Reuters

Reuters

Berandascoped-by-BerandaSportsscoped-by-SportsMbappe Samai Rekor Klose, Kini Hanya Berjarak Dua Gol dari Messi

Mbappe Samai Rekor Klose, Kini Hanya Berjarak Dua Gol dari Messi

Sports | Selasa, 23 Juni 2026

Bintang timnas Prancis, Kylian Mbappe, semakin dekat dengan rekor gol milik Lionel Messi di ajang Piala Dunia setelah mencetak dua gol saat Prancis mengalahkan Irak 3-0 pada laga Grup I, Selasa (23/6) WIB.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Lincoln Financial Field, Mbappe mencetak gol pada menit ke-14 dan 54. Satu gol lainnya untuk Prancis disumbangkan Ousmane Dembele.

Tambahan dua gol tersebut membuat koleksi gol Mbappe di Piala Dunia mencapai 16 gol. Jumlah itu menyamai catatan legenda Jerman, Miroslav Klose, yang sebelumnya menjadi salah satu pencetak gol terbanyak dalam sejarah turnamen.

Meski demikian, Mbappe masih tertinggal dua gol dari Messi yang kini memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan torehan 18 gol. Messi menambah koleksinya setelah mencetak dua gol saat Argentina menaklukkan Austria 2-0.

Menariknya, Mbappe unggul dalam rasio ketajaman. Penyerang Real Madrid itu mampu mengoleksi 16 gol hanya dalam 16 pertandingan Piala Dunia. Sementara Messi membutuhkan 28 pertandingan untuk mencapai angka 18 gol.

Rekor Messi sendiri terbilang istimewa karena dicatatkan dalam enam edisi Piala Dunia secara beruntun, mulai dari 2006 hingga 2026. Namun, usia Mbappe yang masih 27 tahun membuat peluang untuk melampaui catatan tersebut terbuka sangat lebar.

Bahkan, bukan tidak mungkin Mbappe memecahkan rekor Messi pada Piala Dunia 2026. Peluang itu tetap hidup mengingat Prancis sudah memastikan tempat di babak 32 besar dan masih memiliki sejumlah pertandingan untuk dimainkan.

Dengan performa impresif yang ditunjukkan Mbappe dan Messi sejauh ini, persaingan memperebutkan status pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia menjadi salah satu cerita menarik dalam edisi 2026. Kedua bintang tersebut sama-sama menjadi motor utama keberhasilan tim mereka melaju ke fase gugur.

Rekomendasi

Foto: MUI Siap Kaji Fatwa Soal Penghasilan Menteri dan Wamen Rangkap Jabatan Komisaris BUMN | Pifa Net

MUI Siap Kaji Fatwa Soal Penghasilan Menteri dan Wamen Rangkap Jabatan Komisaris BUMN

Nasional
| Jumat, 12 September 2025
Foto: Shayne Pattynama Resmi Gabung Buriram United, Siap Taklukkan Liga Thailand | Pifa Net

Shayne Pattynama Resmi Gabung Buriram United, Siap Taklukkan Liga Thailand

Timnas Indonesia
| Rabu, 9 Juli 2025
Foto: Jokowi Buka-bukaan soal Pemerintahan Prabowo, Bantah Masih Cawe-cawe | Pifa Net

Jokowi Buka-bukaan soal Pemerintahan Prabowo, Bantah Masih Cawe-cawe

Indonesia
| Rabu, 12 Februari 2025
Foto: Sekda Kapuas Hulu Ajak Masyarakat Peduli Sampah di Peringatan HPSN 2025 | Pifa Net

Sekda Kapuas Hulu Ajak Masyarakat Peduli Sampah di Peringatan HPSN 2025

Kapuas Hulu
| Sabtu, 22 Februari 2025
Foto: Gak Ada Habisnya! Gang Alpha kembali Beraksi di Event Perdana Ngabuburox | Pifa Net

Gak Ada Habisnya! Gang Alpha kembali Beraksi di Event Perdana Ngabuburox

Indonesia
| Selasa, 18 Maret 2025
Foto: Aura Cinta Jadi Sorotan Usai Debat dengan Dedi Mulyadi, Ini Sosoknya | Pifa Net

Aura Cinta Jadi Sorotan Usai Debat dengan Dedi Mulyadi, Ini Sosoknya

Indonesia
| Selasa, 29 April 2025
Foto: Tiga Mahasiswa UI Terluka dalam Aksi Tolak Revisi UU TNI di DPR | Pifa Net

Tiga Mahasiswa UI Terluka dalam Aksi Tolak Revisi UU TNI di DPR

Jakarta
| Jumat, 21 Maret 2025
Foto: Sananta Siap Hadapi Persaingan dengan Romeny demi Tempat di Timnas | Pifa Net

Sananta Siap Hadapi Persaingan dengan Romeny demi Tempat di Timnas

Indonesia
| Senin, 24 Februari 2025
Foto: Verrell Bramasta Turut Soroti Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia | Pifa Net

Verrell Bramasta Turut Soroti Naturalisasi Pemain Timnas Indonesia

Indonesia
| Kamis, 6 Maret 2025
Foto: Dishub Kalbar Prediksi Lonjakan Arus Mudik Terjadi H-3 Sebelum Lebaran | Pifa Net

Dishub Kalbar Prediksi Lonjakan Arus Mudik Terjadi H-3 Sebelum Lebaran

Pontianak
| Kamis, 20 Maret 2025

Berita Terkait

Nasional

Foto: Presiden Minta Guru Tingkatkan Kapasitas untuk Cetak SDM Unggul Indonesia | Pifa Net

Presiden Minta Guru Tingkatkan Kapasitas untuk Cetak SDM Unggul Indonesia

Berita Nasional, PIFA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta para guru untuk meningkatkan kapasitasnya agar dapat mencetak sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul. Hal ini disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional Tahun 2022, di Marina Convention Center, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (3/12/2022). Kepala Negara juga berharap guru-guru Indonesia dapat beradaptasi dengan teknologi pendidikan yang kian canggih sekarang ini, agar mampu menghadapi tantangan dunia.  “Di tengah arus perubahan yang sangat cepat, Bapak-Ibu Guru dituntut untuk meningkatkan kapasitas, mampu beradaptasi dengan teknologi pendidikan yang semakin canggih, serta menguasai pengetahuan yang baru, menguasai keterampilan yang baru, yang relevan dengan tantangan dan kebutuhan dunia yang berubah sekarang ini sangat cepat sekali, sangat cepat sekali,” kata Presiden, mengutip laman Setkab RI. Menurut Presiden, komponen dari SDM unggul pertama adalah penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta peningkatan keterampilan teknis yang relevan dengan perkembangan zaman. Presiden menyebutkan, saat ini para guru diberikan kebebasan agar bisa beradaptasi dengan perubahan zaman yang sangat cepat. “Guru pun harus selalu meng-update informasi. Dan, proses yang terpenting dalam pengajaran menurut saya saat ini adalah bagaimana proses pengajaran itu agar anak memiliki daya kritis yang baik, sehingga fleksibilitas itu diperlukan. Tidak kaku, harus fleksibel, karena ilmunya berkembang sangat cepat sekali,” terangnya. Komponen kedua, lanjut dia, mentalitas dan karakter. Presiden pun menekankan sikap santun, jujur, budi pekerti yang baik, peduli terhadap sesama, kerja keras, dan mampu bergotong-royong semakin penting untuk diajarkan dan harus terus dibangun. “Karakter kebangsaan yang kuat, karakter yang Pancasilais, yang moderat, yang toleran, yang tahu mengenai Bhinneka Tunggal Ika, ini juga adalah sebuah keharusan,” tambahnya.  Komponen ketiga yakni soal kesehatan jasmani. Presiden menilai, penguasaan ilmu dan keterampilan yang tinggi yang dimiliki oleh peserta didik akan menjadi sia-sia jika kondisi fisik dan mentalnya tidak sehat.

Semarang
| Minggu, 4 Desember 2022

Lifestyle

Foto: Secangkir Kopi atau Teh di Pagi Hari Terbukti Tingkatkan Suasana Hati | Pifa Net

Secangkir Kopi atau Teh di Pagi Hari Terbukti Tingkatkan Suasana Hati

PIFA, Lifestyle – Mengawali hari dengan secangkir kopi atau teh ternyata dapat memberikan dorongan positif bagi suasana hati. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Scientific Reports dan dilaporkan Times of India, Rabu, mengungkapkan adanya hubungan erat antara konsumsi kafein dengan peningkatan kondisi emosional, terutama jika dilakukan setiap hari di pagi hari.Penelitian tersebut menemukan bahwa asupan kafein dalam jumlah kecil hingga sedang dapat memicu emosi positif seperti kewaspadaan, antusiasme, dan motivasi, khususnya jika diminum segera setelah bangun tidur. Efek ini paling terasa sekitar 2,5 jam setelah seseorang terbangun, dipengaruhi oleh faktor seperti tingkat kelelahan, kualitas tidur, dan lingkungan sosial.Kopi di pagi hari diketahui memberikan dampak signifikan terhadap suasana hati, sementara teh, meski mengandung kafein lebih sedikit, tetap memberikan efek positif berkat kandungan L-theanine yang membantu relaksasi, meningkatkan fokus, dan mengurangi stres.Menariknya, studi ini juga menemukan bahwa efek peningkatan emosi positif lebih besar ketika kopi atau teh diminum bersama teman atau kolega dibandingkan saat menikmatinya sendiri. Namun, konsumsi di sore hari, sekitar 10–12 jam setelah bangun, cenderung kurang berpengaruh terhadap suasana hati.Selain itu, tingkat kelelahan, kebiasaan minum kafein, dan faktor genetik turut memengaruhi besarnya manfaat yang dirasakan. Peneliti menegaskan, konsumsi kopi atau teh di pagi hari lebih cenderung menimbulkan emosi positif dibandingkan efek negatif seperti kesedihan atau kecemasan.

Lifestyle
| Senin, 18 Agustus 2025

Nasional

Foto: Menteri PANRB Ungkap ASN Bisa Isi Jabatan TNI/Polri | Pifa Net

Menteri PANRB Ungkap ASN Bisa Isi Jabatan TNI/Polri

PIFA, Nasional - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas, mengumumkan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN)kini  diberi peluang untuk mengisi jabatan di tubuh TNI/Polri. Menurut Anas, skema ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang memungkinkan prajurit TNI dan Polri menjabat di struktur organisasi instansi sipil tertentu, namun pada jabatan tertentu pula. "Itu sudah diatur sejak beberapa tahun lalu. Yang justru baru sekarang adalah aspek resiprokal, di mana ASN dapat mengisi jabatan TNI/Polri, yang menurut kami sangat bagus," jelas nya dalam keterangan resmi, Kamis (14/3). Dalam konsep resiprokal ini, ASN dengan klasifikasi tertentu diberikan kesempatan untuk menduduki jabatan di lingkungan Polri dan TNI, sesuai dengan permintaan dan kebutuhan organisasi masing-masing. Anas menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang berdampak positif bagi masyarakat. Diharapkan, kebijakan ini juga akan mendorong percepatan pelayanan di berbagai sektor, termasuk pelayanan publik di kepolisian. Proses pengaturan mengenai pengisian jabatan antara ASN dan TNI/Polri telah melalui berbagai tahapan diskusi dengan berbagai pihak, termasuk pakar, akademisi, dan parlemen. Dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR pada Rabu (13/3), Anas menyoroti enam poin utama terkait pengaturan prajurit TNI/Polri yang dapat mengisi jabatan ASN: 1. Hanya untuk jabatan ASN tertentu pada instansi pusat tertentu. 2. TNI dan Polri yang menjabat di instansi pusat tidak dapat beralih status menjadi ASN. 3. Khusus bagi prajurit yang merupakan talenta terbaik di lingkungan TNI/Polri. 4. Memenuhi kualifikasi pendidikan, kompetensi, kepangkatan, pendidikan dan pelatihan, rekam jejak/pengalaman jabatan yang relevan, kesehatan, integritas, dan persyaratan jabatan lain. 5. Pangkat setara dengan tingkatan jabatan ASN yang akan diisi dan berusia paling tinggi satu tahun sebelum batas usia pensiun TNI/Polri. 6. Dilakukan melalui mekanisme manajemen talenta apabila terdapat kebutuhan. 7. Kebijakan ini diharapkan tidak hanya membuka peluang karier bagi ASN, tetapi juga memperkuat sinergi antara institusi sipil dan militer untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (ad)

Indonesia
| Senin, 18 Maret 2024
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5