Masuki Tahun Kedua, Wali Kota Bandung Farhan Fokus Infrastruktur, Ekonomi Rakyat, dan Serapan Tenaga Kerja
Politik | Sabtu, 21 Februari 2026
PIFA, Politik - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan memasuki tahun kedua masa kepemimpinannya akan difokuskan pada pembenahan pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi rakyat, serta peningkatan serapan tenaga kerja di Kota Kembang.
“Memasuki tahun kedua, Kota Bandung terus bergerak dari perencanaan menuju pelaksanaan, dari kebijakan menuju aksi nyata. Setiap langkah pembangunan kami dasarkan pada data agar tepat sasaran,” kata Farhan di Bandung, Sabtu.
Farhan menjelaskan, tahun pertama kepemimpinannya menjadi fase penataan fondasi pembangunan, mulai dari pembenahan tata kelola pemerintahan, penguatan data kewilayahan, hingga percepatan intervensi berbasis kebutuhan riil masyarakat.
“Dari sinilah pembangunan Kota Bandung dimulai, bukan dari asumsi, melainkan dari data yang jujur dan kenyataan yang dihadapi warga setiap hari,” katanya.
Pada awal masa jabatan, lanjut Farhan, Pemerintah Kota Bandung dihadapkan pada sejumlah tantangan, di antaranya inflasi sebesar 2,69 persen, lebih dari 18.000 titik penerangan jalan umum yang rusak, sekitar 112.000 warga menganggur, serta 27,2 persen rumah tangga belum memiliki septic tank sesuai standar.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemkot Bandung mengembangkan kebijakan berbasis data melalui program Layanan Catatan Informasi RW (LACI RW) yang menjangkau hampir 9.900 RT di seluruh wilayah kota.
“Selain itu, Program Prakarsa Bandung Utama menjadi motor implementasi pembangunan di kewilayahan dengan jangkauan 151 RW di 30 kecamatan sepanjang 2025, meliputi lebih dari 1.000 kegiatan dengan realisasi anggaran mencapai 96 persen,” katanya.
Memasuki tahun kedua kepemimpinan, Farhan menegaskan perluasan dampak pembangunan akan ditopang oleh tiga pilar utama, yakni pembangunan infrastruktur strategis, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta penguatan ketenagakerjaan dan mobilitas sosial.
“Tahun kedua kepemimpinan Bandung Utama kini diarahkan bukan hanya menjaga capaian, tetapi memastikan dampak pembangunan semakin terasa hingga tingkat RT dan RW,” kata dia.




















