Lini Serang Garuda Bakal Makin Tajam, Striker A-League Luke Vickery Beri Kode Siap Bela Timnas Indonesia
Timnas | Senin, 6 April 2026
Luke Vickery
Timnas | Senin, 6 April 2026









Politik

PIFA, Politik - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa Komisi III DPR RI telah mulai menyusun draf naskah akademik Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset. "Komisi III DPR RI pada saat ini sedang dan sudah belanja masalah dan sedang dalam penyusunan draf naskah akademik dan RUU," kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Senin. Ia menjelaskan, langkah tersebut sejalan dengan komitmen DPR RI yang telah disepakati sebelumnya, yakni memproses RUU Perampasan Aset setelah rampungnya pembahasan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). "Kemudian juga dikompilasi dengan Undang-Undang Tipikor," ujar Dasco. Menurut pimpinan DPR yang membidangi urusan politik, hukum, dan keamanan itu, tahapan berikutnya adalah membuka ruang partisipasi publik sebelum RUU Perampasan Aset masuk ke proses pembahasan resmi di parlemen. "Ketika itu kemudian selesai, kita juga akan segera menyusul (RUU Perampasan Aset) dengan Undang-Undang PPRT (Perlindungan Pekerja Rumah Tangga) dan RUU Ketenagakerjaan," katanya. Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan dukungannya terhadap pembahasan RUU Perampasan Aset oleh pemerintah bersama DPR RI. "Kehadiran regulasi ini akan menjadi langkah maju yang strategis dalam memperkuat kerangka hukum pemberantasan tindak pidana korupsi, khususnya guna memastikan optimalisasi pemulihan kerugian keuangan negara," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Minggu (22/2). Ia menambahkan, dukungan KPK diberikan karena dalam praktik penegakan hukum, pemberantasan korupsi tidak hanya berfokus pada pemidanaan pelaku, tetapi juga pada upaya mengembalikan kerugian keuangan negara sebagai bagian penting dari sistem peradilan pidana.
Lifestyle

PIFA, Lifestyle - Tidak hanya makanan saja yang bisa membantu kamu mendapatkan dan menjaga perut rata, minuman pun juga ikut berpengaruh. Meskipun beberapa minuman ini sering kali diabaikan dalam menjaga berat badan, minuman juga turut memainkan peran penting dalam pengelolaan berat badan. Beriku ini daftar 8 minuman yang bisa membantu kamu menjaga perut tetap rata. 1. Air Putih Memulai hari dengan segelas air akan membantu kamu dalam mengendalikan nafsu makan. Ini dikarenakan tetap terhidrasi dengan baik sepanjang hari mendukung kemampuan tubuh untuk memetabolisme lemak secara efisien. Studi menunjukkan bahwa minum air sebelum makan juga bisa membuat kamu merasa kenyang sehingga mengurangi kemungkinan makan berlebihan. Usahakan untuk minum setidaknya delapan gelas air setiap hari untuk hidrasi optimal dan kesehatan pencernaan. 2. Teh Hijau Teh hijau mampu meningkatkan metabolisme karena kandungan katekinnya yang tinggi. Antioksidan alami ini meningkatkan oksidasi lemak, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mendukung pengelolaan berat badan yang sehat. Selain itu, kandungan kafein moderat dalam teh hijau bisa memberikan dorongan energi, menjadikannya alternatif yang sangat baik untuk minuman manis dan padat kalori. 3. Air Lemon Air lemon kaya akan vitamin C, yang mendukung proses oksidasi lemak tubuh. Mengonsumsi air lemon hangat di pagi hari bisa meningkatkan metabolisme dan meningkatkan rasa kenyang, sehingga berpotensi mencegah makan berlebihan. Selain rendah kalori, air lemon juga bisa membantu pencernaan dan proses detoksifikasi. 4. Teh Jahe Menurut studi tahun 2021, teh jahe bisa meredakan sakit perut, meredakan kembung, dan mengurangi peradangan pada saluran pencernaan. Manfaat ini mendukung perut rata dengan mencegah masalah pencernaan yang bisa menyebabkan kembung sementara. 5. Air dengan Timun Air yang mengandung timun bisa menjadi pilihan yang berguna untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan mengatur berat badan. Timun sendiri terdiri dari 95 persen air, membuat infus ini sangat menghidrasi. Selain itu, timun mengandung senyawa yang bisa membantu mengendalikan nafsu makan, sehingga berpotensi mengurangi asupan kalori secara keseluruhan. 6. Teh Pepermin Menurut para ahli di Mount Sinai, teh pepermin merupakan minuman menenangkan yang dikenal memiliki manfaat pencernaan, seperti bisa meredakan gas, kembung, gangguan pencernaan, membuat perut terasa lebih nyaman, dan menjaga perut tetap rata. 7. Cuka Sari Apel Cuka sari apel bisa membantu mengontrol kadar gula darah dan meningkatkan perasaan kenyang. Beberapa penelitian menunjukkan cuka sari apel dapat meningkatkan penurunan lemak, terutama bila dikombinasikan dengan pola makan sehat dan olahraga. Beberapa orang mengklaim bahwa cuka sari apel bisa membantu menurunkan berat badan dan mengurangi lemak perut bila dikonsumsi dalam jumlah sedang. 8. Air Kelapa Meskipun tidak secara langsung menargetkan lemak perut, air kelapa bisa meningkatkan fungsi metabolisme, mencegah retensi air, dan mengurangi kembung dengan menjaga tubuh tetap terhidrasi. Air kelapa adalah minuman alami kaya elektrolit yang bisa membantu mencegah dehidrasi dan meningkatkan keseimbangan cairan.
Nasional

Berita Nasional, PIFA - Tahun lalu sejumlah warga Magelang menyatakan akan melakukan perjalanan ke Tanah Suci dengan menggunakan sepeda. Kini, tiga orang pesepeda yang juga berasal dari Provinsi Gorontalo tersebut telah tiba di Kuala Lumpur, Malaysia pada hari Kamis (5/5) seperti dilansir dari Antara. “Kami di Kuala Lumpur sekitar tiga hari, acaranya ke Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Malaysia, ke KBRI, ke pegowes sekitar Kuala Lumpur dan keliling sekitar kota Kuala Lumpur,” ungkap salah seorang pesepeda, Muhammad Fauzan di Kuala Lumpur. Pada hari Kamis (5/5) pagi, Fauzan memulai perjalanan ke Kuala Lumpur dari Masjid Jamik Serdang dan tiba di Warung Soto Lamongan, PCIM Malaysia Jalan Raja Alang di sore harinya. Kedatangan rombongan tersebut pun disambut Ketua IMM Malaysia, Aunillah Ahmah beserta pengurus dari IMM dan PCIM Malaysia. Setelah mencicipi makanan di Warung Soto Lamongan, rombongan pun sempat mengunjungi salah satu landmark Malaysia, yaitu menara kembar Petronas. Pengurus PCIM Malaysia, Takhsis Anshori yang ketika itu ikut menemani rombongan tersebut mengunjungi menara kembar dan Jalan Raja Alang menyatakan kebahagiaannya. Ia menyatakan bahwa kehadiran pesepeda mendapat sambutan hangat dari para pengurus. “Di jalan Raja Alang dan Petronas banyak warga yang mengalu-alukan. Ada yang merangkul dan memberi sesuatu. Mungkin mereka sudah tahu ada pesepeda ke Mekah,” ungkap Takhsis Ansori. Sebelumnya, rombongan ini berangkat dari tempat yang berbeda. Fauzan mengawali perjalanannya ke Tanah Suci dengan menggunakan sepeda dari Magelang pada tanggal 21 November tahun 2021 lalu. Dalam perjalannya, Fauzan sempat tertahan di Kepulauan Riau ketika akan menyeberang ke Johor karena adanya pandemi COVID-19. Ketika sampai perbatasan Singapura dan Malaysia, Fauzan bertemu dengan pesepeda dari Gorontalo yang juga memiliki tujuan sama yaitu ke Tanah Suci dengan bersepeda. Sejak itulah, rombongan tersebut melanjutkan perjalanan bersama-sama. “Setelah dari Malaysia ke Thailand, dan target sebelum bulan Juli sampai tanah suci, ada opsi beberapa negara mau dihapus karena pertimbangan keamanan dan waktu,” jelas Fauzan. (b)