AFP

AFP

Berandascoped-by-BerandaInternasionalscoped-by-InternasionalMenteri Israel Tolak Gencatan Senjata, Sebut Lebanon 'Arena Bermain' Israel

Menteri Israel Tolak Gencatan Senjata, Sebut Lebanon 'Arena Bermain' Israel

Internasional | Selasa, 23 Juni 2026

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, secara terbuka menolak perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. Ia bahkan menyebut Lebanon seharusnya menjadi "arena bermain" bagi Israel dalam menghadapi ancaman keamanan di kawasan.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi publik Israel KAN pada Senin (22/6), Ben Gvir menegaskan Israel tidak boleh menyetujui penghentian operasi militer di Lebanon.

"Israel tidak bisa menyetujui gencatan senjata di Lebanon," kata Ben Gvir.

Ia juga mendesak Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk menyampaikan penolakan tersebut kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Menurut Ben Gvir, meskipun Trump merupakan sekutu dekat Israel, keputusan terkait keamanan nasional harus tetap ditentukan oleh pemerintah Israel.

"Trump adalah teman sejati. Kami harus memperlakukannya dengan sopan dan merangkulnya, tetapi kita perlu mengatakan kepadanya bahwa kita tidak bisa menyetujui gencatan senjata di Lebanon," ujarnya.

"Kamilah yang membuat keputusan, dan ada hasil baik bagi para prajurit kami," lanjut Ben Gvir.

Pernyataan itu bertolak belakang dengan upaya diplomasi yang sedang didorong Washington. Pada Jumat (19/6), Trump menyatakan Israel telah menyetujui gencatan senjata baru dengan Lebanon setelah melakukan komunikasi dengan pihak Tel Aviv.

"Ini adalah hal positif. Ini seperti pelengkap yang sempurna," kata Trump saat itu.

Sementara itu, sumber dari kelompok Hizbullah menyatakan pihaknya bersedia mematuhi gencatan senjata. Namun mereka menuduh Israel masih melanjutkan serangan dan memperluas operasi militernya di wilayah Lebanon.

Penolakan Ben Gvir muncul di tengah meningkatnya perdebatan politik di Israel terkait kesepakatan sementara antara AS dan Iran. Sejumlah tokoh politik Israel menilai nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani Washington dan Teheran tidak mengakomodasi kepentingan keamanan Israel.

Mereka mengkritik karena isu program rudal Iran dan hubungan Teheran dengan kelompok-kelompok proksinya di kawasan tidak menjadi fokus utama dalam kesepakatan tersebut.

Pemimpin Partai Yisrael Beiteinu, Avigdor Lieberman, juga mengkritik pendekatan yang diambil dalam proses perdamaian tersebut.

"Kita harus bertindak sesuai kepentingan Israel, bukan sesuai harga bahan bakar di bursa saham dunia," katanya.

Konflik antara Israel dan Hizbullah telah menyebabkan korban besar di Lebanon. Sejak 2 Maret, serangan Israel dilaporkan menewaskan lebih dari 4.100 orang dan melukai lebih dari 12.000 lainnya.

Hingga kini, Israel masih mempertahankan kehadiran militernya di sejumlah wilayah Lebanon selatan. Sebagian wilayah tersebut telah diduduki selama puluhan tahun, sementara lainnya direbut dalam konflik yang berlangsung pada 2023–2024.

Pernyataan Ben Gvir memperlihatkan semakin dalamnya perbedaan pandangan di dalam elite politik Israel terkait arah kebijakan keamanan dan hubungan dengan Amerika Serikat di tengah upaya meredakan ketegangan kawasan.

Rekomendasi

Foto: Prediksi 7 Pemain yang Bakal Dicoret Patrick Kluivert saat Lawan Australia | Pifa Net

Prediksi 7 Pemain yang Bakal Dicoret Patrick Kluivert saat Lawan Australia

Indonesia
| Rabu, 19 Maret 2025
Foto: Ritual Naga Buka Mata Awali Perayaan Cap Go Meh di Pontianak | Pifa Net

Ritual Naga Buka Mata Awali Perayaan Cap Go Meh di Pontianak

Pontianak
| Senin, 10 Februari 2025
Foto: Jelang Lebaran, Harga Tiket Pesawat Domestik Diseluruh Bandara Termasuk Supadio Pontianak Diskon 10 Persen | Pifa Net

Jelang Lebaran, Harga Tiket Pesawat Domestik Diseluruh Bandara Termasuk Supadio Pontianak Diskon 10 Persen

Pontianak
| Rabu, 19 Maret 2025
Foto: KPK: Oknum Kemenag Diduga Bujuk Khalid Basalamah Beralih ke Haji Khusus dengan Bayaran Rp39 Juta per Kuota | Pifa Net

KPK: Oknum Kemenag Diduga Bujuk Khalid Basalamah Beralih ke Haji Khusus dengan Bayaran Rp39 Juta per Kuota

Nasional
| Jumat, 19 September 2025
Foto: Pemkot Singkawang Jajaki Kerja Sama dengan Pelita Air untuk Buka Penerbangan Reguler di Bandara Singkawang | Pifa Net

Pemkot Singkawang Jajaki Kerja Sama dengan Pelita Air untuk Buka Penerbangan Reguler di Bandara Singkawang

Singkawang
| Rabu, 22 Oktober 2025
Foto: Ketua Komisi III DPRD Gorontalo Utara Klarifikasi Gestur ‘Mencibir’ Saat Terima Demonstran | Pifa Net

Ketua Komisi III DPRD Gorontalo Utara Klarifikasi Gestur ‘Mencibir’ Saat Terima Demonstran

Nasional
| Rabu, 15 Oktober 2025
Foto: Untuk Cari Kerja, Pria asal Kubu Raya Nekat Curi Motor Saat Perayaan Naik Dango di Pontianak | Pifa Net

Untuk Cari Kerja, Pria asal Kubu Raya Nekat Curi Motor Saat Perayaan Naik Dango di Pontianak

Kubu Raya
| Jumat, 2 Mei 2025
Foto: Calvin Verdonk Ungkap Peran Patrick Kluivert Sebelum Putuskan Gabung Lille | Pifa Net

Calvin Verdonk Ungkap Peran Patrick Kluivert Sebelum Putuskan Gabung Lille

Sports
| Selasa, 2 September 2025
Foto: Norwegia Hancurkan Moldova 11-1, Haaland Cetak Lima Gol | Pifa Net

Norwegia Hancurkan Moldova 11-1, Haaland Cetak Lima Gol

Sports
| Rabu, 10 September 2025
Foto: Ini Resep Anti Gagal Bikin Nastar Lebaran untuk Pemula | Pifa Net

Ini Resep Anti Gagal Bikin Nastar Lebaran untuk Pemula

Indonesia
| Selasa, 25 Maret 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Tragis di Teluk Kapuas: Seorang Guru Tewas dalam Aksi Perampokan, Pelaku Telah Diamankan | Pifa Net

Tragis di Teluk Kapuas: Seorang Guru Tewas dalam Aksi Perampokan, Pelaku Telah Diamankan

PIFA.CO.ID, KUBU RAYA – Sebuah peristiwa tragis mengguncang warga Perumahan Desa Teluk Kapuas, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, pada Rabu malam (7/5/2025) sekitar pukul 23.50 WIB. Seorang guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial Diah Rindani (37) meninggal dunia dalam dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh seorang remaja laki-laki.Pelaku diketahui bernama Mariduan alias Obama, kelahiran 5 Desember 2008, warga setempat yang juga tinggal di komplek BTN sama. Menurut informasi yang dihimpun, pelaku yang merupakan tetangga korban nekat melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam jenis pisau atau badik yang kini telah diamankan sebagai barang bukti oleh pihak kepolisian.Dalam peristiwa tersebut, terdapat tiga orang korban:Solikin (61), pensiunan anggota Polri, mengalami luka ringan akibat sabetan senjata tajam saat mencoba melindungi salah satu korban.Almh. Diah Rindani (37), guru dan PNS, meninggal dunia akibat luka tusuk yang diderita.Tri Handayati (59), ibu rumah tangga, selamat dan tidak mengalami luka fisik.Kejadian bermula ketika Solikin mendengar teriakan dari kamar Diah Rindani. Saat memasuki kamar tersebut, ia mendapati korban sudah bersimbah darah. Solikin segera berusaha melumpuhkan pelaku, namun sempat mendapat perlawanan dan terluka. Tri Handayati yang berada di lokasi langsung memeluk korban dalam kondisi panik dan syok.Tak lama kemudian, warga sekitar berdatangan setelah mendengar kegaduhan. Warga berhasil mengamankan pelaku dengan cara mengikatnya, sementara korban Diah Rindani segera dilarikan ke Rumah Sakit Kartika Husada. Sayangnya, nyawa korban tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.Personel Polsek Sungai Raya tiba beberapa saat kemudian untuk mengamankan pelaku yang kemudian dibawa ke Mapolsek. Pada pukul 03.45 WIB, jenazah korban dipulangkan ke rumah duka untuk proses pemakaman, sedangkan pelaku dipindahkan ke Mapolres Kubu Raya guna proses hukum lebih lanjut.

Kubu Raya
| Kamis, 8 Mei 2025

Teknologi

Foto: Prancis Selidiki Dugaan Manipulasi Algoritma oleh Platform X Milik Elon Musk | Pifa Net

Prancis Selidiki Dugaan Manipulasi Algoritma oleh Platform X Milik Elon Musk

PIFA, Tekno – Otoritas Prancis resmi membuka penyelidikan kriminal terhadap platform media sosial X, milik miliarder Amerika Serikat Elon Musk, atas dugaan manipulasi algoritma untuk tujuan campur tangan asing. Dilansir TechCrunch pada Jumat (11/7), Kejaksaan Paris menyatakan bahwa gendarmeri nasional akan memimpin investigasi ini. Proses hukum mencakup penyelidikan terhadap X sebagai entitas hukum, serta individu yang belum disebutkan namanya. Jaksa Paris Laure Beccuau menjelaskan bahwa penyelidikan difokuskan pada dua kemungkinan pelanggaran: "pengubahan operasi" serta "ekstraksi data secara curang" dari sistem pemrosesan data otomatis oleh kelompok terorganisir. Beccuau menambahkan, langkah ini diambil berdasarkan hasil verifikasi awal, masukan dari peneliti teknologi di Prancis, serta informasi yang dikumpulkan dari sejumlah lembaga publik. Sebelumnya, pada Februari 2025, Kejaksaan Paris telah memulai penyelidikan awal atas laporan dari unit kejahatan siber yang menyoroti penggunaan algoritma di platform X untuk mendukung intervensi asing dalam opini publik. Anggota parlemen Prancis Éric Bothorel menyambut baik perkembangan penyelidikan ini. Ia menuduh platform X memiliki bias informasi yang signifikan dan mengatakan, “Bias informasi yang sangat kuat di X mendukung opini politik Elon Musk, dan ini hanya mungkin melalui manipulasi algoritmik.” Kasus ini menambah sorotan terhadap platform X yang dalam beberapa tahun terakhir telah menghadapi berbagai kontroversi terkait transparansi algoritma, disinformasi, dan pengaruh politik global. Investigasi dari Prancis bisa menjadi ujian besar terhadap akuntabilitas perusahaan teknologi raksasa di era digital.

Tekno
| Senin, 14 Juli 2025

Lokal

Foto: Usung Tema Ikhtiar HMI Dalam Menyongsong Era Society 5.0, HMI Cabang Pontianak Gelar LK2 dan LKK Tingkat Nasional | Pifa Net

Usung Tema Ikhtiar HMI Dalam Menyongsong Era Society 5.0, HMI Cabang Pontianak Gelar LK2 dan LKK Tingkat Nasional

Berita Pontianak, PIFA - HMI Cabang Pontianak melaksanakan Intermediate Training (LK II) dan Latihan Khusus KOHATI (LKK) HMI Cabang Pontianak tingkat Nasional di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, Minggu (28/11/ 2021).   M.Iqbal, Wasekum Pembinaan HMI Cabang Pontianak selaku  ketua panitia, menyampaikan bahwa kegiatan LK2 dan LKK  ini adalah kegiatan proses perkaderan HMI  yang dalam mengupayakan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas kader-kader HMI cabang.   “Untuk peserta  yang mendaftar awal  LK2 ada 79 dan LKK 30 kemudian yg lolos dari 34 dari seluruh provinsi di indonesia dan LKK ada 22 orang dari pendaftar yang terseleksi,”ujarnya.    Iqbal mengatakan, kegiatan LK2 dan LKK HMI Cabang Pontianak mengusung tema Ikhtiar HMI dalam menyongsong Era Society 5.0.   “Dengan tema ini agar HMI menyongsong era nyata dalam merespon perkembangan zaman yang ada di era disrupsi tentu kita paham betul maka, dalam proses LK2  dan LKK ini sebagai upaya  untuk mewujudkan cita-cita sivilisasi HMI,” sampainya.   Kemudian Iqbal menambahkan bahwa sebagaimana tujuan  HMI itu sendiri untuk mengembangkan dan meningkatkan dan mengadaptasi organisasi di masa disrupsi.   “Dengan adanya LK2  dan LKK ini ya kedepan yang mengikuti dapat menciptakan kader-kader yang nantinya dapat menyongsong pertumbuhan indeks pembangunan manusia di Kalimantan Barat Pontianak secara umumnya di Indonesia,” Tutupnya.

Pontianak
| Senin, 29 November 2021
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5