Mantan Manajer Fuji kena tahan polisi gegara dugaan penggelapan uang Rp1,3 Miliar. (IG)

PIFA, Nasional - Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat telah menangkap dan menahan Batara Ageng, mantan manajer artis Fuji, atas dugaan penggelapan uang. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Andri Kurniawan, mengonfirmasi bahwa Batara kini berstatus tersangka dan telah ditahan sejak Sabtu, 29 Juni 2024.

"Benar, kita telah menahan saudara BA. Setelah kita melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, kita lakukan penahanan," ujar Andri saat dihubungi, Jumat (5/7).

Batara diduga menggelapkan uang sebesar Rp1,3 miliar dari pembayaran yang seharusnya diterima oleh Fujianti Utami Putri (Fuji). Dalam pengakuannya kepada polisi, Batara mengakui bahwa total uang sebesar Rp1.312.997.100 yang diterima dari brand dan agency dari 21 pekerjaan Fuji masuk ke rekening pribadinya.

"Tersangka Batara Ageng membenarkan bahwa total uang nominal Rp1.312.997.100 pembayaran dari brand dan atau agency dari 21 pekerjaan yang dilakukan oleh saudari Fujianti Utami Putri tersebut masuk ke rekening bank pribadi milik terlapor," terang Andri. "Dan uang tersebut tidak dilaporkan dan tidak diberikan kepada saudari Fujianti Utami Putri," tambahnya.

Kasus ini mencuat ketika Fuji melaporkan Batara pada September 2023 setelah menerima sejumlah keluhan dari brand yang bekerja sama dengannya. Brand-brand tersebut mengeluhkan Fuji sering menyepelekan pekerjaan dan melanggar janji kerja yang telah disepakati. Ternyata, pekerjaan tersebut diterima oleh Batara tanpa sepengetahuan Fuji, sehingga Fuji memutuskan untuk melaporkan Batara ke pihak berwajib atas dugaan penggelapan dana sesuai Pasal 374 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP. (ad)

PIFA, Nasional - Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat telah menangkap dan menahan Batara Ageng, mantan manajer artis Fuji, atas dugaan penggelapan uang. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Andri Kurniawan, mengonfirmasi bahwa Batara kini berstatus tersangka dan telah ditahan sejak Sabtu, 29 Juni 2024.

"Benar, kita telah menahan saudara BA. Setelah kita melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, kita lakukan penahanan," ujar Andri saat dihubungi, Jumat (5/7).

Batara diduga menggelapkan uang sebesar Rp1,3 miliar dari pembayaran yang seharusnya diterima oleh Fujianti Utami Putri (Fuji). Dalam pengakuannya kepada polisi, Batara mengakui bahwa total uang sebesar Rp1.312.997.100 yang diterima dari brand dan agency dari 21 pekerjaan Fuji masuk ke rekening pribadinya.

"Tersangka Batara Ageng membenarkan bahwa total uang nominal Rp1.312.997.100 pembayaran dari brand dan atau agency dari 21 pekerjaan yang dilakukan oleh saudari Fujianti Utami Putri tersebut masuk ke rekening bank pribadi milik terlapor," terang Andri. "Dan uang tersebut tidak dilaporkan dan tidak diberikan kepada saudari Fujianti Utami Putri," tambahnya.

Kasus ini mencuat ketika Fuji melaporkan Batara pada September 2023 setelah menerima sejumlah keluhan dari brand yang bekerja sama dengannya. Brand-brand tersebut mengeluhkan Fuji sering menyepelekan pekerjaan dan melanggar janji kerja yang telah disepakati. Ternyata, pekerjaan tersebut diterima oleh Batara tanpa sepengetahuan Fuji, sehingga Fuji memutuskan untuk melaporkan Batara ke pihak berwajib atas dugaan penggelapan dana sesuai Pasal 374 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP. (ad)

0

0

You can share on :

0 Komentar

Berita Lainnya