Momen Messi Injak Betis Pemain Aljazair Tuai Kontroversi di Piala Dunia 2026
Sports | Rabu, 17 Juni 2026
Kemenangan telak 3-0 Argentina national football team atas Algeria national football team pada laga Grup J 2026 FIFA World Cup di Arrowhead Stadium, Rabu (17/6), tidak hanya diwarnai aksi gemilang Lionel Messi yang mencetak hattrick.
Pertandingan tersebut juga memunculkan kontroversi setelah Messi terlibat insiden dengan kapten Aljazair, Aïssa Mandi, pada menit ke-31.
Insiden bermula ketika Messi kehilangan penguasaan bola akibat salah umpan. Berusaha merebut kembali bola, pemain berusia 38 tahun itu mengejar Mandi yang sedang menguasai bola di area pertahanan Aljazair.
Dalam duel tersebut, Messi terlihat terlambat melakukan tekel. Kaki kanan sang kapten Argentina tampak mengenai dan menginjak bagian betis kanan Mandi. Bek Aljazair itu langsung melayangkan protes karena menganggap kontak yang terjadi cukup keras.
Meski demikian, wasit pertandingan, Szymon Marciniak, memutuskan hanya memberikan pelanggaran tanpa mengeluarkan kartu kepada Messi.
Tim Video Assistant Referee (VAR) juga tidak melakukan tinjauan lebih lanjut terhadap kejadian tersebut sehingga pertandingan tetap dilanjutkan seperti biasa.
Keputusan wasit itu kemudian memicu perdebatan di kalangan penggemar sepak bola. Sebagian pihak menilai tindakan Messi layak mendapatkan kartu kuning, bahkan ada yang beranggapan pelanggaran tersebut bisa berujung kartu merah karena kontak yang dianggap cukup berbahaya.
Di sisi lain, sejumlah pengamat menilai insiden tersebut masih berada dalam batas wajar duel perebutan bola dan tidak memenuhi kriteria pelanggaran serius yang mengharuskan wasit mengeluarkan kartu.
Terlepas dari kontroversi tersebut, Messi tetap menjadi sosok paling menentukan dalam pertandingan. Ia membuka keunggulan Argentina pada menit ke-17 sebelum menambah dua gol lagi pada menit ke-60 dan 76.
Hattrick tersebut memastikan kemenangan Argentina sekaligus mengantarkan Messi mencatatkan sejarah baru. Tambahan tiga gol membuat koleksi golnya di putaran final Piala Dunia mencapai 16 gol, menyamai rekor legenda Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia.
Meski hasil pertandingan berpihak kepada Argentina, insiden antara Messi dan Mandi tetap menjadi salah satu momen yang paling banyak diperbincangkan setelah laga berakhir.



















