Mahkamah Partai Gerindra Segera Bahas Nasib Bupati Pati Sudewo Usai OTT KPK
Politik | Kamis, 22 Januari 2026
PIFA, Politik - Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra disebut akan segera menggelar rapat untuk membahas nasib Bupati Pati, Sudewo, setelah yang bersangkutan terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan jual beli jabatan.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan rapat internal partai tengah berlangsung untuk menyikapi kasus tersebut.
“Kami partai sedang mengadakan rapat di Mahkamah Kehormatan Partai. Ya kita tunggu saja hasilnya,” ujar Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (21/1).
Dasco menegaskan Partai Gerindra menghormati proses hukum yang sedang dijalankan KPK terhadap kadernya. Ia juga mengingatkan seluruh kader yang menduduki jabatan publik agar selalu berhati-hati dan mawas diri dalam menjalankan amanah.
Menurut Dasco, partai sangat menyesalkan kasus yang menjerat Sudewo dan meminta yang bersangkutan mengikuti seluruh proses hukum yang berlaku.
“Sehingga apa yang kemudian dilakukan dan terjadi itu sangat kami sesalkan. Dan tentunya kami silakan ikuti proses hukum yang pada saat ini sedang berlaku,” katanya.
KPK sebelumnya telah menetapkan Sudewo, Bupati Pati periode 2025–2030, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengisian jabatan perangkat desa. Penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah KPK menggelar OTT beberapa waktu lalu.
Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan delapan orang, termasuk Sudewo, yang kemudian dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, penyidik juga menyita uang tunai sebesar Rp2,6 miliar.
“Tim KPK mengamankan sejumlah delapan orang yang dibawa dari Pati ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (20/1) malam.




















