Starup KerjainPlis, jasa Joki Tugas yang sedang viral di X sekarang. (Kilat.com)

Starup KerjainPlis, jasa Joki Tugas yang sedang viral di X sekarang. (Kilat.com)

Berandascoped-by-BerandaLifestylescoped-by-LifestyleMengenal KerjainPlis, Startup Joki Tugas yang Sedang Viral di X

Mengenal KerjainPlis, Startup Joki Tugas yang Sedang Viral di X

Indonesia | Rabu, 24 Juli 2024

PIFA, Lifestyle - Joki tugas belakangan viral di media sosial X usai akun @abigailmuriaa menyayangkan pemikiran beberapa orang yang menyebut jika joki tugas atau skripsi adalah hal yang benar. Dirinya pun menyayangkan beberapa orang yang menolak menyebut joki tugas sebagai hal hina dan ilegal.

Seiring dengan topik panas ini, startup KerjainPlis mendadak menjadi viral hingga menuai berbagai sorotan publik.

KerjainPlis merupakan startup yang berdiri di tahun 2018 lalu dan bergerak di bidang layanan jasa pengerjaan tugas atau yang dikenal juga sebagai joki tugas. Jasa ini menyediakan sejumlah pilihan paket pembayaran untuk dipilih oleh penggunanya.

Startup ini beberapa kali membayar sejumlah selebgram untuk mempromosikan jasa joki tugas. Beberapa nama yang kemudian menjadi sorotan adalah Awkarin hingga Anya Geraldine.

Menjadi sorotan publik hingga viral, situs resmi startup KerjainPlis kini sudah menghilang. Tidak hanya itu, laman Instagram resmi dari jasa joki tugas ini pun sudah tidak bisa diakses. 

Saat ini netizen menunggu tindakan tegas dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kemendikbud untuk segera menangani kasus joki tugas yang meresahkan publik ini. (ly)

Rekomendasi

Foto: Gubernur California Gugat Donald Trump atas Pengerahan Militer di Tengah Protes Imigrasi | Pifa Net

Gubernur California Gugat Donald Trump atas Pengerahan Militer di Tengah Protes Imigrasi

Internasional
| Selasa, 10 Juni 2025
Foto: Jokowi dan Puan Maharani Satu Meja di Bukber NasDem | Pifa Net

Jokowi dan Puan Maharani Satu Meja di Bukber NasDem

Jakarta
| Sabtu, 22 Maret 2025
Foto: Polisi Amankan Dua Anak di Bawah Umur Bawa Perlengkapan Panahan di Pontianak | Pifa Net

Polisi Amankan Dua Anak di Bawah Umur Bawa Perlengkapan Panahan di Pontianak

Pontianak
| Kamis, 27 Maret 2025
Foto: Dipinjam dari MU, Antony Makin Garang Bersama Real Betis Usai Cetak Gol Spektakuler | Pifa Net

Dipinjam dari MU, Antony Makin Garang Bersama Real Betis Usai Cetak Gol Spektakuler

Inggris
| Jumat, 14 Februari 2025
Foto: Rekomendasi Camilan Sehat Temani Minum Teh untuk Jaga Metabolisme dan Energi | Pifa Net

Rekomendasi Camilan Sehat Temani Minum Teh untuk Jaga Metabolisme dan Energi

Indonesia
| Senin, 5 Mei 2025
Foto: Kebun Binatang China Jual Kencing Harimau untuk Obat Rematik, Minat Beli? | Pifa Net

Kebun Binatang China Jual Kencing Harimau untuk Obat Rematik, Minat Beli?

China
| Minggu, 2 Februari 2025
Foto: Barcelona Punya Kans Juara UCL, Hansi Flick: Fokus ke Perempatfinal Dulu | Pifa Net

Barcelona Punya Kans Juara UCL, Hansi Flick: Fokus ke Perempatfinal Dulu

Spanyol
| Rabu, 12 Maret 2025
Foto: Ruben Amorim Ungkap Liga Europa Lebih Berat Dibanding Liga Champions | Pifa Net

Ruben Amorim Ungkap Liga Europa Lebih Berat Dibanding Liga Champions

Inggris
| Sabtu, 8 Maret 2025
Foto:   Luis Díaz Siap Gabung Barcelona Tanpa Syarat, Gantikan Nico Williams yang Gagal Didatangkan | Pifa Net

Luis Díaz Siap Gabung Barcelona Tanpa Syarat, Gantikan Nico Williams yang Gagal Didatangkan

Sports
| Selasa, 8 Juli 2025
Foto: Raffi Ahmad Laporkan Harta Kekayaan ke KPK, Masih dalam Proses Verifikasi | Pifa Net

Raffi Ahmad Laporkan Harta Kekayaan ke KPK, Masih dalam Proses Verifikasi

Indonesia
| Rabu, 8 Januari 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Fransiskus Diaan: Guru Penggerak Garda Terdepan Wujudkan Generasi Cerdas, Berkarakter dengan Nilai Luhur | Pifa Net

Fransiskus Diaan: Guru Penggerak Garda Terdepan Wujudkan Generasi Cerdas, Berkarakter dengan Nilai Luhur

PIFA, Lokal - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, mengukuhkan 39 guru penggerak dari Angkatan 4, 7, dan 9 dalam acara Gelar Karya Guru Penggerak Tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung di Halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu, Putussibau, Kalimantan Barat, pada Kamis (19/9/2024).Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu, Joni Rojikin, menjelaskan bahwa program guru penggerak merupakan inisiatif Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. "Kegiatan guru penggerak dilakukan secara dalam jaringan dan luar jaringan," ujarnya. Program ini dirancang untuk mengembangkan kompetensi guru, manajemen kelas, dan menciptakan pembelajaran yang lebih baik.Dalam sambutannya, Fransiskus Diaan menekankan pentingnya peran guru penggerak sebagai garda terdepan dalam membentuk generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan memiliki nilai luhur. Guru penggerak tidak hanya dituntut untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga untuk mengoptimalkan potensi setiap siswa. "Anda adalah garda terdepan untuk mewujudkan generasi cerdas, berkarakter, dengan keterampilan dan nilai luhur," ujarnya.Lebih dari itu, guru penggerak dipersiapkan sebagai calon kepala sekolah dan pengawas sekolah, dengan tugas membawa pendidikan di Kapuas Hulu ke tingkat yang lebih maju.

Kapuas Hulu
| Kamis, 19 September 2024

Sports

Foto: Ivar Jenner dan Justin Hubner Jalani Debut Bersama Timnas U-20 Indonesia di TC Turki | Pifa Net

Ivar Jenner dan Justin Hubner Jalani Debut Bersama Timnas U-20 Indonesia di TC Turki

Berita Sports, PIFA - Dua pemain calon natutralisasi, Ivar Jenner dan Justin Hubner sudah bergabung dalam pemusatan latihan (TC) Timnas U-20 Indonesia di Turki sejak Kamis (10/11) kemarin. Keduanya juga sudah menjalani debut bersama skuad Garuda saat laga uji coba melawan klub Norwegia, Baerum SK, Jumat (11/11/2022).  Ivar dan Justin diharapkan dapat menambah kekuatan Timnas U-20. Pada laga yang dimainkan di Hane Hotel Football Pitch itu, Timnas U-20 Indonesia sukses menahan imbang Baerum SK dengan skor 3-3. Ketiga gol Indonesia dicetak oleh bunuh diri pemain Baerum SK menit ke-73, Zanadin Fariz menit 75, dan Muhammad Dzaky menit 93'.Facebook Twiiter Youtube Instagram Menanggapi hasil itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan bahwa tetap mengapresiasi perjuangan skuad Garuda Nusantara. "Pada pertandingan ini sejumlah rotasi dilakukan pelatih Shin Tae-yong dan dua pemain calon naturalisasi (Ivar Jenner dan Justin Hubner) dimainkan. Saya melihat permainan mereka cukup baik di debutnya bersama tim," katanya, mengutip laman PSSI (12/11).  Iriawan juga berpesan kepada tim U-20 Indonesia untuk terus berproses dan berkembang. "Mereka harus tetap terus kerja keras, fokus, disiplin demi meraih hasil maksimal disetiap laga yang akan dihadapi kedepannya," tambahnya. (yd) 

Turki
| Sabtu, 12 November 2022

Lokal

Foto: Bamusbud Kalbar Tolak Pembangunan Coworking Space di Taman Budaya: Lebih Baik Renovasi Gedung Pertunjukan | Pifa Net

Bamusbud Kalbar Tolak Pembangunan Coworking Space di Taman Budaya: Lebih Baik Renovasi Gedung Pertunjukan

PIFA.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalbar Ria Norsan berencana akan membangun coworking space atau tempat ruang kerja bersama di kawasan Taman Budaya untuk anak muda terutama para seniman berkumpul dan berdiskusi hingga berkarya.Namun, alih-alih disambut baik, pegiat seni yang tergabung dalam Badan Musyawarah Kebudayaan (Bamusbud) Kalbar menolak rencana pembangunan tersebut dan meminta pemerintah provinsi untuk mengkaji ulang rencana tersebut.Penolakan ini dituangkan dalam rilis resmi yang diterbitkan Bamusbud Kalbar, Sabtu (26/4/25).Bamusbud Kalbar menilai bahwa pembangunan coworking space di Taman Budaya justru melenceng dari fungsi hakiki Taman Budaya sebagai pusat pelestarian dan pengembangan seni-budaya. "Pembangunan ini harus dibatalkan dan ditinjau ulang. Pemerintah perlu berdialog dengan pelaku seni untuk benar-benar memahami kebutuhan mendesak di lapangan, bukan memaksakan proyek yang justru tidak menjadi prioritas," tegas Bamusbud dalam rilisnya.Menurut Bamusbud, kondisi Taman Budaya saat ini sangat memerlukan perhatian serius, terutama pada infrastruktur vital seperti gedung pertunjukan, ruang latihan tari, dan galeri seni yang tidak memadai. Alih-alih membangun ruang kerja bersama yang cenderung bersifat komersial, pemerintah diharapkan mengalokasikan anggaran untuk renovasi dan pembangunan fasilitas seni yang mendukung kreativitas dan pengembangan budaya."Tanpa ruang yang layak, seniman kesulitan berkreasi. Bahkan untuk menggelar pertunjukan pun mereka sering harus mencari tempat seadanya," tulis Bamusbud. Mereka juga menilai bahwa coworking space dapat difasilitasi di ruang-ruang lain di luar kawasan Taman Budaya, sehingga tidak perlu mengorbankan ruang seni yang sudah ada.Bamusbud menegaskan pentingnya pendekatan partisipatif dalam perencanaan pembangunan. Mereka mendesak agar pemerintah menggelar dialog terbuka yang melibatkan pelaku seni, budayawan, dan masyarakat umum untuk memetakan kebutuhan nyata di lapangan.Dalam rilisnya, Bamusbud mengusulkan agar dana yang dialokasikan untuk pembangunan coworking space dialihkan untuk merenovasi gedung pertunjukan yang rusak, pembangunan gedung musik dan tari berstandar akustik, dan penyediaan ruang latihan yang memadai untuk komunitas seni."Pembangunan coworking space ini adalah contoh ketimpangan prioritas. Jika pemerintah serius ingin memajukan kebudayaan, mereka harus terlebih dahulu memperbaiki fondasi ekosistem seni," tutup rilis tersebut.Bamusbud Kalbar menyerukan agar pemerintah lebih peka terhadap kebutuhan riil para pelaku budaya, demi menjaga ruang hidup seni sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas bangsa,

Pontianak
| Senin, 28 April 2025
2
4
8
9
10
3
5
2
4
8
9
10
3
5
2
4
8
9
10
3
5