Foto: Bola.com

Foto: Bola.com

Berandascoped-by-BerandaSportsscoped-by-SportsLegenda Persib Bandung Vladimir Vujovic Resmi Kembali Latih BG Pathum United di Liga Thailand

Legenda Persib Bandung Vladimir Vujovic Resmi Kembali Latih BG Pathum United di Liga Thailand

Sports | Selasa, 10 Februari 2026

PIFA, Sports - Legenda Persib Bandung, Vladimir Vujovic, resmi kembali menahkodai BG Pathum United sebagai pelatih kepala klub raksasa Liga Thailand. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh manajemen BG Pathum United pada Senin (9/2/2026), menandai langkah baru bagi sosok asal Montenegro tersebut di pentas sepak bola Asia Tenggara.

Dalam pernyataan resminya, BG Pathum United menyatakan, “BG Pathum United Football Club secara resmi mengumumkan penunjukan Vladimir Vujovic sebagai pelatih kepala baru klub.” Dilansir dari Bola.com, pernyataan itu menegaskan bahwa Vujovic bukan sekadar nama baru, melainkan sosok yang sudah dikenal baik oleh klub setelah sebelumnya sempat menjabat sebagai pelatih interim pada Oktober 2025.

Sebelum kembali ke BG Pathum, Vladimir Vujovic sempat berstatus tanpa klub dan memilih fokus pada keluarganya. Namun, pengalaman kepelatihannya yang cukup beragam membuat namanya tetap menarik bagi klub‑klub besar. Vujovic pernah melatih PSIM Yogyakarta pada 2019, lalu melanjutkan karier di Lebanon bersama Salam Skarta dan Racing Club Beirut pada 2021 dan 2023, serta sempat menangani FK Abdish‑Ata Kant di Kirgizstan pada 2025, meski masa jabatannya di sana tergolong singkat.
Bagi BG Pathum United, penunjukan Vujovic merupakan langkah strategis untuk memperbaiki performa tim di Thai League 1. Saat ini, Sarach Yooyen dan kawan‑kawan terperangkap di posisi kelima klasemen dengan koleksi 33 poin, tertinggal cukup jauh dari pemuncak klasemen Buriram United yang unggul 14 poin. Dengan reputasi Vujovic sebagai bek tangguh dan pelatih yang paham atmosfer Asia Tenggara, manajemen berharap ia mampu menaikkan konsistensi tim di sisa musim 2025/2026.

Vujovic sendiri bukan orang asing di BG Pathum United. Ia pernah menjabat sebagai asisten pelatih pada periode Juli–Oktober 2025 di bawah Supachai Komslip, sebelum kemudian naik sebagai pelatih interim. Pengalaman tersebut membuatnya cukup memahami karakter pemain dan kebutuhan taktik tim, sehingga ekspektasi untuk segera menghasilkan perubahan positif terbilang tinggi.

Bagi fans Persib Bandung, langkah Vujovic kembali ke Thailand tentu membawa nostalgia. Sebagai bek sentral yang pernah jadi tulang punggung Maung Bandung, ia dikenal dengan mental juara dan kemampuan membaca permainan lawan. Kini, ia diharapkan bisa mentransfer pengalaman itu ke skuad BG Pathum United dan membawa klub meraih prestasi di level domestik maupun kompetisi regional.

Rekomendasi

Foto: Resmi! Inilah 23 Pemain Timnas Indonesia vs Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 | Pifa Net

Resmi! Inilah 23 Pemain Timnas Indonesia vs Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Indonesia
| Kamis, 20 Maret 2025
Foto: Tips Mengelola Emosi Orang Tua untuk Cegah Kekerasan pada Anak | Pifa Net

Tips Mengelola Emosi Orang Tua untuk Cegah Kekerasan pada Anak

Indonesia
| Rabu, 15 Januari 2025
Foto: Pengantin Iblis Raih Rekor MURI, Film Horor Pertama yang Diadaptasi Jadi Game | Pifa Net

Pengantin Iblis Raih Rekor MURI, Film Horor Pertama yang Diadaptasi Jadi Game

Indonesia
| Rabu, 5 Februari 2025
Foto: Timnas U-20 Akhiri Piala Asia dengan Hasil Imbang, Indra Sjafri Minta Maaf dan Siap Dievaluasi | Pifa Net

Timnas U-20 Akhiri Piala Asia dengan Hasil Imbang, Indra Sjafri Minta Maaf dan Siap Dievaluasi

Indonesia
| Kamis, 20 Februari 2025
Foto: Modifikasi Fazzio Hybrid Ini Tampil Retro Futuristic Ala Skutik Kalcer yang Kental dengan Japan Vibes | Pifa Net

Modifikasi Fazzio Hybrid Ini Tampil Retro Futuristic Ala Skutik Kalcer yang Kental dengan Japan Vibes

Indonesia
| Senin, 3 Februari 2025
Foto: Squid Game Season 2 Gagal Raih Penghargaan Golden Globe ke-82 | Pifa Net

Squid Game Season 2 Gagal Raih Penghargaan Golden Globe ke-82

Dunia
| Rabu, 8 Januari 2025
Foto: Patrick Kluivert Soroti Menit Bermain Pemain Timnas Indonesia di Klub, yang Sedikit Bakal Dicoret? | Pifa Net

Patrick Kluivert Soroti Menit Bermain Pemain Timnas Indonesia di Klub, yang Sedikit Bakal Dicoret?

Indonesia
| Senin, 13 Januari 2025
Foto: Sejarah Baru! China Sukses Luncurkan Komputer Kuantum Superkonduktor dengan 105 Qubit | Pifa Net

Sejarah Baru! China Sukses Luncurkan Komputer Kuantum Superkonduktor dengan 105 Qubit

China
| Selasa, 4 Maret 2025
Foto: Inter Milan Bungkam Feyenoord 2-0 di Leg Pertama 16 Besar UCL | Pifa Net

Inter Milan Bungkam Feyenoord 2-0 di Leg Pertama 16 Besar UCL

Italia
| Kamis, 6 Maret 2025
Foto: Mengenal Carmen, Idol K-Pop Indonesia Pertama yang Gabung SM Entertainment | Pifa Net

Mengenal Carmen, Idol K-Pop Indonesia Pertama yang Gabung SM Entertainment

Indonesia
| Rabu, 15 Januari 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Musrenbang Kalbar, Bupati Landak Protes ke Bappenas karena Tak Ada Bantuan Pertanian | Pifa Net

Musrenbang Kalbar, Bupati Landak Protes ke Bappenas karena Tak Ada Bantuan Pertanian

Berita Landak, PIFA – Bupati Landak Karolin Margret Natasa menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalimantan Barat tahun 2023 yang dibuka langsung Gubernur Kalimantan Barat dengan dihadiri Anggota Komisi 2 DPR RI Cornelis, Forkopimda Kalimantan Barat, Bupati dan Walikota se-Kalimantan Barat dan Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasiona Republik Indonesia (Bappenas RI) yang bertempat di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat, kamis (7/4/2022). Dalam Musrenbang tersebut Bupati Landak Karolin Margret Natasa mempertanyakan kepada Bappenas RI tentang tidak ada lagi bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, karena bantuan tersebut hanya diberikan pada daerah-daerah yang ditetapkan sebagai daerah Food Estate atau Perkampungan Industri Pangan. “Menteri Pertanian menetapkan daerah-daerah Food Estate dan untuk Regional Kalimantan itu ditetapkan di Kalimantan Tengah, penetapan food estate sendiri kami harap tidak mengahambat bantuan pemerintah pusat untuk daerah-daerah diluar food estate. Karena pertanian itu ada diberbagai wilayah, dan disetiap wilayah itu sebenarnya ada sentra-sentra ketahanan pangan seperti di Kabupaten Landak dan Sambas ini merupakan sentra ketahanan pangan untuk Kalimantan Barat,” ucap Karolin saat memberikan tanggapan tersebut kepada jernalis. Bupati Karolin menjelaskan bahwa dari sisi kepentingan strategis nasional Kabupaten Landak maupun Provinsis Kalimantan Barat tidak ditetapkan sebagai project food estate, sehinnga Bupati Landak protes kepada menteri pertanian karena tidak ada lagi bantuan untuk daerah-daerah yang tidak ditetapkan sebagai daerah food estate. “Mulai tahun ini skema Dana Alokasi Khusus (DAK) dan tugas perbantuan dibidang pertanian itu nol atau tidak ada. Nah itu yang kami pertanyakan kepada Bappenas, dan menurut info dari Bappenas ada skema pembiayaan lain dari pemerintah pusat, tetapi ini belum ada sosialisasi kepada pemerintah daerah,” terang Karolin. Saat sesi tanya jawab Bupati Karolin meminta pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian dapat melakukan koordinasi, sinkronisasi dan regulasi dengan Bappenas terkait bantuan dibidang pertanian dari pemerintah pusat. Bupati Landak tidak mempersalahkan adanya prioritas nasional terkait program food estate yang dinilai untuk kepentingan yang lebih besar. “Pertanyaan Saya, Kami yang ada didaerah ini terkait bantuan pemerintah pusat bidang pertanian jadinya bagaimana? Kami tidak mendapatkan apa-apa pembangunan dari pusat berkaitan dengan bidang pertanian. Suka-sukanya menteri menetapkan tiga daerah food estate kemudian daerah lain tidak mendapatkan dana pembangunan dibidang pertanian, kami berharap regulasi ini disosialisasikan dengan jelas kepada Kami,” ungkap Karolin saat sesi tanya jawab musrenbang. Saat memberikan tanggapan Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan Bappenas RI Slamet Soedarsono menerangkan bahwa usulan dan pertanyaan dari Musrenbang Kalimantan Barat tersebut bisa menjadi usulan pada Musrenbang Nasional. “Ini menjadi salah satu output dalam musrenbang kali ini, jadi nanti masih ada tahapan untuk musrenbang nasional, halini nanti akan menjadi masukan yang penting untuk dibahas pada kesempatan berikutnya,” kata Slamet Soedarsono. (rs)

Landak
| Jumat, 8 April 2022

Nasional

Foto: Daya Tarik Custom Motor Sport Heritage Jadi Pusat Perhatian Yamaha Yard Built x Kustomfest di Yogyakarta | Pifa Net

Daya Tarik Custom Motor Sport Heritage Jadi Pusat Perhatian Yamaha Yard Built x Kustomfest di Yogyakarta

PIFA, Sports – XSR 155 makin digemari oleh pecinta motor perpaduan heritage dan modern karena dapat mengakomodasikan kebutuhan berkendara dengan lifestyle dan tampilan mudah diubah sesuai keinginan. Yamaha pun kerap mengajak pengguna XSR 155 untuk menampilkan kecintaan mereka terhadap motor sport heritage itu. Seperti yang diperlihatkan melalui Yamaha Yard Built x Kustomfest (Indonesian Kustom Kulture Festival) di Yogyakarta, 7-8 Oktober 2023. Para penggemar custom ambil bagian dalam berbagai aktivitas yang kental menyuguhkan keunggulan XSR 155 itu, diimplementasikan dalam sejumlah suguhan menarik. Mulai dari city touring XSR 155 Motoride, special class Yard Built Indonesia untuk memilih Best XSR 155 yang dimodifikasi, lalu ada Yard Built showcase yang menampilkan display XSR 155 Yard Built karya 4 builder Jawa Tengah dan Yogyakarta, serta talkshow seputar modifikasi bersama para builder, kontes foto custom di media sosial dan lainnya. City touring XSR 155 Motoride mengawali gelaran event ini, yang diikuti oleh puluhan konsumen dan komunitas Yamaha. Bersama-sama mereka bergerak menuju venue yang dipusatkan di Jogja Expo Center (JEC). Di lokasi acara, atmosfer budaya custom XSR 155 sangat terasa membuat para bikers menikmati keseruan momen ini. Pusat perhatian pun tertuju pada booth Yamaha yang menampilkan 4 motor XSR 155 ubahan builder Jawa Tengah dan Yogyakarta dari program Yard Built. Deretan custom itu adalah XSR 155 modern flat track karya Hendra Cahyono (Pap n Mam Modified), XSR 155 “pancaka” bergaya chopper rancangan Denny Andrean “Jandro” (Disaster 13), XSR 155 infinite dirt bike karya Yonatan Ricky (DM Work Motorcycle), dan XSR 155 big wheels bike dari Wendy Purnama (W Bike Kustom). ”Perkembangan custom XSR 155 makin bergairah dengan beragam gaya modifikasi yang menginspirasi konsumen. Selain itu, mereka juga dapat bergabung dalam berbagai aktivitas terkait modifikasi XSR 155 yang menyuguhkan model-model custom yang tengah menjadi tren,” ungkap Antonius Widiantoro, Asst. General Manager Marketing – Public Relations PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). “Misalnya aktivitas Yamaha Yard Built x Kustomfest di Yogyakarta ini, yang mengangkat beragam agenda menarik mengenai XSR 155. Konsumen dapat mengmbil inspirasi gaya modifikasi yang disukai, sehingga makin tampil percaya diri dan melengkapi kesenangan berkendara didukung keunggulan fitur dan teknologi modern XSR 155. Bahkan pecinta XSR 155 bisa ambil bagian dalam kontes custom motor itu dengan hadiah-hadiah menarik bagi pemenang,” tambahnya. Daya tarik beserta style custom XSR 155 membuat konsumen makin menikmati kualitas motor ini. Selain itu, menjadi peserta kompetisi modifikasi di event ini juga menjadi kebanggaan tersendiri seperti yang diungkapkan Iqbal Abim, yang juga menjadi pemenang special class Yard Built Indonesia untuk Best XSR 155 yang dimodifikasi. ”Senang sekali bisa ambil bagian di acara Yamaha Yard Built x Kustomfest di Yogyakarta dan saya tidak menyangka jadi pemenang kelas modifikasi Best XSR 155. Gaya custom XSR 155 saya adalah café racer, saya suka style ini karena model klasik. Dalam keseharian motor ini juga saya gunakan untuk ke kantor, nyaman dikendarai dari segi riding position juga suspensi Up Side Down. Tampilan motor ini juga keren bergaya klasik dengan fitur-fitur modern. XSR 155 mendukung aktivitas berkendara saya dan bikin makin percaya diri,” ungkap Iqbal Abim.

Yogyakarta
| Selasa, 10 Oktober 2023

Lokal

Foto: Petani Sungai Awan Kiri Gelar Panen Raya | Pifa Net

Petani Sungai Awan Kiri Gelar Panen Raya

Berita Ketapang, Kalbar - PIFA, Petani Desa Sungai Awan Kiri adakan kegiatan panen raya padi,kegiatan dipusatkan di Dusun Kalibaru Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Sabtu, 25 September 2021. Kegiatan panen raya ini dihadiri oleh berbagai pihak di antaranya Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Ketapang, Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Ketapang, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ketapang, Direktur Politeknik Negeri Ketapang, BPP Muara Pawan, Danramil Kecamatan Muara Pawan, Kapolsek Kecamatan Muara Pawan, Ketua Gerbang Tani Kabupaten Ketapang, Pemerintah Desa Sungai Awan Kiri dan masyarakat Desa Sungai Awan Kiri. Kegiatan panen raya didukung dan difasilitasi oleh Yayasan Inisiasi Rehabilitasi Alam Indonesia (YIARI). Rangkaian kegiatan panen raya ini ditutup dengan sesi temu wicara antara perwakilan kelompok tani dengan pihak terkait yang diselenggarakan di lantai 3 Gedung Sir Michael Urene IAR Indonesia. Vera selaku Fasilitator pertanian YIARI menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi petani agar lebih giat dalam melakukan usaha tani,serta melalui kegiatan temu wicara ini petani dapat menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada pihak-pihak terkait. "Kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh tim pertanian YIARI dimulai dari tahapan observasi,praktek pembuatan pupuk kompos ,pembuatan pupuk organik cair dan demplot sekolah lapang dengan berbagai komoditi salah satunya adalah  padi dengan varietas Punjabi dan impari," tuturnya. Sementara petani menyambut kegiatan ini dengan sangat antusias,Pak Ahmad misalnya merasa sangat senang bisa berbagi cerita dan menyampaikan keluh kesah kepada dinas terkait. "Saya atas nama pribadi dan atas nama petani berterima kasih sekali kepada YIARI yang telah memfasilitasi kegiatan ini,senang sekali bisa  berbagi cerita tentang suka duka kami kepada para pihak yang hadir dalam acara ini," pungkasnya.

Ketapang
| Jumat, 8 Oktober 2021
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5