Ilustrasi. Kompas

Ilustrasi. Kompas

Berandascoped-by-BerandaLokalscoped-by-LokalLembang dan Ciwidey: Dua Wajah Wisata Alam Bandung

Lembang dan Ciwidey: Dua Wajah Wisata Alam Bandung

Bandung | Jumat, 20 Februari 2026

PIFA, Lokal - Lembang dan Ciwidey dikenal sebagai dua kawasan wisata alam unggulan di sekitar Bandung. Meski sama-sama menawarkan udara sejuk dan panorama pegunungan, keduanya memiliki karakter yang berbeda.

Di utara Bandung, Lembang identik dengan perbukitan hijau, kebun sayur, serta destinasi keluarga. Kawasan ini menawarkan pemandangan Gunung Tangkuban Perahu, hutan pinus, hingga berbagai tempat wisata edukatif dan kuliner. Aksesnya yang relatif dekat dari pusat kota membuat Lembang menjadi pilihan favorit wisata akhir pekan.

Sementara itu, Ciwidey di selatan Bandung menawarkan lanskap yang lebih luas dengan hamparan kebun teh dan danau kawah. Ikon utamanya adalah Kawah Putih dengan air berwarna putih kehijauan yang eksotis. Suasana di Ciwidey cenderung lebih tenang dan alami, cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati alam lebih dekat.

Perbedaan karakter inilah yang menjadikan Lembang dan Ciwidey sebagai dua wajah wisata alam Bandung—satu dinamis dan ramai, satu lagi tenang dan romantis—namun sama-sama memikat.

Rekomendasi

Foto: Keunggulan Ini yang Bikin AEROX ALPHA Semakin Stabil dan Lincah Saat Dikendarai | Pifa Net

Keunggulan Ini yang Bikin AEROX ALPHA Semakin Stabil dan Lincah Saat Dikendarai

Indonesia
| Kamis, 13 Februari 2025
Foto: Kaspersky Catat 85 Ribu Serangan Spyware di Indonesia Sepanjang Paruh Pertama 2025 | Pifa Net

Kaspersky Catat 85 Ribu Serangan Spyware di Indonesia Sepanjang Paruh Pertama 2025

Tekno
| Senin, 10 November 2025
Foto: DPR Resmi Sahkan RKUHAP Jadi Undang-Undang di Tengah Protes Koalisi Masyarakat Sipil | Pifa Net

DPR Resmi Sahkan RKUHAP Jadi Undang-Undang di Tengah Protes Koalisi Masyarakat Sipil

Politik
| Selasa, 18 November 2025
Foto: Wamenag RI Lepas 159 Jemaah Haji Sambas, Kloter Perdana Kalbar Siap Berangkat ke Tanah Suci | Pifa Net

Wamenag RI Lepas 159 Jemaah Haji Sambas, Kloter Perdana Kalbar Siap Berangkat ke Tanah Suci

Pontianak
| Kamis, 22 Mei 2025
Foto: Garuda Muda Fokus Persiapan untuk Piala Asia U17 di Arab Saudi | Pifa Net

Garuda Muda Fokus Persiapan untuk Piala Asia U17 di Arab Saudi

Indonesia
| Selasa, 21 Januari 2025
Foto: Airlangga Hartarto Tegaskan Kabinet Prabowo-Gibran Bukan ‘Kabinet Gemuk’ | Pifa Net

Airlangga Hartarto Tegaskan Kabinet Prabowo-Gibran Bukan ‘Kabinet Gemuk’

Indonesia
| Rabu, 19 Februari 2025
Foto: Kejagung Dalami Dugaan Grup WhatsApp 'Orang-Orang Senang' dalam Kasus Korupsi Pertamina | Pifa Net

Kejagung Dalami Dugaan Grup WhatsApp 'Orang-Orang Senang' dalam Kasus Korupsi Pertamina

Indonesia
| Kamis, 13 Maret 2025
Foto: 5 Makanan Ini Bantu Mencerahkan Kulit Secara Alami | Pifa Net

5 Makanan Ini Bantu Mencerahkan Kulit Secara Alami

Indonesia
| Selasa, 4 Februari 2025
Foto: Jordi Cruyff Dapat Misi Besar dari PSSI Usai Didapuk Jadi Penasihat Teknis, Apa Saja? | Pifa Net

Jordi Cruyff Dapat Misi Besar dari PSSI Usai Didapuk Jadi Penasihat Teknis, Apa Saja?

Indonesia
| Rabu, 26 Februari 2025
Foto: Kata Asisten Pelatih Timnas Indonesia Soal Rumor Shin Tae-yong Diganti dengan Pelatih Eropa | Pifa Net

Kata Asisten Pelatih Timnas Indonesia Soal Rumor Shin Tae-yong Diganti dengan Pelatih Eropa

Indonesia
| Sabtu, 4 Januari 2025

Berita Terkait

Nasional

Foto: Pastikan Tepat Sasaran di 2024, Pemerintah Minta Pengguna LPG 3 Kg Daftar Diri | Pifa Net

Pastikan Tepat Sasaran di 2024, Pemerintah Minta Pengguna LPG 3 Kg Daftar Diri

PIFA, Nasional - Pemerintah telah berkomitmen untuk melakukan transformasi subsidi Liquid Petroleum Gas (LPG) tabung 3 kilogram (kg) atau elpiji bersubsidi. Transformasi ini dimulai dengan pendataan atau pencocokan data pengguna LPG 3 kg untuk memastikan penyaluran tepat sasaran. Mulai tanggal 1 Januari 2024, hanya pengguna yang sudah terdata yang dapat membeli LPG tabung 3 kg. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), Tutuka Ariadji, menjelaskan bahwa pendataan ini merupakan langkah tindak lanjut dari komitmen pemerintah yang diuraikan dalam Nota Keuangan Tahun Anggaran 2023.  “Pendataan konsumen pengguna LPG tabung 3 kg ini merupakan tindak lanjut Nota Keuangan Tahun Anggaran 2023 yang menyatakan komitmen pemerintah melakukan langkah-langkah transformasi subsidi LPG tabung 3 kg menjadi berbasis target penerima dan terintegrasi dengan program perlindungan sosial secara bertahap dengan mempertimbangkan pemulihan ekonomi dan daya beli masyarakat” jelas Tutuka, seperti dikutip dari laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Senin (28/8/2023). Proses ini dimulai sejak 1 Maret 2023, di mana pemerintah melalui Pertamina telah melakukan registrasi atau pendataan pengguna LPG tabung 3 kg di pangkalan melalui sistem berbasis website sebagai tahap awal Program Pendistribusian LPG Tabung 3 Kg Tepat Sasaran. Tutuka menjelaskan bahwa dalam pendataan ini, tidak ada pembatasan dalam pembelian LPG 3 kg di pangkalan. Para pembeli hanya perlu membawa KTP dan/atau Kartu Keluarga. Setelah terdata dalam sistem, pembelian selanjutnya hanya memerlukan KTP. Bagi pengguna usaha mikro, diperlukan tambahan foto diri di tempat usaha. Sosialisasi program transformasi pendistribusian LPG 3 kg tepat sasaran telah dilakukan lima kali kepada lembaga penyalur. Ini berlangsung mulai dari tanggal 6 Maret hingga 3 Juli 2023, mencakup 411 kabupaten/kota di Pulau Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Sulawesi. Sebelumnya, pada tahun 2022, Pertamina telah melakukan uji coba sistem di lima kecamatan. Peraturan Presiden serta Keputusan Menteri ESDM dan Keputusan Dirjen Migas mengatur bahwa LPG 3 kg hanya diperuntukkan bagi rumah tangga, usaha mikro, nelayan, dan petani sasaran. Pemerintah akan terus meningkatkan pengawasan dan memberikan sanksi terhadap pelanggaran terkait pengoplosan LPG 3 kg menjadi LPG nonsubsidi, untuk mewujudkan tujuan subsidi LPG 3 kg tepat sasaran. Realisasi volume LPG 3 kg setiap tahunnya mengalami peningkatan, sementara LPG nonsubsidi mengalami penurunan. Transformasi ini dilakukan untuk memastikan subsidi LPG 3 kg benar-benar bermanfaat bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah juga akan melakukan survei langsung dan mengharapkan dukungan dari semua pihak untuk suksesnya transformasi ini. Tutuka menekankan bahwa meskipun tantangan ada, dengan komitmen bersama, transformasi ini dapat berhasil.

Indonesia
| Senin, 28 Agustus 2023

Sports

Foto: Manajer Timnas Kecewa Semua Pemain Belum Hadir di TC FIFA Matchday | Pifa Net

Manajer Timnas Kecewa Semua Pemain Belum Hadir di TC FIFA Matchday

PIFA, Sports - Kedatangan Lionel Messi masih terus menjadi perbincangan bagi publik pecinta sepak bola nasional. Bagaimana tidak, megabintang Timnas Argentina itu akan datang ke Indonesia dalam waktu dekat untuk menghadapi Timnas Indonesia, yang dijadwalkan menjamu Argentina dalam FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (19/6/2023).  Diketahui Skuad Garuda kini menjalani pemusatan latihan di Surabaya, namun para pemainnya belum lengkap, tidak sesuai dengan 26 nama yang mendapat panggilan. Kondisi fisik mereka juga belum hingga hari ketiga pemusatan latihan di Surabaya, baru 15 pemain yang datang. Kondisi ini membuat manajer timnas Sumardji kecewa. Sumardji berharap klub segera melepas pemain sehingga bisa berkumpul bersama-sama di Surabaya.  "Saya sampaikan di sini, ada dua pemain Persija yang masih ditahan. Semestinya Witan Sulaeman dan Rizky Ridho ada di sini karena tidak ada kegiatan di klub. Mohonlah mengerti karena kami juga menginginkan adanya chemistry antar pemain. Komunikasi timnas dan klub jangan seperti ini lagi," jelasnya, dikutip dari laman resmi PSSI. Saat ini baru 15 pemain yang datang dari 26 pemain yang dipanggil Shin Tae-yong. Mereka adalah Sandy Walsh, Andy Setyo, Rafael Struick, Ivar Jenner, Syahrul Trisna, Dendy Sulistyawan, Fachruddin Aryanto, Dimas Drajad, Stefano Lilipaly, Ernando Ari, Marselino Ferdinan, Ricky Kambuaya, Rachmat Irianto, Marc Klok, Edo Febriansyah. Selain dua pemain Persija, masih ada tiga pemain PSM Makassar, yakni Reza Arya Pratama, Yacob Sayuri, Yance Sayuri dan beberapa pemain yang bermain di luar negeri. Khusus untuk pemain PSM Makassar, PSSI bisa memaklumi karena mereka sedang menjalani babak play-off AFC Champions League melawan Bali United dengan sistem home and away. Pemain Tim Merah Putih sebelumnya turut membicarakan Messi. Nah, hal inilah yang jadi catatan bagi bek Timnas Indonesia, Rachmat Irianto. juga antusias menyambut kedatangan Messi. Apalagi, dia nanti akan berada di satu lapangan dan berhadapan. Namun, dia meminta rekan-rekannya juga fokus terhadap tim sendiri. “Rasanya senang. Namun, kalau kami terlalu senang dengan Messi, akhirnya tidak fokus di pertandingan, jadi takut hasilnya tidak baik. Lebih baik fokus tim sendiri,” ungkap pemain Timnas Indonesia yang akrab disapa Rian itu. Dikutip dari bola.com. (hs)

Surabaya
| Kamis, 8 Juni 2023

Sports

Foto: Erick Thohir Gaungkan Perubahan Besar di Tubuh Manajemen Timnas Indonesia | Pifa Net

Erick Thohir Gaungkan Perubahan Besar di Tubuh Manajemen Timnas Indonesia

PIFA.CO.ID, SPORTS – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyerukan perubahan besar dalam manajemen Timnas Indonesia demi mewujudkan mimpi tampil di Piala Dunia. Dalam pertemuan internal yang melibatkan seluruh ofisial tim Garuda, termasuk Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji, Erick menekankan pentingnya peningkatan standar pengelolaan sebagai fondasi utama.Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, Erick menyampaikan ajakan reflektif kepada para ofisial. "Siapa yang ingin ke Piala Dunia? Oh semua ya. Tapi saya juga ingin kita introspeksi diri. Standardisasi dalam pengelolaan tim itu tergantung dari posisi timnya. Sepakat ya?," ujar Erick, dikutip PIFA dari video yang diunggah di Instagram pribadinya, Rabu (23/4).Ia juga menyoroti bagaimana perjalanan dua tahun terakhir menjadi titik balik penting. Indonesia sukses meraih emas SEA Games setelah penantian 32 tahun, dan mulai menunjukkan hasil nyata melalui timnas kelompok umur—dari U-17 hingga senior."Kalau kita lihat dua tahun ke belakang, siapa yang pernah benar-benar bermimpi lolos ke Piala Dunia? Tapi sekarang kita punya harapan dan visi besar. Standar lama kita belum cukup untuk Asia, apalagi Piala Dunia. Tapi sekarang kita punya komitmen untuk membenahi itu," jelas Erick.Lebih lanjut, ia menekankan bahwa proses perubahan ini adalah tanggung jawab bersama. "Jangan saling menyalahkan, karena kita semua punya mimpi yang sama. Pertanyaannya sekarang: kita mau mundur atau melangkah ke depan? Kalau tidak bisa beradaptasi, kita akan gagal," tegasnya.Dalam keterangan yang menyertai unggahan Instagram tersebut, Erick menambahkan bahwa pertemuan ini digelar untuk menyamakan persepsi dan tujuan bersama, khususnya jelang laga penting melawan China dan Jepang pada Kualifikasi Piala Dunia 2026. Erick menyebut seluruh tim ofisial memiliki peran vital dalam menopang performa pemain dan pelatih.“Mereka inilah tulang punggung yang memastikan semua kebutuhan tim terpenuhi. Kolaborasi yang solid dan komunikasi yang lancar akan memperkuat Timnas Indonesia di laga-laga krusial mendatang,” tulisnya.Saat ini, Timnas Indonesia menempati posisi keempat klasemen Grup C pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, dengan raihan sembilan poin dari delapan laga. Skuad yang kini ditangani pelatih Patrick Kluivert akan menghadapi dua pertandingan penentuan: melawan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 5 Juni, dan menantang Jepang di Suita City pada 10 Juni mendatang.

Indonesia
| Kamis, 24 April 2025
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5