Kualifikasi Asian Games 2026: Timnas Hoki Indonesia Menang Dramatis 4-3 atas Kazakhstan
Sports | Senin, 6 April 2026
Kualifikasi Asian Games 2026: Timnas Hoki Indonesia Menang Dramatis 4-3 atas Kazakhstan. FHI
Sports | Senin, 6 April 2026









Lokal

PIFA, Lokal - Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, menghadiri acara Pelantikan dan Syukuran Hari Ulang Tahun Perhimpunan Warga Kalimantan Barat (Perwakab) Bersatu Menanjak pada Rabu (19/7) di Hotel Alimoer Kubu Raya. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Muda Mahendrawan memberikan apresiasi atas gerakan sosial yang telah dilakukan oleh Perwakab Bersatu Menanjak, yang selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk membahagiakan masyarakat. “Kita baru bisa merasa sebenarnya bahagia ketika kita bisa membahagiakan orang banyak," kata Muda. Ia menilai gerakan sosial yang muncul secara spontan dan berawal dari komunitas kecil seperti Perwakab Bersatu Menanjak memiliki panggilan nurani yang kuat. Gerakan ini telah berkembang, meluas, dan mendapat dukungan yang semakin besar tanpa memandang etnis atau agama. "Kemudian membesar, meluas, banyak teman, banyak yang peduli, dan akhirnya Perwakab ini semakin menggeliat dan bergerak. Sehingga semakin banyak dukungan tanpa melihat etnis maupun agama dan sebagainya," tutur Muda. Bupati Muda Mahendrawan juga menekankan bahwa keberadaan Perwakab diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam setiap rumah tangga. Ia meyakini bahwa dengan kontribusi positif Perwakab, tingkat kemiskinan ekstrem di daerah ini dapat berkurang. Selain itu, Bupati Muda Mahendrawan memuji para pengurus Perwakab karena dedikasi dan tanggung jawab mereka yang luar biasa. Ia menganggap bahwa tanggung jawab tersebut melampaui sekadar tugas rutin, dan Perwakab adalah lembaga sosial yang patut dibanggakan. Bupati Muda Mahendrawan juga menyatakan keyakinannya bahwa Perwakab Bersatu Menanjak adalah perekat dalam keberagaman masyarakat. Gerakan ini, menurutnya, tidak memandang latar belakang sosial, etnis, atau agama, melainkan bertumpu pada nilai-nilai kemanusiaan. Muda Mahendrawan menambahkan bahwa kata 'Menanjak' yang disematkan oleh Perwakab sangat tepat, karena mencerminkan semangat perjuangan, keteguhan, dan kedewasaan dalam menghadapi berbagai tantangan. Ia mengajak semua pihak untuk saling mendukung, menghilangkan ego, dan bertindak bijak demi kemajuan bersama. (hs)
Pifabiz

PIFAbiz - Industri hiburan Korea Selatan tengah berduka. Pada 2 Desember 2024, aktor Park Min-jae meninggal dunia pada usia 32 tahun akibat serangan jantung. Kabar duka ini disampaikan oleh sang adik melalui unggahannya di media sosial. Dalam unggahan tersebut, pemilik akun @pakzaehyung mengumumkan bahwa pemakaman Park Min-jae akan dilangsungkan pada 4 Desember pukul 09.30 waktu setempat, di aula pemakaman Rumah Sakit Ewha Womans University Seoul."Abang tercinta sudah pergi istirahat. Aku harap sebanyak mungkin orang bisa datang dan melihat saudaraku. Aku harap semua orang memahami bahwa kami tidak dapat menghubungi mereka satu per satu," tulis sang adik.Selain pihak keluarga, agensi Park Min-jae, Big Title, juga telah mengonfirmasi terkait kepergian sang aktor. Dalam pernyataan resminya, salah satu perwakilan agensi, Hwang Ju-hye, mengungkapkan kesedihannya yang mendalam atas kehilangan Park Min-jae.Min-jae, masih banyak hal yang ingin kami bicarakan dan lakukan bersama. Saya bersyukur pernah menjadi perwakilanmu, meskipun hanya dalam waktu singkat. Saya tidak akan pernah melupakan nama, Aktor Park Min-jae," ungkapnya.Park Min-jae sendiri dikenal lewat perannya di sejumlah drama populer seperti Idol: The Coup, Tomorrow, Little Women, The Fabulous, hingga drama terbarunya, My Damn Business (2024). Kepergiannya secara mendadak ini tentunya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, penggemar, dan seluruh industri hiburan. (ly)
Lifestyle

PIFA.CO.ID, LIFESTYLE - Perayaan Cap Go Meh di Singkawang selalu menjadi daya tarik wisata dengan kemeriahan atraksi Tatung dan pawai budaya. Tak hanya itu, berbagai jajanan khas Singkawang juga turut meramaikan suasana.Nah buat kami yang saat ini sedang berada di Singkawang untuk menyaksikan Festival Cap Go Meh, Berikut lima jajanan khas yang wajib dicoba saat menikmati di Kota Seribu Kelenteng ini: 1. ChoipanChoipan atau chai kue adalah makanan khas Singkawang yang mirip dengan dimsum. Kulitnya yang tipis berisi bengkuang, kucai, atau keladi, lalu disajikan dengan bawang putih goreng dan sambal khas. Camilan ini cocok dinikmati selagi menonton pawai. 2. Kue Kantong SemarJajanan tradisional ini berbentuk unik seperti kantong semar. Terbuat dari beras ketan dengan isian kacang hijau yang manis, lalu dibungkus daun pandan atau pisang. Rasanya gurih dan legit, pas untuk mengisi energi saat menyaksikan atraksi Tatung. 3. Lek Tau SuanHidangan ini berupa bubur kacang hijau kupas yang dimasak dengan kuah kental berbasis tepung tapioka dan pandan. Biasanya disajikan dengan cakwe renyah sebagai pelengkap. Manis dan hangat, cocok untuk disantap di tengah kemeriahan festival. 4. Ce Hun TiauMinuman segar khas Singkawang ini terdiri dari campuran tepung hunkwe, kacang merah, cincau, dan sirup gula merah. Rasanya yang manis dan segar sangat pas untuk melepas dahaga saat menikmati suasana perayaan Cap Go Meh. 5. Rujak SingkawangMasyarakat Singkawang memang sangat suka dengan ebi. Maka itu, tak heran kalau rujak singkawang juga menggunakan ebi dalam bumbu rujaknya. Biasanya, rujak singkawang menggunakan buah-buahan potong seperti mangga, nanas, bengkuang, timun, pepaya, dan ubi.Salah satu tempat menikmati rujak singkawang adalah di Rujak Thai Phui Ji. Tempat makan rujak sederhana ini sudah buka lebih dari 25 tahun. Nama Thai Phui Ji merupakan panggilan akrab penjualnya, A Kian yang memiliki arti aci --sebutan kakak perempuann-- gendut.Saat berkunjung ke Singkawang untuk merayakan Cap Go Meh, jangan lupa mencicipi berbagai jajanan khas ini agar pengalaman festival semakin berkesan!