Abdul Mu’ti. Suara.com

Abdul Mu’ti. Suara.com

Berandascoped-by-BerandaNasionalscoped-by-NasionalMendikdasmen Sebut Banyak Anggota DPR Lulusan Paket C

Mendikdasmen Sebut Banyak Anggota DPR Lulusan Paket C

Nasional | Senin, 26 Januari 2026

PIFA, Nasional – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan pentingnya peran pendidikan kesetaraan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai solusi menekan angka putus sekolah di Indonesia. Ia bahkan menyebut, tidak sedikit anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang merupakan lulusan Paket C, jalur pendidikan setara SMA di luar sekolah formal.

“Banyak anggota dewan yang juga lulusan Paket C,” ujar Abdul Mu’ti dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 21 Januari 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan saat ia merespons pertanyaan Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati, terkait upaya memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat yang tidak terjangkau jalur pendidikan formal.

Abdul Mu’ti juga berbagi pengalaman saat mengunjungi salah satu PKBM di Majalengka, Jawa Barat. Menurutnya, PKBM tersebut mampu menampung lebih dari 300 peserta didik, dengan mayoritas mengikuti program kesetaraan Paket C.

“Saya baru pulang dari Majalengka, ada PKBM yang dikelola oleh temannya Pak Lalu. Ternyata sampai ratusan, 300-an lebih. Dan yang paling banyak itu Paket C,” ungkapnya.

Menurut Abdul Mu’ti, program pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C melalui PKBM merupakan jalur alternatif yang sangat penting, terutama bagi masyarakat yang tidak bisa mengakses pendidikan formal. PKBM dinilai mampu menjangkau kelompok rentan yang putus sekolah karena berbagai faktor.

Ia menekankan bahwa tingginya angka anak tidak sekolah di Indonesia tidak hanya disebabkan oleh faktor ekonomi. Faktor kultural seperti pernikahan usia dini, serta kendala geografis yang menyulitkan akses ke sekolah formal, juga menjadi penyebab utama.

“Angka tidak sekolah kita cukup tinggi, dan sebagiannya itu bukan semata-mata karena ekonomi, tapi sebagian karena alasan kultural, misalnya menikah di usia muda, atau karena geografi,” jelasnya.

Ke depan, pemerintah berencana memperluas dan memperkuat peran PKBM, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri. Abdul Mu’ti menyebut, persoalan pendidikan anak Indonesia di luar negeri tidak hanya dialami anak pekerja migran, tetapi juga anak-anak diplomat.

“Kami berencana untuk nanti PKBM di luar negeri akan kita hidupkan lagi dengan skema seperti PKBM di Indonesia,” katanya.

Saat ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menjalankan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan kurikulum Indonesia bagi anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia Timur. Program tersebut diharapkan bisa direplikasi di negara lain.

Meski mengakui tingkat serapan pendidikan nonformal masih relatif rendah karena belum sepenuhnya masuk dalam indikator capaian pendidikan nasional, Abdul Mu’ti menyebut jumlah peserta program kesetaraan terus mengalami peningkatan.

“Ternyata terutama program kesetaraan Paket A, Paket B, Paket C itu alhamdulillah pesertanya banyak,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya pembenahan tata kelola PKBM. Pasalnya, seluruh peserta didik pendidikan kesetaraan berhak menerima Bantuan Operasional Pendidikan (BOP), sehingga diperlukan pendataan dan pengawasan yang ketat.

“PKBM ini mendapatkan BOP. Jadi semua murid di PKBM kesetaraan mendapatkan BOP sehingga harus kita daftar dan kita pastikan tidak boleh ada yang Paket C-nya lulus lebih dulu sebelum Paket B,” tegas Abdul Mu’ti.

Rekomendasi

Foto: Petugas Gagalkan Penyelundupan Sabu Dalam Kepala Charger di Lapas Kelas IIA Pontianak | Pifa Net

Petugas Gagalkan Penyelundupan Sabu Dalam Kepala Charger di Lapas Kelas IIA Pontianak

Pontianak
| Senin, 20 Oktober 2025
Foto: Waspadai Efek Samping, Ini Batas Aman Konsumsi Kurma Saat Ramadan | Pifa Net

Waspadai Efek Samping, Ini Batas Aman Konsumsi Kurma Saat Ramadan

Indonesia
| Sabtu, 15 Maret 2025
Foto: Bendahara Umum Partai Demokrat Renville Antonio Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Moge di Situbondo | Pifa Net

Bendahara Umum Partai Demokrat Renville Antonio Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Moge di Situbondo

Situbondo
| Jumat, 14 Februari 2025
Foto: Jokowi: Saya Ngalah Terus Lho, Tapi Ada Batasnya | Pifa Net

Jokowi: Saya Ngalah Terus Lho, Tapi Ada Batasnya

Indonesia
| Senin, 17 Maret 2025
Foto: Jisoo BLACKPINK dan Seo In-Guk Akan Bintangi Drakor Romantis "Boyfriend on Demand" | Pifa Net

Jisoo BLACKPINK dan Seo In-Guk Akan Bintangi Drakor Romantis "Boyfriend on Demand"

Korea Selatan
| Kamis, 20 Februari 2025
Foto: Polres Kubu Raya Bongkar Makam Korban Perkelahian untuk Diautopsi | Pifa Net

Polres Kubu Raya Bongkar Makam Korban Perkelahian untuk Diautopsi

Kubu Raya
| Sabtu, 12 April 2025
Foto: AHY Klarifikasi soal Sertifikat HGB Pagar Laut Tangerang | Pifa Net

AHY Klarifikasi soal Sertifikat HGB Pagar Laut Tangerang

Tangerang
| Rabu, 22 Januari 2025
Foto: Pemerintah Wacanakan Asuransi Wajib Kendaraan Bermotor, OJK Tunggu Payung Hukum | Pifa Net

Pemerintah Wacanakan Asuransi Wajib Kendaraan Bermotor, OJK Tunggu Payung Hukum

Indonesia
| Selasa, 4 Februari 2025
Foto: Erling Haaland Cetak Rekor Pemain Tercepat Raih 50 Gol Liga Champions | Pifa Net

Erling Haaland Cetak Rekor Pemain Tercepat Raih 50 Gol Liga Champions

Sports
| Jumat, 19 September 2025
Foto: Vicky Prasetyo Gugat Hasil Pilbup Pemalang, Minta MK Gelar Pemilihan Ulang | Pifa Net

Vicky Prasetyo Gugat Hasil Pilbup Pemalang, Minta MK Gelar Pemilihan Ulang

Pifabiz
| Kamis, 9 Januari 2025

Berita Terkait

Politik

Foto: Beredar Isu PDIP Usung Anies Baswedan di Pilgub Jabar, Begini Kata Puan Maharani | Pifa Net

Beredar Isu PDIP Usung Anies Baswedan di Pilgub Jabar, Begini Kata Puan Maharani

PIFA, Politik - Isu bahwa Anies Baswedan oleh PDIP di Pilgub Jawa Barat, saat ini sedang menjadi pembicaraan publik. Puan Maharani, Ketua DPP PDIP, tidak memberikan konfirmasi langsung tentang hal ini, baik membenarkan maupun membantah. Puan hanya menyarankan agar semua pihak menunggu pengumuman resmi dari PDIP mengenai calon yang akan mereka usung di Pilgub Jawa Barat, yang diharapkan diumumkan pada sore hari ini. "Kita lihat sampai nanti sore kan waktu pendaftarannya masih sampai sore," kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/8/2024). Puan juga memberikan penjelasan mengapa PDIP memilih Pramono Anung, meskipun elektabilitasnya kecil, untuk maju dalam Pilgub Jakarta. Menurutnya, PDIP memiliki komitmen tertentu dalam politik dan berusaha untuk bekerja sama dengan warga DKI Jakarta dalam membangun kota tersebut. Hingga saat ini, PDIP belum menentukan siapa yang akan diusung untuk Pilgub Jawa Barat. Nama Ketua DPD Jabar PDIP, Ono Surono, muncul sebagai kandidat kuat, sementara nasib Anies Baswedan masih belum jelas setelah tidak dipilih untuk maju di Pilgub Jakarta. (ad)

Jabar
| Kamis, 29 Agustus 2024

Lokal

Foto: BEM FH Untan Gelar Webinar Nasional Usung Pentingnya Olahraga di Masa Pandemi Covid-19 | Pifa Net

BEM FH Untan Gelar Webinar Nasional Usung Pentingnya Olahraga di Masa Pandemi Covid-19

Berita Pontianak, PIFA - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura Pontianak menggelar Webinar Nasional Olahraga yang bertemakan Pentingnya Olahraga Bagi Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19,  Kegiatan ini berlangsung di Hotel Qubu Resort, Minggu 28 November 2021. Webinar Nasional Olahraga ini melalui zoom meeting yang dihadiri lebih dari 360 peserta terdiri berbagai kalangan di daerah dan instansi. Webinar yang dihadiri oleh pemateri yang ahli di bidang olahraga dan kesehatan ini memberikan tips dan trik untuk berolahraga dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan mengikuti olahraga yang ringan dan membuat tubuh nyaman dengan memperhatikan konsep sehat bugar yang mana hal tersebut mencakupi cardio, strengthing, dan flexibility. Hal - hal tersebut baik dilakukan dalam olahraga meskipun dilakukan di masa pandemi Wakil Bupati Kuburaya, Sujiwo, S.E., M.Sos mengatakan bahwa pemerintah juga mendukung bahwa olahraga menjadi salah satu penambah daya tahan tubuh di masa pandemi covid-19.  “Saya sangat mendukung kegiatan olahraga dalam bentuk memfalisitasi tempat olahraga atau lomba - lomba yang sudah dapat terlaksana sekarang,“ ujarnya. Dalam hal ini Presiden Mahasiswa Cesar Marchello menegaskan bahwa dalam kehidupan sehari hari kita perlu banyak berolahraga guna menaikkan imun kita dan jauh dari covid. Serta menurut Atlet Basket Nasional berasal dari Kota Pontianak Rizal Falconi menegaskan jangan sekali kali kita meninggalkan olahraga, karena jika tidak berolahraga maka pola hidup kita akan terganggu. Webinar yang dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Hukum Untan ini berjalan lancar dan satu pesan dari Dekan Sy. Hasyim ialah meskipun di sela sela kesibukan kita, kita jgn pernah lalai dalam melakukan olahraga.  Webinar kali ini dihadiri juga oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji, ia menyampaikan olahraga itu memang penting, tapi jangan lupakan prokes, karena percuma olahraga kalo ujung ujungnya terkonfirmasi covid-19. Serta hadir pula Rektor Untan, Garuda Wiko dalam webinar itu, ia menyampaikan sangat mengapresiasi webinar yg di lakukan oleh BEM Hukum Untan karena menurutnya BEM masih memiliki concern dalam pola hidup sehat maka ia sangat mendukung penuh webinar tersebut, dan dari Untan siap memfasilitasi mahasiswanya jika kedepannya ad mahasiswa yang berprestasi di bidang olahraga.  Terakhir webinar ini juga dihadiri dokter spesialis olahraga yg juga dokter kontingen olimpiade Tokyo dr. Andhika Raspati, ia menyampaikan bahwa olahraga yg sehat itu dilakukan pada pagi hari, karena disitu udara masih jauh lebih fresh dibandingkan pada sore hari.

Pontianak
| Minggu, 28 November 2021

Sports

Foto: Erick Thohir Buka Grassroot Football Festival untuk Masa Depan Sepak Bola Indonesia | Pifa Net

Erick Thohir Buka Grassroot Football Festival untuk Masa Depan Sepak Bola Indonesia

PIFA, Sports - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, secara resmi membuka Grassroot Football Festival (GFF) di Lapangan Kenari, Yogyakarta, pada Sabtu (2 September 2033). Program pembinaan pesepak bola ini ditujukan untuk anak-anak berusia 9 hingga 12 tahun dan diselenggarakan oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Daerah Istimewa Yogyakarta. Erick Thohir menggarisbawahi pentingnya persiapan Indonesia untuk Piala Dunia FIFA 2038. Pemain-pemain masa depan pada saat itu adalah anak-anak yang saat ini berusia 9 hingga 12 tahun. "Tahun 2038, kalian adalah masa depan sepakbola Indonesia. Kakak-kakak kalian yang bermain di tim U-17 saat ini sedang berjuang keras untuk menjalani Piala Dunia U-17 di Indonesia. Ini berarti perlu bergantian. Setelah mereka, giliran kalian," pesan Erick kepada para peserta GFF. dikutip PIFA dari laman resmi PSSI.  Erick Thohir hadir dalam hari kedua pelaksanaan GFF pada Minggu (9 September 2023). Ia menyatakan bahwa pembinaan sepakbola sejak usia dini, yakni dari usia 9 tahun, merupakan persiapan untuk timnas pada Piala Dunia 2038. Hal ini penting karena membangun timnas berkualitas tidak dapat terjadi secara instan dan harus dimulai dari bawah. Erick juga menekankan bahwa banyak negara lain memulai pembangunan sepakbola mereka dari usia dini, dan hal ini harus diterapkan di seluruh Indonesia. PSSI juga berkomitmen untuk mendukung pembinaan sepakbola di tingkat provinsi dan akan memberikan dukungan pendanaan. Pada kesempatan tersebut, Erick Thohir menguji pengetahuan peserta GFF dengan beberapa pertanyaan tentang sepakbola. Semua peserta mampu menjawab dengan benar, menunjukkan keseriusan mereka dalam meningkatkan keterampilan sepakbola. Sebagai penghargaan, Erick memberikan dana pembinaan kepada 132 peserta GFF dari berbagai SSB (sekolah sepak bola) di Yogyakarta. Ketua Asprov PSSI Yogyakarta, Dessy Afrianto, menjelaskan bahwa GFF merupakan bagian dari persiapan menuju Piala Dunia 2038, di mana 15 tahun mendatang, timnas Indonesia akan diisi oleh pemain-pemain yang saat ini berusia 9 hingga 12 tahun. GFF juga akan memperebutkan Piala Bergilir Mangkubumi. (hs)

Yogyakarta
| Senin, 4 September 2023
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5