Megawati Hangestri Ungkap Asal-usul Panggilan 'Muni' untuk Bae Yoo Na
Sports | Kamis, 3 September 2026
SAVA
Sports | Kamis, 3 September 2026










Lokal

PIFA.CO.ID, LOKAL - Tragedi memilukan menimpa seorang balita berusia 15 bulan di Desa Suka Baru, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Selasa (17/12/2024) pagi. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa di bawah kolong rumahnya setelah diduga terjatuh saat banjir rob merendam wilayah kediamanya tersebut.Kepala Desa Suka Baru, A. Rahman, mengungkapkan kalau insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, balita laki-laki tersebut tengah bermain di dalam rumah. Namun, tanpa sepengetahuan abangnya, korban tiba-tiba keluar menuju teras.“Korban sempat hilang sekitar 15 menit. Abangnya tidak menyadari bahwa korban sudah keluar rumah,” ujar Rahman.Banjir rob yang melanda wilayah Dusun Melate selama tiga hari terakhir membuat area sekitar rumah korban tergenang air, bahkan di beberapa titik kedalamannya mencapai satu meter.“Korban ditemukan warga di bawah kolong rumah dalam kondisi meninggal dunia. Air pasang sudah merendam hampir seluruh permukiman di sekitar sini,” tambah Rahman.Setelah ditemukan, jenazah korban segera dibawa ke Rumah Sakit Fatima untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Lokal

PIFA, Lokal - Bunda Genre Kapuas Hulu, Ny. Angeline Fremalco F. Diaan, S.H., M.H., menutup Audisi Duta Genre tingkat Kabupaten Kapuas Hulu 2024 di Pendopo Bupati Kapuas Hulu pada 30 Juli 2024. Dalam kesempatan ini, beliau menekankan harapannya agar para Duta Genre yang terpilih maupun yang tidak terpilih dapat menjadi teladan bagi remaja lainnya. Bunda Genre Kapuas Hulu berharap, melalui Program GenRe yang mengajarkan remaja untuk menjauhi Pernikahan Dini, Seks Pra Nikah, dan NAPZA, para remaja dapat tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berkontribusi dalam pembangunan, dan berguna bagi nusa dan bangsa. "Bunda berharap kepada anak-anakku, baik yang terpilih sebagai Duta maupun yang tidak terpilih tapi telah mengikuti audisi ini, agar bisa menjadi teladan bagi remaja lainnya. Duta Genre memegang peran penting untuk mensosialisasikan bahwa keluarga adalah segala-galanya," ucap Ny. Angeline Fremalco. Selain itu, Bunda Genre Kapuas Hulu juga menambahkan bahwa keberadaan Duta Genre sangat penting dalam menekan maraknya permasalahan remaja, terutama yang berkaitan dengan seksualitas, HIV/AIDS, penyalahgunaan narkoba, serta rendahnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi. Oleh karena itu, peran Duta Genre perlu terus digiatkan untuk menyiapkan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui pemahaman tentang pendewasaan usia perkawinan, sehingga mereka dapat merencanakan pendidikan, karir, dan pernikahan sesuai dengan siklus kesehatan reproduksi.
Nasional

PIFA, Nasional - Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, memberikan saran untuk masyarakat Indonesia agar mengonsumsi makanan pokok non-beras sebagai solusi dalam menghadapi kenaikan harga beras yang terus berlanjut. "Saran saya untuk kita semua, warga negara Indonesia, kuncinya selain stok adalah diversifikasi pangan," ujar Tito dalam sebuah pertemuan di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Selasa, 3 Oktober 2023. Dalam upayanya untuk mengurangi ketergantungan pada beras sebagai satu-satunya makanan pokok, Tito mengingatkan bahwa Indonesia memiliki banyak potensi makanan pokok lain yang mengandung karbohidrat, sehat dan lezat dikonsumsi. Dia mencantumkan beberapa contoh seperti papeda, sagu, jagung, talas, yam, ubi jalar, sorgum, dan sukun sebagai alternatif yang bisa menjadi bahan pokok. "Jadi ada papeda, sagu, jagung, talas, yam, itu semua enak-enak itu. Ada ubi jalar, sorgum, sukun, banyak sekali yang bisa menjadi bahan pokok dan itu sehat," katanya. Tito mengungkapkan tentang adanya gula dalam beberapa jenis beras yang bisa berkontribusi pada risiko penyakit diabetes melitus. Oleh karena itu, mendorong masyarakat untuk beralih ke makanan non-beras seperti ketela merupakan langkah yang dianggapnya penting. "Agar masyarakat tidak bergantung kepada beras," tambahnya. Terkait harga beras, data dari panel harga pangan Bank Indonesia menunjukkan bahwa harga beras mengalami kenaikan. Berdasarkan data tersebut, harga beras kualitas bawah I naik sebesar 0,75 persen menjadi Rp 13.350 per kilogram, beras kualitas bawah II naik 0,77 persen menjadi Rp 13.100 per kilogram. Sementara itu, harga beras kualitas medium I naik 0,69 persen menjadi Rp 14.500 per kilogram, beras kualitas medium II naik 0,7 persen menjadi Rp 14.300 per kilogram, beras kualitas super I naik 0,96 persen menjadi Rp 15.850 per kilogram, dan beras kualitas super II naik 0,33 persen menjadi Rp 15.200 per kilogram. (ad)