CNN Indonesia

CNN Indonesia

Berandascoped-by-BerandaLifestylescoped-by-LifestyleLong Weekend di Jakarta? Ini 8 Taman dan Hutan Kota yang Cocok untuk Piknik Santai

Long Weekend di Jakarta? Ini 8 Taman dan Hutan Kota yang Cocok untuk Piknik Santai

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2026

Long weekend di awal Mei 2026 bisa menjadi momen untuk melepas penat dari rutinitas. Bagi warga Jakarta yang ingin mencari suasana berbeda tanpa harus pergi ke mal atau pusat perbelanjaan, menikmati ruang terbuka hijau bisa menjadi pilihan menarik.

Taman kota dan hutan kota menawarkan suasana lebih santai dengan pepohonan rindang, area rumput luas, hingga pemandangan hijau di tengah padatnya ibu kota.

Namun, karena cuaca Jakarta belakangan berubah-ubah, mulai dari panas terik hingga hujan mendadak, pemilihan waktu dan perlengkapan menjadi hal penting agar piknik tetap nyaman.

Berikut delapan rekomendasi taman dan hutan kota di Jakarta yang bisa dikunjungi saat libur panjang.

1. Monumen Nasional (Monas)

Monas masih menjadi salah satu destinasi favorit untuk piknik murah di tengah kota. Area rerumputan yang luas cocok untuk menggelar tikar bersama keluarga atau teman.

Selain piknik, pengunjung juga bisa berolahraga, mengunjungi museum, hingga naik ke puncak Monas untuk menikmati pemandangan Jakarta.

Tips: Datang pagi atau sore hari agar terhindar dari panas matahari.


2. Taman Suropati

Berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Taman Suropati menawarkan suasana tenang dengan pepohonan rindang dan berbagai monumen karya seniman dari negara ASEAN.

Taman ini cocok bagi pengunjung yang ingin bersantai sambil menikmati suasana hijau dan historis.

Lokasi: Jalan Taman Suropati No. 5, Menteng, Jakarta Pusat.
Akses: Gratis dan buka 24 jam.


3. Taman Menteng

Tidak jauh dari Taman Suropati, Taman Menteng menghadirkan konsep taman modern dengan fasilitas yang lebih lengkap.

Pengunjung dapat menikmati rumah kaca ikonik, area bermain anak, hingga berbagai pilihan kuliner di sekitar taman.

Tempat ini cocok untuk keluarga yang ingin piknik tanpa perlu membawa terlalu banyak perlengkapan.


4. Tebet Eco Park

Tebet Eco Park menjadi salah satu ruang hijau populer di Jakarta Selatan. Taman ini memiliki ikon Infinity Bridge yang menghubungkan dua kawasan taman.

Selain area hijau yang luas, pengunjung dapat menikmati jogging track, area bermain, serta berbagai pilihan kuliner dari pelaku UMKM.

Jam operasional: 06.00-18.00 WIB.
Catatan: Pengunjung perlu mengecek aturan kunjungan jika terdapat sistem reservasi.


5. Taman Cattleya

Bagi warga Jakarta Barat, Taman Cattleya bisa menjadi pilihan untuk menikmati suasana alam tanpa keluar kota.

Taman yang berada di kawasan Palmerah ini memiliki pepohonan lebat dan danau kecil yang membuat suasana lebih sejuk.

Lokasi: Jalan Letjen S. Parman, Kemanggisan, Palmerah.
Jam operasional: 06.00-18.00 WIB.


6. Hutan Kota GBK

Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK) menawarkan perpaduan unik antara ruang hijau dan pemandangan gedung pencakar langit Jakarta.

Dengan hamparan rumput luas sekitar sembilan hektare, tempat ini menjadi favorit untuk bersantai sore, berfoto, atau sekadar menikmati udara terbuka.

Lokasi: Kompleks GBK, Jalan Jenderal Sudirman.
Jam operasional: Selasa-Minggu pukul 06.00-10.00 WIB dan 15.00-18.00 WIB.


7. Taman Bendera Pusaka

Kawasan yang merupakan hasil integrasi Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser ini memiliki luas sekitar 5,6 hektare.

Taman di Kebayoran Baru ini dilengkapi berbagai fasilitas seperti jogging track, area bermain anak, serta jembatan estetik yang menjadi daya tarik pengunjung.


8. Taman Lapangan Banteng

Piknik di Lapangan Banteng menawarkan pengalaman berbeda dengan nuansa sejarah di tengah kota.

Pengunjung dapat menikmati area rumput yang luas dengan latar Monumen Pembebasan Irian Barat. Lokasinya juga strategis karena berada dekat dengan Masjid Istiqlal dan Katedral Jakarta.

Rekomendasi

Foto: Arsenal Bantai Real Madrid 3-0, Declan Rice: Malam Bersejarah, Kami Ingin Menangkan Kompetisi | Pifa Net

Arsenal Bantai Real Madrid 3-0, Declan Rice: Malam Bersejarah, Kami Ingin Menangkan Kompetisi

Inggris
| Rabu, 9 April 2025
Foto: Industri Ekspor Jabar Tertekan Gempuran Tarif AS, Ekonom Desak Strategi Nasional yang Konkret | Pifa Net

Industri Ekspor Jabar Tertekan Gempuran Tarif AS, Ekonom Desak Strategi Nasional yang Konkret

Nasional
| Kamis, 22 Mei 2025
Foto: Pelaku Begal di Kobar Berhasil Ditangkap, Rampas Handphone dan Jual Rp 500 untuk Beli Narkoba | Pifa Net

Pelaku Begal di Kobar Berhasil Ditangkap, Rampas Handphone dan Jual Rp 500 untuk Beli Narkoba

Pontianak
| Rabu, 12 Maret 2025
Foto: WhatsApp Rilis Fitur Baru di Chat, Panggilan, dan Saluran, Ini Detailnya | Pifa Net

WhatsApp Rilis Fitur Baru di Chat, Panggilan, dan Saluran, Ini Detailnya

Indonesia
| Sabtu, 12 April 2025
Foto: Tragedi di Acara Pernikahan Anak Gubernur Jabar: 3 Orang Tewas, 26 Luka-luka Akibat Desak-desakan | Pifa Net

Tragedi di Acara Pernikahan Anak Gubernur Jabar: 3 Orang Tewas, 26 Luka-luka Akibat Desak-desakan

Nasional
| Sabtu, 19 Juli 2025
Foto: Timnas Putri U-20 Indonesia Tahan Imbang Myanmar 2-2 di Kualifikasi Piala Asia | Pifa Net

Timnas Putri U-20 Indonesia Tahan Imbang Myanmar 2-2 di Kualifikasi Piala Asia

Sports
| Minggu, 10 Agustus 2025
Foto: Google Bayar Rp22 Triliun Lebih kepada Texas, Akhiri Gugatan Privasi Besar-Besaran | Pifa Net

Google Bayar Rp22 Triliun Lebih kepada Texas, Akhiri Gugatan Privasi Besar-Besaran

Teknologi
| Rabu, 14 Mei 2025
Foto: “Sore: Istri Dari Masa Depan” Lanjutkan Kampanye Oscar, Yandy Laurens Ungkap Perubahan Besar dari Versi Web Series | Pifa Net

“Sore: Istri Dari Masa Depan” Lanjutkan Kampanye Oscar, Yandy Laurens Ungkap Perubahan Besar dari Versi Web Series

Pifabiz
| Sabtu, 22 November 2025
Foto: Jalan Kaki Lebih Baik dari Jogging bagi Orang Tertentu | Pifa Net

Jalan Kaki Lebih Baik dari Jogging bagi Orang Tertentu

Indonesia
| Senin, 28 April 2025
Foto: Douglas Luiz Murka Disindir Fans Juventus soal Performa di Musim Perdana | Pifa Net

Douglas Luiz Murka Disindir Fans Juventus soal Performa di Musim Perdana

Italia
| Rabu, 30 April 2025

Berita Terkait

Sports

Foto: Komisi III DPR Restui Proses Naturalisasi Jordi Amat dan Sandy Walsh | Pifa Net

Komisi III DPR Restui Proses Naturalisasi Jordi Amat dan Sandy Walsh

Berita Sports, PIFA - Setelah melalui proses panjang, Komisi III DPR RI akhirnya menyetujui naturalisasi calon pemain timnas sepakbola Indonesia Jordi Amat dan Sandy Walsh. Kabar ini diumumkan PSSI melalui laman resminya. Persetujuan naturalisasi itu sebelumnya diumumkan dalam rapat kerja antara Komisi III DPR yang turut dihadiri Menpora Zainudin Amali, Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej, dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, yang dilaksanakan pada Senin (29/8). "Komisi III DPR dapat menyetujui pemberian keawarganegaraan Republik Indonesia atas nama Jordi Amat Maas dan Sandy Henny Walsh," ujar Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto saat membacakan hasil rapat, dilansir dari laman PSSI (30/8). Langkah selanjutnya, Kemenpora dan PSSI juga akan diundang oleh Komisi X (yang membidangi olahraga ) dalam rapat dengar pendapat juga dengan tema yang sama bulan depan. Timnas Indonesia dalam waktu dekat akan melakoni laga resmi FIFA melawan Curacao dua kali pada 24 September dan 27 September. Untuk itu, PSSI pun berharap proses naturalisasi Jordi dan Sandy bisa rampung dan membela timnas di laga tersebut. "Pada 24 dan 27 (September) ada FIFA Matchday kita ingin melawan Curacao (ranking ke-84 FIFA). PSSI ingin sebelum FIFA Matchday dua pemain itu bisa menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). PSSI berterima kasih kasih kepada Presiden Bapak Joko Widodo, Bapak Menpora Zainudin Amali, Bapak Menkumham Yasonna Laoly, Komisi III DPR dan semua yang telah membantu proses naturalisasi inii,’’ kata Iriawan. "Kami percaya kehadiran kedua pemain tersebut akan meningkatkan secara signifikan kualitas tim nasional seperti yang diharapkan segenap masyarakat pecinta sepak bola Indonesia. Terlebih Indonesia akan menghadapi Piala Asia 2023," tandasnya. Sementara itu, Menpora turut mengapresiasi perhatian Komisi III DPR yang menyetujui naturalisasi Jordi dan Sandy. Kebutuhan terhadap kehadiran dua pemain itu secara teknis sudah direkomendasikan. Sejalan dengan itu, pemerintah berkomitmen tidak mengabaikan pembinaan usia dini talenta-talenta sepak bola. "Sebanyak 75% rakyat Indonesia sangat senang sepak bola. Oleh karena itu kesenangan rakyat ini juga harus kita jawab dengan penampilan tim nasional yang baik. Mudah-mudahan tata kelola di PSSI makin baik, tata kelola di klub-klub di Liga 1, 2, dan 3 juga makin baik," tutur Menpora. Lebih lanjut, Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej menyebut segala dokumen kedua pemain itu sudah sesuai aturan dan prosedur. Edward mengatakan bahwa pihaknya menggunakan mekanisme naturalisasi sesuai Pasal 20 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006. ‘’Kami akan bekerja maksimal. Mudah-mudahan dalam dua minggu proses ini sudah selesai dan keduanya bisa membela Indonesia," ujarnya. (yd)

Jakarta
| Rabu, 31 Agustus 2022

Sports

Foto: Joey, Dean, dan Emil Resmi Jadi WNI, PSSI: Timnas Indonesia Semakin Kuat dan Lengkap | Pifa Net

Joey, Dean, dan Emil Resmi Jadi WNI, PSSI: Timnas Indonesia Semakin Kuat dan Lengkap

PIFA.CO.ID, SPORTS - Tiga pemain sepak bola keturunan Indonesia, yakni Joey Mathijs Pelupessy, Dean Ruben James, dan Emil Audero Mulyadi, kini resmi menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Kepastian ini didapat setelah ketiganya menjalani prosesi pengambilan sumpah dan janji pewarganegaraan yang berlangsung di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Roma, Italia, pada Senin (10/3). Momen bersejarah ini menandai selesainya proses naturalisasi yang telah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir.Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, menyambut baik kabar ini dan mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah berperan dalam mempercepat proses naturalisasi tiga pemain tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, serta kolaborasi erat antara Komisi XIII dan X DPR RI, Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU), Direktorat Jenderal Imigrasi, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta."Alhamdulillah, hari ini Joey Mathijs Pelupessy, Dean Ruben James, dan Emil Audero Mulyadi sudah mengambil sumpah sebagai Warga Negara Indonesia untuk memperkuat Timnas Indonesia. Terima kasih Bapak Presiden Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, Ketua DPR RI, Pimpinan dan Anggota DPR, juga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Hukum dan semua pihak yang sudah membantu serta mendukung percepatan sumpah tiga pemain ini untuk Timnas Indonesia," ujar Erick Thohir, mengutip laman PSSI.Lebih lanjut, Erick menjelaskan bahwa ketiga pemain tersebut kini tengah menjalani proses administrasi lanjutan, termasuk pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan paspor Indonesia. Setelah itu, mereka akan menjalani proses perpindahan federasi di FIFA agar dapat segera membela Timnas Indonesia dalam ajang internasional."Kehadiran Joey, Dean, dan Emil tentu akan menambah kekuatan Timnas Indonesia saat bertemu Australia dan Bahrain nantinya. Tentu bergabungnya mereka akan menambah pilihan dan variasi formasi yang akan diterapkan pelatih Patrick Kluivert. Selain itu, kedalaman tim juga semakin lengkap," tambah Erick Thohir.Proses pengambilan sumpah kewarganegaraan di KBRI Roma turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk perwakilan PSSI dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Dari PSSI, hadir anggota Komite Eksekutif Arya Sinulingga, sementara dari Kemenkumham turut serta beberapa pejabat, seperti Sekretaris Jenderal Kemenkumham Nico Afinta, Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM Moh Noor Korompot, Yadi Heriyadi Hendriana, Akhmad Ali Fahmi, Adam Muhammad, serta Widodo selaku Direktur Jenderal AHU dan Dulyono sebagai Direktur Tata Negara AHU.Sementara itu, profil ketiga pemain menunjukkan bahwa mereka memiliki pengalaman bermain di kompetisi Eropa yang kompetitif. Joey Pelupessy saat ini memperkuat Lommel SK, klub asal Belgia, sementara Dean James bermain untuk Go Ahead Eagles di Eredivisie, liga utama Belanda. Di sisi lain, Emil Audero Mulyadi merupakan kiper berbakat yang membela klub Palermo FC di Italia. Kehadiran mereka di Timnas Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kualitas permainan skuad Garuda, terutama dalam menghadapi lawan-lawan kuat di ajang kualifikasi Piala Dunia.Dengan bergabungnya Joey, Dean, dan Emil, Timnas Indonesia semakin siap untuk menghadapi dua pertandingan penting dalam lanjutan Ronde Ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026. Skuad asuhan Patrick Kluivert akan berhadapan dengan Australia pada 20 Maret di Sydney sebelum menjamu Bahrain pada 25 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Pertandingan ini akan menjadi ujian berat bagi Timnas Indonesia, dan kehadiran pemain-pemain baru diharapkan dapat membawa dampak positif bagi performa tim di lapangan.Langkah naturalisasi ini merupakan bagian dari strategi PSSI dalam memperkuat Timnas Indonesia dengan menghadirkan pemain-pemain berkualitas yang memiliki darah keturunan Indonesia. Upaya ini telah membuahkan hasil dalam beberapa tahun terakhir, dengan beberapa pemain naturalisasi sebelumnya mampu memberikan kontribusi nyata bagi skuad Garuda di berbagai turnamen internasional. Kini, harapan besar disematkan kepada Joey, Dean, dan Emil untuk menjadi bagian dari generasi baru yang dapat membawa Timnas Indonesia bersaing di level yang lebih tinggi.Dengan semakin kuat dan lengkapnya komposisi tim, publik sepak bola Indonesia tentu berharap bahwa Timnas Indonesia dapat tampil lebih kompetitif dalam menghadapi tantangan ke depan. Dukungan penuh dari pemerintah, federasi, serta para suporter akan menjadi faktor penting dalam perjalanan skuad Garuda menuju pencapaian yang lebih gemilang di panggung internasional.

Indonesia
| Selasa, 11 Maret 2025

Lokal

Foto: Siswa SMAN 4 Pontianak Meninggal Setelah Sempat Kejang-kejang Saat Belajar di Kelas | Pifa Net

Siswa SMAN 4 Pontianak Meninggal Setelah Sempat Kejang-kejang Saat Belajar di Kelas

PIFA, Lokal - Ani tak kuasa menahan air mata meratapi kepergian anaknya, Tri Agus Nugroho, seorang siswa SMAN 4 Kota Pontianak yang meninggal setelah mengalami kejang-kejang saat belajar di kelas. Sebelumnya, putra ketiga Ani itu tak pernah mengalami keluhan sakit. Namun, ketika di sekolah, tiba-tiba dia kejang dan meninggal.  "Meninggal pak. Agus meninggal pak," teriak Ani berurai air mata di depan ruang UGD, Rumah Sakit Anton Soedjarwo Bhayangkara Polda Kalbar, Senin (6/3/2023) pagi.  Sepupu korban, Dwi Rahmawan mengatakan, korban sebelumnya diantar ke sekolah dalam kondisi sehat. Namun, tiba-tiba keluarga dihubungi pihak sekolah, dilaporkan kejang-kejang.  Korban kemudian dibawa ke RS tersebut, agar bisa mendapatkan pertolongan. "Dibawa ke RS dan korban meninggal," kata Dwi. Sepengetahuan Dwi, adik sepupunya itu tak pernah mengeluh apa pun. Korban juga tak pernah bercerita mengalami masalah. "Tak ada keluhan sakit sebelumnya. Cuma seminggu lalu korban memang habis jatuh dari motor," katanya. Sementara itu, berdasarkan keterangan dari pihak sekolah, Agus kerap melamun sebelum kejadian ini. Kendati demikian, hal ini tak pernah diceritakan ke pihak keluarga. (ap)

Pontianak
| Senin, 6 Maret 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5