Menuju Satu Dekade Yamaha AEROX, Gathering Team AEROX Hadir kembali dan Buka Keseruan Perdana di Bandung

Menuju Satu Dekade Yamaha AEROX, Gathering Team AEROX Hadir kembali dan Buka Keseruan Perdana di Bandung

Berandascoped-by-BerandaTeknologiscoped-by-TeknologiMenuju Satu Dekade Yamaha AEROX, Gathering Team AEROX Hadir kembali dan Buka Keseruan Perdana di Bandung

Menuju Satu Dekade Yamaha AEROX, Gathering Team AEROX Hadir kembali dan Buka Keseruan Perdana di Bandung

Yamaha | Sabtu, 2 Mei 2026

Bandung – Sebagai skutiknya para youngster masa kini, Yamaha AEROX ALPHA konsisten tampil stand-out dalam menunjukkan berbagai keunggulan dan eksistensinya di aneka playground lifestyle yang terus bergerak dinamis. Konsistensi akan hal itu pun, kini kembali diwujudkan dalam perhelatan event Gathering Team Aerox (GTA) yang membuka keseruan perdananya di kota Bandung, Jawa Barat (25/4).


Tidak hanya sekadar menjadi event gathering yang mempersatukan seluruh pengguna setia dan pecinta otomotif, event Gathering Team Aerox Bandung ini pun juga turut hadir menjadi titik awal dalam menyambut rangkaian keseruan perhelatan satu dekade Yamaha Aerox, yang akan berlangsung mulai dari Mei hingga Juni mendatang di berbagai kota besar di Indonesia.

“Menyambut perayaan satu dekade Yamaha AEROX, secara spesial kami kembali menggelar event Gathering Team AEROX sebagai pembuka keseruan. Sejak meluncur pada tahun 2016, dari generasi pertama hingga generasi AEROX ALPHA yang tampil MAXimal dengan teknologi YECVT, AEROX telah berhasil membuktikan dirinya sebagai lifestyle item anak-anak muda. Menjamurnya kultur modifikasi, night ride, sunmori, dan lainnya adalah segelintir manifestasi keberhasilan AEROX sebagai lifestyle item bagi para youngster masa kini. Menyambut momen spesial ini, kami pun kembali menghelat GTA sebagai wadah bagi para pengguna setia untuk menyalurkan passion mereka. Event ini pun turut diselenggarakan di beberapa kota untuk semakin memperkuat rasa bangga mereka sebagai pengguna AEROX,” ujar Rifki Maulana, Manager PR, YRA, & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg

Membuka keseruan perdananya di Bandung (25/4), sebanyak ratusan peserta yang terdiri dari para pengguna setia, komunitas, influencer, dan modifikator dari lintas generasi Yamaha AEROX, kembali berkumpul untuk menyalurkan hobi berkendara mereka dalam aneka kegiatan seru, sekaligus menikmati berbagai suguhan modifikasi masa kini yang anti-mainstream. 
 

Berlokasi di area hall parkir di bilangan Pasir Koja, kota Bandung berhasil terpilih menjadi tuan rumah pembukaan event Gathering Team AEROX 2026, sekaligus mengawali rangkaian perayaan satu dekade Yamaha AEROX di Indonesia. Menggandeng kolaborasi bersama dengan Matic Undercover, event GTA Bandung menyuguhkan kontes modifikasi sebagai salah satu aktivitas yang menarik animo banyak orang. 

Terbagi ke dalam 21 kategori dan kelas kompetisi, total sebanyak puluhan modifikator, dan ratusan peserta dari berbagai komunitas, pecinta otomotif, dan pengguna lintas brand bersama-sama antusias berkumpul guna melihat langsung aneka suguhan modifikasi terkini yang dikreasikan oleh para modifikator dengan ide dan konsep yang out-standing serta anti-mainstream pada modifikasi Yamaha AEROX mereka.

Aneka ide dan konsep modifikasi para peserta yang banyak dimeriahkan oleh genre Indo Proper, Vietnam Style, Suspension Set Up, air brush, dan lainnya sukses mencuri perhatian para pengunjung. Kreativitas para modifikator pun juga dipamerkan melalui beragam perombakan pada motor, mulai dari penggunaan sparepart dan aksesoris premium PNP, part exclusive CNC, body serat karbon, dan lainnya.

Selain sajian modifikasi Yamaha AEROX yang anti-mainstream, event GTA Bandung pun juga tak ketinggalan menyajikan berbagai hiburan dan aktivitas yang menarik bagi para pengunjung, mulai dari fun games berhadiah, sharing session komunitas, dan penampilan musik edm. Riswan, salah seorang peserta GTA Bandung pun turut membagikan testimoninya atas perhelatan event Gatehring Team AEROX tahun ini.

"Pertama senang sekali bisa ikut join keseruan di event Gathering Team AEROX tahun ini. GTA Bandung tahun ini menurut saya keren banget, apalagi bisa jadi saksi perjalanan satu dekade Yamaha AEROX di Indonesia. Vibes-nya dapet banget, apalagi pas lihat hasil modifikasi yang out of the box, bener-bener jadi inspirasi buat modifikasi motor sendiri. Night ride-nya juga seru banget, karena bisa gas bareng ratusan orang yang satu frekuensi. Pokoknya sukses terus untuk Yamaha AEROX!" ujarnya.

Kemeriahaan acara kemudian di tutup dengan aktivitas night ride yang diikuti oleh berbagai komunitas AEROX dari berbagai wilayah kota Bandung. Sebanyak ratusan peserta antusias mengikuti night ride serta menyusuri jalanan kota yang memecah keheningan malam. Momen night ride bersama seluruh peserta ini pun turut menandai berakhirnya keseruan event GTA Bandung.

Untuk informasi lebih lanjut terkait produk, event, dan informasi lain mengenai Yamaha AEROX ALPHA silahkan kunjungi website resmi Yamaha Indonesia di https://www.yamaha-motor.co.id/

Rekomendasi

Foto: KPU Tetapkan 16 Data Capres-Cawapres Tak Bisa Dibuka ke Publik Tanpa Izin, Termasuk Ijazah | Pifa Net

KPU Tetapkan 16 Data Capres-Cawapres Tak Bisa Dibuka ke Publik Tanpa Izin, Termasuk Ijazah

Politik
| Selasa, 16 September 2025
Foto: KPK Selidiki Dugaan Korupsi Google Cloud di Kemendikbudristek, Terkait Kasus Chromebook | Pifa Net

KPK Selidiki Dugaan Korupsi Google Cloud di Kemendikbudristek, Terkait Kasus Chromebook

Nasional
| Jumat, 18 Juli 2025
Foto: MK Tolak Gugatan Mahasiswa soal Rakyat Bisa Memberhentikan Anggota DPR | Pifa Net

MK Tolak Gugatan Mahasiswa soal Rakyat Bisa Memberhentikan Anggota DPR

Politik
| Jumat, 28 November 2025
Foto: Brasil Umumkan Indonesia Resmi jadi Anggota BRICS | Pifa Net

Brasil Umumkan Indonesia Resmi jadi Anggota BRICS

Indonesia
| Selasa, 7 Januari 2025
Foto: Serangan Balik Jokowi: Babak Baru Ijazah Palsu, Perseteruan Memasuki Jalur Hukum | Pifa Net

Serangan Balik Jokowi: Babak Baru Ijazah Palsu, Perseteruan Memasuki Jalur Hukum

Indonesia
| Selasa, 6 Mei 2025
Foto: Google Gemini Pro Gratis untuk Mahasiswa Indonesia | Pifa Net

Google Gemini Pro Gratis untuk Mahasiswa Indonesia

Teknologi
| Jumat, 8 Agustus 2025
Foto: Perang Dagang: China Bantah Klaim AS Soal Hubungan Ekonomi Sebagai 'Penipuan' | Pifa Net

Perang Dagang: China Bantah Klaim AS Soal Hubungan Ekonomi Sebagai 'Penipuan'

China
| Selasa, 11 Maret 2025
Foto: Budget Rp 6,7 Miliar, Film Animasi Merah Putih One For All Menuai Kritik Publik | Pifa Net

Budget Rp 6,7 Miliar, Film Animasi Merah Putih One For All Menuai Kritik Publik

Teknologi
| Sabtu, 9 Agustus 2025
Foto: Bupati Fransiskus Diaan Tinjau Langsung dan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kapuas Hulu | Pifa Net

Bupati Fransiskus Diaan Tinjau Langsung dan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kapuas Hulu

Kapuas Hulu
| Selasa, 25 Maret 2025
Foto: Eintracht Frankfurt Puncaki Klasemen Fase Liga Liga Champions, PSG di Posisi Kedua | Pifa Net

Eintracht Frankfurt Puncaki Klasemen Fase Liga Liga Champions, PSG di Posisi Kedua

Sports
| Jumat, 19 September 2025

Berita Terkait

Teknologi

Foto: CustoMAXI 2025 Resmi Digelar, Jadi Wadah Bagi Pecinta Modifikasi MAXI Yamaha | Pifa Net

CustoMAXI 2025 Resmi Digelar, Jadi Wadah Bagi Pecinta Modifikasi MAXI Yamaha

PIFA, Otomotif – Perayaan satu dekade kehadiran MAXI Yamaha di Indonesia berlanjut dengan digelarnya CustoMAXI 2025, ajang khusus bagi para pecinta modifikasi motor. Setelah sukses menggelar event Ride A Decade dan MAXI Yamaha Day yang diikuti ribuan pengguna MAXI Yamaha di berbagai daerah, kali ini Yamaha mengajak komunitas dan konsumen untuk menyalurkan kreativitas mereka lewat modifikasi skutik MAXI. Event ini kembali hadir setelah sempat vakum selama dua tahun, dan akan berlangsung di enam kota besar Indonesia, yaitu Semarang, Makassar, Bandung, Jakarta, Balikpapan, dan Medan mulai September hingga Oktober 2025. “Perayaan satu dekade MAXI belum selesai. Setelah Ride A Decade dan MAXI Yamaha Day, kami menghadirkan CustoMAXI 2025 sebagai wadah bagi pengguna MAXI Yamaha untuk menyalurkan hobi modifikasi secara maksimal. Antusiasme peserta luar biasa, terbukti kuota di event perdana di Semarang langsung penuh hanya seminggu setelah pendaftaran dibuka,” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Dua Kelas Utama, Puluhan Kategori Lomba Dalam CustoMAXI 2025, Yamaha membuka dua kelas utama yakni: Super MAXI – modifikasi total yang kompleks, termasuk perubahan pada body, rangka, suspensi, pengereman, lampu, painting-decal, bahkan penambahan fitur audio-video dan motorized system.Street MAXI – modifikasi ringan yang tetap mempertahankan identitas asli motor MAXI Yamaha. Masing-masing kelas memiliki empat kategori, yaitu XMAX, NMAX, AEROX, dan LEXI. Selain itu, khusus di Semarang Yamaha juga menambahkan 15 kategori tambahan untuk mengakomodasi tingginya minat peserta, di antaranya Most Favourite Modification, Best Cinematic Post, Best Modification Innovation, Most Shocking MAXI, Best Thematic Airbrush, Best Racing Performance Styling, hingga Fun & Proper Sunmori Style. Dimulai di Semarang dengan 80 Peserta Semarang dipilih sebagai kota pertama pelaksanaan CustoMAXI 2025, dengan acara utama digelar di Queen City Mall pada 20-21 September 2025. Sebanyak 80 peserta beradu kreativitas memamerkan karya modifikasi terbaik mereka. Tak hanya pameran modifikasi, acara juga diramaikan oleh berbagai kegiatan menarik seperti: Night Ride menuju venue pada 19 SeptemberLive custom air brush oleh local artisanDyno challengeTattoo dan tarot experienceMural paintingIce breaking games berhadiahMusic performance selama dua hari penuh. Untuk penjurian, Yamaha menghadirkan tim yang lebih beragam, terdiri dari perwakilan media, builder profesional, dan modifikator lokal. Informasi lengkap dan update jalannya event dapat dipantau melalui akun Instagram resmi @yamahaindonesia. Dengan digelarnya CustoMAXI 2025, Yamaha tidak hanya merayakan satu dekade MAXI di Indonesia, tetapi juga mempertegas posisi mereka sebagai pionir dalam mendukung gaya hidup dan kreativitas pengguna skutik premium.

Otomotif
| Senin, 22 September 2025

Lokal

Foto: Muda Mahendrawan Tekankan Setiap SKPD Realisasikan Program pada Triwulan Kedua dan Ketiga | Pifa Net

Muda Mahendrawan Tekankan Setiap SKPD Realisasikan Program pada Triwulan Kedua dan Ketiga

Berita Kubu Raya, PIFA - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2022 kepada 37 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Fakta Integritas oleh masing-masing Kepala Perangkat Daerah, di Aula Kantor Bupati, Rabu (12/01/2022).     DPA ini menjadi rujukan setiap SKPD dalam melaksanakan kegiatan selama tahun 2022 dan dalam penyerahan DPA ini berisi tahapan Uang Persediaan (UP) SKPD berdasarkan arus kas.    “Setelah penyerahan DPA ini, setiap SKPD sudah bisa melaksanakan program kerjanya sesuai anggaran yang tertera di DPA,” kata Bupati Muda Mahendrawan usai menyerahkan DPA kepada masing-masing SKPD.    Bupati mengatakan, pelaksanaan anggaran yang tertera dalam DPA ini sudah harus dimulai pada Januari ini, karena sudah mengajukan UP agar setiap SKPD bisa melakukan aktivitas yang sifatnya mempersiapkan semuanya. Termasuk persiapan lelang dan persiapan untuk merealisasikan program-program yang sifatnya baik fisik maupun non fisik yang sudah harus dipersiapkan dari sekarang.    “Untuk pelaksanaannya kita akan atur setiap triwulan, setiap program itu akan dipilah, mana program untuk triwulan pertama dan program mana untuk triwulan kedua. Jangan sampai realisasinya pada triwulan ke empat. Makanya hal inilah yang perlu kita kencangkan, kalau bisa pada triwulan kedua dan ketiga itulah realisasi programnya,” ujarnya.     Bupati Muda menilai, serapan APBD yang mencapai 95,89 persen pada tahun 2021 itu bukan hal yang mudah, sebab hasil capaian itu dikarenakan semuanya sudah menunjukan lebih fokus dan terencana dengan baik sehingga anggaran itu bisa direalisasikan.   “Kuncinya ada pada perencanaan yang baik, waktu yang tepat, tepat manfaat dan tepat sasaran baik fisik maupun non fisik. Selain itu, ketika kita menggunakan informasi geospasial akan jauh lebih tepat dan ternavigasi dengan baik lagi,” ungkapnya.    Bupati Muda menambahkan, dengan demikian, anggaran yang dikeluarkan itu tidak ada yang mubazir dan dana itu lebih cepat terealisasi sehingga masyarakat juga bisa menerima manfaatnya. Seperti dana desa, karena dengan diterapkannya sistem Cash Management System (CMS) yang dilakukan selama dua tahun (2020-2021) di Kubu Raya sangat efektif dampak manfaatnya di masyarakat dan tidak banyak menimbulkan masalah di desa.    “Karena Dana Desa yang berjumlah Rp.225 miliar pada tahun 2021 itu sangat berpengaruh signifikan bagi percepatan pembangunan di Kubu Raya,” jelasnya.     Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat Gunawan Putra mengatakan, pendapatan pada tahun 2021 dari target Rp1,567 triliun realisasi mencapai Rp1,555 triliun atau 98,94 persen. Jumlah ini mengalami kenaikkan Rp23 miliar. Meski masih masa pandemi Covid-19, namun pendapatan Kabupaten Kubu Raya pada tahun 2021 tetap bisa bertahan pada posisi lebih baik dari tahun 2020.    “Sedangkan dari sektor sisi belanja dengan pagu anggaran Rp1,17 triliun, terealisasi Rp1,6 triliun atau 95,98 persen dan jumlah ini juga mengalami kenaikan sebesar Rp160 miliar,” ungkapnya.    Gunawan menuturkan, dari 37 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kubu Raya memiliki serapan anggaran yang cukup baik dengan serapan antara 90 sampai 95 persen. Sedangkan 30 OPD diatas 95 persen bahkan ada OPD yang serapan anggarannya mencapai 99.6 persen. (ja) 

Kubu Raya
| Kamis, 13 Januari 2022

Nasional

Foto: Selain Vina Cirebon, Ini 5 Kasus Kriminal yang Belum Terungkap di Indonesia | Pifa Net

Selain Vina Cirebon, Ini 5 Kasus Kriminal yang Belum Terungkap di Indonesia

PIFA, Nasional - Kasus pembunuhan Vina Cirebon yang terjadi pada tahun 2016 lalu kembali menjadi perbincangan hangat publik. Setelah kasus tersebut dibuat film dengan judul “Vina: sebelum 7 hari” dan viral di media sosial. Sebagai informasi, Vina dan kekasihnya Eki, dibunuh oleh 11 orang yang disebut-sebut merupakan anggota geng motor di Jalan Raya Talun, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Sabtu (27/8/2016) malam. Sebelum dibunuh, Vina diperkosa oleh para pelaku. Dalam pengembangan kasus tersebut 8 dari 11 pelaku berhasil ditangkap, diadili dan telah dijatuhi hukuman. Sementara 3 pelaku lainnya masih menjadi buronan hingga saat ini. Selain kasus Vina Cirebon, ada sejumlah kasus pembunuhan di Indonesia yang juga belum menemukan titik terang. Bahkan ada yang dari tahun 1993. Penasaran apa saja? Berikut di antaranya: 1. Akseyna Ahad Dori (2015) Akseyna Ahad Dori yang ditemukan meninggal dunia di Danau Kenanga, Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, pada 26 Maret 2015 masih menjadi misteri. Pasalnya pria yang saat itu menempuh pendidikan di jurusan Biologi Fakultas Matematika dan IPA UI itu pertama kali diduga melakukan aksi bunuh diri. Namun setelah penyelidikan lebih lanjut, munculah sebuah dugaan bahwa Akseyna merupakan korban pembunuhan. Salah satu barang bukti yang dianggap janggal oleh pihak kepolisian adalah surat wasiat yang diduga bukanlah tulisan tangan Akseyna sendiri. Meski pihak kepolisian yakin bahwa Akseyna merupakan korban pembunuhan, hingga saat ini mereka masih belum bisa menemukan pelaku yang bertanggung jawab atas kematian Akseyna. 2. Kasus Pembunuhan Wartawan Udin (1996) Pelaku pembunuhan Fuad Muhammad Syafruddin atau biasa dipanggil Udin adalah wartawan surat kabar harian asal Yogyakarta, Bernas hingga kini belum terungkap. Sebelum meninggal, Udin dikabarkan tengah melakukan liputan pemilihan Bupati Bantul untuk masa jabatan 1996-2001.  Pada masa itu, pemilihan dianggap alot dan rumit, karena terdapat tiga calon yang semuanya berlatar belakang militer. Saat itu Udin membuat banyak laporan dengan berbagai kritik pedas, mulai dari “Tiga Kolonel Ramaikan Bursa Calon Bupati Bantul” hingga “Isak Tangis Warnai Pengosongan Parangtritis. Saat pulang menuju rumah, Udin diserang oleh pria tak dikenal. Kepalanya dihantam dan perutnya disodok besi. Udin yang terluka parah segera di bawa ke RSU Jebugan Bantul sebelum akhirnya dipindahkan ke RS Bethesda Yogyakarta. Sempat mendapat perawatan intensif selama 3 hari namun ia dinyatakan meninggal. Polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku pembunuhan Udin yang bernama Dwi Sumaji alias Iwik yang bekerja sebagai sopir di perusahaan iklan. Namun diduga Iwik bukanlah pelaku sebenarnya. Pengadilan mengadili Iwik dan memutuskannya bebas. Pembunuh Udin yang sebenarnya, hingga kini belum tertangkap. 3. Kasus Misterius Shella, Waria (2015) Pada 25 November 2015, warga Kelurahan Ceger, Cipayung dikejutkan dengan penemuan mayat yang tergeletak di atas Jembatan Supriadi II. Korban diketahui adalah seorang waria bernama Muhammad Safrizal alias Shella Aprilia (27). Menurut saksi setempat sempat mendengar suara minta tolong dari atas jembatan. Pada saat itu, kedua saksi sedang berada di bawah jembatan. Setelah mendengar suara minta tolong, kedua saksi segera naik ke atas jembatan. Di sana, mereka sempat melihat ada dua pria dengan gelagat aneh di dekat korban. Tapi sayang, kedua orang itu segera menancap gas dengan menggunakan motor berjenis matic. Pihak kepolisian menyatakan bahwa Shella bukanlah korban pencurian atau begal. Sebab, seluruh barang-barang berharganya ditemukan utuh di dekat jasad korban. Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Timur Kompol Husaima juga mengungkapkan bahwa terdapat luka tusuk di bagian rusuk kiri dan paha kiri. Hingga saat ini, polisi masih belum mengetahui motif pembunuhan dan pelaku yang bertanggung jawab atas kematian Shella. 4. Kasus Pembunuhan Marsinah (1993) Marsinah adalah seorang buruh pabrik yang bekerja di PT. Catur Putra Surya Porong, Sidoarjo, aktivis pada Zaman Pemerintahan Orde Baru dan HAM (Hak Asasi Manusia) serta sebagai penggerak buruh di Indonesia. Sebelum menghilang, pada tanggal 3 dan 4 Mei, Marsinah dan rekan-rekannya tengah melakukan demonstrasi dan menjadi perwakilan perundingan dengan PT. CPD. Namun setelahnya, dia menghilang secara misterius. Pada tanggal 8 Mei, Marsinah ditemukan di hutan dalam keadaan meninggal. Seluruh tubuhnya tergeletak, sekujur tubuhnya penuh luka memar bekas pukulan benda keras dan darah yang berlumuran di sekujur tubuhnya. Marsinah diduga telah dibunuh karena sempat mendesak PT CPS untuk menaikkan upah buruh sesuai Surat Edaran Gubernur KDH Tingkat I, Jawa Timur Nomor 50 Tahun 1992. Tapi sayangnya, kasusnya masih misterius hingga saat ini. Untuk mengenang jasanya, nama Marsinah tercatat dalam Catatan Organisasi Buruh Internasional atau International Labor Organization (ILO) dengan nomor 1773. Catatan itu sekaligus menjadi catatan kelam Republik Indonesia dalam perjuangan buruh dan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia. 5. Munir Said Thalib (2004) Kasus pembunuhan Munir menjadi kasus paling misterius yang pernah terjadi di Indonesia. Pria bernama lengkap Munir Said Thalib ini dikenal sebagai aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) terkemuka sekaligus pendiri dan Ketua Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras). Sebelum meninggal dunia, Munir tengah melakukan perjalanan dari Indonesia menuju Amsterdam pada tanggal 7 September 2003. Saat pesawat take-off, seorang awak kabin melaporkan bahwa ada seorang penumpang yang tak lain adalah Munir tengah menderita sakit. Munir akhirnya dipindahkan ke sebelah penumpang yang berprofesi sebagai dokter. Naas, dua jam sebelum mendarat di Amsterdam, Munir dinyatakan meninggal dunia. Munir sempat diduga meninggal dunia akibat serangan jantung. Tapi setelah itu, pihak kepolisian Belanda yang melakukan penyelidikan kasus Munir menemukan jejak senyawa arsenik di dalam tubuhnya. Atas pernyataan itu, kasus ini menjadi viral dan memicu kontroversi besar di Indonesia dan internasional. Sebab, Munir saat itu dikenal sebagai pengkritik pemerintah Indonesia yang terlibat dengan pelanggaran HAM. Ada banyak nama tersangka di dalam kasus ini. Namun pihak kepolisian masih belum berhasil mengungkap identitas pembunuh dan dalang dari kasus pembunuhan Munir. (ly)

Indonesia
| Senin, 20 Mei 2024
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5