Lima Napi Rutan Makassar Bebas Usai Terima Remisi Khusus Lebaran 2026. Antara

Lima Napi Rutan Makassar Bebas Usai Terima Remisi Khusus Lebaran 2026. Antara

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalLima Napi Rutan Makassar Bebas Usai Terima Remisi Khusus Lebaran 2026

Lima Napi Rutan Makassar Bebas Usai Terima Remisi Khusus Lebaran 2026

Nasional | Minggu, 22 Maret 2026

Sebanyak lima narapidana di Rutan Kelas I A Makassar, Sulawesi Selatan, dinyatakan bebas setelah menerima Remisi Khusus II (RK II) dalam rangka Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepala Rutan Makassar, Jayadikusumah, menjelaskan remisi merupakan pengurangan masa hukuman yang diberikan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Remisi adalah pengurangan masa hukuman yang didasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan pers, Minggu.

Kelima narapidana tersebut masing-masing mendapatkan potongan masa tahanan selama lima bulan, sehingga langsung bebas karena masa pidananya telah selesai setelah dikurangi remisi.

Selain itu, sebanyak 155 narapidana lainnya menerima Remisi Khusus I (RK I), dengan rincian 79 orang mendapatkan pengurangan 15 hari dan 76 orang mendapatkan pengurangan satu bulan. Tidak ada narapidana yang menerima potongan satu bulan 15 hari maupun dua bulan.

Secara keseluruhan, jumlah warga binaan yang memperoleh remisi Lebaran tahun ini mencapai 160 orang.

Jayadi menegaskan pemberian remisi bukan hanya sebagai pemenuhan hak narapidana, tetapi juga bentuk apresiasi atas perubahan sikap dan perilaku selama menjalani masa pembinaan.

“Remisi diberikan kepada narapidana yang berkelakuan baik dan telah mengikuti program pembinaan dengan baik,” katanya.

Ia menambahkan, terdapat syarat tambahan bagi narapidana kasus tertentu seperti terorisme, narkotika, dan korupsi, termasuk mengikuti program deradikalisasi serta menyatakan kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara itu, jumlah penghuni Rutan Makassar per 21 Maret 2026 tercatat sebanyak 2.175 orang, jauh melebihi kapasitas yang hanya mampu menampung 1.000 orang.

Dari jumlah tersebut, 366 orang berstatus narapidana dan 1.808 lainnya masih berstatus tahanan. Kasus narkotika mendominasi dengan 1.573 orang, disusul pidana umum 582 orang, korupsi 16 orang, dan perdagangan orang tiga orang.

Berdasarkan jenis kelamin, penghuni rutan terdiri dari 2.030 laki-laki dan 144 perempuan, tanpa adanya tahanan anak, serta terdapat satu bayi yang ikut bersama penghuni.

Rekomendasi

Foto: Lansia di Kapuas Hulu Jadi Korban Perampokan, Rp 43 Juta Raib dan Korban Dilempar ke Sungai Jam 2 Subuh | Pifa Net

Lansia di Kapuas Hulu Jadi Korban Perampokan, Rp 43 Juta Raib dan Korban Dilempar ke Sungai Jam 2 Subuh

Kapuas Hulu
| Selasa, 25 Maret 2025
Foto: Trump Sebut Coca-Cola Bakal Gunakan Gula Tebu, Ahli Gizi Beri Peringatan | Pifa Net

Trump Sebut Coca-Cola Bakal Gunakan Gula Tebu, Ahli Gizi Beri Peringatan

Lifestyle
| Sabtu, 19 Juli 2025
Foto: Viral Aliran Terindikasi Sesat di Ketapang, MUI Kalbar Imbau Warga Tak Terpengaruh | Pifa Net

Viral Aliran Terindikasi Sesat di Ketapang, MUI Kalbar Imbau Warga Tak Terpengaruh

Pontianak
| Senin, 28 April 2025
Foto: Pasangan Film Spider-Man, Tom Holland dan Zendaya Resmi Tunangan | Pifa Net

Pasangan Film Spider-Man, Tom Holland dan Zendaya Resmi Tunangan

As
| Selasa, 7 Januari 2025
Foto: Persib Bandung Imbau Bonek Tak Hadiri Laga di GBLA, Sesuai Aturan Liga 1 dan PSSI | Pifa Net

Persib Bandung Imbau Bonek Tak Hadiri Laga di GBLA, Sesuai Aturan Liga 1 dan PSSI

Sports
| Kamis, 11 September 2025
Foto: Huawei Siapkan Mode Khusus Pengguna Kursi Roda pada Wearable, Terinspirasi Tokoh Paralimpiade Asia | Pifa Net

Huawei Siapkan Mode Khusus Pengguna Kursi Roda pada Wearable, Terinspirasi Tokoh Paralimpiade Asia

Tekno
| Jumat, 21 November 2025
Foto: Jurnalis Perempuan di Banjarbaru diduga Dibunuh TNI, Polisi Terus Selidiki | Pifa Net

Jurnalis Perempuan di Banjarbaru diduga Dibunuh TNI, Polisi Terus Selidiki

Indonesia
| Sabtu, 29 Maret 2025
Foto: Banding Ditolak, FAM Didenda Rp7,23 Miliar dan 7 Pemain Naturalisasi Dilarang 12 Bulan oleh FIFA | Pifa Net

Banding Ditolak, FAM Didenda Rp7,23 Miliar dan 7 Pemain Naturalisasi Dilarang 12 Bulan oleh FIFA

Sports
| Selasa, 4 November 2025
Foto: itel Luncurkan City 100, Smartphone Entry-Level Rp1,5 Jutaan dengan Fitur Premium dan Speaker Gratis | Pifa Net

itel Luncurkan City 100, Smartphone Entry-Level Rp1,5 Jutaan dengan Fitur Premium dan Speaker Gratis

Tekno
| Selasa, 8 Juli 2025
Foto: Presiden Prabowo Terima Penghargaan Tertinggi dari Kerajaan Johor | Pifa Net

Presiden Prabowo Terima Penghargaan Tertinggi dari Kerajaan Johor

Politik
| Senin, 27 Januari 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Pelaku Kasus Ledakan Senter Rakitan di Siantan Ternyata Tetangga Korban | Pifa Net

Pelaku Kasus Ledakan Senter Rakitan di Siantan Ternyata Tetangga Korban

PIFA.CO.ID, LOKAL - Pelaku insiden ledakan benda asing berupa senter rakitan yang menyebabkan seorang warga Siantan Utara mengalami luka-luka pada Jumat (24/1/25) lalu, akhirnya terungkap. Pelaku adalah tetangga korban sendiri berinisial LLS alias ALS.Kapolda Kalbar Irjen Pol. Pipit Rismanto, melalui Kabidhumas Polda Kalbar Kombes Pol. Bayu Suseno, menyampaikan bahwa pelaku sudah diamankan dan kasus dalam proses penyidikan, Jumat (31/1)."Ya benar, tim dari Polda Kalbar telah berhasil menangkap pelaku yg meletakkan senter di halaman rumah korban (inisial M) yg mengakibatkan ledakan pada hari Jumat 24 Januari 2025 yang lalu" jelas Bayu. Kombes Pol Bayu Suseno mengatakan, tersangka ditangkap tanpa perlawanan di rumah, yang berada tak jauh dari lokasi kejadian, pada Jumat (31/1/2025). Bayu menjelaskan, pelaku merupakan tetangga rumah korban."Pelaku merupakan tetangga korban, karena alamat rumah tidak jauh dari TKP, sedangkan barang bukti yang berhasil disita dari rumah dan pondok kebun milik pelaku antara lain rakitan elektronik senter yg serupa dengan senter yg meledak di TKP, beberapa baterai, bubuk hitam, alat pertukangan, pipa pralon dan lain-lain.", ungkap Bayu.Bayu menjelaskan kejadian ledakan tersebut bermula pada Jumat 24 Januari 2025 pagi sekira pukul 06.30 WIB, korban pada saat bersih-bersih di warung melihat benda seperti senter ada dibawah lokasi jemuran korban.“kemudian korban mengambil benda tersebut dan tidak lama berselang setelah korban membawa ke warung tiba-tiba benda yang dipegang ditangannya meledak yang menyebabkan korban mengalami luka bakar sehingga dilarikan ke rumah sakit,” ujarnya.Menurut Bayu, sejauh ini belum ditemukan adanya kaitan dengan jaringan teroris mana pun. Motif pelaku masih didalami, namun di rumah pelaku ditemukan sejumlah catatan pribadi berisi ungkapan sakit hati pelaku kepada seseorang."apakah ini terkait dengan kasus ini atau tidak, nanti akan diinfokan lebih lanjut.", pungkas Bayu.

Pontianak
| Sabtu, 1 Februari 2025

Lokal

Foto: Kabut Asap, Dinkes Kalbar akan Sediakan Rumah Oksigen untuk Warga yang Sesak | Pifa Net

Kabut Asap, Dinkes Kalbar akan Sediakan Rumah Oksigen untuk Warga yang Sesak

PIFA, Lokal - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti Kalimantan Barat. Berbagai upaya tengah disiapkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalbar untuk menjaga kesehatan masyarakat, satu di antaranya adalah menyediakan rumah oksigen yang dapat dimanfaatkan warga jika merasa sesak akibat terpapar kabut asap karhutla. “Terkait mulai naiknya intensitas udara dalam dua minggu ini menjadi perhatian serius mengingat tidak adanya curah hujan yang turun. Kami berupaya menyiapkan fasyankes seperti rumah oksigen pada wilayah yang berdampak tingginya perubahan intensitas udara, masyarakat yang terdampak asap,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, dr. Erna Yulianti, Jumat (26/7/24). Selain rumah oksigen, dr. Erna Yulianti mengatakan pihaknya juga tengah menyiapkan dan mensiagakan fasyankes upaya penanganan dampak meningkatnya intesitas udara atau asap sesuai prosedur penanganan. Juga menyiapkan logistik kesehatan terkait dampak asap. Sebagaimana diketahui, saat ini Kalbar, tengah diselimuti kabut asap yang diduga akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dampak dari kejadian tersebut, membuat kualitas udara di berbagai wilayah di Kalbar masuk dalam kategori tidak sehat, khususnya pada malam hari. Saat ini dr. Erna Yulianti mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi dan stakeholder atau lintas sektor dan lintas program terkait meningkatnya intesitas udara. Di antaranta dengan BPBD, DIKNAS kab/ kota. dan lain sebagainya. Lebih lanjut, dr. Erna Yulianti mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas keluar rumah mengingat kabut asap yang kian hari semakin pekat. “Untuk mengurangi aktivitas keluar rumah dalam kondisi intesitas udara kurang sehat ( asap). Menggunakan masker jika akan keluar rumah dengan kondisi cuaca saat ini. Mengingatkan masyarakat untuk banyak minum air putih dan makan makanan bergizi,” tukasnya.

Kalbar
| Jumat, 26 Juli 2024

Lifestyle

Foto: Ciri-ciri Daging Terkontaminasi Bakteri Antraks | Pifa Net

Ciri-ciri Daging Terkontaminasi Bakteri Antraks

PIFA, Lifestyle - Dalam beberapa waktu terakhir, penyakit antraks telah menjadi sorotan publik karena puluhan warga Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta terkena penyakit ini secara bersamaan. Penularan penyakit ini diketahui terjadi melalui konsumsi daging dan saat proses penyembelihan hewan yang terinfeksi oleh bakteri penyebab antraks, Bacillus anthracis. Antraks merupakan salah satu penyakit zoonosis yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Selain melalui konsumsi daging hewan yang terinfeksi, penyakit ini juga dapat menyebar melalui cipratan darah hewan dan spora bakteri yang tersebar di sekitarnya. Dalam hal ini, seperti dikutip dari CNN, Dosen Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB, yaitu Supratikno, memberikan penjelasan tentang gejala antraks pada hewan. Gejala-gejala tersebut antara lain adalah demam tinggi, tremor, jalan sempoyongan, kondisi lemah, ambruk, kesulitan bernapas, kolaps, dan kematian setelah kejang-kejang. Selain gejala pada hewan, Supratikno juga menjelaskan ciri-ciri daging hewan yang terinfeksi antraks. Beberapa ciri yang dapat diamati pada daging tersebut antara lain: 1. Warna gelap atau kehitaman: Daging yang terkontaminasi antraks dapat memiliki warna yang lebih gelap atau kehitaman daripada daging yang sehat. 2. Organ dalam berwarna hitam: Organ dalam hewan yang terinfeksi antraks, terutama limpa, cenderung berwarna hitam. 3. Kekrutan: Daging yang terkontaminasi antraks dapat menjadi lebih rapuh atau kekrutan dibandingkan dengan daging yang normal. Bakteri penyebab antraks akan menginfeksi saluran pencernaan manusia setelah dikonsumsi. Kondisi ini dikenal sebagai antraks pencernaan, yang merupakan salah satu jenis penyakit antraks. Infeksi bakteri ini akan menyebabkan terbentuknya lepuhan di organ usus dan pasien juga dapat mengalami diare yang bercampur darah. Berikut beberapa gejala yang dapat muncul pada antraks pencernaan: 1. Mual dan muntah: Pasien dapat merasakan rasa mual yang kuat dan sering kali diikuti dengan muntah. 2. Sakit tenggorokan: Adanya infeksi pada saluran pencernaan dapat menyebabkan rasa sakit atau terasa gatal di tenggorokan. 3. Kesulitan menelan: Penderita antraks pencernaan juga dapat mengalami kesulitan dalam menelan makanan atau minuman. 4. Sakit perut: Rasa sakit atau kram perut yang parah sering terjadi pada antraks pencernaan. 5. Hilang nafsu makan: Penderita dapat kehilangan nafsu makan secara signifikan. 6. Sakit kepala: Gejala sakit kepala yang berkepanjangan atau intensitasnya meningkat dapat menjadi tanda antraks pencernaan. 7. Demam: Kenaikan suhu tubuh yang signifikan (demam) juga merupakan gejala yang sering terjadi pada penderita antraks pencernaan. 8. Benjolan di leher: Terkadang, pasien dapat mengalami pembengkakan atau benjolan di leher. 9. Diare berdarah: Diare yang disertai dengan keluarnya darah adalah gejala serius antraks pencernaan. Penting untuk selalu berhati-hati dalam mengonsumsi daging hewan dan memperhatikan ciri-ciri tersebut. Jika mengalami gejala yang mencurigakan setelah mengonsumsi daging yang diduga terkontaminasi antraks, segera konsultasikan dengan tenaga medis untuk penanganan yang tepat. Selain itu, langkah-langkah pencegahan yang baik seperti memastikan daging hewan yang dikonsumsi berasal dari sumber yang terpercaya juga perlu diambil untuk menghindari risiko infeksi antraks.

Indonesia
| Sabtu, 8 Juli 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5