Meta Tunda Peluncuran Kacamata Mixed Reality Phoenix hingga 2027
Teknologi | Senin, 8 Desember 2025
PIFA, Tekno - Meta dilaporkan menunda peluncuran kacamata realitas campuran (mixed reality) terbarunya yang memiliki nama sandi Phoenix hingga paruh pertama tahun 2027. Sebelumnya, perangkat tersebut dijadwalkan meluncur pada paruh kedua tahun 2026.
Informasi ini dilansir TechCrunch pada Minggu, mengutip laporan Business Insider yang bersumber dari internal perusahaan. Penundaan tersebut disebut merupakan hasil dari sejumlah pertemuan internal Meta dalam beberapa waktu terakhir.
Saat ini, Meta telah memasarkan berbagai perangkat realitas virtual melalui lini Meta Quest, serta kacamata pintar hasil kolaborasi dengan Ray-Ban. Namun, Phoenix dikabarkan memiliki konsep berbeda dari produk-produk sebelumnya. Perangkat ini disebut mengusung desain mirip Apple Vision Pro, termasuk penggunaan sumber daya eksternal berbentuk puck.
Keputusan menunda peluncuran Phoenix disebut tak lepas dari arahan langsung CEO Meta, Mark Zuckerberg. Ia meminta tim pengembang mengambil waktu lebih panjang untuk memastikan keberlanjutan bisnis sekaligus meningkatkan kualitas dan pengalaman produk sebelum dirilis ke pasar.
Pemimpin divisi metaverse Meta, Gabriel Aul dan Ryan Cairns, menyampaikan bahwa penundaan ini justru memberi ruang lebih luas bagi tim untuk menyempurnakan berbagai detail teknis maupun pengalaman pengguna pada perangkat tersebut.
Di sisi lain, Meta juga dikabarkan tengah mempertimbangkan pemangkasan anggaran besar-besaran untuk divisi Metaverse. Masih dilansir TechCrunch, pemotongan anggaran tersebut disebut bisa mencapai hingga 30 persen, berdasarkan keterangan sumber anonim yang mengetahui rencana internal perusahaan.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa pengurangan anggaran berpotensi disertai dengan pemutusan hubungan kerja terhadap sejumlah karyawan, meski hingga kini Meta belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar tersebut.
Jika langkah pemangkasan benar-benar direalisasikan, kebijakan ini dinilai mencerminkan menurunnya minat industri dan konsumen terhadap produk-produk Metaverse, termasuk platform realitas virtual sosial Horizon Worlds serta berbagai perangkat realitas virtual besutan Meta.




















