Netanyahu Diteriaki "Pembunuh Bayi" Saat Makan Malam di Washington. Reuters

Netanyahu Diteriaki "Pembunuh Bayi" Saat Makan Malam di Washington. Reuters

Berandascoped-by-BerandaInternasionalscoped-by-InternasionalNetanyahu Diteriaki "Pembunuh Bayi" Saat Makan Malam di Washington

Netanyahu Diteriaki "Pembunuh Bayi" Saat Makan Malam di Washington

Internasional | Jumat, 31 Juli 2026

Aksi demonstrasi pro-Palestina mewarnai kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Washington DC, AS. Sejumlah demonstran menerobos masuk ke Hotel Four Seasons dan berusaha mendekati restoran tempat Netanyahu sedang makan malam sambil meneriakkan, "Penjahat perang" dan "Pembunuh bayi."

Petugas keamanan segera mengamankan lokasi dan mengeluarkan para demonstran dari hotel. Di luar gedung, massa juga menggelar aksi dengan membawa bendera Palestina serta menuntut pemerintah Amerika Serikat menindaklanjuti surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu yang telah dikeluarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Insiden ini terjadi di tengah kunjungan Netanyahu untuk bertemu Presiden Donald Trump, sekaligus kembali memicu sorotan terhadap dukungan AS kepada Israel di tengah konflik yang masih berlangsung di Gaza.

Rekomendasi

Foto: Ibu Rumah Tangga di Poso Menang Rp1 Miliar dari Program Miliarder Yamaha | Pifa Net

Ibu Rumah Tangga di Poso Menang Rp1 Miliar dari Program Miliarder Yamaha

Nasional
| Jumat, 15 Agustus 2025
Foto: WiFi Terhubung Tapi Tak Bisa Internetan? Ini Cara Mengatasinya | Pifa Net

WiFi Terhubung Tapi Tak Bisa Internetan? Ini Cara Mengatasinya

Tekno
| Selasa, 28 Oktober 2025
Foto: KPK Buka Peluang Panggil Cak Imin dan Hanif Dhakiri Terkait Kasus Pemerasan RPTKA | Pifa Net

KPK Buka Peluang Panggil Cak Imin dan Hanif Dhakiri Terkait Kasus Pemerasan RPTKA

Nasional
| Rabu, 16 Juli 2025
Foto: Terlalu Banyak Konsumsi Kafein Bisa Picu Stres, Gangguan Tidur, hingga Masalah Jantung | Pifa Net

Terlalu Banyak Konsumsi Kafein Bisa Picu Stres, Gangguan Tidur, hingga Masalah Jantung

Pifabiz
| Jumat, 21 November 2025
Foto: Diikuti Idol K-pop, Ini Arti Velocity yang Jadi Tren TikTok | Pifa Net

Diikuti Idol K-pop, Ini Arti Velocity yang Jadi Tren TikTok

Indonesia
| Selasa, 25 Maret 2025
Foto: Azizah Salsha Cabut Laporan usai Jessica Felicia Minta Maaf | Pifa Net

Azizah Salsha Cabut Laporan usai Jessica Felicia Minta Maaf

Jakarta
| Jumat, 28 Februari 2025
Foto: Indonesia U-23 Kunci Puncak Klasemen Grup A Usai Tumbangkan Filipina 1-0 | Pifa Net

Indonesia U-23 Kunci Puncak Klasemen Grup A Usai Tumbangkan Filipina 1-0

Timnas Indonesia
| Sabtu, 19 Juli 2025
Foto: Gak Cuma A Business Proposal, Ini Adaptasi Drama Korea di Industri Film Indonesia | Pifa Net

Gak Cuma A Business Proposal, Ini Adaptasi Drama Korea di Industri Film Indonesia

Indonesia
| Senin, 10 Februari 2025
Foto: PJ Wali Kota Pontianak Imbau Warga Tidak Buang Sampah Sembarangan Antisipasi Luapan Air Laut | Pifa Net

PJ Wali Kota Pontianak Imbau Warga Tidak Buang Sampah Sembarangan Antisipasi Luapan Air Laut

Pontianak
| Rabu, 1 Januari 2025
Foto: Keluarga Pasien Cabuli Tenaga Medis Saat Piket di RSUD Ketapang | Pifa Net

Keluarga Pasien Cabuli Tenaga Medis Saat Piket di RSUD Ketapang

Ketapang
| Kamis, 8 Mei 2025

Berita Terkait

Sports

Foto: Menang Lagi di Serie A, Inter Milan Incar Empat Gelar di 2025 | Pifa Net

Menang Lagi di Serie A, Inter Milan Incar Empat Gelar di 2025

PIFA.CO.ID, SPORTS – Simone Inzaghi semakin optimistis dengan peluang Inter Milan di musim 2025. Sang pelatih membidik empat gelar sekaligus, menegaskan ambisi besar Nerazzurri.Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen Serie A setelah menaklukkan Monza 3-2 di Giuseppe Meazza, Minggu (9/3/2025) dini hari WIB. Kemenangan ini memperlebar jarak dengan Napoli menjadi empat poin, memberikan keunggulan penting dalam perburuan Scudetto.Saat ini, Inter berpeluang besar meraih treble winner karena masih bersaing di Liga Italia, Coppa Italia, dan Liga Champions. Namun, Inzaghi bahkan mengincar quadruple dengan kemungkinan menambahkan Supercoppa Italiana ke dalam daftar trofi yang bisa mereka menangkan. Ambisi ini sudah ia sampaikan dalam konferensi pers jelang laga 16 besar Liga Champions melawan Feyenoord beberapa hari lalu.Sebelumnya, Inzaghi menargetkan treble winner dengan bersaing di Liga Italia, Coppa Italia, dan Liga Champions. Namun, kini ia mengoreksi pernyataannya dan menyatakan bahwa Inter juga mengincar trofi Piala Dunia Antarklub."Saya seharusnya mengoreksi diri lagi dan mengatakan Quadruple. Kami juga berpeluang untuk Piala Dunia Antarklub di akhir musim ini," ujar Inzaghi kepada Sky Sport Italia."Satu-satunya ide dalam benak kami adalah membuat para fans kami senang dengan mencoba menghargai setiap pertandingan. Itu tidak mudah, tetapi para pemain ini memiliki semangat yang besar," lanjutnya.Inter selanjutnya harus bersiap menghadapi leg kedua 16 besar Liga Champions melawan Feyenoord. Lautaro Martinez dan kawan-kawan sudah mengantongi keunggulan 2-0, membuka jalan mereka menuju perempat final.

Italia
| Minggu, 9 Maret 2025

Nasional

Foto: Jaksa Dakwa Mario Dandy dengan Penganiayan Berat Berencana | Pifa Net

Jaksa Dakwa Mario Dandy dengan Penganiayan Berat Berencana

PIFA, Nasional - Sidang perdana kasus penganiayaan Mario Dandy Satriyo (20) pada David Ozora (17) digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), Selasa (6/6/2023). Mario Dandy didakwa melakukan penganiayaan berat berencana pada David. Akibat penganiayaan yang dilakukan Mario sebagaimana dituangkan dalam visum et repertum Nomor : 001/MR/II/MPH/2023 tanggal 27 Februari 2023, David menderita luka dalam dan fisik. Adapun luka fisik yang diderita David karena penganiayaan Mario adalah: 1. Luka lecet pada pelipis bagian atas mata sebelah kanan ukuran 1,5x0,5 cm 2. Luka lecet pada pipi kanan ukuran 6x5 cm 3. Luka memar pada pipi kanan ukuran 6x5 cm 4. Luka robek pada bibir bawah sisi dalam ukuran 2 cm Jaksa menyebut, perbuatan Mario bersama Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan alias Shane (19) dan anak berinisial AG (15) ini telah direncanakan. "Terdakwa Mario Dandy Satriyo alias Dandy beserta Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan alias Shane dan anak AG selanjutnya disebut anak (penuntutan dilakukan secara terpisah) turut serta melakukan kejahatan penganiayaan berat yang dilakukan dengan rencana terlebih dahulu," ujar jaksa saat membacakan surat dakwaan di PN Jaksel dikutip dari detikNews, Selasa (6/6/2023). Singkat cerita, pada 20 Februari 2023, Mario bertemu dengan David. Jaksa menuturkan, pertemuan itu terwujud karena ada bantuan AG yang menghubungi David dengan alasan mengembalikan kartu pelajar. "Bahwa kemudian guna melancarkan niat mereka melakukan kekerasan kepada Anak korban Crystalino David Ozora alias Wareng, anak chat anak korban Crystalino David Ozora alias Wareng untuk mengajak bertemu dengan dalih ingin mengembalikan Kartu pelajar di mana ajakan itu disetujui oleh anak korban Crystalino David Ozora alias Wareng," kata jaksa. Sebelum menemui David, Mario menghubungi Shane dan meminta Shane untuk mendampinginya. Mario meminta Shane merekam ketika Mario menganiaya David dan permintaan Mario itu disanggupi Shane. Mario, AG, dan Shane menemui David di daerah Jakarta Selatan. Jaksa mengatakan penganiayaan terjadi saat pertemuan itu. Mario menganiaya David, Shane merekam aksi Mario, dan AG menyaksikan kejadian itu. Penganiayaan yang dilakukan Mario adalah dengan melakukan aksi tendangan bebas atau free kick ke kepala David. Saat itu, David sudah tergeletak tidak berdaya. "Bahwa akibat kekerasan yang dilakukan secara sadis oleh terdakwa Mario Dandy Satriyo alias Dandy, menyebabkan Anak korban Crystalino David Ozora alias Wareng mengalami penurunan kesadaran (akibat cedera kepala sedang) dan setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium hasilnya terdapat infeksi bakteri pada darah Anak korban Crystalino David Ozora alias Wareng," kata jaksa. Atas hal itu, Mario pun didakwa melanggar Pasal 353 ayat 2 KUHP dan Pasal 355 ayat 1 tentang penganiayaan berat. (hs)

Jakarta
| Selasa, 6 Juni 2023

Teknologi

Foto: Telkom Bantah Soal Jual Beli Data Pelanggan IndiHome | Pifa Net

Telkom Bantah Soal Jual Beli Data Pelanggan IndiHome

Berita Teknologi, PIFA - Telkom menyatakan tidak pernah memperjualbelikan data pelanggan, terkait dugaan kebocoran data pelanggan IndiHome. Namun Telkom menyatakan, berkomitmen menjamin keamanan data pelanggan dengan sistem keamanan siber yang terintegrasi dan menjadikan hal tersebut sebagai prioritas utama.  "Telkom tidak pernah mengambil keuntungan komersial apalagi memperjualbelikan data pribadi pelanggan," kata Vice President Corporate Communication Telkom, Pujo Pramono, melansir Antara, Minggu (22/8/2022). Saat ini,  menurut Pujo Telkom sedang melakukan koordinasi internal untuk mengecek dan memastikan validitas data pelanggan IndiHome yang dikabarkan bocor. "Sebagai perusahaan terbuka yang dual listing, Telkom mematuhi etika bisnis, compliance dan tata kelola perusahaan sesuai peraturan perundangan yang berlaku," katanya. Dirinya juga menyatakan, Telkom juga berkomitmen untuk meningkatkan pengamanan data pelanggan demi meningkatkan kenyamanan pelanggan. Sebelumnya, Informasi data pelanggan layanan internet IndiHome, bagian dari Telkom Group, bocor dan beredar di media sosial. Peretas dalam deskripsi data di situs gelap menyebutkan, terdapat 26.730.798 data berasal dari peretasan pada bulan Agustus 2022. Adapun data yang bocor berupa histori browsing antara lain tanggal, kata kunci, domain, platform, browser, URL, kata kunci di Google dan lokasi. Tidak hanya itu, terdapat juga data pengguna berupa nama, alamat email, jenis kelamin dan nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP). (b)

Jakarta
| Senin, 22 Agustus 2022
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5
2
4
8
9
3
5