Momen Justin Hubner Tak Sengaja Bikin Kaki Lewis Holtby Robek di Liga Belanda
Sports | Minggu, 12 April 2026
Justin Hubner. Getty Image
Sports | Minggu, 12 April 2026










Lokal

Berita Sintang, PIFA - Petugas menemukan sejumlah barang yang dilarang di dalam hunian warga binaan, saat tim gabungan Lapas bersama TNI-Polri dan BNNK Sintang mengeledah seluruh blok hunian Lapas Kelas II B Sintang di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, pada Selasa (19/04/2022). Barang bukti yang dilarang tersebut seharusnya tidak diperbolehkan berada dalam hunian WBP seperti Handphone, kipas angin berlebihan dan kabel berlebih dimusnahkan dengan cara dibakar. Kegiatan bersih-bersih pemasyarakatan ini dilakukan sebagai bentuk deteksi dini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti peredaran barang-barang terlarang di dalam blok hunian dan lainnya. "Kegiatan pemasyarakatan bersih-bersih ini merupakan salah satu bentuk deteksi dini dalam rangka mencegah gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas Sintang terutama di bulan Ramadhan ini" ujar Kalapas Sintang, Syech Walid. Seluruh blok Hunian mulai dari Blok A, Blok B, Blok C, Blok D (Wanita), Kamar Sell, dan kamar tamping, diperiksa tim gabungan. Dari hasil kegiatan ini petugas menemukan korek api, gunting kuku, Handphone, kipas angin, Kabel-kabel, dan barang terlarang lainnya. "Ditemukan ada barang terlarang yang tidak boleh berada di dalam lapas seperti handphone, pengecas, kipas angin berlebihan dan kabel liar kita bersihkan. Hal ini sebagai momentum kita untuk bersih-bersih lapas. Membersihkan barang terlarang yang semestinya tidak berada di lapas," ujar Walid. Dalam Apel penutup Syech Walid memberikan apresiasi yang setinggi tingginya atas sinergitas TNI, POLRI, dan BNNK Sintang telah menyukseskan kegiatan Pemasyarakan bersih-bersih dalam rangka HBP ke 58. "TNI, POLRI dan BNNK Sintang dalam kegiatan ini sebagai bentuk sinergitas dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di dalam dan di luar Lapas Sintang," katanya.
Lokal

PIFA, Jakarta - Sejumlah umat Muslim di Indonesia telah merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah lebih awal pada Kamis (19/3/2026). Mereka bahkan sudah melaksanakan salat Id sejak pagi hari, meski pemerintah baru akan menetapkan 1 Syawal melalui sidang isbat sore ini di Kementerian Agama Republik Indonesia.Perayaan lebih awal ini umumnya dilakukan oleh kelompok tarekat atau komunitas yang menggunakan metode hisab maupun perhitungan tradisi masing-masing.Di berbagai daerah, pelaksanaan salat Id berjalan lancar dan khidmat dengan pengamanan aparat. Jemaah Tarekat Naqsyabandiyah di sejumlah kota seperti Makassar, Padang, dan Bima telah lebih dulu merayakan Lebaran dengan jumlah jemaah sekitar ratusan orang.Hal serupa juga terjadi di Negeri Hila, Maluku Tengah, di mana ribuan jemaah melaksanakan salat Id di Masjid Hasan Soleman. Penentuan 1 Syawal di wilayah ini dilakukan berdasarkan perhitungan kalender hijriah yang telah dijalankan secara turun-temurun.Di Tulungagung, sekitar 100 jemaah di Masjid Nur Muhammad Al Muhdlor juga menggelar salat Id lebih awal dengan pengamanan dari kepolisian. Sementara di Nagan Raya, ribuan pengikut Tarekat Syattariyah merayakan Idulfitri berdasarkan metode hisab bilangan lima yang telah digunakan selama ratusan tahun.Selain itu, ratusan jemaah Majelis Sabilun Nahdhah di Depok juga melaksanakan salat Id dengan pengawalan aparat. Di Jember, ribuan warga sekitar Pondok Pesantren Mahfilud Dluror turut merayakan Lebaran lebih awal, mengikuti penentuan awal puasa berdasarkan kitab salaf yang telah digunakan sejak lama.Meski terdapat perbedaan waktu perayaan, pelaksanaan ibadah di berbagai daerah tetap berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.
Sports

PIFA, Sports - mendapatkan pengalaman maupun menjawab tantangan dalam petualangan berkendara jarak jauh, dapat terwujud dengan touring menggunakan motor. Hal ini pula yang menginspirasi Alva Prita Damayanti, lady biker XSR 155 yang di akhir bulan Mei 2024 lalu ambil bagian dalam touring istimewa bersama komunitas XSR Brotherhood Indonesia (XBI). Agenda tahunan touring sekaligus berwisata itu di 2024 ini dilaksanakan di Sulawesi Selatan mengambil rute dari Makassar ke Toraja. Diikuti 50 peserta dari 8 chapter, touring istimewa ini memberikan pengalaman baru bagi Alva Prita Damayanti. Untuk pertama kalinya, pengguna XSR 155 berusia 51 tahun itu melakukan touring di luar Jawa dan Bali. Karena tinggal di Bali, dia mengawali adventure dari Denpasar ke Gilimanuk, lalu naik kapal ke Ketapang. Dari Ketapang riding ke Surabaya, setelah itu menggunakan kapal dari Surabaya ke Makassar. Wanita yang akrab disapa Prita itu melakukan perjalanan ini bersama Djoe Avarell, Ketua Umum XBI yang juga tinggal di Bali. Dalam touring istimewa ini keduanya lantas bergabung dengan member XBI lainnya di Makassar untuk bergerak ke Toraja. Rute yang dilewati mulai dari Makassar – Kabupaten Maros – Kabupaten Pangkep – Kabupaten Pare Pare – Pinrang – Kabupaten Enrekang – Tanah Toraja. Puluhan peserta melewati sejumlah kota, jalur pegunungan, lembah, termasuk beberapa titik jalanan yang terkena longsor akibat banjir bandang di Kabupaten Enrekang. Dalam aktivitas ini juga, XBI bersama Main Dealer Yamaha Suraco Jaya Abadi Motor (SJAM) Makassar melakukan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian kepada mereka yang terkena musibah banjir bandang. Prita sangat senang karena dapat menjadi bagian dari kegiatan kali ini. ”Saya ingin mendapatkan pengalaman touring jarak jauh pakai XSR 155, sebelumnya hanya di Jawa dan Bali saja. Touring wisata di Sulsel ini menantang sekali, apalagi harus melewati jalanan yang terkena longsor. Itu bisa dilalui dengan XSR 155, rasanya tetap nyaman dan tidak ada kesulitan. Motor Yamaha ini memang pilihan saya karena suka dengan modelnya yang elegan dan mesinnya optimal. Naik motor XSR 155 di jalanan maupun naik turun di area dekat pegunungan rasanya enak. Perawatan XSR 155 juga mudah. Motor ini juga saya pakai harian,” ungkap Alva Prita Damayanti, wanita yang berasal dari Surabaya. Berkendara menggunakan XSR 155 selalu memberikannya pengalaman menyenangkan. Yang terbaru adalah touring wisata Makassar - Toraja bersama XBI Mei 2024 lalu. Prita bahkan berencana membeli satu unit XSR 155 lagi yang rencananya akan dipakai buat touring ke Kalimantan. Motor XSR 155 yang dipakainya sekarang bakal diberikannya kepada putrinya yang juga punya hobi motoran. Prita memang pecinta motor Yamaha, sebelumnya dia pernah memiliki Nmax dan Xmax. Yamaha XSR 155 XSR 155 menyuguhkan sensasi berkendara yang lebih menyenangkan melalui tampilan desain motor berkonsep sport heritage, fitur berkendara modern, serta performa mesin yang andal dan bertenaga. Tampilan klasik modern pada XSR 155, diwujudkan melalui beberapa sentuhan di berbagai sektor. Mulai dari model tangki Drip-Shaped yang mampu mendukung kenyamanan saat berkendara, penggunaan jok single seat dengan desain klasik yang stylish, lalu desain lampu depan dan belakang yang berbentuk bulat dengan teknologi LED modern, hingga keberadaan Full LCD Digital Speedometer bergaya retro yang telah dilengkapi dengan Multi Information Display (MID). Sementara pada bagian kaki-kaki, XSR 155 sudah mengadopsi suspensi Up Side Down (USD) yang tidak hanya memberikan kesan gagah pada motor namun turut meningkatkan handling saat berkendara. Terkait ban sendiri, model ini menggunakan ban berjenis dual purpose yang dirancang untuk mobilisasi di berbagai kondisi jalan dengan ukuran 110/70 di bagian depan dan 140/70 di bagian belakang. Di sektor jantung pacu, XSR 155 hadir dengan mesin Fuel Injection berkapasitas 155cc, SOHC, 4 langkah berpendingin cairan yang telah dilengkapi dengan teknologi VVA sehingga mampu menghasilkan tenaga sebesar 14,2 kw/10.000 rpm dan torsi sebesar 14,7 Nm/8.500 rpm. Selain itu, motor ini juga telah memiliki fitur Assist & Slipper Clutch yang membuat kopling menjadi lebih ringan dan perpindahan gigi lebih halus.