unsoed.ac.id

unsoed.ac.id

Berandascoped-by-BerandaPolitikscoped-by-PolitikKPK Tahan Rektor dan Warek Unsoed, Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Maba

KPK Tahan Rektor dan Warek Unsoed, Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan Maba

Politik | Sabtu, 22 Agustus 2026

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq dan Wakil Rektor III Unsoed Norman Arie Prayoga selama 20 hari pertama.

Penahanan tersebut dilakukan setelah keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait penerimaan mahasiswa baru (maba) di Unsoed serta penerimaan gratifikasi.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan penahanan dilakukan mulai 21 Agustus hingga 9 September 2026.

"KPK selanjutnya melakukan penahanan terhadap para tersangka untuk 20 hari pertama sejak 21 Agustus sampai dengan 9 September 2026. Penahanan dilakukan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Gedung Merah Putih KPK," ujar Taufik dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (21/8) malam.

Penahanan juga dilakukan terhadap empat tersangka lainnya, yakni Kepala Bagian Akademik Unsoed Eko Sumanto serta tiga pihak swasta, Dian Mulia Wardhana, Adhi Wiharto, dan Mulyono.

Kasus tersebut merupakan hasil pengembangan Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Purwokerto dan Jakarta pada Kamis (20/8).

Dalam OTT tersebut, KPK menangkap 14 orang. Sebanyak 12 orang diamankan di Purwokerto, sementara dua lainnya ditangkap di Jakarta, termasuk Rektor Unsoed Akhmad Sodiq.

Dari 12 orang yang ditangkap di Purwokerto, tujuh di antaranya kemudian dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

KPK menyebut dugaan korupsi terjadi dalam proses penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri Unsoed.

Dalam jalur tersebut, calon mahasiswa diwajibkan membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) sesuai golongan.

Di Fakultas Kedokteran, misalnya, UKT berkisar Rp7,1 juta hingga Rp17 juta. Sementara IPI berada di kisaran Rp100 juta hingga Rp260 juta.

Namun, KPK menemukan dugaan pungutan tambahan di luar biaya resmi tersebut.

"Namun demikian, dalam proses penerimaan mahasiswa baru lewat jalur mandiri ini, KPK menemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan penerimaan lainnya/gratifikasi," kata Taufik.

"Sehingga biaya tambahan yang timbul dari pungutan, di luar biaya yang wajib dibayarkan (UKT dan IPI), dirasa sangat memberatkan bagi calon mahasiswa baru," sambungnya.

Dalam OTT tersebut, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai sekitar Rp665 juta dan saldo rekening sekitar Rp99 juta.

Keenam tersangka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf e atau Pasal 12 B UU Tipikor juncto Pasal 20 huruf c UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

KPK menilai dugaan korupsi dalam proses penerimaan mahasiswa baru tersebut dapat berdampak serius terhadap kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan.

"Dalam perkara ini, KPK melihat adanya relasi kuasa yang kemudian diduga disalahgunakan oleh sejumlah pihak. Kewenangan yang seharusnya digunakan untuk menjalankan proses penerimaan mahasiswa baru yang objektif dan sesuai ketentuan, justru dimanfaatkan untuk menentukan tarif atau imbalan tertentu," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

"Hal ini tentunya membawa efek domino, bukan hanya mencederai prinsip keadilan, tetapi juga merusak kepercayaan terhadap institusi pendidikan," lanjut Budi.

Rekomendasi

Foto: AS Roma Ajukan Tawaran Resmi untuk Rekrut Jadon Sancho dari Manchester United | Pifa Net

AS Roma Ajukan Tawaran Resmi untuk Rekrut Jadon Sancho dari Manchester United

Sports
| Jumat, 15 Agustus 2025
Foto: Prabowo Dikabarkan Reshuffle Mendiktisaintek Satryo Brodjonegoro Hari Ini | Pifa Net

Prabowo Dikabarkan Reshuffle Mendiktisaintek Satryo Brodjonegoro Hari Ini

Indonesia
| Rabu, 19 Februari 2025
Foto: Resmi, PSSI Pecat Shin Tae-yong dari Pelatih Timnas Indonesia | Pifa Net

Resmi, PSSI Pecat Shin Tae-yong dari Pelatih Timnas Indonesia

Indonesia
| Senin, 6 Januari 2025
Foto: Manchester United Pastikan Tiket 16 Besar Liga Europa Usai Kalahkan FCSB 0-2 | Pifa Net

Manchester United Pastikan Tiket 16 Besar Liga Europa Usai Kalahkan FCSB 0-2

Inggris
| Jumat, 31 Januari 2025
Foto: Haaland Akui Kehadiran Anak Pertama Bikin Dirinya Lebih Tajam | Pifa Net

Haaland Akui Kehadiran Anak Pertama Bikin Dirinya Lebih Tajam

Sports
| Selasa, 7 Oktober 2025
Foto: Estonia Puncaki Daftar Negara Terbersih Dunia Versi EPI 2024 | Pifa Net

Estonia Puncaki Daftar Negara Terbersih Dunia Versi EPI 2024

Lifestyle
| Sabtu, 26 Juli 2025
Foto: Satpol PP Pontinak Telah Tangani Gelandangan yang Tinggal di Bawah Jembatan Duplikasi Kapuas 1 | Pifa Net

Satpol PP Pontinak Telah Tangani Gelandangan yang Tinggal di Bawah Jembatan Duplikasi Kapuas 1

Pontianak
| Kamis, 20 Maret 2025
Foto: DPR Pertimbangkan Panggil Menteri KKP Terkait Polemik Pagar Laut di Tangerang | Pifa Net

DPR Pertimbangkan Panggil Menteri KKP Terkait Polemik Pagar Laut di Tangerang

Tangerang
| Selasa, 21 Januari 2025
Foto: Fujifilm Luncurkan GFX100RF, Kamera Digital dengan Lensa Fix Pertama dalam Seri GFX | Pifa Net

Fujifilm Luncurkan GFX100RF, Kamera Digital dengan Lensa Fix Pertama dalam Seri GFX

Indonesia
| Sabtu, 22 Maret 2025
Foto:   Grand Final Yamaha Youth Community 2025 di Sarinah Berlangsung Meriah, 15 Finalis Tampilkan Talenta Terbaik | Pifa Net

Grand Final Yamaha Youth Community 2025 di Sarinah Berlangsung Meriah, 15 Finalis Tampilkan Talenta Terbaik

Otomotif
| Senin, 8 Desember 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: 3.039 Jiwa Terdampak Banjir, Pemda Kubu Raya Tetapkan Status Tanggap Darurat | Pifa Net

3.039 Jiwa Terdampak Banjir, Pemda Kubu Raya Tetapkan Status Tanggap Darurat

PIFA.CO.ID, KUBU RAYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah menetapkan status tanggap darurat banjir pada 10 Maret hingga 17 Maret 2025.Keputusan ini diambil menyusul banjir yang telah berlangsung sejak 7 Maret lalu, yang mengakibatkan 830 kepala keluarga (KK) atau sekitar 3.039 jiwa terdampak di tiga desa, yakni Desa Teluk Bakung, Desa Pancaroba, dan Desa Lingga.“Kemarin status sudah ditetapkan, status tanggap darurat itu per 10 Maret, 7 hari ke depan, artinya sampai tanggal 17 Maret status tanggap darurat ini,” ungkap Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalimantan Barat, Daniel, pada Rabu (12/3/2025).Daniel mengatakan dari laporan yang diterima BPBD Provinsi Kalbar, bahwa Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah menyalurkan bantuan dasar kepada para korban.“Tetapi memang itu sifatnya kebutuhan-kebutuhan dasar. Ada kebutuhan-kebutuhan lain yang sebenarnya perlu intervensi pemerintah provinsi, bahkan pemerintah pusat, misalnya terkait infrastruktur dan lain-lain,” tutunya.Daniel juga berharap, dengan status tanggap darurat ini, akan ada langkah-langkah nyata dari pemerintah provinsi, bahkan pemerintah pusat, untuk mengatasi masalah banjir yang kerap terjadi di daerah tersebut.“Persoalan banjir di Desa Pancaroba, Teluk Bakung, dan Lingga bukan masalah baru. Ini adalah masalah lingkungan yang sudah lama dan harus segera ditangani. Ada banyak solusi yang harus dipikirkan, seperti normalisasi parit, pembangunan waduk untuk penampungan air, dan peningkatan infrastruktur, khususnya jalan-jalan yang sering terendam karena berada di dataran rendah,” tukasnya.

Kubu Raya
| Rabu, 12 Maret 2025

Nasional

Foto: Presiden Jokowi Instruksikan Jajarannya Antisipasi Krisis Pangan dan Energi | Pifa Net

Presiden Jokowi Instruksikan Jajarannya Antisipasi Krisis Pangan dan Energi

Berita Nasional, PIFA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan jajarannya untuk mewaspadai situasi dunia yang tidak dalam kondisi normal serta mengantisipasi krisis pangan dan energi. Arahan tersebut disampaikan Presiden saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP), di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/6/2022) “Krisis energi, krisis pangan, krisis keuangan sudah mulai melanda beberapa negara. Ada kurang lebih 60 negara yang dalam proses menghadapi tekanan karena utang, sehingga menekan ekonominya, tidak ada devisa, dan masuk pada yang namanya krisis ekonomi, krisis keuangan negara itu. Contohnya satu, dua, tiga sudah mulai kelihatan dan diperkirakan nanti akan sampai ke angka tadi. Inilah yang harus betul-betul kita antisipasi,” pinta Presiden Jokowi. Presiden juga meminta jajarannya untuk terus menyampaikan perkembangan situasi global saat ini kepada masyarakat, termasuk krisis yang memicu kenaikan harga komoditas pangan dan energi. “Sehingga rakyat tahu bahwa posisi kita ini kalau dibandingkan negara lain ini masih pada kondisi yang sangat baik,” sambungnya. Selain itu, Kepala Negara meminta jajaran terkait untuk melakukan penghematan sekaligus mencegah ternyata terjadinya kebocoran pada dua sektor tersebut. “Mana yang bisa diefisiensikan, mana yang bisa dihemat, kemudian mana kebocoran-kebocoran yang bisa dicegah, semuanya harus dilakukan posisi-posisi seperti ini,” ujarnya. Presiden mencontohkan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor energi yaitu Pertamina dan PLN harus melakukan efisiensi, tidak hanya bergantung dari subsidi pemerintah. “Jadi terkait dengan krisis energi, baik itu yang namanya BBM, gas, solar, pertalite, pertamax, listrik, ini jangan sampai terlalu mengharapkan, utamanya Pertamina, terutama juga PLN, terlalu mengharapkan dan kelihatan sekali hanya mengharapkan subsidinya di Kementerian Keuangan. Mestinya di sana juga ada upaya-upaya efisiensi. Jadi dua-duanya berjalan,” ujarnya. Kemudian, dalam jangka waktu pendek Kepala Negara juga meminta jajarannya untuk meningkatkan produksi sehingga tidak bergantung pada impor. “Saya kira sumur-sumur minyak yang ada sekecil apapun agar didorong produksinya agar meningkat,” ujarnya. Presiden pun menekankan kepada peserta SKP untuk menjaga agar harga komoditas pangan dan energi di masyarakat bawah tetap stabil dan terjangkau, termasuk minyak goreng. “Saya tadi menanyakan Bapak Menko Marinves, tanya juga pagi tadi kepada Pak Mendag yang baru, masih minta waktu dua minggu sampai satu bulan agar merata. Saya kira secepatnya memang harus kita usahakan harga itu bisa tercapai agar terjangkau oleh masyarakat bawah,” ujarnya. Lebih lanjut, Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan subsidi kepada masyarakat dalam menghadapi peningkatan harga komoditas secara global saat ini. “Walaupun beban fiskal kita berat, pemerintah sudah berkomitmen untuk terus memberikan subsidi kepada masyarakat bawah, baik yang berkaitan dengan BBM, pertalite, dan solar, yang berkaitan dengan gas dan listrik. Ini yang terus harus kita jaga,” ujarnya. Untuk memberikan kelonggaran fiskal, Kepala Negara kembali menginstruksikan kepada kementerian/lembaga dan BUMN untuk melakukan belanja secara efisien. “Saya minta kepada kementerian/lembaga dan BUMN, ini melakukan efisiensi belanja yang sebanyak-banyaknya agar pemerintah memiliki kelonggaran fiskal,” tutupnya.

Jakarta
| Selasa, 21 Juni 2022

Sports

Foto: Timnas U-17 Indonesia Kalah dari Korsel, Pelatih: Jadi Evaluasi Kami! | Pifa Net

Timnas U-17 Indonesia Kalah dari Korsel, Pelatih: Jadi Evaluasi Kami!

PIFA, Sports- Timnas U-17 Indonesia harus menghadapi kekalahan tipis 0-1 dari Korea Selatan dalam pertandingan uji coba internasional yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada Rabu (30/8). Satu-satunya gol pertandingan dicetak oleh Bae Ga-on pada menit ke-66'. Setelah pertandingan, pelatih Indonesia U-17, Bima Sakti, memberikan penghargaan kepada para pemainnya atas usaha keras yang mereka tunjukkan. Dia sangat mengapresiasi pemain-pemainnya yang telah menjalankan skema permainan sesuai dengan yang diinginkan. "Alhamdulillah kami bisa melalui pertandingan hari ini melawan tim yang berada di level di atas kami. Korea Selatan adalah runner-up Piala Asia U-17 2023," ujar Bima Sakti, dikutip PIFA dari laman resmi PSSI, Jumat (1/9). Dia menambahkan bahwa dari segi taktik permainan berjalan baik meskipun Timnas harus kalah. "Dari segi taktik, rencana permainan berjalan dengan baik meskipun kami kalah. Terima kasih kepada para pemain yang telah menjalankan skema yang kami persiapkan," tambahnya. Mantan pemain timnas Indonesia era 90 hingga 2000-an ini menyadari bahwa timnya masih perlu memperbaiki transisi dari pertahanan ke serangan.  "Kami memang berfokus pada pertahanan. Selama dua minggu kami berlatih pertahanan di Solo dan Jakarta, dan dua minggu berlatih serangan. Perlu ada peningkatan dalam kemampuan menyerang, terutama dalam hal chemistry, yang menjadi evaluasi kami. Apalagi, striker Arkhan Kaka baru bergabung semalam," jelas Bima Sakti. Sementara itu, kapten tim U-17 Indonesia, Muhammad Iqbal Gwijangge, menyatakan bahwa timnya telah bermain maksimal dalam pertandingan malam itu. Namun, dia menyadari bahwa masih banyak aspek yang perlu diperbaiki dan dievaluasi, terutama karena mereka akan berangkat ke Jerman pada pertengahan September untuk pemusatan latihan dan sejumlah uji coba. "Kami berterima kasih atas dukungan yang datang dan kepada semua yang mendukung dari rumah. Kami sudah bermain dengan semangat melawan Korea Selatan, mencoba menerapkan skema permainan kami. Kami akan melakukan evaluasi lebih lanjut dalam latihan sebelum berangkat ke Jerman," kata Iqbal. (hs)

Indonesia
| Jumat, 1 September 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5