Foto: Prokopim Pemkab Kubu Raya

Foto: Prokopim Pemkab Kubu Raya

Berandascoped-by-BerandaLokalscoped-by-LokalMuda Mahendrawan: Inikan Purna Tugas, Bukan Purna Tanggung Jawab

Muda Mahendrawan: Inikan Purna Tugas, Bukan Purna Tanggung Jawab

Kubu Raya | Jumat, 7 Januari 2022

Berita Kubu Raya, PIFA  - Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menghadiri pelepasan 12 ASN yang telah memasuki masa purna tugas di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kubu Raya di Qubu Resort Sungai Raya, pada Kamis (06/01/2022),
 
Muda Mahendrawan mengatakan agenda setelah purna tugas harus  jadikan kebiasaan, seperti masih aktif di ASN, dia menambahkan memasuki masa purna tugas bukan berarti berakhir segalanya, tetapi harus bisa lebih sejahtera dan bahagia dibandingkan saat masih menjadi ASN.
 
 
“Jadi yang paling penting jadikan kebiasaan seperti biasanya. Inikan purna tugas, bukan purna tanggung jawab,” katanya . 
 
Dia menambahkan, purna tugas harus mengedepankan diksi tanggung jawab, meskipun sudah pensiun. Tak hanya itu, ia meminta terus berusaha mengawal dari luar, untuk memberikan informasi yang sifatnya punya kontribusi untuk memperkuat, misalnya seperti  hal-hal yang sudah pernah dibina.
 
 “Itu justru bersinergi dan mendorong supaya program-program kita lebih berhasil lagi untuk kedepan, terutama dalam upaya-upaya produksi dan penguatan di area-area untuk dimanfaatkan menjadi terukur. Apalagi dengan sistem yang baik, meskipun mereka sudah purna, akan masuk di dalam elemen ikut menjadi kontributor didalamnya,” katanya.
 
Dia menambahkan, semua sumber data atau sumber informasi tersebut, termasuk kontribusinya, sehingga terus bermanfaat.  
 
“ Jadi semua sumber data dan informasi, siapapun dia, kelompok bentuknya atau mungkin mereka bikin semacam kegiatan yang bermanfaat di masyarakat, terutama hal-hal yang baru yang bisa berkontribusi menjadi elemen yang ikut masuk di dalamnya,” ujarnya.
 
Sementara itu Heri Supriyanto, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kubu Raya mengucapkan terima kasih atas bimbingan Bupati Kubu Raya serta para ASN purna tugas yang telah berdedikasi dan bekerja keras di dinas, sehingga serapan anggaran mencapaii  97 persen.
 
 “Atas bimbingan Bupati,  sehingga terus bisa menggali ide-ide dan memberikan perubahan atau pemanfaatan, di lingkungan kecil seperti pekarangan. 14 tahun lebih tidak pernah mengadakan seperti ini. Makanya kita memberikan kesan yang baik terhadap para purna tugas,”katanya.
 
Agar bisa menjadi momen yang baik, lanjut Heri, hal tersebut diharapkan tetap bersilaturahmi, sehingga komunikasi terus berlanjut.
 
 "Kami sangat mengapresiasi teman-teman purna tugas yang dedikasi dalam pengabdian dan proses di Ketahanan Pangan di Kubu Raya. Kita tetap saling menjaga silaturahmi ini. Purna Tugas bukanlah akhir dari segala-galanya, mungkin bisa lebih mendekatkan diri dengan keluarga dan lebih banyak waktu mendekatkan diri dengan Allah SWT," sampainya.
 
Heri juga meminta, agar terus menerapkan apa yang dilakukan selama menjadi ASN.  
 
"Terutama kompetensinya untuk membuka diri dan meningkatkan ketahanan pangan yang ada di Kubu Raya,"pintanya. (ja)

Rekomendasi

Foto: Surat Wajib Militer Kim Soo-hyun kepada Kim Sae-ron Kembali Mencuat, Ungkap Kerinduan dan Panggilan Sayang? | Pifa Net

Surat Wajib Militer Kim Soo-hyun kepada Kim Sae-ron Kembali Mencuat, Ungkap Kerinduan dan Panggilan Sayang?

Indonesia
| Kamis, 13 Maret 2025
Foto:   Pecah! Ribuan Warga Bali Guncang Pasar Kintamani Lewat Grebek Pasar Rame Yamaha 2025 | Pifa Net

Pecah! Ribuan Warga Bali Guncang Pasar Kintamani Lewat Grebek Pasar Rame Yamaha 2025

Nasional
| Kamis, 12 Juni 2025
Foto: Napoli Ambil Alih Puncak Serie A, Persaingan Tiket Eropa Semakin Memanas | Pifa Net

Napoli Ambil Alih Puncak Serie A, Persaingan Tiket Eropa Semakin Memanas

Italia
| Selasa, 29 April 2025
Foto: Platform X Gugat Pemerintah India atas Dugaan Penyalahgunaan Aturan TI | Pifa Net

Platform X Gugat Pemerintah India atas Dugaan Penyalahgunaan Aturan TI

India
| Minggu, 23 Maret 2025
Foto: Menkomdigi Meutya Hafid Akan Resmikan Regulasi eSIM dalam Dua Pekan | Pifa Net

Menkomdigi Meutya Hafid Akan Resmikan Regulasi eSIM dalam Dua Pekan

Indonesia
| Rabu, 5 Februari 2025
Foto: Tiket Bioskop XXI Transmart Kubu Raya Rp25.000 Senin–Kamis, Pengunjung Antusias namun Keluhkan Akses | Pifa Net

Tiket Bioskop XXI Transmart Kubu Raya Rp25.000 Senin–Kamis, Pengunjung Antusias namun Keluhkan Akses

Kubu Raya
| Kamis, 8 Mei 2025
Foto:   Kisah Heroik Nelayan Jembrana Selamatkan Korban KMP Tunu, Seorang Anak Peluk Jasad Ayahnya | Pifa Net

Kisah Heroik Nelayan Jembrana Selamatkan Korban KMP Tunu, Seorang Anak Peluk Jasad Ayahnya

Nasional
| Senin, 7 Juli 2025
Foto: Trump Umumkan Tarif Impor Baru untuk RI: Produk Indonesia Kena 19 Persen, RI Buka Akses Luas untuk AS | Pifa Net

Trump Umumkan Tarif Impor Baru untuk RI: Produk Indonesia Kena 19 Persen, RI Buka Akses Luas untuk AS

Internasional
| Rabu, 16 Juli 2025
Foto: 3 Kali Mangkir, Tiga Tersangka Korupsi Pengadaan Tanah Bank Kalbar Ditetapkan Sebagai DPO | Pifa Net

3 Kali Mangkir, Tiga Tersangka Korupsi Pengadaan Tanah Bank Kalbar Ditetapkan Sebagai DPO

Kalbar
| Senin, 17 Maret 2025
Foto: Vokalis Band Sukatani Dipecat sebagai Guru Gegara Penampilannya | Pifa Net

Vokalis Band Sukatani Dipecat sebagai Guru Gegara Penampilannya

Indonesia
| Senin, 24 Februari 2025

Berita Terkait

Lokal

Foto: Dorong Peningkatan Keterbukaan Informasi, Jaringan Rumah Diskusi Kalbar Silaturahmi Bersama Komisi Informasi | Pifa Net

Dorong Peningkatan Keterbukaan Informasi, Jaringan Rumah Diskusi Kalbar Silaturahmi Bersama Komisi Informasi

Berita Pontianak, PIFA - Jaringan Rumah Diskusi Kalbar jalin silaturahmi dalam  perkuat jaringan kerjasama untuk penguatan implementasi dan pengarusutamaan keterbukaan informasi publik pada badan publik serta kebijakan publik di Kalimantan Barat.    Berdasarkan Rilis yang PIFA terima, silaturahmi tersebut disambut baik oleh Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat Rospita Vici Paulyn dan Wakil Ketua Lufti Faurusal Hasan. Silaturahmi tersebut juga dihadiri oleh para komisioner-komisioner Komisi Informasi.   Ketua Bidang Jarkominfo Victor Pius menganggap keterbukaan informasi publik ini sangat penting, Karena dengan adanya keterbukaan informasi publik masyarakat dapat semakin aktif terlibat dalam proses pembuatan kebijakan publik, mulai dari tahap perencanaan, implementasi, pemantauan, hingga evaluasi kebijakan di Kalimantan Barat.    Pengurus Jaringan Rumah Diskusi Kalbar memandang bahwa keterbukaan informasi publik dapat mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik yang elemen pentingnya ialah keterbukaan informasi dan penyelenggaraan layanan publik yang transparan, efektif, efisien, akuntabel, dan bebas korupsi.   Komisi Informasi juga mendorong para badan publik untuk terbuka kepada masyarakat dalam penyampaian informasi. Setiap tahunnya Komisi Informasi melakukan monitoring dan evaluasi terhadap badan-badan publik yang ada di Kalimantan Barat.    Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat Rospita Vici Paulyn  berharap Jaringan Rumah Diskusi Kalbar dapat menjadi perpanjangan tangan dari Komisi Informasi dalam menyebarkan informasi serta menyampaikan ke masyarakat bahwa masyarakat memiliki hak untuk mengetahui dan mendapatkan informasi dari badan publik. Terutama di desa-desa, beliau berharap ketika pengurus Jaringan Rumah Diskusi kembali ke kampungnya masing-masing dapat memberikan informasi kepada masyarakat di desanya masing-masing.   Komisi Informasi juga berharap bisa terus bersinergi dengan Jaringan Rumah Diskusi dalam menyebarluaskan informasi tentang keterbukaan informasi kepada masyarakat luas agar masyarakat paham tentang hak-hak mereka dalam penerimaan informasi.   Dalam pembahasan pengurus jaringan rumah diskusi mengajak masyarakat luas khusunya di Kalimantan Barat bersama-sama untuk terus berpartisipasi dengan cermat dalam menggunakan hak atas informasi serta turut ambil andil dalam mengawasi setiap proses formulasi, implementasi, dan evaluasi kebijakan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah dikarenakan  sebuah keberhasilan daerah di nilai dari keterbukaan informasi publik serta kolaborasi antara Stakeholder- stakeholder terkait. (ja) 

Pontianak
| Sabtu, 19 Februari 2022

Lokal

Foto: Gemawan Fasilitasi FGD yang Diinisiasi Kelompok Perempuan Matahari dan PKK Desa Sekabuk  | Pifa Net

Gemawan Fasilitasi FGD yang Diinisiasi Kelompok Perempuan Matahari dan PKK Desa Sekabuk 

Berita Mempawah, PIFA - Bersama kelompok perempuan di Desa Sekabuk, Kecamatan Sadaniang, Mempawah, Gemawan melaksanakan Focus Group Discussion Penyusunan Rencana Kerja Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Sekabuk, Kabupaten Mempawah pada Sabtu (9/4/2022).    Focus Group Discussion ini diinisiasi oleh Kelompok Perempuan Matahari dan PKK Desa Sekabuk yang difasilitasi Gemawan dilaksanakan guna merumuskan strategi pengelolaan dan perlindungan sumberdaya alam berbasis masyarakat di tingkat desa yang di tuangkan melalui rencana kerja bersama.   "Penyusunan rencana kerja ini memuat aktivitas, strategi, dan capaian yang diinginkan selama satu tahun. Sehingga rencana kerja inilah menjadi landasan kelompok bergerak," ungkap Lani Ardiansyah, pegiat Gemawan, saat hadir sebagai fasilitator kegiatan.   Andas Saputra, Kades Sekabuk saat membuka kegiatan FGD menjelaskan bahwa kelompok ini baru terbentuk, harapannya dengan hadirnya Gemawan sebagai mitra, kelompok dapat berhasil dan besar.    “Jika berhasil bukan hanya keberhasilan saya, tetapi keberhasilan kelompok, begitu juga sebaliknya.” imbuhnya   Lebih lanjut ia memaparkan untuk mendukung kerja-kerja kelompok perempuan ini, sudah mengusulkan anggaran di RPJMDes. Ia juga berharap Gemawan terus mendampingi masyarakat  Desa Sekabuk, khususnya kelompok perempuan dan rentan lainnya.   “Agar kedepannya hasil dari pelatihan maupun ilmu yang kelompok dapat dari kegiatan yang diikuti, bisa diterapkan dikehidupan sehari para anggota kelompok sehingga bisa berkelanjutan,” terangnya.   Selama beberapa tahun terakhir, Gemawan beraktivitas di Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah, dalam program perhutanan sosial. Perhutanan sosial merupakan sistem pengelolaan Hutan lestari yang dilaksanakan dalam Kawasan Hutan Negara atau Hutan Hak/Hutan Adat yang dilaksanakan oleh masyarakat setempat atau masyarakat hukum adat sebagai pelaku utama.   Mainstreaming GESI   Ucup, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa perlindungan dan pengelolaan sumberdaya alam di tingkat desa harus berperspektif GESI (gender equality and social inclusion) dengan melibatkan kelompok rentan, termasuk perempuan.    "Gemawan menjadikan perspektif GESI sebagai mainstreaming dalam pengorganisasian dengan meningkatkan peran kelompok perempuan, marjinal, serta kelompok rentan lainnya dalam pengelolaan sumberdaya alam," terang Ucup.   "Perempuan berinteraksi sangat dekat dengan alam. Baik dan buruknya pengelolaan sumberdaya alam akan dirasakan langsung oleh perempuan," tambahnya.    Hal ini senada dengan beberapa riset aktual yang menyoroti dampak perubahan iklim yang rentan dialami perempuan.   "Perempuan yang ikut FGD hari ini merupakan perempuan yang aktif mengelola lahannya. Para perempuan ini menyadari kerusakan lingkungan akan berdampak langsung terhadap mereka, sehingga penting melibatkan mereka dalam menentukan strategi perlindungan dan pengelolaan," imbuhnya.   FGD penyusunan rencana kerja inipun berjalan interaktif yang diwarnai saling memberi masukan dan pertanyan di antara peserta. Wajar saja, sebelumnya mereka jarang terlibat dalam proses penyusunan rencana maupun strategi dalam bentuk lainnya. Meskipun penyusunan rencana ini yang pertama bagi mereka, tidak menyurutkan ide dan gagasan yang mereka lontarkan.    "Mereka juga stakeholder, aktor, punya peran dan hak yang setara atas ruang hidup dan sumber penghidupan," terangnya lagi.   "Saya senang sekali bisa terlibat hari ini, jadi kami bisa bikin kegiatan yang kami mau dan tahu apa yang harus kami lakukan. Jadi enak juga mau lihat apakah kelompok kami berkembang atau tidak," imbuh Susida, Ketua PKK Desa Sekabuk.   Agenda pertama rencana kerja kelompok perempuan Matahari dan PKK ini menanam pohon sorgum di lahan kritis Desa Sekabuk yang rencana akan dilaksanakan pada tanggal 10 April.  "Semoga semua bisa lancar," harapnya. (ja)

Mempawah
| Rabu, 13 April 2022

Nasional

Foto: Heboh! Istri di Lampung Rekam Suami yang Sedang Memperkosa Teman Kerjanya di Kebun Karet | Pifa Net

Heboh! Istri di Lampung Rekam Suami yang Sedang Memperkosa Teman Kerjanya di Kebun Karet

PIFA, Nasional - Pasangan suami istri berinisial JI (32) dan RH (30) ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba) atas dugaan tindak pidana asusila terhadap korban berinisial MS (24). Kejadian ini terjadi pada Kamis (4/7) di area kebun karet di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang Barat, Iptu Hardianus Tosira, mengungkapkan bahwa pasangan tersebut diduga melakukan pemerkosaan terhadap MS karena dendam terhadap suami korban.  "Untuk sementara pengakuan dari kedua pelaku karena dendam kepada suami korban. Tapi ini akan kita dalami lagi," ujar Tosira saat dikonfirmasi pada Minggu (7/7). Menurut Tosira, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk memastikan motif dari tindakan bejat tersebut. "Kita akan dalami lagi dan akan kita pastikan lagi motifnya. Hubungan mereka ini rekan kerja dan satu kampung," tambahnya. Pasangan suami istri ini diamankan di rumah Kepala Tiyuh setelah nyaris diamuk massa pada Kamis malam (4/7). Penangkapan dilakukan oleh Tim Tekab 308 Polres Tubaba sekitar pukul 21.45 WIB. Selain membantu suaminya untuk memperkosa korban, RH juga merekam aksi tersebut menggunakan ponsel. "Benar Tim Tekab 308 Polres Tubaba mengamankan pasangan suami istri tersebut sekitar pukul 21.45 WIB di rumah Kepala Tiyuh," terang Tosira dalam keterangannya pada Sabtu (6/7).

Lampung
| Rabu, 10 Juli 2024
2
4
8
9
10
3
5
2
4
8
9
10
3
5
2
4
8
9
10
3
5