–1999), kemudian meraih gelar magister Ilmu Lingkungan dari Universitas Indonesia pada 2011. Ia juga memiliki gelar PhD bidang Computer Science and Information Processing dari Chiba University, Jepang. Menurut data resmi BRIN, kepakaran Joko meliputi geografi, synthetic aperture radar, dan sains lingkungan. Keahliannya mencakup interferometric synthetic aperture radar serta environmental impact assessment.

Nasional
| Selasa, 2 Desember 2025

Lokal

Foto: Harkitnas 2024, Fransiskus Diaan Ajak Tatap Masa Depan dengan Penuh Optimisme | Pifa Net

Harkitnas 2024, Fransiskus Diaan Ajak Tatap Masa Depan dengan Penuh Optimisme

PIFA, Lokal - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, bertindak sebagai inspektur dalam upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-116 yang berlangsung di GOR Uncak Kapuas, Putussibau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, pada Senin (20/5/2024). Upacara tersebut dihadiri oleh peserta dari berbagai kalangan, termasuk TNI-Polri, ASN, BUMD, BUMN, organisasi masyarakat, dan pelajar. Dalam upacara tersebut, Bupati Fransiskus Diaan menyampaikan amanat dari Menteri Kominfo RI yang menekankan pentingnya mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan dengan memanfaatkan potensi demografi dan perkembangan teknologi. "Kebangkitan kedua merupakan momen terpenting bagi kita hari ini. Kita harus menatap masa depan dengan penuh optimisme, kepercayaan diri, dan keyakinan," ucap Bupati yang akrab disapa Bang Sis ini. Bang Sis juga menambahkan bahwa kemajuan sudah ada di depan mata bagi bangsa Indonesia. "Momen ini mesti kita tangkap agar kita langgeng menuju mimpi sebagai bangsa. Tidak mungkin lagi bagi kita untuk berjalan lamban, karena kita berkejaran dengan waktu," ungkapnya. Bupati Fransiskus menegaskan bahwa seluruh potensi sumber daya alam, bonus demografi, dan potensi transformasi digital yang dimiliki Bangsa Indonesia merupakan modal dasar menuju Indonesia Emas 2045. "Mari kita rayakan kebangkitan nasional kedua menuju Indonesia Emas," ujarnya mengakhiri amanatnya. (yd)

Kapuas Hulu
| Selasa, 21 Mei 2024

Lokal

Foto: Peresmian RSUD Soedarso, Dewan: Jangan Ada Lagi Pasien Ditolak | Pifa Net

Peresmian RSUD Soedarso, Dewan: Jangan Ada Lagi Pasien Ditolak

Berita Lokal, PIFA – Wakil Ketua DRPD Kalimantan Barat, Suriansyah berharap peresmian tower A dan B, gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedarso oleh Presiden Joko Widodo, menjadi momentum dalam perbaikan pelayanan kesehatan di Kalbar.  “Tentu kita mengharapkan jangkauan pelayanan rumah sakit tersebut, mampu melayani seluruh warga Kalbar. Terutama pasien rujukan, sebab ini memang rumah sakit rujukan,” katanya, Rabu (10/8/2022). Suriansyah menyebutkan, jangan sampai ada lagi pasien rujukan yang ditolak oleh rumah sakit tersebut. Maka itu, manajemen RSUD dr Soedarso juga mesti berbenah sehingga dapat melayani dengan prima. “Kita tidak mau lagi ada informasi pasien yang dirujuk kemudian ditolak karena ketiadaan ruangan. Untuk itu perlu manajeman yang baik pula. Agar mampu melayani rujukan bagi seluruh masyarakat Kalbar,” paparnya. Di sisi lain, Suriansyah berharap kelengkapan fasilitas di RSUD ini dapat diandalkan. Sarana dan prasarana kesehatan yang sebelumnya belum tercukupi, kini mesti lebih lengkap dan berbeda dari RSUD yang lama. “Diharapkan, fasilitas atau prasarana kesehatan di rumah sakit itu dapat dilengkapi. Dan jumlah peralatan tentu harus banyak jenis dan cukup jumlahnya. Sebab sebelumnya masih ada beberapa jenis penyakit atau pelayanan operasi yang belum dapat dilakukan,” kata Suriansyah. Dia pun berharapa, RSUD dr Soedarso sebagai rumah sakit rujukan nasional, bisa membawa harapan baru bagi masyarakat yang ingin berobat dengan fasilitas dan pelayanan terbaik, sehingga tak perlu ke rumah sakit luar. “Masyarakat Kalbar berharap berobat di sini, segala penyakit dapat dilayani final di RS tersebut. Tidak harus lagi dirujuk ke Jakarta atau daerah lain bahkan dilayani oleh RS di luar negeri,” pungaksnya. (ap)

Kalbar
| Rabu, 10 Agustus 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5