MbS Rombak Kabinet Arab Saudi, Dua Pimpinan Lembaga Strategis Diganti
Internasional | Sabtu, 15 Agustus 2026
Kementrian media Arab
Internasional | Sabtu, 15 Agustus 2026







Sports

PIFA.CO.ID, SPORTS - Manchester United kembali kalah, kali ini dari Brighton dengan skor 1-3 dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (19/1) malam WIB. Dalam lima pertandingan terakhir di liga, MU hanya mencatatkan satu kemenangan, sementara tiga kali kalah dan satu kali imbang.Manajer Ruben Amorim mengungkapkan permintaan maaf kepada para suporter, sambil menegaskan bahwa penderitaan tim belum berakhir. "Para pemain dan suporter masih menderita, saya minta maaf. Kita semua harus bertahan di momen-momen seperti ini," ujarnya dilansir dari Sky Sports.Lebih lanjut, Amorim menilai bahwa timnya tampil gugup dan panik saat menghadapi tekanan lawan dengan strategi garis tinggi. "Anda bisa lihat, tim ini sangat cemas dan gugup. Kami harus mengubah semuanya dengan cepat, menjadi tim yang berbeda dalam semua aspek," tegasnya.Namun, ketika ditanya soal perubahan taktik seperti menggunakan formasi 3-4-3, Amorim menegaskan, "Saya tidak akan mengubah cara saya dalam melihat permainan," tutupnya.
Lokal

PIFA, Lokal - Sebanyak 40 pemuda dari 9 kecamatan di Kabupaten Kubu Raya telah mengikuti penjaringan untuk program Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP), Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN), Pekan Kreasi Pemuda Indonesia (PKPI), dan Pemuda Pelopor Kubu Raya Tahun 2023. Acara penjaringan yang berlangsung dari 7 hingga 9 Agustus 2023 ini secara resmi dibuka oleh Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, di Qubu Resort Kubu Raya. “Generasi muda mesti berani untuk menancapkan visi dan mengatakan bahwa kita adalah orang-orang yang berpikirnya mendunia. Kalau kita tidak punya visi, berarti kita itu lahir sia-sia,” kata Muda Mahendrawan. Bupati Muda Mahendrawan memberikan apresiasi tinggi terhadap ajang-ajang seperti PPAP, PPAN, PKPI, dan Pemuda Pelopor, yang dianggapnya mampu membentuk karakter generasi muda dengan wawasan global. Ia menekankan pentingnya generasi muda memiliki visi yang kuat, mengingat visi adalah kunci untuk menghindari lahirnya generasi yang tidak berkontribusi. Bupati Muda berkomitmen untuk membangun generasi yang mampu berpikir progresif, optimis, luas, dan bijaksana, bukan hanya sebagai pengekor sejarah, melainkan sebagai pengukir sejarah. Ia mendorong para pemuda terpilih dalam program pertukaran pemuda dan pemuda pelopor untuk memanfaatkan semua peluang yang ada dan aktif memberikan ide-ide inovatif. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kubu Raya, Rini Kurnia Solihat, mengungkapkan fokus mereka dalam memberikan pembinaan kepada para pemuda sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan. Para pemuda Kubu Raya telah berhasil meraih prestasi di berbagai ajang, baik di tingkat daerah, provinsi, nasional, maupun internasional. Melalui program penjaringan dan bimbingan teknis ke pemuda, mereka berharap prestasi pemuda Kubu Raya semakin berkembang dan mendunia. (hs)
Lokal

Landak - Karolin Margret Natasa adalah Bupati Landak periode 2017-2022 dan juga mantan anggota Komisi IX DPR RI periode 2009-2014 dan 2014-2019 dari daerah pemilihan Kalimantan Barat. Dokter yang dikenal dengan nama panggilan "Karolin" ini lahir di Mempawah, Kalimantan Barat,12 Maret 1982. Ia adalah puteri pertama dari pasangan Cornelis dan Frederika. Bapaknya adalah mantan Gubernur Kalbar sedangkan ibunya sarjana pendidikan yang menjabat guru di salah satu sekolah di Ngabang. Masa kecilnya ia habiskan di kota kelahirannya. Dihimpun dari beberapa sumber Karolin menganyam pendidikan dasarnya di SD Amkur, Sambas, dan saat SMP dan SMA, ia pindah ke Pontionak, ibukota Kalimantan Barat. Pada umur 18 tahun, anak sulung Gubernur Kalimantan Barat ini memilih untuk melanjutkan kuliahnya di Jakarta. Ia memutuskan untuk mengambil Fakultas Kedokteran Umum yang sama dengan sang ayah dan menimba ilmu di Universitas Katolik Atma Jaya dan bergelar dokter pada tahun 2007. Selama ia duduk di bangku kuliah, Karolin muda diharuskan aktif berorganisasi, ia yang baru berumur 20 tahun menjabat menjadi Sekertaris Jenderal Pemuda Katolik di Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI). Bakat politiknya telah muncul saat ia menjadi juara di sebuah lomba debat mahasiswa mewakili Universitas Atma Jaya. Pada usia 24 tahun, Karolin mulai mengikuti jejak sang ayah untuk masuk ke dunia politik. Ia terjun pertama kalinya menjadi juru kampanye Pemilihan Umum Bupati Landak, di kota kelahirannya Kalimantan Barat. Pada tahun 2008 menjadi juru kampanye sang ayah pada pemilihan Gubernur Kalimantan Barat. Ayahnya berhasil terpilih menjadi Gubernur Kalimantan Barat periode 2008-2013. Setahun setelah ayahnya dinobatkan sebagai Gubernur Kalimantan Barat, Wanita muda yang baru berumur 27 tahun ini ikut pemilu anggota DPR RI. Ia terpilih sebagai anggota DPR-RI periode 2009-2014 dari PDI Perjuangan daerah pilihan Kalimantan Barat. Ia memperoleh suara terbanyak secara nasional dengan menempati posisi ke 3 setelah Edhi Baskoro dan Puan Maharani. Pada pemilu berikutnya, Karolin terpilih kembali menjadi anggota DPR untuk periode 2014-2019 Setahun setelah ayahnya dinobatkan sebagai Gubernur Kalimantan Barat, Wanita muda yang baru berumur 27 tahun ini ikut pemilu anggota DPR RI. Di Pemilu Legislatif 2009 Karolin menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014 melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Ia maju di daerah pemilihan Kalimantan Barat yang meliputi seluruh kabupaten/kota yang ada di Kalimantan Barat: Kabupaten Sambas, Bengkayang, Pontianak, Landak, Kubu Raya, Ketapang, Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, Kota Pontianak, dan Singakwang. Pada Pemilu 2009 itu, Karolin meraih 222.021 suara, yaitu peringkat ketiga terbanyak nasional. Ia kemudian ditempatkan di Komisi IX yang membidangi Kependudukan, Kesehatan, serta Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Selain menjadi anggota DPR-RI, dia juga menjabat sebagai anggota MPR-RI. Selanjutnya Pada Pemilu Legislatif 2014, Karolin kembali maju sebagai bakal calon anggola legislatif (bacaleg) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di daerah pemilihan Kalimantan Barat. Ia ditempatkan dinomor urut 2 setelah Dolfie O.F.P. Dalam Pemilu 2014 itu, dia meraih 397.481 suara sah yang menempatkan dia di peringkat pertama caleg (calon legislatif) dengan raihan suara terbanyak se-Indonesia. Selanjutnya Karolin ikut dalam Pemilihan Umum Bupati Landak 2017, dimana ia merupakan calon tunggal. Total, Karolin memperoleh 226.378 suara (96.62 persen) sementara sisanya memilih kotak kosong . Pada tahun 2018, Karolin bersaing dalam Pemilihan umum Gubernur Kalimantan Barat 2018. Karolin memperoleh 1,08 juta suara (41.8 persen), tetapi dikalahkan oleh wali kota Pontianak Sutarmidji. Saat ini karolin masih menjabat sebagai bupati landak dari 2017-2022 Selain mempunyai jabatan politik yang strategis karolin juga pernah mengabdi dan menjabat di beberapa organisasi baik waktu dia masih sebagai mahasiswa maupun sekarang sebagai politisi diantaranya karolin adalah bagian dari organisasi mahasiswa PMKRI Cab. Jakarta Pusat (2002-2005), kemudian Ketua DPD Taruna Merah Putih Provinsi Kalimantan Barat (2008-2013), selain itu juga sebagai Ketua Pengprov ISSI Kalbar (2009-2013), Wakil Ketua Bidang Politik dan Hubungan Antar Lembaga DPD PDIP Provinsi Kalimantan Barat (2010-2015), Presidium Pusat ISKA Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (2010-2013) dan terpilih sebagai ketua Umum Pemuda Khatolik priode 2018-2021 dan beberapa organisasilainnya.